MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 16 Mei 2018 07:20
Mei, Berkah Ekspor Kian Terasa
KIAN TERASA: Berkah pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terhadap sektor ekspor diprediksi semakin terasa pada Mei ini. Terutama para pengusaha seperti batu bara yang menjalin kontrak kerja sama per tiga bulan.(fuad muhammad/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Penguatan dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah diyakini meningkatkan kinerja ekspor Indonesia pada Mei ini. Seiring dengan potensi kenaikan permintaan komoditas lokal oleh importir luar negeri, seperti batu bara dan minyak sawit. Kian maksimal dengan hadirnya pelayaran langsung internasional (direct call) dari Kota Minyak.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim Slamet Brotosiswoyo mengatakan, jauhnya nilai tukar rupiah terhadap USD akan meningkatkan daya saing ekspor akibat harga lebih murah di mata importir.

Ia menjelaskan, umumnya, apresiasi dolar AS dimanfaatkan pasar asing untuk menaikkan permintaan. Kondisi itu membuat persepsi asing terhadap produk Indonesia yang lebih murah dibanding daripada bulan sebelumnya.

“Sejumlah komoditas andalan akan merasakan angin segar. Apresiasi dolar (Amerika Serikat) membuat komoditas di Indonesia lebih seksi. Namun perlu diketahui, komoditas yang langsung berdampak adalah yang tidak menggunakan bahan baku impor. Misalkan CPO dan produk pertanian,” terangnya.

Tetapi, momentum ini diprediksi tak dirasakan lama. Sebab, pemerintah bakal berusaha maksimal menjaga nilai tukar rupiah. Bank Indonesia, tentu terus mengeluarkan kebijakan untuk mengendalikan pelemahan rupiah.

Menurut Slamet, bila mengacu kepada kontrak kerja ekspor durasi 1-3 bulan. Hingga April, belum berdampak. Tetapi, kinerja ekspor pada Mei ini akan terasa. Pengusaha wajib menyambutnya. Produksi harus ditingkatkan, industri hilir dipercepat. Pasalnya, di Kaltim ekspor sekarang sangat mudah. Belum lagi berlangsungnya direct call. Pelayaran langsung ini memperkokoh ekspor di Kaltim. Efek ke depannya, industri berkembang, lapangan pekerjaan semakin terbuka.

Dari data Badan Pusat Statistik, ekspor Kaltim Maret mencapai USD 1,7 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 21,74 persen dibanding total ekspor Februari. Sementara, di periode sama tahun lalu mengalami peningkatan sebesar 9,95 persen.

Secara kumulatif, nilai ekspor Kaltim periode Januari-Maret 2018 atau triwulan I mencapai USD 4,57 miliar atau naik 6,17 persen dibanding periode yang sama tahun 2017. “Tujuan ekspor kita pertama Tiongkok, Jepang, Korea, dan India. Dengan momentum kenaikan harga dolar, kita ambil sisi positifnya dengan mencari buyers dan meningkatkan produksi. Untung yang kita dapat bisa berguna untuk pengembangan perusahaan,” tutupnya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 06:36

Truk ODOL Jadi PR Kemenhub

JAKARTA – Kecelakaan kendaraan barang maupun orang masih menjadi pekerjaan rumah Kementerian Perhubungan.…

Rabu, 23 Mei 2018 06:35

Revisi UU, Susi Titip “Tenggelamkan

JAKARTA – Revisi UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan sedang dibahas di Komisi IV DPR. Menteri…

Selasa, 22 Mei 2018 06:42

Kontribusi Pajak Manufaktur Menjanjikan

JAKARTA – Industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar dalam penerimaan pajak berdasar…

Selasa, 22 Mei 2018 06:41

Pemudik Tujuan Sulsel Mendominasi

BALIKPAPAN - Jelang mudik Idulfitri, gelombang penumpang angkatan laut maupun udara menuju Sulawesi…

Selasa, 22 Mei 2018 06:39

Indonesia Bisa Jadi Macan Ekonomi Digital

JAKARTA  – Pertumbuhan teknologi di Indonesia menujukan perubahan positif. Bahkan Indonesia…

Selasa, 22 Mei 2018 06:39

Penerbangan Extra Flight Dimulai 8 Juni

JAKARTA – Maskapai penerbangan mulai menambah kapasitas angkutan untuk mengantisipasi lonjakan…

Selasa, 22 Mei 2018 06:38

Penjualan Sepatu Masih Lesu

SURABAYA – Tren penjualan sepatu dan alas kaki di Jawa Timur masih lambat. Momen Ramadan dan Lebaran…

Selasa, 22 Mei 2018 06:36

Menteri Susi: Tenggelamkan! Bukan Sensasi

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terkenal nyentrik. Dalam menjalankan tugas…

Selasa, 22 Mei 2018 06:34

Awal Pekan, IHSG dan Rupiah Melemah

JAKARTA - Pasar saham Indonesia sepanjang perdagangan awal pekan ini, berjalan melemah di zona merah.…

Senin, 21 Mei 2018 06:33

Porsi Kaltim Masih Kecil

  Belum Merata, Target Pertumbuhan 5,8 Persen Diklaim Sulit === Sub BALIKPAPAN – Target pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .