MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 16 Mei 2018 07:20
Mei, Berkah Ekspor Kian Terasa
KIAN TERASA: Berkah pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terhadap sektor ekspor diprediksi semakin terasa pada Mei ini. Terutama para pengusaha seperti batu bara yang menjalin kontrak kerja sama per tiga bulan.(fuad muhammad/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Penguatan dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah diyakini meningkatkan kinerja ekspor Indonesia pada Mei ini. Seiring dengan potensi kenaikan permintaan komoditas lokal oleh importir luar negeri, seperti batu bara dan minyak sawit. Kian maksimal dengan hadirnya pelayaran langsung internasional (direct call) dari Kota Minyak.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim Slamet Brotosiswoyo mengatakan, jauhnya nilai tukar rupiah terhadap USD akan meningkatkan daya saing ekspor akibat harga lebih murah di mata importir.

Ia menjelaskan, umumnya, apresiasi dolar AS dimanfaatkan pasar asing untuk menaikkan permintaan. Kondisi itu membuat persepsi asing terhadap produk Indonesia yang lebih murah dibanding daripada bulan sebelumnya.

“Sejumlah komoditas andalan akan merasakan angin segar. Apresiasi dolar (Amerika Serikat) membuat komoditas di Indonesia lebih seksi. Namun perlu diketahui, komoditas yang langsung berdampak adalah yang tidak menggunakan bahan baku impor. Misalkan CPO dan produk pertanian,” terangnya.

Tetapi, momentum ini diprediksi tak dirasakan lama. Sebab, pemerintah bakal berusaha maksimal menjaga nilai tukar rupiah. Bank Indonesia, tentu terus mengeluarkan kebijakan untuk mengendalikan pelemahan rupiah.

Menurut Slamet, bila mengacu kepada kontrak kerja ekspor durasi 1-3 bulan. Hingga April, belum berdampak. Tetapi, kinerja ekspor pada Mei ini akan terasa. Pengusaha wajib menyambutnya. Produksi harus ditingkatkan, industri hilir dipercepat. Pasalnya, di Kaltim ekspor sekarang sangat mudah. Belum lagi berlangsungnya direct call. Pelayaran langsung ini memperkokoh ekspor di Kaltim. Efek ke depannya, industri berkembang, lapangan pekerjaan semakin terbuka.

Dari data Badan Pusat Statistik, ekspor Kaltim Maret mencapai USD 1,7 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 21,74 persen dibanding total ekspor Februari. Sementara, di periode sama tahun lalu mengalami peningkatan sebesar 9,95 persen.

Secara kumulatif, nilai ekspor Kaltim periode Januari-Maret 2018 atau triwulan I mencapai USD 4,57 miliar atau naik 6,17 persen dibanding periode yang sama tahun 2017. “Tujuan ekspor kita pertama Tiongkok, Jepang, Korea, dan India. Dengan momentum kenaikan harga dolar, kita ambil sisi positifnya dengan mencari buyers dan meningkatkan produksi. Untung yang kita dapat bisa berguna untuk pengembangan perusahaan,” tutupnya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 10:54

Perbankan Diminta Hidupkan Iklim Investasi

TANJUNG REDEB–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 12:49

Program Direct Call “Hanya” Mempercepat Ekspor

SAMARINDA-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim mencatat, dalam sebulan…

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*