MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 16 Mei 2018 07:20
Mei, Berkah Ekspor Kian Terasa
KIAN TERASA: Berkah pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terhadap sektor ekspor diprediksi semakin terasa pada Mei ini. Terutama para pengusaha seperti batu bara yang menjalin kontrak kerja sama per tiga bulan.(fuad muhammad/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Penguatan dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah diyakini meningkatkan kinerja ekspor Indonesia pada Mei ini. Seiring dengan potensi kenaikan permintaan komoditas lokal oleh importir luar negeri, seperti batu bara dan minyak sawit. Kian maksimal dengan hadirnya pelayaran langsung internasional (direct call) dari Kota Minyak.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim Slamet Brotosiswoyo mengatakan, jauhnya nilai tukar rupiah terhadap USD akan meningkatkan daya saing ekspor akibat harga lebih murah di mata importir.

Ia menjelaskan, umumnya, apresiasi dolar AS dimanfaatkan pasar asing untuk menaikkan permintaan. Kondisi itu membuat persepsi asing terhadap produk Indonesia yang lebih murah dibanding daripada bulan sebelumnya.

“Sejumlah komoditas andalan akan merasakan angin segar. Apresiasi dolar (Amerika Serikat) membuat komoditas di Indonesia lebih seksi. Namun perlu diketahui, komoditas yang langsung berdampak adalah yang tidak menggunakan bahan baku impor. Misalkan CPO dan produk pertanian,” terangnya.

Tetapi, momentum ini diprediksi tak dirasakan lama. Sebab, pemerintah bakal berusaha maksimal menjaga nilai tukar rupiah. Bank Indonesia, tentu terus mengeluarkan kebijakan untuk mengendalikan pelemahan rupiah.

Menurut Slamet, bila mengacu kepada kontrak kerja ekspor durasi 1-3 bulan. Hingga April, belum berdampak. Tetapi, kinerja ekspor pada Mei ini akan terasa. Pengusaha wajib menyambutnya. Produksi harus ditingkatkan, industri hilir dipercepat. Pasalnya, di Kaltim ekspor sekarang sangat mudah. Belum lagi berlangsungnya direct call. Pelayaran langsung ini memperkokoh ekspor di Kaltim. Efek ke depannya, industri berkembang, lapangan pekerjaan semakin terbuka.

Dari data Badan Pusat Statistik, ekspor Kaltim Maret mencapai USD 1,7 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 21,74 persen dibanding total ekspor Februari. Sementara, di periode sama tahun lalu mengalami peningkatan sebesar 9,95 persen.

Secara kumulatif, nilai ekspor Kaltim periode Januari-Maret 2018 atau triwulan I mencapai USD 4,57 miliar atau naik 6,17 persen dibanding periode yang sama tahun 2017. “Tujuan ekspor kita pertama Tiongkok, Jepang, Korea, dan India. Dengan momentum kenaikan harga dolar, kita ambil sisi positifnya dengan mencari buyers dan meningkatkan produksi. Untung yang kita dapat bisa berguna untuk pengembangan perusahaan,” tutupnya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 00:07

Realisasi Pajak Capai Rp 12,8 T

BALIKPAPAN   -   Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra)…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Tabungan Masih Mendominasi

BALIKPAPAN  -  Membaiknya perekonomian di Kaltim turut mengerek dana pihak ketiga (DPK) di…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Proyek Infrastruktur Dongkrak Kinerja Investasi

SAMARINDA   -  Kinerja pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi Kaltim pada…

Sabtu, 22 September 2018 00:04

Optimistis Capai Target

JAKARTA  –  Pemerintah terus memantapkan program mandatori biodiesel 20 persen (B20)…

Sabtu, 22 September 2018 00:02

Kemenkeu Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

JAKARTA  –  Pemerintah menggunakan serangkaian strategi jitu untuk memperkuat rupiah.…

Sabtu, 22 September 2018 00:00

Perbaiki Data Produksi Beras

0

Jumat, 21 September 2018 23:59

Pengusaha Pemula Harus Jeli

JAKARTA  –  Pengusaha baru di Indonesia terus tumbuh seiring kemudahan akses informasi…

Jumat, 21 September 2018 07:15

Kredit Macet Kaltim Tertinggi di Kalimantan

SAMARINDA - Masyarakat Kaltim dituntut bijak dalam berutang. Saat ini, Bumi Etam menjadi daerah dengan…

Jumat, 21 September 2018 07:13

Pertamina Butuh Investasi USD 56 M

SAMARINDA – PT Pertamina tampaknya harus bekerja ekstra untuk meningkatkan produksi minyak dan…

Jumat, 21 September 2018 07:10

CGV Balikpapan Hadirkan Studio Velvet

BALIKPAPAN - CGV Cinemas Balikpapan terus berinovasi untuk memenangi persaingan bisnis layar lebar.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .