MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 16 Mei 2018 07:13
Bank Mandiri Bidik Kenaikan Remitansi 12 Persen
-

PROKAL.CO, JAKARTA – Perbankan nasional gencar menggarap pasar remitansi (pengiriman uang) pekerja migran Indonesia (PMI). Sebab, remitansi menjadi salah satu penopang ekonomi dan mampu mengurangi kemungkinan rumah tangga jatuh miskin.

PT Bank Mandiri (Tbk) di Hong Kong, misalnya. Tahun ini, Bank Mandiri mengejar dana remitansi senilai USD 35,014 miliar. Jumlah tersebut naik 12 persen daripada tahun lalu yang mencapai USD 31,263 miliar. Total remitansi Bank Mandiri selama kuartal pertama 2018 adalah USD 4,482 miliar. Nilai remitansi di Hong Kong telah mencapai USD 7 juta atau tumbuh 24 persen year on year (yoy).

Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Rohan Hafas menyatakan, Bank Mandiri bekerja sama dengan bank maupun perusahaan remitansi lain untuk perluasan jaringan ke negara lain. ”Mulai dari kawasan Asia sampai Timur Tengah yang merupakan negara mayoritas penempatan PMI,” ujar Rohan. Di Hong Kong, Bank Mandiri bekerja sama dengan 7-Eleven yang memiliki lebih dari 900 outlet sebagai agent of collection remitansi.

Dalam periode Lebaran, pihaknya memprediksi nilai remitansi meningkat 20 persen daripada bulan biasa. ”Secara umum, remitansi lebih tinggi sejalan dengan peningkatan jumlah nasabah dan perluasan jaringan Bank Mandiri,” ungkapnya. Khusus untuk Hong Kong, kenaikan remitansi terdorong kenaikan upah minimum di wilayah tersebut pada September lalu.

Bank Mandiri juga sedang mengembangkan sistem untuk aplikasi pengiriman uang guna memudahkan transaksi. ”Tetapi, PMI dapat pula menggunakan aplikasi pengiriman uang maupun elektronik channel lainnya yang sudah dimiliki perusahaan yang bekerja sama dengan Bank Mandiri di negara tertentu untuk kemudahan transaksi remitansi,” jelas Rohan.

Hong Kong merupakan wilayah dengan kontribusi tabungan PMI terhadap Bank Mandiri yang terbesar jika dibandingkan dengan wilayah lain. Perseroan mencatat nilai tabungan PMI asal Hong Kong tahun lalu senilai Rp 215 miliar. Sementara itu, nilai tabungan PMI asal Malaysia hanya Rp 71 miliar, Taiwan Rp 37 miliar, dan Korea Selatan Rp 16 miliar.

Di sisi lain, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menjelaskan, bahwa pihaknya terus mendorong perbankan maupun BUMN lainnya untuk berekspansi ke luar negeri. ”Pada dasarnya, memang sudah seperti Mandiri. Kami juga mendapatkan izin untuk full branch di Shanghai,” ujarnya.

Saat ini, Bank Mandiri memang telah memiliki kantor cabang di tujuh negara. Yakni, Singapura, Hong Kong, Malaysia, Timor Leste, London, Cayman Island, dan Shanghai. ’’BNI juga ada di New York, London, dan Singapura. Jadi, memang kami mencoba berekspansi ke mancanegara dan memang bukan hanya perbankan,’’ tuturnya. Ekspansi BUMN perlu dilakukan untuk bisa menjadi pemain global. (vir/c20/jpnn/ndu2/k15)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 06:58

Bisnis Otomotif Kian Optimistis

BALIKPAPAN - Memasuki kuartal II 2018, penjualan industri otomotif di Kaltim diyakini membaik. Adanya…

Kamis, 24 Mei 2018 06:56

Jumlah Petani Jadi Atensi

SAMARINDA - Pemerintah dituntut terus berinovasi dalam meningkatkan produksi beras di Kaltim. Selain…

Kamis, 24 Mei 2018 06:53

Terancam Alami Penurunan Produksi

BALIKPAPAN - PT Pertamina (Persero) diharapkan segera melakukan investasi minyak dan gas bumi (migas)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:45

Ngaji 1 Juz, Gratis 2 Liter Pertalite

BALIKPAPAN - Memeriahkan sekaligus mensyukuri datangnya Ramadan 1439 Hijriah, PT Pertamina (Persero)…

Rabu, 23 Mei 2018 06:47

Stabilkan Harga Bahan Pokok

BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan terus berupaya menstabilkan harga bahan pokok saat peak season, seperti…

Rabu, 23 Mei 2018 06:45

Produksi Ikan Ditarget Meningkat 5 Persen

SAMARINDA - Konsumsi ikan di Kaltim kerap melampaui target nasional. Konsumsi ikan rata-rata masyarakat…

Rabu, 23 Mei 2018 06:43

RENDAH..!! Nilai Investasi Kaltim Masih 12,36 Persen

SAMARINDA - Nilai investasi yang masuk ke Kaltim pada triwulan pertama 2018 belum maksimal. Ditarget…

Rabu, 23 Mei 2018 06:39

Menanti Kepastian Alih Kelola

BALIKPAPAN - Meski secara tertulis nasib eksploitasi minyak dan gas (migas) di Blok East Kalimantan,…

Rabu, 23 Mei 2018 06:34

Paser Belum Swasembada Ayam

KABUPATEN PASER belum bisa melepaskan diri dari ketergantungan daerah lain akan kebutuhan ayam broiler.…

Selasa, 22 Mei 2018 06:42

Kontribusi Pajak Manufaktur Menjanjikan

JAKARTA – Industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar dalam penerimaan pajak berdasar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .