MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 16 Mei 2018 07:13
Bank Mandiri Bidik Kenaikan Remitansi 12 Persen
-

PROKAL.CO, JAKARTA – Perbankan nasional gencar menggarap pasar remitansi (pengiriman uang) pekerja migran Indonesia (PMI). Sebab, remitansi menjadi salah satu penopang ekonomi dan mampu mengurangi kemungkinan rumah tangga jatuh miskin.

PT Bank Mandiri (Tbk) di Hong Kong, misalnya. Tahun ini, Bank Mandiri mengejar dana remitansi senilai USD 35,014 miliar. Jumlah tersebut naik 12 persen daripada tahun lalu yang mencapai USD 31,263 miliar. Total remitansi Bank Mandiri selama kuartal pertama 2018 adalah USD 4,482 miliar. Nilai remitansi di Hong Kong telah mencapai USD 7 juta atau tumbuh 24 persen year on year (yoy).

Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Rohan Hafas menyatakan, Bank Mandiri bekerja sama dengan bank maupun perusahaan remitansi lain untuk perluasan jaringan ke negara lain. ”Mulai dari kawasan Asia sampai Timur Tengah yang merupakan negara mayoritas penempatan PMI,” ujar Rohan. Di Hong Kong, Bank Mandiri bekerja sama dengan 7-Eleven yang memiliki lebih dari 900 outlet sebagai agent of collection remitansi.

Dalam periode Lebaran, pihaknya memprediksi nilai remitansi meningkat 20 persen daripada bulan biasa. ”Secara umum, remitansi lebih tinggi sejalan dengan peningkatan jumlah nasabah dan perluasan jaringan Bank Mandiri,” ungkapnya. Khusus untuk Hong Kong, kenaikan remitansi terdorong kenaikan upah minimum di wilayah tersebut pada September lalu.

Bank Mandiri juga sedang mengembangkan sistem untuk aplikasi pengiriman uang guna memudahkan transaksi. ”Tetapi, PMI dapat pula menggunakan aplikasi pengiriman uang maupun elektronik channel lainnya yang sudah dimiliki perusahaan yang bekerja sama dengan Bank Mandiri di negara tertentu untuk kemudahan transaksi remitansi,” jelas Rohan.

Hong Kong merupakan wilayah dengan kontribusi tabungan PMI terhadap Bank Mandiri yang terbesar jika dibandingkan dengan wilayah lain. Perseroan mencatat nilai tabungan PMI asal Hong Kong tahun lalu senilai Rp 215 miliar. Sementara itu, nilai tabungan PMI asal Malaysia hanya Rp 71 miliar, Taiwan Rp 37 miliar, dan Korea Selatan Rp 16 miliar.

Di sisi lain, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menjelaskan, bahwa pihaknya terus mendorong perbankan maupun BUMN lainnya untuk berekspansi ke luar negeri. ”Pada dasarnya, memang sudah seperti Mandiri. Kami juga mendapatkan izin untuk full branch di Shanghai,” ujarnya.

Saat ini, Bank Mandiri memang telah memiliki kantor cabang di tujuh negara. Yakni, Singapura, Hong Kong, Malaysia, Timor Leste, London, Cayman Island, dan Shanghai. ’’BNI juga ada di New York, London, dan Singapura. Jadi, memang kami mencoba berekspansi ke mancanegara dan memang bukan hanya perbankan,’’ tuturnya. Ekspansi BUMN perlu dilakukan untuk bisa menjadi pemain global. (vir/c20/jpnn/ndu2/k15)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 06:54

Standar Euro 4 Dongkrak Harga Mobil

JAKARTA – Mulai 7 Oktober 2018, semua mobil yang dipasarkan di Indonesia wajib berstandar emisi…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:49

Defisit Transaksi Berjalan Berpotensi Melebar

JAKARTA – Kinerja neraca dagang pada September mulai menunjukkan tren positif. Setelah berkali-kali…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:47

Dorong Industri Mamin Agresif di Pasar Ekspor

SURABAYA – Industri makanan dan minuman (mamin) menjadi salah satu sektor yang memiliki prospek…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:46

REI Usulkan Harga Rumah Subsidi Naik

BALIKPAPAN - Realestat Indonesia (REI) mengusulkan adanya kenaikan harga rumah bersubsidi. Ketua Komisariat…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:37

Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha Properti

JAKARTA – Selisih kebutuhan rumah dengan kapasitas pengembang masih cukup lebar. Berdasar data…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:36

Uang Elektronik Gaet Generasi Milenial

SURABAYA – Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap metode transaksi pembayaran yang cepat mendorong…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:36

Sejak 2017, Nilai Aset Negara Naik Rp 4.190 Triliun

JAKARTA - Sebanyak 945.460 aset negara yang tersebar di berbagai kementerian dan lembaga serta instansi…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:35

Ekonomi Domestik dan Sentimen Brexit Dorong Rupiah Menguat

JAKARTA - Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diharapkan dapat kembali…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:34

Kesejahteraan Pangan Jadi Perhatian

JAKARTA – Kesejahteraan pangan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah agar memperoleh kecukupan…

Senin, 22 Oktober 2018 06:56

Daya Beli Masyarakat Patut Diwaspadai

BALIKPAPAN – Meski kondisi ekonomi Kaltim tumbuh 3,12 persen dan ekspor di Bumi Etam turut membaik,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .