MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 15 Mei 2018 10:10
Pemkot Sidak Tambang Diduga Ilegal, Perusahaan Menunggu

Zairin: Saya Heran, Perusahaan Sudah Siapkan Dokumen

MASALAH TAMBANG: Lahan untuk pemakaman sudah dimatangkan untuk pengerukan batu bara.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Satgas illegal mining bersama Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Samarinda Zairin Zain melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kelurahan Tanah Merah kemarin (13/5) siang. Namun, hasilnya tak sesuai yang dibayangkan.

Saat tiba di lokasi yang diduga tambang ilegal di Jalan Serayu, kawasan Samarinda Utara itu, mereka justru disambut pihak perusahaan (CV Bismillah RES Kaltim). Seolah sudah menunggu dengan membawa bukti-bukti izin yang dimiliki.

Satgas lalu meminta pihak perusahaan melengkapi berkasnya dan segera dilaporkan kepada pemkot. Mengingat lokasi penambangan tidak jauh dari kuburan.

Apalagi, lahan perbukitan yang disediakan untuk kuburan muslimin justru telah dimatangkan pihak perusahaan untuk ditambang. Sehingga bentuknya tidak memadai lagi untuk menjadi area pemakaman. Kabarnya, memang belum ada jasad yang dikebumikan di sana.

Kepala Teknik Tambang CV Bismillah RES Kaltim, Efnedi mengatakan, dalam dua hari ke depan melengkapi berkas yang diminta satgas. “Kami akan menghadap ke Pemkot Samarinda. Kami diminta melampirkan titik koordinat, dokumen jaminan reklamasi, pajak, dan dokumen iuran tahunan,” ujarnya.

Dia mengklaim memiliki semua dokumen itu. Bahkan, dia menjamin dokumen yang akan dilampirkan dapat dipertanggungjawabkan. “Sekarang (kemarin), saya hanya membawa bukti perpanjangan operasional. Makanya, harus menghadap lagi,” kata dia.

Disinggung mengenai lahan pemakaman yang sudah telanjur diratakan, Efnedi menjamin akan membantu meratakan lahan secara keseluruhan. Namun, dia tidak dapat menentukan target penyelesaiannya. “Perlu koordinasi lagi dengan warga,” jelasnya.

Sementara itu, Pjs Wali Kota Samarinda Zairin Zain merasa heran. Pasalnya, saat tiba di lokasi sudah ada perwakilan perusahaan yang siap dengan surat izin yang diterbitkan tahun ini.

“Saya heran, tapi akan kami periksa lagi berkasnya pada OPD (organisasi perangkat daerah) terkait. Kok bisa ada tambang beroperasi di sekitar lahan kuburan. Bisa jadi sidak ini bocor,” ucapnya.

Ketua Tim Satgas Illegal Mining Endang Liansyah pun tidak menyangka pihak perusahaan sudah menyiapkan berkas ketika sidak. “Padahal, saya mengumumkan akan sidak pukul 11.30 Wita. Sementara kami sampai di lokasi pukul 12.30 Wita. Waktunya sangat singkat,” sebut dia.

Dia memastikan akan mencari tahu kenapa hal ini terjadi. Namun, untuk tindak lanjutnya, Endang mengatakan sudah mengambil data untuk dipelajari Bagian Hukum Setkot Samarinda. “Mereka yang memverifikasi. Kalau janggal, kami laporkan kepada pihak kepolisian,” tutupnya. (*/dq/kri/k16)

 

 


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 11:07

Oknum ASN Beli Sabu di "Kampung Bandar"

SAMARINDA - Teriakan polisi berpakaian sipil sembari mengacungkan tangan dan…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 10:19

WOW..!! Ada Samarinda Magnificent, Ini Maknanya Bagi Wali Kota

SAMARINDA - Logo komersial "Samarinda Magnificent", yang akan diluncurkan 21…

Minggu, 20 Januari 2019 09:39

Kerjakan Laporan Dinas Pendidikan Kukar Pakai Sabu, Gini Dah Jadinya...

SAMARINDA - Entah apa di pikiran Akhmad Fauzi (34). Meski…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:42

Light Runway Bandara APT Pranoto Kebutuhan Mendesak

SAMARINDA–Sudah tiga kali pesawat batal landing di Bandara Aji Pangeran…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:37

Merasa Dapat Keluarga Baru

LANGKAH kaki berderap dari rombongan anggota Polri terdengar jelas ketika…

Sabtu, 19 Januari 2019 09:34

Demokrat Ngotot Punya Hak Rebut Kursi Wawali Samarinda

SAMARINDA - Partai Demokrat masih menginginkan kursi Wakil Walikota (Wawali)…

Sabtu, 19 Januari 2019 09:33

Jalani Hukuman, Gaffar Tunjuk Pria Ini Sebagai Penggantinya di DPRD

SAMARINDA - Jafar Abdul Gaffar yang harus menjalani hukuman penjara…

Jumat, 18 Januari 2019 09:49
Hukuman ASN Terlibat Narkoba

Isran : Beda Hukumannya Bawa Selinting dengan Dua Kilo

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor menilai dalam menerapkan hukuman…

Kamis, 17 Januari 2019 12:37

Zainal Muttaqin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua SPS Kaltim

SAMARINDA- Haji Zainal Muttaqin, akhirnya kembali terpilih sebagai ketua Serikat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*