MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 15 Mei 2018 09:28
Abun Divonis Jumat
Hery Susanto

PROKAL.CO, TERBUKTI atau tidaknya Hery Susanto telah menyuap Bupati Kutai Kartanegara non-aktif, Rita Widyasari, akan diketahui Jumat (18/5). Pada hari itu, hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta akan mengetuk palu apa benar pria yang akrab dipanggil Abun tersebut telah melakukan korupsi.

Sikap lima hakim Tipikor Jakarta diambil setelah jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak memberikan tanggapan atas pembelaan (pledoi) yang dibacakan pengacara Abun. KPK tetap pada tuntutan bahwa pengusaha asal Samarinda itu menyuap Rita senilai Rp 6 miliar, maka dia harus dihukum selama 4,5 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 6 bulan penjara tambahan.

Dalam pembelaannya, Abun menyebut, tak ada suap-menyuap dari kasus yang dipicu pertemuan di rumah dinas bupati Kukar. Lewat pengacaranya, dia menyampaikan uang Rp 6 miliar yang ditransfer ke rekening Bank Mandiri milik Rita pada 22 Juli dan 5 Agustus 2010, dilakukan karena dia dan bupati perempuan pertama di Kaltim itu sepakat melakukan pinjam-meminjam emas seberat 15 kilogram.

Dengan kata lain, menurut Abun, KPK tak berhak menyidik dan memerkarakan dirinya ke pengadilan, sebab merupakan perjanjian jual-beli biasa bukan korupsi. “Pemberian Rp 6 miliar ke Rita Widyasari bukanlah gratifikasi atau korupsi. Menurut kami perdata. Untuk itu, kami meminta dakwaan jaksa dikesampingkan oleh majelis hakim," ucap pengacara Abun, Deny Ngari.

Alasan lain, pemberian uang dilakukan tak bersamaan dengan penandatangan surat keputusan (SK) izin lokasi perkebunan sawit di Desa Kupang Baru, Muara Kaman, Kukar, 30 Juni 2010. Permohonan izin lokasi diajukan PT Sawit Golden Prima (SGP), perusahaan milik Abun, lebih dari setahun sebelumnya dan telah dinyatakan memenuhi syarat oleh penjabat Bupati Kukar Sulaiman Gafur.

Tapi karena statusnya hanya penjabat, sesuai UU Pemerintahan Daerah, hanya pejabat definitif yang berwenang meneken SK izin lokasi sawit seluas 16.000 hektare tersebut. Bantahan lain terkait transfer Rp 6 miliar ke rekening BCA milik adik ipar Rita, Noval El Farveisa, pada 24 dan 29 November 2010. Menurut pengacara, itu dilakukan karena Rita meminjam uang untuk membeli rumah di Jalan Radio, Jakarta Selatan.

Pada 28 dan 29 Desember 2010, uang tadi kemudian dikembalikan Rita, masing-masing senilai Rp 3 miliar lewat Khairudin. “Jadi tak logis kalau disebut pemberian uang merupakan kompensasi dari terbitnya izin lokasi PT SGP,” elak Deny. Selain berharap dibebaskan dari segala dakwaan, Abun meminta pada hakim agar lima rekening miliknya di Bank Mandiri, BNI Syariah, dan BCA tidak diblokir lagi.

Abun didakwa jaksa KPK telah menyuap Rita setelah SGP mendapat izin lokasi sawit. SK yang belum dilengkapi paraf pejabat terkait tersebut diteken 30 Juni 2010 atau beberapa jam setelah Rita dilantik sebagai bupati Kukar periode 2010–2015.

Beberapa hari kemudian atau 8 Juli 2010, Abun mendatangi Bagian Administrasi Kantor Pertanahan Kukar meminta nomor dan tanggal surat. Kesalahan lain, menurut jaksa, sesuai Perda Kukar batas maksimal pemberian izin sawit hanya 15.000 hektare. (pra/rom/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 01:42

AYO, BUNGKAM VIETNAM

KUALA LUMPUR  –  Timnas Indonesia U-16 memang baru menjalani satu laga di fase Grup…

Sabtu, 22 September 2018 01:41

Sembilan Caleg Dicoret

SAMARINDA  –   Sebanyak 709 calon anggota legislatif (caleg) berebut 55 kursi DPRD Kaltim…

Sabtu, 22 September 2018 01:40

Mau Nikah, Hadiri Grand Wedding Expo

EMPAT tahun sudah Kaltim Post menggelar Grand Wedding Expo secara berturut-turut. Banyak kejutan yang…

Sabtu, 22 September 2018 01:35

Tanpa Ribet, Cukup Berurusan dengan Mesin di Imigrasi

Serangkaian aksiterorisme mengguncang Amerika pada 11 September 2001. Setelah 17 tahun berlalu, bagaimana…

Sabtu, 22 September 2018 01:32

Panas-Dingin DPRD dan Pemprov

SAMARINDA  -  Tensi tinggi pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) Kaltim 2018 antara Badan Anggaran…

Jumat, 21 September 2018 09:12

41 Eks Koruptor Resmi Bertarung

JAKARTA – Sebanyak 41 mantan koruptor dipastikan bakal ikut bertarung memperebutkan kursi wakil…

Jumat, 21 September 2018 09:09

Tetap Dihukum Berat meski Berstatus Anak

BALIKPAPAN - Meski telah terungkap, namun pembunuhan pasangan suami istri (pasutri), Wanto (45) dan…

Jumat, 21 September 2018 09:06

2019 Mulai Kelola Jatah Blok Mahakam

SAMARINDA  -  Keterlibatan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) di Blok Mahakam…

Jumat, 21 September 2018 09:05

Tugas Pertama Menyambut Jamaah Haji

PENAJAM - Penajam Paser Utara (PPU) resmi memiliki bupati dan wakil bupati baru. Abdul Gafur Mas’ud…

Jumat, 21 September 2018 09:01

Omzet Perajin Berkurang, Berharap Rupiah Segera Perkasa

Tempe belakangan jadi viral. Seiring menguatnya nilai tukar dolar. Apalagi setelah ada kalimat kiasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .