MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM DAHLAN ISKAN

Selasa, 15 Mei 2018 09:26
Akhirnya Melunak, Trump Pun Balik Kucing
TAK JADI TUTUP: Kantor ZTE di Shanghai, Tiongkok. Perusahaan telekomunikasi itu bisa tutup bila Donald Trump benar-benar memboikot pengiriman microprocessor. (LA TIMES PHOTO)

PROKAL.CO, OLEH: DAHLAN ISKAN

TRUMP balik kucing. Begitu cepatnya. Presiden Amerika itu bikin Twitter kejutan. Pagi-pagi Minggu lalu (13/5). Inilah bunyi Twitter-nya: Donald J Trump @realDonaldTrump “Presiden Xi dan saya bekerja sama untuk memberi jalan yang mudah bagi perusahaan telepon ZTE untuk kembali bisa bekerja, segera. Terlalu banyak lapangan kerja yang hilang. Kementerian Perdagangan sudah diinstruksikan untuk melaksanakannya!”

Inilah rupanya! Inilah jawabannya. Atas pertanyaan Disway pekan lalu. Tentang memo direksi ZTE itu. Kepada seluruh karyawannya itu. Yang sangat optimistis itu. “Semoga fajar segera menyingsing.”

Begitu kurang lebih isinya. Ada apa? Apakah direksi ZTE sudah dapat bocoran? Dari hasil pertemuan delegasi utusan Trump ke Beijing? Kok berani memberikan harapan yang begitu optimistis? Memo itu memang penting. Karyawan ZTE yang 80.000 itu resah.

Presiden Trump tiba-tiba membuat keputusan: melarang perusahaan teknologi AS kirim chips komputer ke ZTE. Selama 7 tahun. Sebagai sanksi atas kebandelan ZTE: tetap berdagang dengan Iran. Dengan keputusan tersebut ZTE kena Achilles Heel-nya. Tidak siap dengan microprocessor dari dalam negeri. Belum bisa bikin. Tidak ada yang bisa bikin. Kecuali perusahaan-perusahaan Amerika itu.

Padahal, stok persediaan chips ZTE hanya cukup untuk dua bulan. ZTE di ambang kesulitan besar. Lalu muncul memo angin segar itu. Publik tidak tahu. Deal apa yang telah terjadi. Di balik Twitter Trump Minggu pagi lalu. Mungkin Presiden Xi Jinping sudah menjamin. Akan lebih banyak impor barang dari Amerika. Agar defisit perdagangan AS berkurang.

Minggu ini delegasi Tiongkok ganti yang ke Washington DC. Melanjutkan pembicaraan di Beijing itu. Hari ini (15/5) mulai berunding. Apapun pengalaman pahit ZTE ini akan membangkitkan percepatan program mandiri chips di Tiongkok. Tidak boleh lagi kemajuan Tiongkok hanya ibarat kehebatan mampu membangun gedung pencakar langit di atas tanah orang.

Tentu lawan politik Trump melihat dari kacamata lain. Menantu Trump, Jared Kushner, yang pengusaha itu, dikenal luas sebagai agen Trump untuk Tiongkok. Juga untuk Rusia. Juga Kazakhstan. Juga untuk Indonesia. Kushner punya partner bisnis di setiap negara itu.

Adakah Trump juga bisa berubah dalam kasus Iran? Yang Trump keluar dari kesepakatan nuklir Iran? Yang tidak memedulikan negara-negara Eropa, Rusia, dan Tiongkok? Yang kembali memberi sanksi berat untuk Iran?

Kushner tidak punya partner bisnis di Iran. Atau bisa saja akan punya. Setelah ini. Tapi gejala perubahan itu ada. John Bolton, penasihat keamanan Trump semula ganas sekali. Dia memang orang Trump yang amat anti-imigran, anti-Islam, anti-Tiongkok, anti-Korut, dan sangat pro-Israel.

Dia bilang: perusahaan Eropa pun akan diberi sanksi. Kalau tetap berbisnis dengan Iran. Tapi Bolton belakangan mereda. “Itu pendapat pribadi saya,” katanya. Menteri Luar Negeri Amerika yang juga sekandang dengan Bolton, juga mereda. “Masih ada waktu untuk mencari deal baru. Yang penting Iran mengakhiri program nuklirnya, peluru kendali jarak jauhnya dan mengakhiri sikap ganasnya,” ujar Menlu AS Mike Pompeo yang mantan direktur CIA itu.

Dengan Twitter ZTE itu orang juga menunggu Twitter soal Iran. Dan orang memang suka menunggu Twitter sang Presiden. Untuk mencari kejutan. Untuk mencari informasi. Dan untuk mencari bahan olok-olokan. (dis/rom/k8)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 08:07

Bayar Renminbi, Kembalian Dolar

OLEH: DAHLAN ISKAN INI makan malam pertama saya di Korea Utara (Korut): bayar pakai renminbi. Kembaliannya…

Sabtu, 20 Oktober 2018 01:43

Wajah Baru Jalan Thamrinku

JANGAN  lupa memuji wajah baru Jalan Thamrin, Jakarta. Atau jangan lupa memberi masukan. Mumpung…

Jumat, 19 Oktober 2018 07:58

DNA, Antara Penting vs Menarik

OLEH: DAHLAN ISKAN PILIH yang penting atau menarik? Jurnalistik punya dosa keturunannya sendiri: mengalahkan…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:15

Dari Kampung Laut ke Sekolah Dokter

OLEH: DAHLAN ISKAN TIGA jam lagi saya harus berangkat. Ke Korea Utara. Alhamdulillah. Masih sempat makan…

Selasa, 16 Oktober 2018 08:24

Tesla Sepeninggal Wajahnya

OLEH: DAHLAN ISKAN “THIS is incorrect”.  Tiga kata saja. Itulah isi Twitter Elon Musk.…

Kamis, 11 Oktober 2018 08:57

Suntikan Ekonomi Rp 2.000 Triliun

OLEH: DAHLAN ISKAN MASAKAN baru. Resep lama. “Masakan baru” itu senilai hampir Rp 2.000…

Rabu, 10 Oktober 2018 08:36

Fan Bingbing

OLEH: DAHLAN ISKAN FAN Bingbing bisa cantik-cantik-galak di film X-Man. Tapi kini dia takluk di depan…

Selasa, 09 Oktober 2018 08:50

Port Dickson

OLEH: DAHLAN ISKAN GOSIP permusuhan itu langsung reda. Mahathir Mohamad tiba-tiba turun gunung. Ke Port…

Minggu, 07 Oktober 2018 08:32

Rendang Unta William Wongso

OLEH: DAHLAN ISKAN BARU sekali ini saya makan daging unta. Dimasak rendang. Yang istimewa, yang masak …

Sabtu, 06 Oktober 2018 06:48

Bisa Jadi Sandwich Lima Negara

Ada gempa lain. Di laut dan udara. Di kawasan yang jadi pusat sengketa. Antar-banyak negara: Laut China…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .