MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM DAHLAN ISKAN

Selasa, 15 Mei 2018 09:26
Akhirnya Melunak, Trump Pun Balik Kucing
TAK JADI TUTUP: Kantor ZTE di Shanghai, Tiongkok. Perusahaan telekomunikasi itu bisa tutup bila Donald Trump benar-benar memboikot pengiriman microprocessor. (LA TIMES PHOTO)

PROKAL.CO, OLEH: DAHLAN ISKAN

TRUMP balik kucing. Begitu cepatnya. Presiden Amerika itu bikin Twitter kejutan. Pagi-pagi Minggu lalu (13/5). Inilah bunyi Twitter-nya: Donald J Trump @realDonaldTrump “Presiden Xi dan saya bekerja sama untuk memberi jalan yang mudah bagi perusahaan telepon ZTE untuk kembali bisa bekerja, segera. Terlalu banyak lapangan kerja yang hilang. Kementerian Perdagangan sudah diinstruksikan untuk melaksanakannya!”

Inilah rupanya! Inilah jawabannya. Atas pertanyaan Disway pekan lalu. Tentang memo direksi ZTE itu. Kepada seluruh karyawannya itu. Yang sangat optimistis itu. “Semoga fajar segera menyingsing.”

Begitu kurang lebih isinya. Ada apa? Apakah direksi ZTE sudah dapat bocoran? Dari hasil pertemuan delegasi utusan Trump ke Beijing? Kok berani memberikan harapan yang begitu optimistis? Memo itu memang penting. Karyawan ZTE yang 80.000 itu resah.

Presiden Trump tiba-tiba membuat keputusan: melarang perusahaan teknologi AS kirim chips komputer ke ZTE. Selama 7 tahun. Sebagai sanksi atas kebandelan ZTE: tetap berdagang dengan Iran. Dengan keputusan tersebut ZTE kena Achilles Heel-nya. Tidak siap dengan microprocessor dari dalam negeri. Belum bisa bikin. Tidak ada yang bisa bikin. Kecuali perusahaan-perusahaan Amerika itu.

Padahal, stok persediaan chips ZTE hanya cukup untuk dua bulan. ZTE di ambang kesulitan besar. Lalu muncul memo angin segar itu. Publik tidak tahu. Deal apa yang telah terjadi. Di balik Twitter Trump Minggu pagi lalu. Mungkin Presiden Xi Jinping sudah menjamin. Akan lebih banyak impor barang dari Amerika. Agar defisit perdagangan AS berkurang.

Minggu ini delegasi Tiongkok ganti yang ke Washington DC. Melanjutkan pembicaraan di Beijing itu. Hari ini (15/5) mulai berunding. Apapun pengalaman pahit ZTE ini akan membangkitkan percepatan program mandiri chips di Tiongkok. Tidak boleh lagi kemajuan Tiongkok hanya ibarat kehebatan mampu membangun gedung pencakar langit di atas tanah orang.

Tentu lawan politik Trump melihat dari kacamata lain. Menantu Trump, Jared Kushner, yang pengusaha itu, dikenal luas sebagai agen Trump untuk Tiongkok. Juga untuk Rusia. Juga Kazakhstan. Juga untuk Indonesia. Kushner punya partner bisnis di setiap negara itu.

Adakah Trump juga bisa berubah dalam kasus Iran? Yang Trump keluar dari kesepakatan nuklir Iran? Yang tidak memedulikan negara-negara Eropa, Rusia, dan Tiongkok? Yang kembali memberi sanksi berat untuk Iran?

Kushner tidak punya partner bisnis di Iran. Atau bisa saja akan punya. Setelah ini. Tapi gejala perubahan itu ada. John Bolton, penasihat keamanan Trump semula ganas sekali. Dia memang orang Trump yang amat anti-imigran, anti-Islam, anti-Tiongkok, anti-Korut, dan sangat pro-Israel.

Dia bilang: perusahaan Eropa pun akan diberi sanksi. Kalau tetap berbisnis dengan Iran. Tapi Bolton belakangan mereda. “Itu pendapat pribadi saya,” katanya. Menteri Luar Negeri Amerika yang juga sekandang dengan Bolton, juga mereda. “Masih ada waktu untuk mencari deal baru. Yang penting Iran mengakhiri program nuklirnya, peluru kendali jarak jauhnya dan mengakhiri sikap ganasnya,” ujar Menlu AS Mike Pompeo yang mantan direktur CIA itu.

Dengan Twitter ZTE itu orang juga menunggu Twitter soal Iran. Dan orang memang suka menunggu Twitter sang Presiden. Untuk mencari kejutan. Untuk mencari informasi. Dan untuk mencari bahan olok-olokan. (dis/rom/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:07

Superman Itu Tetangganya Sendiri

Merdeka! Dan Turki merdeka juga. Dari krisis moneter yang begitu mencekam. Merdeka! Dan Turki berhasil…

Rabu, 15 Agustus 2018 08:52

Ujian Lira untuk Menantu-Mertua

  Oleh: Dahlan Iskan MASIH belum ada langkah nyata di Turki. Baru sebatas tekad: akan mengatasinya.…

Selasa, 14 Agustus 2018 09:14

Sabun Batu untuk Segala Tipe

OLEH: DAHLAN ISKAN WAKTU mandi saya kini lebih lama. Sedikit. Terutama setelah baca buku ini: Real World…

Minggu, 12 Agustus 2018 08:02

Angkatan Darat-Laut-Udara Pun Tidak Cukup

OLEH: DAHLAN ISKAN KOK seperti tidak aman lagi. Kok seperti tidak tenang lagi. Kok seperti tidak damai…

Sabtu, 11 Agustus 2018 02:03

Tafsir Wapres untuk Nasib Sendiri

MULTITAFSIR. Mengapa Joko Widodo (Jokowi) pilih Ma’ruf Amin. Dan mengapa Prabowo Subianto pilih…

Rabu, 08 Agustus 2018 08:59

Imperialis Macan dan Jebakan Naga

OLEH: DAHLAN ISKAN IA tidak mau tinggal di rumah dinas perdana menteri. Ia tidak mau pengawalan yang…

Selasa, 07 Agustus 2018 08:16

UUD Baru yang Sangat Yahudi

OLEH: DAHLAN ISKAN ISRAEL punya undang-undang dasar (UUD) baru. Sejak 19 Juli lalu. Intinya: Israel…

Senin, 06 Agustus 2018 08:58

Anwar Tunggal Ibrahim

OLEH: DAHLAN ISKAN PENDAFTARAN calon presiden ditutup kemarin sore: Presiden Partai Keadilan Rakyat…

Minggu, 05 Agustus 2018 07:40

Menguji Kemauan Tidak Berkarat

OLEH: DAHLAN ISKAN TAPI kambing-kambingnya ada. Tidak mengapa juragannya tidak ada: Ricky Elson lagi…

Kamis, 02 Agustus 2018 08:51

Muncul Capres Harapan si Wali Kota

Oleh: Dahlan Iskan BEGITU banyak yang tidak suka Donald Trump. Tapi sampai hari ini belum ada calon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .