MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 15 Mei 2018 07:35
Ekspor Ditarget Buka Dua Kali Sepekan

Direct Call Pacu Perekonomian Kaltim

BERGAIRAH: Arus ekspor-impor di Kaltim diyakini terus tumbuh seiring hadirnya direct call di Kaltim Kariangau Terminal, Balikpapan.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kehadiran pelayaran internasional langsung (direct call) di Balikpapan diyakini bisa meningkatkan perekonomian di Kaltim. Pasalnya, proses ekspor-impor barang, jauh lebih mudah dan cepat.

Badan Pusat Statistik mencatat, ekspor Kaltim pada Maret lalu mencapai USD 1,7 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 21,74 persen dibandingkan total ekspor Februari 2018. Sementara pada periode sama tahun lalu, mengalami peningkatan sebesar 9,95 persen. Dengan komoditas ekspor andalan, seperti cangkang sawit, plywood, serta udang windu.

Managing Director of SITC Indonesia Jamie Liu mengatakan, dari segi bisnis, geografis Balikpapan memiliki potensi jangka panjang setelah melihat respons pasar atas layanan yang sudah dijalankan. “Kita coba penetrasi hampir sebulan lebih kemarin, hasilnya cukup bagus, tinggal kesiapan kargo saja,” katanya, Senin (14/5).

Menurut Jamie, PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) masih perlu meningkatkan volume. Minimal mencapai 100 kontainer tiap pekan. Setelah pengapalan perdana, kata dia, kapal SITC yang umumnya berkapasitas 2.800 teus, akan menunggu di Makassar sampai muatan mencukupi kembali. Artinya frekuensi kedatangan kapal nantinya akan menyesuaikan jumlah muatan yang ada.

Jika volume muatan minim, pihaknya tentu tak mau mengambil risiko. Adapun layanan ekspor langsung ini sebelumnya ditargetkan dibuka dua kali dalam sepekan. “Direct call Balikpapan tetap akan kami lanjutkan. Kami sudah ada kantor dan tim di sana yang terus bekerja melakukan penetrasi pasar,” bebernya.

Ia mengingatkan PT KKT selaku operator pelabuhan untuk terus menjalin komunikasi terkait kerja sama dengan para pelaku bisnis, eksportir, feeder, pergudangan maupun importir untuk memanfaatkan Balikpapan sebagai pintu pengapalan ekspor wilayah Kaltim dan Kaltara. “Sejauh ini, kami lihat sisi pengoperasian terminal KKT sudah sangat siap. Tidak ada masalah,” jelasnya.

Pria yang sudah enam tahun di Indonesia ini mengatakan, Balikpapan nantinya ditarget menjadi pintu ekspor atau transshipment untuk wilayah Kaltim dan Kaltara. Aktivitas pengiriman barang masuk dari daerah akan didukung kapal feeder.

Guna melayani pengantaran komoditas ekspor lokal, SITC menggunakan Makassar sebagai pintu masuk. Dan Balikpapan sebagai pintu keluar. Kapal nantinya akan menggunakan rute Ningbo, kemudian menuju Shanghai, yang menjadi hubungan perdagangan internasional.

Terpisah, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan Yaser Arafat menilai, direct call akan memberikan kontribusi positif bagi kinerja ekspor di Kaltim. Kurs dolar Amerika Serikat yang menembus level Rp 14 ribu membuka kesempatan bagi para eksportir lokal memacu produksi. “Ini wajib dimanfaatkan pengusaha lokal,” tegasnya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 12:02

5 Tips Diet ala Mayang

-         Kesungguhan Apapun jenis program diet yang Anda lakukan,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:18

Manjakan Konsumen lewat Semarak Kemerdekaan

BALIKPAPAN  -  Long weekend pekan ini dimanfaatkan ACE Hardware dengan menggeber penjualan.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:16

Tekan Impor Migas

JAKARTA  -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PT Pertamina (Persero) untuk mengurangi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Enggan Bergantung Komoditas

SAMARINDA  -   Perekonomian Kaltim pada triwulan II 2018 mengalami pertumbuhan sebesar…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Dua Kapal Tertunda, Logistik Masih Aman

BALIKPAPAN  -   Cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi dua pekan terakhir, membuat…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:13

Bulan Depan, Harga TBS Diprediksi Membaik

SAMARINDA  -  Tren penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kaltim kembali…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:11

Optimistis Rupiah Kukuh di Kisaran 14.000 Per USD

JAKARTA  –   Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 telah…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:08

Tahun Depan, Gaji ASN Naik 5 Persen

JAKARTA  –  Kabar baik menghampiri Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasar Rancangan Anggaran…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:06

Target Turunkan Angka Kemiskinan 8,5 Persen

JAKARTA  –   Pemerintah bertekad menurunkan angka kemiskinan di Tanah Air mencapai 8,5…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:03

Belum Swasembada Kedelai

SURABAYA  –  Tingginya konsumsi kedelai di Tanah Air masih belum diimbangi dengan suplai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .