MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 15 Mei 2018 07:35
Ekspor Ditarget Buka Dua Kali Sepekan

Direct Call Pacu Perekonomian Kaltim

BERGAIRAH: Arus ekspor-impor di Kaltim diyakini terus tumbuh seiring hadirnya direct call di Kaltim Kariangau Terminal, Balikpapan.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kehadiran pelayaran internasional langsung (direct call) di Balikpapan diyakini bisa meningkatkan perekonomian di Kaltim. Pasalnya, proses ekspor-impor barang, jauh lebih mudah dan cepat.

Badan Pusat Statistik mencatat, ekspor Kaltim pada Maret lalu mencapai USD 1,7 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 21,74 persen dibandingkan total ekspor Februari 2018. Sementara pada periode sama tahun lalu, mengalami peningkatan sebesar 9,95 persen. Dengan komoditas ekspor andalan, seperti cangkang sawit, plywood, serta udang windu.

Managing Director of SITC Indonesia Jamie Liu mengatakan, dari segi bisnis, geografis Balikpapan memiliki potensi jangka panjang setelah melihat respons pasar atas layanan yang sudah dijalankan. “Kita coba penetrasi hampir sebulan lebih kemarin, hasilnya cukup bagus, tinggal kesiapan kargo saja,” katanya, Senin (14/5).

Menurut Jamie, PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) masih perlu meningkatkan volume. Minimal mencapai 100 kontainer tiap pekan. Setelah pengapalan perdana, kata dia, kapal SITC yang umumnya berkapasitas 2.800 teus, akan menunggu di Makassar sampai muatan mencukupi kembali. Artinya frekuensi kedatangan kapal nantinya akan menyesuaikan jumlah muatan yang ada.

Jika volume muatan minim, pihaknya tentu tak mau mengambil risiko. Adapun layanan ekspor langsung ini sebelumnya ditargetkan dibuka dua kali dalam sepekan. “Direct call Balikpapan tetap akan kami lanjutkan. Kami sudah ada kantor dan tim di sana yang terus bekerja melakukan penetrasi pasar,” bebernya.

Ia mengingatkan PT KKT selaku operator pelabuhan untuk terus menjalin komunikasi terkait kerja sama dengan para pelaku bisnis, eksportir, feeder, pergudangan maupun importir untuk memanfaatkan Balikpapan sebagai pintu pengapalan ekspor wilayah Kaltim dan Kaltara. “Sejauh ini, kami lihat sisi pengoperasian terminal KKT sudah sangat siap. Tidak ada masalah,” jelasnya.

Pria yang sudah enam tahun di Indonesia ini mengatakan, Balikpapan nantinya ditarget menjadi pintu ekspor atau transshipment untuk wilayah Kaltim dan Kaltara. Aktivitas pengiriman barang masuk dari daerah akan didukung kapal feeder.

Guna melayani pengantaran komoditas ekspor lokal, SITC menggunakan Makassar sebagai pintu masuk. Dan Balikpapan sebagai pintu keluar. Kapal nantinya akan menggunakan rute Ningbo, kemudian menuju Shanghai, yang menjadi hubungan perdagangan internasional.

Terpisah, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan Yaser Arafat menilai, direct call akan memberikan kontribusi positif bagi kinerja ekspor di Kaltim. Kurs dolar Amerika Serikat yang menembus level Rp 14 ribu membuka kesempatan bagi para eksportir lokal memacu produksi. “Ini wajib dimanfaatkan pengusaha lokal,” tegasnya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 06:54

Standar Euro 4 Dongkrak Harga Mobil

JAKARTA – Mulai 7 Oktober 2018, semua mobil yang dipasarkan di Indonesia wajib berstandar emisi…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:49

Defisit Transaksi Berjalan Berpotensi Melebar

JAKARTA – Kinerja neraca dagang pada September mulai menunjukkan tren positif. Setelah berkali-kali…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:47

Dorong Industri Mamin Agresif di Pasar Ekspor

SURABAYA – Industri makanan dan minuman (mamin) menjadi salah satu sektor yang memiliki prospek…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:46

REI Usulkan Harga Rumah Subsidi Naik

BALIKPAPAN - Realestat Indonesia (REI) mengusulkan adanya kenaikan harga rumah bersubsidi. Ketua Komisariat…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:37

Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha Properti

JAKARTA – Selisih kebutuhan rumah dengan kapasitas pengembang masih cukup lebar. Berdasar data…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:36

Uang Elektronik Gaet Generasi Milenial

SURABAYA – Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap metode transaksi pembayaran yang cepat mendorong…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:36

Sejak 2017, Nilai Aset Negara Naik Rp 4.190 Triliun

JAKARTA - Sebanyak 945.460 aset negara yang tersebar di berbagai kementerian dan lembaga serta instansi…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:35

Ekonomi Domestik dan Sentimen Brexit Dorong Rupiah Menguat

JAKARTA - Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diharapkan dapat kembali…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:34

Kesejahteraan Pangan Jadi Perhatian

JAKARTA – Kesejahteraan pangan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah agar memperoleh kecukupan…

Senin, 22 Oktober 2018 06:56

Daya Beli Masyarakat Patut Diwaspadai

BALIKPAPAN – Meski kondisi ekonomi Kaltim tumbuh 3,12 persen dan ekspor di Bumi Etam turut membaik,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .