MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 15 Mei 2018 07:35
Ekspor Ditarget Buka Dua Kali Sepekan

Direct Call Pacu Perekonomian Kaltim

BERGAIRAH: Arus ekspor-impor di Kaltim diyakini terus tumbuh seiring hadirnya direct call di Kaltim Kariangau Terminal, Balikpapan.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kehadiran pelayaran internasional langsung (direct call) di Balikpapan diyakini bisa meningkatkan perekonomian di Kaltim. Pasalnya, proses ekspor-impor barang, jauh lebih mudah dan cepat.

Badan Pusat Statistik mencatat, ekspor Kaltim pada Maret lalu mencapai USD 1,7 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 21,74 persen dibandingkan total ekspor Februari 2018. Sementara pada periode sama tahun lalu, mengalami peningkatan sebesar 9,95 persen. Dengan komoditas ekspor andalan, seperti cangkang sawit, plywood, serta udang windu.

Managing Director of SITC Indonesia Jamie Liu mengatakan, dari segi bisnis, geografis Balikpapan memiliki potensi jangka panjang setelah melihat respons pasar atas layanan yang sudah dijalankan. “Kita coba penetrasi hampir sebulan lebih kemarin, hasilnya cukup bagus, tinggal kesiapan kargo saja,” katanya, Senin (14/5).

Menurut Jamie, PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) masih perlu meningkatkan volume. Minimal mencapai 100 kontainer tiap pekan. Setelah pengapalan perdana, kata dia, kapal SITC yang umumnya berkapasitas 2.800 teus, akan menunggu di Makassar sampai muatan mencukupi kembali. Artinya frekuensi kedatangan kapal nantinya akan menyesuaikan jumlah muatan yang ada.

Jika volume muatan minim, pihaknya tentu tak mau mengambil risiko. Adapun layanan ekspor langsung ini sebelumnya ditargetkan dibuka dua kali dalam sepekan. “Direct call Balikpapan tetap akan kami lanjutkan. Kami sudah ada kantor dan tim di sana yang terus bekerja melakukan penetrasi pasar,” bebernya.

Ia mengingatkan PT KKT selaku operator pelabuhan untuk terus menjalin komunikasi terkait kerja sama dengan para pelaku bisnis, eksportir, feeder, pergudangan maupun importir untuk memanfaatkan Balikpapan sebagai pintu pengapalan ekspor wilayah Kaltim dan Kaltara. “Sejauh ini, kami lihat sisi pengoperasian terminal KKT sudah sangat siap. Tidak ada masalah,” jelasnya.

Pria yang sudah enam tahun di Indonesia ini mengatakan, Balikpapan nantinya ditarget menjadi pintu ekspor atau transshipment untuk wilayah Kaltim dan Kaltara. Aktivitas pengiriman barang masuk dari daerah akan didukung kapal feeder.

Guna melayani pengantaran komoditas ekspor lokal, SITC menggunakan Makassar sebagai pintu masuk. Dan Balikpapan sebagai pintu keluar. Kapal nantinya akan menggunakan rute Ningbo, kemudian menuju Shanghai, yang menjadi hubungan perdagangan internasional.

Terpisah, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan Yaser Arafat menilai, direct call akan memberikan kontribusi positif bagi kinerja ekspor di Kaltim. Kurs dolar Amerika Serikat yang menembus level Rp 14 ribu membuka kesempatan bagi para eksportir lokal memacu produksi. “Ini wajib dimanfaatkan pengusaha lokal,” tegasnya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 06:48

Kertajati Bisa untuk Pesawat Badan Lebar

JAKARTA – Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati segera dioperasikan. Rencananya, Presiden…

Kamis, 24 Mei 2018 06:46

THR untuk ASN Naik

JAKARTA - Kepastian terkait besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:45

Stok Beras Aman Sampai Lebaran

JAKARTA - Stok beras dipastikan aman hingga Lebaran, bahkan setelah arus balik. Direktur Utama Bulog…

Kamis, 24 Mei 2018 06:43

Pasar Saham Menghijau

JAKARTA – Pasar saham Indonesia sukses melaju di jalur hijau hingga ditutup menguat pada perdagangan,…

Rabu, 23 Mei 2018 06:36

Truk ODOL Jadi PR Kemenhub

JAKARTA – Kecelakaan kendaraan barang maupun orang masih menjadi pekerjaan rumah Kementerian Perhubungan.…

Rabu, 23 Mei 2018 06:35

Revisi UU, Susi Titip “Tenggelamkan

JAKARTA – Revisi UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan sedang dibahas di Komisi IV DPR. Menteri…

Rabu, 23 Mei 2018 06:34

Paser Belum Swasembada Ayam

KABUPATEN PASER belum bisa melepaskan diri dari ketergantungan daerah lain akan kebutuhan ayam broiler.…

Selasa, 22 Mei 2018 06:42

Kontribusi Pajak Manufaktur Menjanjikan

JAKARTA – Industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar dalam penerimaan pajak berdasar…

Selasa, 22 Mei 2018 06:41

Pemudik Tujuan Sulsel Mendominasi

BALIKPAPAN - Jelang mudik Idulfitri, gelombang penumpang angkatan laut maupun udara menuju Sulawesi…

Selasa, 22 Mei 2018 06:39

Indonesia Bisa Jadi Macan Ekonomi Digital

JAKARTA  – Pertumbuhan teknologi di Indonesia menujukan perubahan positif. Bahkan Indonesia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .