MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 15 Mei 2018 07:31
Harus Manuver ke Industri Pengolahan

BI Kaltim Minta Pemerintah Fokus dan Sediakan Anggaran

MANUVER: Batu bara masih memberi andil besar dalam pertumbuhan perekonomian Bumi Etam. Tapi, BI Kaltim meminta pemerintah tidak bergantung pada sektor pertambangan dan harus beralih ke industri pengolahan.(fuad/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim mendorong pemerintah daerah beralih dari perekonomian tidak terbarukan, ke lapangan usaha yang dapat diperbarui. Supaya tidak bergantung pada sektor tambang dan penggalian dan perekonomian di Kaltim lebih kukuh.

Kepala KPw-BI Kaltim Muhamad Nur mengatakan, sejak beberapa tahun lalu, ekonomi Kaltim masih ditopang pertambangan dan penggalian non-migas, yaitu batu bara. Terlihat pada semester I 2018, di mana pertambangan dan penggalian masih mendominasi 46,33 persen terhadap struktur perekonomian Kaltim.

“Mengingat masih tingginya andil pertambangan dan penggalian terhadap pembentukan ekonomi di Kaltim, pemerintah setempat harus serius menjalankan program peningkatan untuk mendongkrak sektor lain yang terbarukan,” ungkapnya kepada Kaltim Post Senin (14/5).

Menurutnya, lapangan usaha yang paling cepat menggantikan posisi pertambangan dan penggalian adalah industri pengolahan. Karena lapangan usaha ini memberikan andil sebesar 18,81 persen atau senilai Rp 29,22 triliun dari total produk domestik regional bruto (PDRB) Kaltim Rp 155,4 triliun pada triwulan I 2018.

"Meski disadari, bahwa industri pengolahan ini di dalamnya juga ada pengolahan migas, namun sektor ini yang tercepat naik karena posisinya sudah tinggi. Produk Kaltim yang sebelumnya dijual mentah, harus diolah dulu untuk menaikkan pendapatan," katanya.

Dia menjelaskan, saat ini Pemprov Kaltim sudah melakukan upaya untuk menggali dan menggenjot kinerja agar bisa beralih ke sektor yang dapat diperbarui. Namun, upaya itu belum fokus karena berbagai alasan, terutama masalah keuangan.

"Kalau dibilang pemprov tidak ada upaya, saya kira tidak begitu. Upaya ke arah sana sudah ada, tapi kalau dibilang upaya itu belum optimal, memang iya. Untuk mengubah ketergantungan dari sektor yang tidak terbarukan adalah harus fokus," urainya.

Nur mengatakan, apabila bisa fokus maka program tersebut diyakini bisa terwujud. Fokus ini juga harus didukung dengan anggaran untuk sektor tersebut. Contoh saja ingin mengembangkan pertanian, tapi tidak ada anggaran yang fokus untuk itu maka dipastikan sulit tercapainya.

“Harus fokus jika memang ingin lepas dari ketergantungan batu bara. Jangan sampai, tiap tahun selalu dibahas dan ada perencanaan tapi tidak didukung oleh anggaran yang jelas. Saya yakin Kaltim akan berhasil keluar dari ketergantungan batu bara jika sudah fokus,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 00:07

Realisasi Pajak Capai Rp 12,8 T

BALIKPAPAN   -   Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra)…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Tabungan Masih Mendominasi

BALIKPAPAN  -  Membaiknya perekonomian di Kaltim turut mengerek dana pihak ketiga (DPK) di…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Proyek Infrastruktur Dongkrak Kinerja Investasi

SAMARINDA   -  Kinerja pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi Kaltim pada…

Sabtu, 22 September 2018 00:04

Optimistis Capai Target

JAKARTA  –  Pemerintah terus memantapkan program mandatori biodiesel 20 persen (B20)…

Sabtu, 22 September 2018 00:02

Kemenkeu Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

JAKARTA  –  Pemerintah menggunakan serangkaian strategi jitu untuk memperkuat rupiah.…

Sabtu, 22 September 2018 00:00

Perbaiki Data Produksi Beras

0

Jumat, 21 September 2018 23:59

Pengusaha Pemula Harus Jeli

JAKARTA  –  Pengusaha baru di Indonesia terus tumbuh seiring kemudahan akses informasi…

Jumat, 21 September 2018 07:15

Kredit Macet Kaltim Tertinggi di Kalimantan

SAMARINDA - Masyarakat Kaltim dituntut bijak dalam berutang. Saat ini, Bumi Etam menjadi daerah dengan…

Jumat, 21 September 2018 07:13

Pertamina Butuh Investasi USD 56 M

SAMARINDA – PT Pertamina tampaknya harus bekerja ekstra untuk meningkatkan produksi minyak dan…

Jumat, 21 September 2018 07:10

CGV Balikpapan Hadirkan Studio Velvet

BALIKPAPAN - CGV Cinemas Balikpapan terus berinovasi untuk memenangi persaingan bisnis layar lebar.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .