MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 15 Mei 2018 07:31
Harus Manuver ke Industri Pengolahan

BI Kaltim Minta Pemerintah Fokus dan Sediakan Anggaran

MANUVER: Batu bara masih memberi andil besar dalam pertumbuhan perekonomian Bumi Etam. Tapi, BI Kaltim meminta pemerintah tidak bergantung pada sektor pertambangan dan harus beralih ke industri pengolahan.(fuad/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim mendorong pemerintah daerah beralih dari perekonomian tidak terbarukan, ke lapangan usaha yang dapat diperbarui. Supaya tidak bergantung pada sektor tambang dan penggalian dan perekonomian di Kaltim lebih kukuh.

Kepala KPw-BI Kaltim Muhamad Nur mengatakan, sejak beberapa tahun lalu, ekonomi Kaltim masih ditopang pertambangan dan penggalian non-migas, yaitu batu bara. Terlihat pada semester I 2018, di mana pertambangan dan penggalian masih mendominasi 46,33 persen terhadap struktur perekonomian Kaltim.

“Mengingat masih tingginya andil pertambangan dan penggalian terhadap pembentukan ekonomi di Kaltim, pemerintah setempat harus serius menjalankan program peningkatan untuk mendongkrak sektor lain yang terbarukan,” ungkapnya kepada Kaltim Post Senin (14/5).

Menurutnya, lapangan usaha yang paling cepat menggantikan posisi pertambangan dan penggalian adalah industri pengolahan. Karena lapangan usaha ini memberikan andil sebesar 18,81 persen atau senilai Rp 29,22 triliun dari total produk domestik regional bruto (PDRB) Kaltim Rp 155,4 triliun pada triwulan I 2018.

"Meski disadari, bahwa industri pengolahan ini di dalamnya juga ada pengolahan migas, namun sektor ini yang tercepat naik karena posisinya sudah tinggi. Produk Kaltim yang sebelumnya dijual mentah, harus diolah dulu untuk menaikkan pendapatan," katanya.

Dia menjelaskan, saat ini Pemprov Kaltim sudah melakukan upaya untuk menggali dan menggenjot kinerja agar bisa beralih ke sektor yang dapat diperbarui. Namun, upaya itu belum fokus karena berbagai alasan, terutama masalah keuangan.

"Kalau dibilang pemprov tidak ada upaya, saya kira tidak begitu. Upaya ke arah sana sudah ada, tapi kalau dibilang upaya itu belum optimal, memang iya. Untuk mengubah ketergantungan dari sektor yang tidak terbarukan adalah harus fokus," urainya.

Nur mengatakan, apabila bisa fokus maka program tersebut diyakini bisa terwujud. Fokus ini juga harus didukung dengan anggaran untuk sektor tersebut. Contoh saja ingin mengembangkan pertanian, tapi tidak ada anggaran yang fokus untuk itu maka dipastikan sulit tercapainya.

“Harus fokus jika memang ingin lepas dari ketergantungan batu bara. Jangan sampai, tiap tahun selalu dibahas dan ada perencanaan tapi tidak didukung oleh anggaran yang jelas. Saya yakin Kaltim akan berhasil keluar dari ketergantungan batu bara jika sudah fokus,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 12:49

Program Direct Call “Hanya” Mempercepat Ekspor

SAMARINDA-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim mencatat, dalam sebulan…

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…

Rabu, 13 Maret 2019 10:25

Industri Galangan Kapal di Kaltim Masih Lesu

SAMARINDA- Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Indonesian National Shipowners…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*