MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 15 Mei 2018 07:31
Harus Manuver ke Industri Pengolahan

BI Kaltim Minta Pemerintah Fokus dan Sediakan Anggaran

MANUVER: Batu bara masih memberi andil besar dalam pertumbuhan perekonomian Bumi Etam. Tapi, BI Kaltim meminta pemerintah tidak bergantung pada sektor pertambangan dan harus beralih ke industri pengolahan.(fuad/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim mendorong pemerintah daerah beralih dari perekonomian tidak terbarukan, ke lapangan usaha yang dapat diperbarui. Supaya tidak bergantung pada sektor tambang dan penggalian dan perekonomian di Kaltim lebih kukuh.

Kepala KPw-BI Kaltim Muhamad Nur mengatakan, sejak beberapa tahun lalu, ekonomi Kaltim masih ditopang pertambangan dan penggalian non-migas, yaitu batu bara. Terlihat pada semester I 2018, di mana pertambangan dan penggalian masih mendominasi 46,33 persen terhadap struktur perekonomian Kaltim.

“Mengingat masih tingginya andil pertambangan dan penggalian terhadap pembentukan ekonomi di Kaltim, pemerintah setempat harus serius menjalankan program peningkatan untuk mendongkrak sektor lain yang terbarukan,” ungkapnya kepada Kaltim Post Senin (14/5).

Menurutnya, lapangan usaha yang paling cepat menggantikan posisi pertambangan dan penggalian adalah industri pengolahan. Karena lapangan usaha ini memberikan andil sebesar 18,81 persen atau senilai Rp 29,22 triliun dari total produk domestik regional bruto (PDRB) Kaltim Rp 155,4 triliun pada triwulan I 2018.

"Meski disadari, bahwa industri pengolahan ini di dalamnya juga ada pengolahan migas, namun sektor ini yang tercepat naik karena posisinya sudah tinggi. Produk Kaltim yang sebelumnya dijual mentah, harus diolah dulu untuk menaikkan pendapatan," katanya.

Dia menjelaskan, saat ini Pemprov Kaltim sudah melakukan upaya untuk menggali dan menggenjot kinerja agar bisa beralih ke sektor yang dapat diperbarui. Namun, upaya itu belum fokus karena berbagai alasan, terutama masalah keuangan.

"Kalau dibilang pemprov tidak ada upaya, saya kira tidak begitu. Upaya ke arah sana sudah ada, tapi kalau dibilang upaya itu belum optimal, memang iya. Untuk mengubah ketergantungan dari sektor yang tidak terbarukan adalah harus fokus," urainya.

Nur mengatakan, apabila bisa fokus maka program tersebut diyakini bisa terwujud. Fokus ini juga harus didukung dengan anggaran untuk sektor tersebut. Contoh saja ingin mengembangkan pertanian, tapi tidak ada anggaran yang fokus untuk itu maka dipastikan sulit tercapainya.

“Harus fokus jika memang ingin lepas dari ketergantungan batu bara. Jangan sampai, tiap tahun selalu dibahas dan ada perencanaan tapi tidak didukung oleh anggaran yang jelas. Saya yakin Kaltim akan berhasil keluar dari ketergantungan batu bara jika sudah fokus,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:09

Optimistis Daya Beli Pulih

SAMARINDA  -  Hypermart terus memanjakan pelanggan setia dengan memberikan harga…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:05

Pertahankan Sistem Penjualan Dual Brand di Kalsel

BANJARMASIN  –  PT Semen Indonesia (SI) masih mempertahankan sistem penjualan…

Jumat, 14 Desember 2018 06:41

Pemerintah Tambah Pasokan BBM 8 Persen

JAKARTA – Pemerintah berencana menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM)…

Jumat, 14 Desember 2018 06:36

Beralih ke Elektronik Menengah Atas

JAKARTA – Pelaku industri elektronik, khususnya di segmen home appliance,…

Jumat, 14 Desember 2018 06:36

Bulog Amankan Pasokan Pangan

JAKARTA - Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Perusahaan Umum…

Jumat, 14 Desember 2018 06:35

AP II Terbitkan Surat Utang Rp 750 Miliar

JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) resmi mencatatkan obligasi…

Kamis, 13 Desember 2018 06:44

Awal 2019, Ekonomi Tumbuh Positif

SAMARINDA – Perekonomian Kaltim pada triwulan I 2019 diprediksi tumbuh…

Kamis, 13 Desember 2018 06:43

Perkuat Pasar Motor Sport

BALIKPAPAN - Penyegaran kembali dilakukan Honda kepada motor sport andalannya,…

Kamis, 13 Desember 2018 06:39

Bersiap Tatap Bonus Demografi

BALIKPAPAN - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) terus mendorong…

Kamis, 13 Desember 2018 06:37

CGV Hadirkan Sweetbox Class

BALIKPAPAN - CGV Cinemas Plaza Balikpapan terus memanjakan penggemar film…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .