MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 14 Mei 2018 10:29
Tekan Anggaran, Ubah Desain

Proyek Jembatan Tol Diluncurkan, Bisa Dilintasi 2021

PROKAL.CO, PENAJAM - aDesain Jembatan Tol Teluk Balikpapan bakal berubah lagi. Itu setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupr) memberikan persetujuan prakarsa pengusahaan jalan Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) kepada PT Tol Teluk Balikpapan.

Salah satu isinya, meminta agar mengevaluasi kembali desain struktur jembatan bentang panjang yang diusulkan. Jadi, bisa mengurangi biaya konstruksi dan meningkatkan nilai kelayakan pengusahaan jalan tol.

Surat tersebut yang ditandatangani Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupr) Basuki Hadimuljono pada 13 Maret 2018. Bernomor JL.03.04-Mn/315 yang disampaikan langsung kepada PT Tol Teluk Balikpapan. Perusahaan konsorsium dari PT Waskita Toll Road, PT Kaltim Bina Sarana Konstruksi (Perusda Kaltim), PT Perusda Benuo Taka (Perusda PPU), dan PT Perusda Komaba Balikpapan (Perusda Balikpapan) itu telah menindaklanjuti permintaan tersebut.

Yakni, melakukan optimasi desain pembangunan jembatan dengan menunjuk konsultan perencanaan dari Singapura. “Kemungkinan sekitar 2 bulan baru selesai,” kata Direktur PT Tol Teluk Balikpapan Ahmadi pada kegiatan soft launching pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan di Halaman Kantor Bupati PPU, kemarin (13/5).

Dia melanjutkan, setelah optimasi selesai dilakukan, tahapan selanjutnya adalah lelang investasi di Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Lelang investasi ini diperkirakan memerlukan waktu sekitar sebulan. Jika sesuai jadwal, pembangunan fisik dari Jembatan Tol Teluk Balikpapan bisa dimulai September 2018. “Kami mohon doanya, mudah-mudahan pembangunan jembatan tol ini bisa segera terlaksana,” imbuh dia.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan Refly Ruddy Tangkere menambahkan dalam persetujuan Menteri PUPR itu, juga menyampaikan satu poin penting. Yakni, proses pengadaan tanah yang mengikuti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum.

Di samping itu, mengacu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 30 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Karena pembangunan jembatan tol tersebut belum dimasukkan dalam program strategis nasional (PSN), maka pembiayaan pengadaan tanahnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab PT Tol Teluk Balikpapan. “Kami harapkan semua ini bisa berproses tanpa ada masalah dan bisa berjalan dengan baik,” kata Refly.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Perumahan Rakyat (PUTRPR) Kaltim Muhammad Taufik Fauzi menjelaskan masalah clearance Jembatan Tol Teluk Balikpapan. Pada 2016, pengguna alur laut di Teluk Balikpapan, kata dia, menginginkan clearance jembatan adalah 63 meter.

Kemudian, dilakukan penyusunan detailed engineering design (DED) oleh PT Lembaga Afiliasi Penelitian Indonesia (LAPI) Institut Teknologi Bandung (ITB). Dan menghasilkan clearance setinggi 50 meter, yang bisa dilalui pengguna lalu lintas laut.

Usulan tersebut, kemudian disampaikan ke Menteri Perhubungan yang kala itu masih dijabat Ignasius Jonan, untuk menerbitkan izin clearance Jembatan Tol Teluk Balikpapan. “Dengan ketinggian 63 meter juga sempat diprotes PT Angkasa Pura I. Karena bisa memengaruhi manuver pesawat yang akan mendarat di Bandara Sepinggan,” ujar dia.

Dia menambahkan jika pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan dilaksanakan tahun ini, maka bisa segera dinikmati pada 2021. “Mudahan bisa segera dilaksanakan,” harapnya.

Sementara itu, Bupati PPU Yusran Aspar mengklaim, tahapan pembangunan jembatan sepanjang 7 kilometer itu sudah dimulai. Dengan dibangunnya pabrik beton pre-cast milik PT Waskita Karya di Kawasan Industri Buluminung, yang bakal memasok tiang pancang untuk jembatan tol.

Jadi, dia mengartikan dengan terbangunnya pabrik tersebut, menandakan tahapan kegiatan groundbreaking sudah dilaksanakan. “Cuma ada perbedaan pemahaman saja. Makanya dipilih launching saja,” katanya setelah acara, kemarin. 

Dalam revisi desain yang telah disusun tersebut, juga akan memperbarui lokasi pintu masuk dan keluar jembatan tol di sisi PPU. Yang akan ditempatkan di coastal road, Jalan Propinsi, Kilometer 9, Kelurahan Nipahnipah, Kecamatan Penajam. Termasuk membahas clearance Jembatan Tol Teluk Balikpapan. Yang sudah dikaji oleh PT Tol Teluk Balikpapan.

Menurut perencanaan sebelumnya, secara keseluruhan pembangunan jembatan tol ini bakal menghabiskan biaya Rp 16 triliun. Dengan biaya pengerjaan konstruksi sebesar Rp 12 triliun. Namun, bila ada perubahan desain, itu memungkinkan terjadi pemangkasan biaya. Sehingga lebih efisien.

Berbicara sumber pembiayaan, Yusran menjelaskan akan dibiayai oleh konsorsium yang tergabung dalam PT Tol Teluk Balikpapan. Di dalamnya ada PT Waskita Toll Road yang memiliki porsi saham sebesar 60 persen, lalu PT Kaltim Bina Sarana Konstruksi sebesar 20 persen, PT Perusda Benuo Taka sebesar 15 persen, dan PT Perusda Balikpapan sebesar 5 persen.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak memuji Yusran Aspar. Menurut dia, pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan ini tidak lepas dari peran bupati PPU itu. “Sejak beliau menjadi bupati pertama, kemudian kembali lagi menjadi bupati, beliau tetap konsisten melanjutkan pembangunan di PPU,” puji Faroek.

Dia mencontohkan, upaya pembangunan yang telah dilakukan Yusran Aspar adalah menyelesaikan pembangunan coastal road dan memperbaiki jalan, untuk menunjang pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan. “Jadi Jembatan Tol Teluk Balikpapan ini, pasti akan terbangun. Dengan dukungan semua pihak,” pungkasnya. (*/kip/rom/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:05

Ekspor CPO Bantu Selamatkan Rupiah

SAMARINDA  -   Kinerja ekspor Kaltim pada Agustus mengalami penurunan 14,03 persen dibandingkan…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:00

Dorong Pendapatan Petani, Gubernur Mau Petani Jual Karet Langsung ke Perusahaan

SAMARINDA - Petani karet diimbau tidak menjual hasil perkebunannya kepada tengkulak alias langsung ke…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:51

Minta Perda Baca Tulis Alquran Disahkan

TANA PASER – Sebanyak 768 santri Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:35

Kaltim Peringkat Nasional Kepemilikan Akta Kelahiran

SAMARINDA – Provinsi kaltim menempati urutan ke dua dalam peringkat nasional untuk kepemilikan…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:39

Beruntung Dibimbing Langsung Pencetusnya di Rusia

Gelar ahli hukum banyak dimiliki masyarakat Indonesia saat ini. Namun, untuk urusan ahli hukum luar…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:25
Tiga WNA yang Ditahan di Rudenim Balikpapan

“Kalau Bisa Deportasi Saja Saya”

BALIKPAPAN – Tak mudah bagi warga negara asing (WNA) untuk bekerja di Indonesia. Harus paham hukum.…

Jumat, 19 Oktober 2018 06:52

Ekonomi Lesu, Donatur Zakat Kaltim Meningkat

BALIKPAPAN - Perekonomian Indonesia tercatat pada tiga tahun terakhir ini menunjukkan grafik yang melesu.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:15

DUAARR..!! Ledakan di Kampus Tewaskan 18 Orang

MOSKOW – Sebuah ledakan memorak-porandakan kampus Politeknik Kerch di timur Crimea kemarin (17/10).…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:46

Cerita Perjalanan Sunarman, Napi Palu yang Menyerahkan Diri ke Rutan Solo

Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:40

Waduh, Utang Luar Negeri Indonesia Naik, Tembus Rp 5.410 Triliun..!!

JAKARTA- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh sebesar USD 360,7 miliar atau Rp 5.410 triliun (kurs…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .