MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 14 Mei 2018 09:27
Bekerja di Balik Data

Profesi Menjanjikan Business Intelligence

PROKAL.CO, PADA era perkembangan teknologi dan maraknya start-up seperti saat ini, tentu banyak yang up-to-date dan mengikuti arus zaman. Akibatnya, terkumpul berbagai data mentah dalam jumlah besar yang perlu diolah dan dikomputasi lebih lanjut lagi. That’s why, muncul sebuah profesi baru yang bertugas menganalisis data-data tersebut. Let’s meet, business intelligence (BI).

Seorang BI specialist berperan mengolah berbagai data, baik yang kecil maupun besar, untuk keputusan bisnis. BI akan menghabiskan banyak waktu untuk menggali insight yang bisa diperoleh dari data tersebut. ’’Setelah menemukan insight, BI berusaha membangun visualisasi yang menarik dan informatif agar nanti dapat dimanfaatkan pengambil keputusan di dalam perusahaan,’’ ujar Prasetya Dwi Cahya, ketua Data Science Indonesia sekaligus salah seorang praktisi business intelligence profesional di Indonesia.

Buat sebagian orang, titel business intelligence dan data scientist mungkin sedikit rancu. Meski sekilas keduanya sama-sama bergerak di bidang data, ada peran mendasar yang berbeda. ’’Contoh yang paling mudah adalah seorang data scientist di e-commerce bakal lebih banyak menghabiskan waktunya membangun model recommendation engine yang dimanfaatkan perusahaan untuk melakukan penawaran secara otomatis kepada pengguna berdasar pola belanja. BI akan berkutat dengan mencari insight dan kemudian memvisualisasikannya,’’ jelas Prasetya.

Karena data yang diolah bakal sangat beragam dan bergantung pada objek bisnis yang hendak dicapai, seorang BI harus cerdas memahami konteks dari data tersebut. ’’Intellectual curiosity and creativity is a must bagi BI specialist. Dua kemampuan itu akan sangat dibutuhkan para pekerja di bidang data. Selain itu, kemampuan matematika, statistik, dan TI tentu sudah menjadi keharusan,’’ tegas Prasetya.

Meski lekat dengan bidang teknologi, seorang BI nggak harus berasal dari lulusan TI loh. Farida, seorang freelancer programmer dan business intelligence Indonesia, menjelaskan bahwa BI juga harus menguasai ilmu pengetahuan lain. ’’Sebab, untuk bisa mendapatkan insight dari data yang ada, kita juga perlu melihat dari sisi bisnis, ekonomi, politik, budaya, kesehatan, dan lain-lain,’’ papar perempuan yang juga sering didapuk menjadi business intelligence kepemerintahan tersebut.

Asyiknya, pada era serbamodern kayak sekarang, kemampuan business intelligence ternyata makin dibutuhkan banyak bidang usaha. ’’Banyak perusahaan makin aware buat menanamkan budaya data yang baik dan mendorong semua lini bisnis di dalam perusahaan untuk mengutamakan pengambilan keputusan berdasar data ketimbang menggunakan insting semata,’’ kata Prasetya. That’s why, peluang karir di bidang itu pun kian terbuka lebar.

Pada era sekarang, kinerja seorang BI juga makin ditunjang dengan banyaknya teknologi mumpuni. ’’BI dibantu untuk memahami analisis data melalui teknologi pemrosesan data modern. Contohnya, Hadoop dan HBase, aplikasi pembantu untuk mengolah big data,’’ terang Riefvan Achmad M. SSi MAB, dosen Telkom University. Dengan kemudahan tersebut, ditambah kemampuan ekstraksi data yang telah diolah, business intelligence sangat dibutuhkan perusahaan.

Tapi, buat kamu yang tertarik melirik bidang satu itu, ada satu catatan penting nih yang harus kamu pegang baik-baik. ’’Menurut kami, ada hal yang perlu diperhatikan, yaitu integritas tinggi. Sebab, kami sering mendapati orang dengan titel BI specialist, tapi kemampuannya terbatas sehingga nggak bisa menghasilkan nilai tambah bagi perusahaan,’’ ujar Prasetya, salah seorang penggiat data di Indonesia.

Meski udah banyak aplikasi yang membantu, seorang BI tetap dituntut memiliki satu peran penting yang nggak bisa digantikan mesin. ’’BI harus punya kemampuan menghubungkan data, ide yang kompleks, dan insight yang menjanjikan untuk ditawarkan pada perusahaan. Di situlah nilai paling berharga dari seorang BI,’’ ungkap Prasetya. So, are you ready to be the next business intelligence andalan Indonesia? (far/c14/nrm)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 07:02

Healing by Playing

PARA penderita penyakit tentu membutuhkan terapi penyembuhan yang tepat dan efektif agar makin cepat…

Selasa, 23 Oktober 2018 07:02

Terapi Kesehatan lewat Permainan

SELAMA ini game dikenal sebagai sarana hiburan belaka. Bahkan, beberapa orang percaya bahwa terlalu…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:10

Misteri vs Romantis

KAMU bosan dengan premis drama romantis yang menye-menye? Well, let’s meet The Smile Has Left…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:06

What Lovers Said

NGGAK semua orang suka dengan drama adaptasi dengan alasan yang beragam. Termasuk para pencinta drama…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:04

Another Adaptation Drama

MAKIN hari, makin banyak drama adaptasi yang seru banget buat ditonton. Tertarik? Let’s check…

Jumat, 19 Oktober 2018 07:18

Kembalinya sang Robot Biru

Rockman 11 Genre: 2D Action Mesin: PS4, Xbox One, dan Switch Produksi: Capcom Rilis: 4 Oktober 2018…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:59

Beneran Jadi Putih nih?

BANYAK yang bilang, kulit akan lebih cerah, putih, dan sehat jika kita mengonsumsi minuman berkolagen.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:56

Pentingnya Protein Sumber Elastisitas

KOLAGEN emang salah satu protein yang dibutuhkan tubuh manusia. Namun, segala sesuatu yang berlebihan…

Senin, 15 Oktober 2018 07:02

Di Balik Naskah Radio

MESKI di era digital dengerin musik itu gampang, radio nyatanya tetap eksis dan bertahan. Kalau selama…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:14

Comeback si Junior SM Entertaitment

TIAP karya diawali dengan keberanian. Ungkapan itu dipahami betul oleh NCT 127 yang menandai kembalinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .