MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 14 Mei 2018 09:27
Bekerja di Balik Data

Profesi Menjanjikan Business Intelligence

PROKAL.CO, PADA era perkembangan teknologi dan maraknya start-up seperti saat ini, tentu banyak yang up-to-date dan mengikuti arus zaman. Akibatnya, terkumpul berbagai data mentah dalam jumlah besar yang perlu diolah dan dikomputasi lebih lanjut lagi. That’s why, muncul sebuah profesi baru yang bertugas menganalisis data-data tersebut. Let’s meet, business intelligence (BI).

Seorang BI specialist berperan mengolah berbagai data, baik yang kecil maupun besar, untuk keputusan bisnis. BI akan menghabiskan banyak waktu untuk menggali insight yang bisa diperoleh dari data tersebut. ’’Setelah menemukan insight, BI berusaha membangun visualisasi yang menarik dan informatif agar nanti dapat dimanfaatkan pengambil keputusan di dalam perusahaan,’’ ujar Prasetya Dwi Cahya, ketua Data Science Indonesia sekaligus salah seorang praktisi business intelligence profesional di Indonesia.

Buat sebagian orang, titel business intelligence dan data scientist mungkin sedikit rancu. Meski sekilas keduanya sama-sama bergerak di bidang data, ada peran mendasar yang berbeda. ’’Contoh yang paling mudah adalah seorang data scientist di e-commerce bakal lebih banyak menghabiskan waktunya membangun model recommendation engine yang dimanfaatkan perusahaan untuk melakukan penawaran secara otomatis kepada pengguna berdasar pola belanja. BI akan berkutat dengan mencari insight dan kemudian memvisualisasikannya,’’ jelas Prasetya.

Karena data yang diolah bakal sangat beragam dan bergantung pada objek bisnis yang hendak dicapai, seorang BI harus cerdas memahami konteks dari data tersebut. ’’Intellectual curiosity and creativity is a must bagi BI specialist. Dua kemampuan itu akan sangat dibutuhkan para pekerja di bidang data. Selain itu, kemampuan matematika, statistik, dan TI tentu sudah menjadi keharusan,’’ tegas Prasetya.

Meski lekat dengan bidang teknologi, seorang BI nggak harus berasal dari lulusan TI loh. Farida, seorang freelancer programmer dan business intelligence Indonesia, menjelaskan bahwa BI juga harus menguasai ilmu pengetahuan lain. ’’Sebab, untuk bisa mendapatkan insight dari data yang ada, kita juga perlu melihat dari sisi bisnis, ekonomi, politik, budaya, kesehatan, dan lain-lain,’’ papar perempuan yang juga sering didapuk menjadi business intelligence kepemerintahan tersebut.

Asyiknya, pada era serbamodern kayak sekarang, kemampuan business intelligence ternyata makin dibutuhkan banyak bidang usaha. ’’Banyak perusahaan makin aware buat menanamkan budaya data yang baik dan mendorong semua lini bisnis di dalam perusahaan untuk mengutamakan pengambilan keputusan berdasar data ketimbang menggunakan insting semata,’’ kata Prasetya. That’s why, peluang karir di bidang itu pun kian terbuka lebar.

Pada era sekarang, kinerja seorang BI juga makin ditunjang dengan banyaknya teknologi mumpuni. ’’BI dibantu untuk memahami analisis data melalui teknologi pemrosesan data modern. Contohnya, Hadoop dan HBase, aplikasi pembantu untuk mengolah big data,’’ terang Riefvan Achmad M. SSi MAB, dosen Telkom University. Dengan kemudahan tersebut, ditambah kemampuan ekstraksi data yang telah diolah, business intelligence sangat dibutuhkan perusahaan.

Tapi, buat kamu yang tertarik melirik bidang satu itu, ada satu catatan penting nih yang harus kamu pegang baik-baik. ’’Menurut kami, ada hal yang perlu diperhatikan, yaitu integritas tinggi. Sebab, kami sering mendapati orang dengan titel BI specialist, tapi kemampuannya terbatas sehingga nggak bisa menghasilkan nilai tambah bagi perusahaan,’’ ujar Prasetya, salah seorang penggiat data di Indonesia.

Meski udah banyak aplikasi yang membantu, seorang BI tetap dituntut memiliki satu peran penting yang nggak bisa digantikan mesin. ’’BI harus punya kemampuan menghubungkan data, ide yang kompleks, dan insight yang menjanjikan untuk ditawarkan pada perusahaan. Di situlah nilai paling berharga dari seorang BI,’’ ungkap Prasetya. So, are you ready to be the next business intelligence andalan Indonesia? (far/c14/nrm)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 07:11

Headpiece Ruled the World

’’Hat making has been around since the beginning of time; it's part of every culture.’’…

Rabu, 23 Mei 2018 07:04

Tidak Kalah dari Desainer Luar

KESUKSESAN Rinaldy Yunardi pada Met Gala 2018 membuktikan bahwa kemampuan desainer dalam negeri nggak…

Rabu, 23 Mei 2018 07:02

Akrab dengan Alquran sejak Kecil

BAGI Nurlinda Fitriani, Alquran sudah menjadi bagian hidup yang enggak bisa dipisahkan. Cewek cantik…

Rabu, 23 Mei 2018 06:59

Mengoptimalkan Syiar dengan Pertunjukan Teater Sejarah Islam

MENURUT Naufal Derian, salah satu anggota Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Fatihah Politeknik Negeri Balikpapan…

Rabu, 23 Mei 2018 06:55

Aktor Indonesia Kembali Bikin Bangga

SETELAH Iko Uwais menorehkan namanya sebagai salah satu pemerandi film Hollywood berjudul Mile 22, kini…

Rabu, 23 Mei 2018 06:52

Hobi Murah Sewaktu di Rumah

SEBENTAR lagi libur panjang nih. Kalau udah ada side job atau mau pergi traveling sih enak. Tapi, kalau…

Senin, 21 Mei 2018 06:56

Dear Senior, I Love You

PESONA senior emang selalu menarik perhatian para junior. Apalagi ketika masa orientasi siswa (MOS).…

Senin, 21 Mei 2018 06:49

Curi Simpati ala Aluna

BERAMBUT panjang, ceria, dan cerewet adalah karakter khas Aluna, si tokoh utama buku Senior dan Inestable.…

Senin, 21 Mei 2018 06:48

Puaskan Hobi Bacamu di Sini

BUAT para booklover, perpustakaan yang keren dan nyaman jelas jadi ’’surga dunia’’.…

Minggu, 20 Mei 2018 06:51

Tayangan Ramadan

MARHABAN ya Ramadhan! Ramadan emang jadi bulan yang spesial bagi umat muslim di seluruh Indonesia, bahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .