MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 14 Mei 2018 09:27
Bekerja di Balik Data

Profesi Menjanjikan Business Intelligence

PROKAL.CO, PADA era perkembangan teknologi dan maraknya start-up seperti saat ini, tentu banyak yang up-to-date dan mengikuti arus zaman. Akibatnya, terkumpul berbagai data mentah dalam jumlah besar yang perlu diolah dan dikomputasi lebih lanjut lagi. That’s why, muncul sebuah profesi baru yang bertugas menganalisis data-data tersebut. Let’s meet, business intelligence (BI).

Seorang BI specialist berperan mengolah berbagai data, baik yang kecil maupun besar, untuk keputusan bisnis. BI akan menghabiskan banyak waktu untuk menggali insight yang bisa diperoleh dari data tersebut. ’’Setelah menemukan insight, BI berusaha membangun visualisasi yang menarik dan informatif agar nanti dapat dimanfaatkan pengambil keputusan di dalam perusahaan,’’ ujar Prasetya Dwi Cahya, ketua Data Science Indonesia sekaligus salah seorang praktisi business intelligence profesional di Indonesia.

Buat sebagian orang, titel business intelligence dan data scientist mungkin sedikit rancu. Meski sekilas keduanya sama-sama bergerak di bidang data, ada peran mendasar yang berbeda. ’’Contoh yang paling mudah adalah seorang data scientist di e-commerce bakal lebih banyak menghabiskan waktunya membangun model recommendation engine yang dimanfaatkan perusahaan untuk melakukan penawaran secara otomatis kepada pengguna berdasar pola belanja. BI akan berkutat dengan mencari insight dan kemudian memvisualisasikannya,’’ jelas Prasetya.

Karena data yang diolah bakal sangat beragam dan bergantung pada objek bisnis yang hendak dicapai, seorang BI harus cerdas memahami konteks dari data tersebut. ’’Intellectual curiosity and creativity is a must bagi BI specialist. Dua kemampuan itu akan sangat dibutuhkan para pekerja di bidang data. Selain itu, kemampuan matematika, statistik, dan TI tentu sudah menjadi keharusan,’’ tegas Prasetya.

Meski lekat dengan bidang teknologi, seorang BI nggak harus berasal dari lulusan TI loh. Farida, seorang freelancer programmer dan business intelligence Indonesia, menjelaskan bahwa BI juga harus menguasai ilmu pengetahuan lain. ’’Sebab, untuk bisa mendapatkan insight dari data yang ada, kita juga perlu melihat dari sisi bisnis, ekonomi, politik, budaya, kesehatan, dan lain-lain,’’ papar perempuan yang juga sering didapuk menjadi business intelligence kepemerintahan tersebut.

Asyiknya, pada era serbamodern kayak sekarang, kemampuan business intelligence ternyata makin dibutuhkan banyak bidang usaha. ’’Banyak perusahaan makin aware buat menanamkan budaya data yang baik dan mendorong semua lini bisnis di dalam perusahaan untuk mengutamakan pengambilan keputusan berdasar data ketimbang menggunakan insting semata,’’ kata Prasetya. That’s why, peluang karir di bidang itu pun kian terbuka lebar.

Pada era sekarang, kinerja seorang BI juga makin ditunjang dengan banyaknya teknologi mumpuni. ’’BI dibantu untuk memahami analisis data melalui teknologi pemrosesan data modern. Contohnya, Hadoop dan HBase, aplikasi pembantu untuk mengolah big data,’’ terang Riefvan Achmad M. SSi MAB, dosen Telkom University. Dengan kemudahan tersebut, ditambah kemampuan ekstraksi data yang telah diolah, business intelligence sangat dibutuhkan perusahaan.

Tapi, buat kamu yang tertarik melirik bidang satu itu, ada satu catatan penting nih yang harus kamu pegang baik-baik. ’’Menurut kami, ada hal yang perlu diperhatikan, yaitu integritas tinggi. Sebab, kami sering mendapati orang dengan titel BI specialist, tapi kemampuannya terbatas sehingga nggak bisa menghasilkan nilai tambah bagi perusahaan,’’ ujar Prasetya, salah seorang penggiat data di Indonesia.

Meski udah banyak aplikasi yang membantu, seorang BI tetap dituntut memiliki satu peran penting yang nggak bisa digantikan mesin. ’’BI harus punya kemampuan menghubungkan data, ide yang kompleks, dan insight yang menjanjikan untuk ditawarkan pada perusahaan. Di situlah nilai paling berharga dari seorang BI,’’ ungkap Prasetya. So, are you ready to be the next business intelligence andalan Indonesia? (far/c14/nrm)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 13 Januari 2019 06:27

Psst, It’s a Secret!

BELAKANGAN ini, berbagai media lagi ramai membahas kisah hubungan Jennie…

Minggu, 13 Januari 2019 06:23

Kenapa Sembunyi-Sembunyi sih?

ADA berbagai macam alasan kenapa sebagian orang lebih memilih untuk…

Minggu, 13 Januari 2019 06:22

Batasi Waktu biar Nggak Ganggu

BIASANYA, kebanyakan orang menjalani backstreet relationship biar nggak kelihatan oleh…

Sabtu, 12 Januari 2019 06:27

Confession for Getting Attention

SETIAP orang pasti pernah punya masalah. Tapi, nggak semua mau…

Sabtu, 12 Januari 2019 06:24

Cara Asyik Belajar Bahasa Inggris ala Spenfora

WE all know bahwa bahasa Inggris jadi salah satu bahasa…

Sabtu, 12 Januari 2019 06:23

Sediakan Ruang Berkeluh Kesah di Media Sosial

BANYAK orang yang menganggap bahwa berkeluh kesah adalah hal yang…

Kamis, 10 Januari 2019 07:35

Unjuk Gigi Tantang Monster Hunter

God Eater 3 Genre: Action 3D Mesin: PlayStation4 Produksi: Bandai…

Kamis, 10 Januari 2019 07:33

Rangkaian Epik God Eater

SERIAL God Eater menampilkan satu epik panjang yang saling menyambung…

Kamis, 10 Januari 2019 07:32

Para Pesaing dengan Konsep Serupa

SERIAL God Eater tak sendirian menantang dominasi serial Monster Hunter.…

Sabtu, 05 Januari 2019 06:25

I AM A BEGPACKER!

MUSIM liburan panjang kayak sekarang ini emang pas banget kalau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*