MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 14 Mei 2018 09:21
Literasi Masyarakat Diklaim Rendah

OJK Kaltim Minim Terima Pengaduan

-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Pemahaman masyarakat Kaltim terhadap jasa keuangan dinilai masih minim. Ini terlihat dari laporan pengaduan yang masuk ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim. Jumlahnya sedikit. Padahal yang mengalami masalah seperti kasus investasi bodong cukup banyak.

Seperti yang disampaikan Kepala OJK Kaltim, Dwi Aryanto. Tingkat literasi yang masih rendah diklaim menjadi penyebabnya. Selain itu, masih banyak masyarakat yang enggan melaporkan atau malu. “Ya, kalau kita lihat. Banyak saja kasus penipuan investasi bodong yang terjadi di Kaltim. Korbannya cukup banyak. Namun, laporan yang masuk ke kami nihil terkait itu. Mungkin mereka malu duluan, jadi tidak mau lapor. Makanya sosialisasi terus kami lakukan,” ujarnya baru-baru ini.

Adapun beberapa laporan yang masuk, banyak dari produk perbankan. Akibat jarak yang jauh antara literasi dan inklusi. Dwi menambahkan, banyak masyarakat di Kaltim yang tidak memahami produk jasa keuangan yang ada. Seperti perbankan, masalah yang masuk lebih kepada mispersepsi antara nasabah dan pihak bank. Di sisi lain, pihak bank tidak mengedukasi dengan baik.

“Kebanyakan marketing bank berpikir, yang penting target tercapai. Tidak ada memberikan atau edukasi nasabah dengan baik,” tuturnya.

Dia menyayangkan kondisi ini. Di sisi lain, OJK sejatinya telah membentuk satuan tugas (Satgas) waspadai investasi, yang terdiri dari penegak hukum dan pemberi izin. OJK juga mengeluarkan beleid yang mengatur market conduct guna mengurangi kerugian masyarakat dari investasi yang ditawarkan penyedia jasa keuangan.

Selain itu, OJK menyiapkan mekanisme internal dispute resolution, sehingga penyelesaian sengketa bisa dilakukan lebih dulu di masing-masing perusahaan.

Dwi mengakui, saat ini ada peningkatan cukup baik pemahaman jasa keuangan di lingkungan masyarakat. Satu tahun ini, banyak perusahaan jasa keuangan yang terus memberikan sosialisasi dan pemahaman produk. Dengan pemahaman itu, maka masyarakat pun akan lebih bijak mengatur keuangan. Tingkat literasi keuangan membaik, masyarakat paham, maka keuangan mereka bisa kelola dan merencanakan dengan baik.

“Dengan literasi yang membaik, ekonomi daerah tentu akan tumbuh lebih baik. Kenapa? Karena masyarakatnya memiliki fondasi yang baik karena bijak mengatur keuangan. Kesejahteraan masyarakat pun akan meningkat pesat. Goncangan ekonomi tidak berpengaruh kepada mereka. DPK (dana pihak ketiga) pun bisa terhimpun banyak dan kredit yang disalurkan porsinya juga lebih besar,” jelasnya.

Sebagai informasi, untuk tingkat literasi keuangan, Kaltim berada di urutan 14. Sedangkan untuk inklusi di urutan kelima. (aji/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 12:49

Program Direct Call “Hanya” Mempercepat Ekspor

SAMARINDA-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim mencatat, dalam sebulan…

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…

Rabu, 13 Maret 2019 10:25

Industri Galangan Kapal di Kaltim Masih Lesu

SAMARINDA- Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Indonesian National Shipowners…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*