MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 14 Mei 2018 09:21
Literasi Masyarakat Diklaim Rendah

OJK Kaltim Minim Terima Pengaduan

-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Pemahaman masyarakat Kaltim terhadap jasa keuangan dinilai masih minim. Ini terlihat dari laporan pengaduan yang masuk ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim. Jumlahnya sedikit. Padahal yang mengalami masalah seperti kasus investasi bodong cukup banyak.

Seperti yang disampaikan Kepala OJK Kaltim, Dwi Aryanto. Tingkat literasi yang masih rendah diklaim menjadi penyebabnya. Selain itu, masih banyak masyarakat yang enggan melaporkan atau malu. “Ya, kalau kita lihat. Banyak saja kasus penipuan investasi bodong yang terjadi di Kaltim. Korbannya cukup banyak. Namun, laporan yang masuk ke kami nihil terkait itu. Mungkin mereka malu duluan, jadi tidak mau lapor. Makanya sosialisasi terus kami lakukan,” ujarnya baru-baru ini.

Adapun beberapa laporan yang masuk, banyak dari produk perbankan. Akibat jarak yang jauh antara literasi dan inklusi. Dwi menambahkan, banyak masyarakat di Kaltim yang tidak memahami produk jasa keuangan yang ada. Seperti perbankan, masalah yang masuk lebih kepada mispersepsi antara nasabah dan pihak bank. Di sisi lain, pihak bank tidak mengedukasi dengan baik.

“Kebanyakan marketing bank berpikir, yang penting target tercapai. Tidak ada memberikan atau edukasi nasabah dengan baik,” tuturnya.

Dia menyayangkan kondisi ini. Di sisi lain, OJK sejatinya telah membentuk satuan tugas (Satgas) waspadai investasi, yang terdiri dari penegak hukum dan pemberi izin. OJK juga mengeluarkan beleid yang mengatur market conduct guna mengurangi kerugian masyarakat dari investasi yang ditawarkan penyedia jasa keuangan.

Selain itu, OJK menyiapkan mekanisme internal dispute resolution, sehingga penyelesaian sengketa bisa dilakukan lebih dulu di masing-masing perusahaan.

Dwi mengakui, saat ini ada peningkatan cukup baik pemahaman jasa keuangan di lingkungan masyarakat. Satu tahun ini, banyak perusahaan jasa keuangan yang terus memberikan sosialisasi dan pemahaman produk. Dengan pemahaman itu, maka masyarakat pun akan lebih bijak mengatur keuangan. Tingkat literasi keuangan membaik, masyarakat paham, maka keuangan mereka bisa kelola dan merencanakan dengan baik.

“Dengan literasi yang membaik, ekonomi daerah tentu akan tumbuh lebih baik. Kenapa? Karena masyarakatnya memiliki fondasi yang baik karena bijak mengatur keuangan. Kesejahteraan masyarakat pun akan meningkat pesat. Goncangan ekonomi tidak berpengaruh kepada mereka. DPK (dana pihak ketiga) pun bisa terhimpun banyak dan kredit yang disalurkan porsinya juga lebih besar,” jelasnya.

Sebagai informasi, untuk tingkat literasi keuangan, Kaltim berada di urutan 14. Sedangkan untuk inklusi di urutan kelima. (aji/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 00:14

Hypermart Mulai Geber Diskon dan Promo

BALIKPAPAN  -  Meski indeks tendensi konsumen (ITK) turun, retailer di Kota Minyak optimistis…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:14

2019, Ekonomi Ditarget Tumbuh 5,8 Persen

JAKARTA  –  Pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi pada 2019 mendatang mencapai…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:13

Waspada Bibit Kelapa Sawit Ilegal

SAMARINDA  -  Para petani kembali diminta mewaspadai peredaran benih kelapa sawit ilegal.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:12
Masih Didominasi Pajak

Triwulan Pertama, PAD Kaltim Capai 16,85 Persen

SAMARINDA  -  Kinerja Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kaltim…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:11

Sering Terbentur Aturan

BALIKPAPAN  - Perusahaan di Kaltim belum maksimal dalam memanfaatkan keuntungan melantai di Bursa…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:09

BI Terbitkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan

JAKARTA –  Bank Indonesia (BI) meluncurkan buku Kajian Stabilitas Keuangan No.30, Maret 2018.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:08

BI Terapkan Pengetatan Moneter, Era Bunga Tinggi Dimulai

JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) akhirnya menaikkan suku bunga acuan. Kamis (17/5), rapat…

Jumat, 18 Mei 2018 06:37

Perusahaan Lokal Masih Enggan Go Public

BALIKPAPAN - Minat perusahaan lokal untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public…

Jumat, 18 Mei 2018 06:34

RDMP Berjalan, Gubernur Prioritaskan Naker Lokal

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta pembangunan kilang minyak baru milik PT Pertamina…

Jumat, 18 Mei 2018 06:32

Lampaui Target Konsumsi Nasional

TANA PASER  –  Meski terjadi kenaikan harga, masyarakat Paser tidak perlu bingung mencari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .