MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 14 Mei 2018 09:19
PAD Kendaraan Bermotor Masih Andalan
-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) khusus pajak kendaraan bermotor (PKB) masih menjadi andalan. Tahun ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim menarget PAD khusus KPB mencapai Rp 788 miliar. Memasuki awal Mei, sudah tercapai 35,91 persen atau mencapai Rp 282 miliar lebih.

Kepala Bapenda Kaltim Ismiati mengatakan, pendapatan daerah tidak akan terlepas dari komponen pajak daerah. Dalam pajak daerah tersebut, terdapat tugas dan fungsi atau kegiatan yang menjadi tanggung jawab Bapenda dalam upaya peningkatan PAD melalui PKB.

“Sementara PAD dari bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) sudah mencapai 49,36 persen dari target Rp 575 miliar. Atau sudah terkumpul Rp 291 miliar lebih. Ditargetkan realisasi pajak tersebut  bisa surplus," ujarnya Minggu (13/5).

Dia menjelaskan, meningkatnya ketaatan masyarakat membayar pajak saat ini, harus diimbangi pula dengan pelayanan yang dipermudah. Salah satunya perubahan status tiga Samsat Pembantu menjadi Samsat Penuh. Seperti di Kecamatan Rapak (Balikpapan), Samsat Kecamatan Samboja (Kukar) maupun Samsat Kecamatan Samarinda Seberang (Samarinda). Inovasi lainnya adalah kerja sama dengan perbankan serta kerja sama PT Pos Indonesia.

"Setidaknya saat ini telah terjadi transaksi sekitar Rp 3 miliar melalui PT Pos Indonesia. Termasuk kerja sama Bankaltimtara, BNI, maupun melalui payment point, ATM dengan pengembangan pelayanan pembayaran pajak, masyarakat tidak perlu lagi ke kantor Samsat," tuturnya.

Ekonomi Kaltim pada 2017, lanjut Ismiati sudah tumbuh 3,13 persen. Ini membuat semua target penerimaan pajak daerah juga bisa tercapai. Semua penerimaan tersebut nantinya  berkontribusi positif terhadap APBD Kaltim. Saat ini, PAD Kaltim mempunyai kontribusi 52 persen terhadap kontribusi secara keseluruhan. Artinya, PAD lebih dominan dibandingkan dengan dana perimbangan.

“Jadi kalau PAD 52 persen, berarti dana perimbangan hanya 48 persen. Dari 52 persen PAD tersebut, 46 persen di antaranya merupakan sporting dari Bapenda Kaltim, dan tanggung jawab kita sekitar Rp 3,8 triliun," tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 10:54

Perbankan Diminta Hidupkan Iklim Investasi

TANJUNG REDEB–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 12:49

Program Direct Call “Hanya” Mempercepat Ekspor

SAMARINDA-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim mencatat, dalam sebulan…

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*