MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 14 Mei 2018 09:19
PAD Kendaraan Bermotor Masih Andalan
-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) khusus pajak kendaraan bermotor (PKB) masih menjadi andalan. Tahun ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim menarget PAD khusus KPB mencapai Rp 788 miliar. Memasuki awal Mei, sudah tercapai 35,91 persen atau mencapai Rp 282 miliar lebih.

Kepala Bapenda Kaltim Ismiati mengatakan, pendapatan daerah tidak akan terlepas dari komponen pajak daerah. Dalam pajak daerah tersebut, terdapat tugas dan fungsi atau kegiatan yang menjadi tanggung jawab Bapenda dalam upaya peningkatan PAD melalui PKB.

“Sementara PAD dari bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) sudah mencapai 49,36 persen dari target Rp 575 miliar. Atau sudah terkumpul Rp 291 miliar lebih. Ditargetkan realisasi pajak tersebut  bisa surplus," ujarnya Minggu (13/5).

Dia menjelaskan, meningkatnya ketaatan masyarakat membayar pajak saat ini, harus diimbangi pula dengan pelayanan yang dipermudah. Salah satunya perubahan status tiga Samsat Pembantu menjadi Samsat Penuh. Seperti di Kecamatan Rapak (Balikpapan), Samsat Kecamatan Samboja (Kukar) maupun Samsat Kecamatan Samarinda Seberang (Samarinda). Inovasi lainnya adalah kerja sama dengan perbankan serta kerja sama PT Pos Indonesia.

"Setidaknya saat ini telah terjadi transaksi sekitar Rp 3 miliar melalui PT Pos Indonesia. Termasuk kerja sama Bankaltimtara, BNI, maupun melalui payment point, ATM dengan pengembangan pelayanan pembayaran pajak, masyarakat tidak perlu lagi ke kantor Samsat," tuturnya.

Ekonomi Kaltim pada 2017, lanjut Ismiati sudah tumbuh 3,13 persen. Ini membuat semua target penerimaan pajak daerah juga bisa tercapai. Semua penerimaan tersebut nantinya  berkontribusi positif terhadap APBD Kaltim. Saat ini, PAD Kaltim mempunyai kontribusi 52 persen terhadap kontribusi secara keseluruhan. Artinya, PAD lebih dominan dibandingkan dengan dana perimbangan.

“Jadi kalau PAD 52 persen, berarti dana perimbangan hanya 48 persen. Dari 52 persen PAD tersebut, 46 persen di antaranya merupakan sporting dari Bapenda Kaltim, dan tanggung jawab kita sekitar Rp 3,8 triliun," tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 00:08

AH MASAK SIH..?? Pelemahan Rupiah Untungkan Kaltim

SAMARINDA   -  Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diklaim menguntungkan…

Sabtu, 22 September 2018 00:07

Realisasi Pajak Capai Rp 12,8 T

BALIKPAPAN   -   Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra)…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Tabungan Masih Mendominasi

BALIKPAPAN  -  Membaiknya perekonomian di Kaltim turut mengerek dana pihak ketiga (DPK) di…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Proyek Infrastruktur Dongkrak Kinerja Investasi

SAMARINDA   -  Kinerja pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi Kaltim pada…

Sabtu, 22 September 2018 00:04

Optimistis Capai Target

JAKARTA  –  Pemerintah terus memantapkan program mandatori biodiesel 20 persen (B20)…

Sabtu, 22 September 2018 00:02

Kemenkeu Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

JAKARTA  –  Pemerintah menggunakan serangkaian strategi jitu untuk memperkuat rupiah.…

Sabtu, 22 September 2018 00:00

Perbaiki Data Produksi Beras

0

Jumat, 21 September 2018 23:59

Pengusaha Pemula Harus Jeli

JAKARTA  –  Pengusaha baru di Indonesia terus tumbuh seiring kemudahan akses informasi…

Jumat, 21 September 2018 07:15

Kredit Macet Kaltim Tertinggi di Kalimantan

SAMARINDA - Masyarakat Kaltim dituntut bijak dalam berutang. Saat ini, Bumi Etam menjadi daerah dengan…

Jumat, 21 September 2018 07:13

Pertamina Butuh Investasi USD 56 M

SAMARINDA – PT Pertamina tampaknya harus bekerja ekstra untuk meningkatkan produksi minyak dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .