MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 14 Mei 2018 09:19
PAD Kendaraan Bermotor Masih Andalan
-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) khusus pajak kendaraan bermotor (PKB) masih menjadi andalan. Tahun ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim menarget PAD khusus KPB mencapai Rp 788 miliar. Memasuki awal Mei, sudah tercapai 35,91 persen atau mencapai Rp 282 miliar lebih.

Kepala Bapenda Kaltim Ismiati mengatakan, pendapatan daerah tidak akan terlepas dari komponen pajak daerah. Dalam pajak daerah tersebut, terdapat tugas dan fungsi atau kegiatan yang menjadi tanggung jawab Bapenda dalam upaya peningkatan PAD melalui PKB.

“Sementara PAD dari bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) sudah mencapai 49,36 persen dari target Rp 575 miliar. Atau sudah terkumpul Rp 291 miliar lebih. Ditargetkan realisasi pajak tersebut  bisa surplus," ujarnya Minggu (13/5).

Dia menjelaskan, meningkatnya ketaatan masyarakat membayar pajak saat ini, harus diimbangi pula dengan pelayanan yang dipermudah. Salah satunya perubahan status tiga Samsat Pembantu menjadi Samsat Penuh. Seperti di Kecamatan Rapak (Balikpapan), Samsat Kecamatan Samboja (Kukar) maupun Samsat Kecamatan Samarinda Seberang (Samarinda). Inovasi lainnya adalah kerja sama dengan perbankan serta kerja sama PT Pos Indonesia.

"Setidaknya saat ini telah terjadi transaksi sekitar Rp 3 miliar melalui PT Pos Indonesia. Termasuk kerja sama Bankaltimtara, BNI, maupun melalui payment point, ATM dengan pengembangan pelayanan pembayaran pajak, masyarakat tidak perlu lagi ke kantor Samsat," tuturnya.

Ekonomi Kaltim pada 2017, lanjut Ismiati sudah tumbuh 3,13 persen. Ini membuat semua target penerimaan pajak daerah juga bisa tercapai. Semua penerimaan tersebut nantinya  berkontribusi positif terhadap APBD Kaltim. Saat ini, PAD Kaltim mempunyai kontribusi 52 persen terhadap kontribusi secara keseluruhan. Artinya, PAD lebih dominan dibandingkan dengan dana perimbangan.

“Jadi kalau PAD 52 persen, berarti dana perimbangan hanya 48 persen. Dari 52 persen PAD tersebut, 46 persen di antaranya merupakan sporting dari Bapenda Kaltim, dan tanggung jawab kita sekitar Rp 3,8 triliun," tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:05

Pertahankan Sistem Penjualan Dual Brand di Kalsel

BANJARMASIN  –  PT Semen Indonesia (SI) masih mempertahankan sistem penjualan…

Jumat, 14 Desember 2018 06:41

Pemerintah Tambah Pasokan BBM 8 Persen

JAKARTA – Pemerintah berencana menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM)…

Jumat, 14 Desember 2018 06:36

Beralih ke Elektronik Menengah Atas

JAKARTA – Pelaku industri elektronik, khususnya di segmen home appliance,…

Jumat, 14 Desember 2018 06:36

Bulog Amankan Pasokan Pangan

JAKARTA - Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Perusahaan Umum…

Jumat, 14 Desember 2018 06:35

AP II Terbitkan Surat Utang Rp 750 Miliar

JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) resmi mencatatkan obligasi…

Kamis, 13 Desember 2018 06:44

Awal 2019, Ekonomi Tumbuh Positif

SAMARINDA – Perekonomian Kaltim pada triwulan I 2019 diprediksi tumbuh…

Kamis, 13 Desember 2018 06:43

Perkuat Pasar Motor Sport

BALIKPAPAN - Penyegaran kembali dilakukan Honda kepada motor sport andalannya,…

Kamis, 13 Desember 2018 06:39

Bersiap Tatap Bonus Demografi

BALIKPAPAN - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) terus mendorong…

Kamis, 13 Desember 2018 06:37

CGV Hadirkan Sweetbox Class

BALIKPAPAN - CGV Cinemas Plaza Balikpapan terus memanjakan penggemar film…

Kamis, 13 Desember 2018 06:32

Investor Tunggu Hasil Pilpres

JAKARTA - PT Pefindo memperkirakan penerbitan obligasi korporasi tahun depan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .