MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 13 Mei 2018 11:56
Reptilia Juga Bisa Dijinakkan
BERSAHABAT: Terbiasa menangkap ular sejak remaja, membuat Wendy Susfani jatuh cinta dengan hewan melata. Piton adalah jenis ular yang disukainya karena lebih mudah dijinakkan.

PROKAL.CO, SEJAK remaja, Wendy Susfani akrab dengan reptilia, khususnya ular. Dulu, pria yang dikenal dengan nama Endy Zains itu sering menangkap ular liar yang sering bertamu ke rumahnya. Hal tersebut membuat Endy menyukai ular dan berniat memeliharanya.

"Pada 2010, ular pertama yang saya punya adalah retic borneo dan sanca kembang. Dapat dari hasil tangkapan. Namun, saya sebenarnya lebih suka pelihara ular dari bayi, karena lebih terasa proses pemeliharaannya sampai besar,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis (10/5).

Endy pun mulai menyukai ular jenis piton pada 2017. Sebab, hewan melata tersebut tampak eksotisdan lebih mudah dihadapi. Tidak perlu waktu lama untuk menjadikan piton sebagai hewan peliharaan yang jinak.

"Sejak akhir 2017 saya mulai mengumpulkan jenis Burmese python (albino) yang memang sejak bayi saya beli. Harganya beragam, mulai 800 ribu sampai 3 jutaan,” terang pria 37 tahun itu.

Memelihara ular memang masih dianggap mengerikan bagi sebagian orang, termasuk keluarga Endy. Mereka tak setuju jika Endy memelihara hewan melata. Hingga ada ular peliharaannya yang dibuang. "Untungnya ada teman-teman di komunitas yang bisa membantu. Saya bisa menitipkan peliharaan saya ataupun merawat ular dengan jenis atau ukuran yang lain," paparnya seraya tersenyum.

Bergabung dengan komunitas Samarinda Reptile, membuat Endy mengenal banyak pencinta reptilia dan peternaknya. Dia juga bisa menambah wawasan dan pengetahuan tentang dunia reptilia tersebut. "Semakin banyak ilmu yang diketahui tentang reptilia, semakin besar juga keinginan untuk terus mengoleksi hewan melata tersebut," kata Endy.

Kecintaan Endy terhadap ular, memotivasinya untuk bisa memperkenalkan beragam jenis reptilia kepada masyarakat. "Saya berniat mengedukasi masyarakat luas, bahwas reptilia yang selama ini dianggap seram, buas, dan menakutkan, sebenarnya dapat dijadikan hewan peliharaan yang lembut juga jinak,” pungkas dia. (*/lia/*/ni/k16)


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 10:30

Membuat Amplang di Papua

HINGGA kini, Taufik Rahmani masih aktif mengikuti berbagai kegiatan kewirausahaan…

Minggu, 20 Januari 2019 10:28

Wajib Belajar dari Kegagalan

Sejak 1992 hingga kini, usaha amplang Taufik Rahmani semakin eksis.…

Minggu, 06 Januari 2019 08:34

Penting..!! Cek Kolesterol Usai Liburan

Liburan bisa membuat Anda relaks dan mengisi ulang energi dan…

Minggu, 30 Desember 2018 11:02

Maratua Istimewa

Komunitas gowes Kaltim Post, Samarinda Blue Bike Community (SBBC), kembali…

Minggu, 30 Desember 2018 10:47

Tubuh Ideal dan Pertahanan Diri

SALAH satu olahraga bela diri yang cukup populer berasal dari…

Minggu, 16 Desember 2018 11:13

Cegah Terkena Diabetes Melitus

Jumlah penderita diabet melitus (DM) di Indonesia terus meningkat. Menurut…

Minggu, 16 Desember 2018 07:56

Asmara dalam Pigura

DALAM mengambil gambar untuk pre-wedding, ada beberapa hal yang harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*