MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Sabtu, 12 Mei 2018 07:18
Setiap Hari, 500 Angkutan Ilegal Masuk Bandara

Organda: Pemerintah Harus Carikan Solusi

KHUSUS ANGKUTAN RESMI: Penertiban terhadap angkutan tak resmi yang masuk ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dianggap hal wajar untuk menghindari gejolak dengan angkutan resmi.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Penertiban terhadap angkutan online yang masuk ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan oleh TNI AU dianggap hal wajar. Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kaltim melihat di sinilah peran pemerintah dibutuhkan untuk memberikan solusi.

“Faktanya, setelah penertiban tersebut kita tahu bahwa banyak lagi angkutan tak resmi yang beroperasi di bandara. Tahun lalu kami menghitung rata-rata 300 kendaraan. Tahun ini, catatan dari TNI AU sudah sekitar 500 kendaraan yang masuk mengambil penumpang ke bandara. Setiap hari,” kata Sekretaris Organda Kaltim, Muhammad Umry Hasfirdauzy.

Hal itulah yang kemudian menimbulkan gejolak. Karena angkutan resmi ketika ingin mendapatkan izin harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Banyak yang harus dipenuhi untuk mendapatkan legitimasi resmi. Kemudian, dalam operasionalnya juga diikat dengan aturan yang membuat ruang gerak terbatas. Sementara angkutan yang tidak resmi beroperasi dengan mudahnya tanpa aturan main.

“Makanya pertanyaannya apakah ini adil? Apakah menguntungkan masyarakat? Makanya di sini perlu kehadiran pemerintah untuk memberikan solusi,” tambahnya. Solusi itu, misalnya, mendorong angkutan tak resmi tersebut menjadi resmi sehingga sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Karena setelah ditertibkan kita tahu jumlahnya banyak sekali. Lalu mau diapakan? Kan tidak mungkin dihilangkan. Makanya sebaiknya dibuatkan jalan keluar agar mereka jadi resmi. Dulu banyak kendaraan yang mengajukan izin tidak disetujui karena katanya load factor sudah tinggi. Tapi nyatanya banyak sekali kendaraan illegal yang beroperasi. Ini kan enggak normal. Makanya perlu penertiban untuk menormalkan kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Danlanud Balikpapan Kolonel Pnb Muhammad Mujib meminta maaf jika timbul keresahan di masyarakat. Dia menyebut tak ada niat sedikitpun untuk mengintimidasi. Melainkan hanya ingin membuat Balikpapan aman sesuai aturan. “Khususnya di bandara yang merupakan objek vital nasional. Adalah tugas kami untuk memastikan aman,” ujarnya.

Dia menyebut, terjadi benturan antara angkutan resmi dan angkutan tak resmi. Benturan ini, bahkan mulai memanas. Sehingga jika dibiarkan akan berpotensi timbul ancaman keamanan. Bisa berupa kerusuhan atau anarkis. Sebelum itu terjadi, pihaknya mengembalikan kepada aturan yang berlaku. Di mana angkutan online belum diperbolehkan beroperasi di bandara.

“Karena aturannya memang demikian. Kalau ada masalah dengan aturannya, silakan komunikasi dengan yang membuat aturan. Kecuali misalnya nanti mereka sudah diberi izin agar tidak timbul gejolak, ya monggo silakan saja. Karena kalau tak resmi tapi dibiarkan, akhirnya terjadi gesekan dengan yang resmi. Dan itu mengancam keamanan obvitnas,” tambahnya.

Menurutnya, selama ini personel TNI AU tak lelah berkali-kali memberikan teguran. Sehari, bisa sampai 500 kendaraan yang ditegur. Apa yang terjadi pada Kamis (10/5), bisa jadi karena personel di lapangan bosan mengingatkan sopir yang terus bandel. “Itu dinamika di lapangan. Ketika diminta lari atau push-up, untuk efek jera saja. Karena mau diapakan lagi. Masa mau dipidana kan enggak mungkin. Tapi saya akan koreksi itu,” imbuhnya.

Ke depan, danlanud memastikan pengawasan dan penertiban akan terus dilakukan. Hal ini, semata-mata menjaga agar bandara tetap aman. (rsh/one/k18)

 


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 01:18

Penilap Korban Travel ATM Diburu Polisi

BALIKPAPAN –  Salah seorang aktor intelektual terduga penipuan jamaah umrah travel PT Arafah…

Jumat, 21 September 2018 08:41

Luka Sembuh, Korban Trauma

BALIKPAPAN – Vonis 12 tahun pidana penjara kepada terdakwa asusila Pandu Dharma Wicaksono dianggap…

Jumat, 21 September 2018 08:39

Rekrut Pengedar, Bandar Incar Buruh Pabrik

BALIKPAPAN – Merasa tak mampu menghidupi istri dan empat anaknya, Aris (32) pilih jalan pintas.…

Jumat, 21 September 2018 08:36

Kloter Terakhir Tiba Pekan Depan

SATU jamaah haji dari Kloter 9 Embarkasi Balikpapan belum bisa kembali ke Indonesia. Namanya Sayid Muchdar.…

Jumat, 21 September 2018 08:36

Biar Lebih Produktif, Ada Insentif bagi Penulis Lokal

Rendahnya budaya literasi di Indonesia mendorong wakil rakyat melakukan perubahan. Salah satu caranya…

Jumat, 21 September 2018 08:23

Tiket Menipis, Buruan Daftar Sekarang

BALIKPAPAN – Belum punyajadwal akhir pekan? Lebih baik berolahraga sekaligus berkumpul dengan…

Kamis, 20 September 2018 09:09

Pandu, Si Terdakwa Sodomi Diputus 12 Tahun Penjara, Putusan Hakim Adil

VONIS 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar yang dijatuhkan majelis hakim PN Balikpapan kepada Pandu…

Kamis, 20 September 2018 09:00

Malam Ini Pengesahan Warga Baru PSHT

BALIKPAPAN – Kamis (20/9) malam ini merupakan malam sakral sekaligus momen sangat membahagiakan…

Kamis, 20 September 2018 08:58

Wali Kota Kembali Diperiksa

BALIKPAPAN – Polda Kaltim melalui Ditreskrimsus Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kembali…

Rabu, 19 September 2018 08:41

Visum Negatif Melawan Pengakuan Korban

BALIKPAPAN – Proses hukum terhadap Pandu Dharma Wicaksono (PDW) yang bergulir pertama kali pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .