MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Sabtu, 12 Mei 2018 07:18
Setiap Hari, 500 Angkutan Ilegal Masuk Bandara

Organda: Pemerintah Harus Carikan Solusi

KHUSUS ANGKUTAN RESMI: Penertiban terhadap angkutan tak resmi yang masuk ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dianggap hal wajar untuk menghindari gejolak dengan angkutan resmi.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Penertiban terhadap angkutan online yang masuk ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan oleh TNI AU dianggap hal wajar. Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kaltim melihat di sinilah peran pemerintah dibutuhkan untuk memberikan solusi.

“Faktanya, setelah penertiban tersebut kita tahu bahwa banyak lagi angkutan tak resmi yang beroperasi di bandara. Tahun lalu kami menghitung rata-rata 300 kendaraan. Tahun ini, catatan dari TNI AU sudah sekitar 500 kendaraan yang masuk mengambil penumpang ke bandara. Setiap hari,” kata Sekretaris Organda Kaltim, Muhammad Umry Hasfirdauzy.

Hal itulah yang kemudian menimbulkan gejolak. Karena angkutan resmi ketika ingin mendapatkan izin harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Banyak yang harus dipenuhi untuk mendapatkan legitimasi resmi. Kemudian, dalam operasionalnya juga diikat dengan aturan yang membuat ruang gerak terbatas. Sementara angkutan yang tidak resmi beroperasi dengan mudahnya tanpa aturan main.

“Makanya pertanyaannya apakah ini adil? Apakah menguntungkan masyarakat? Makanya di sini perlu kehadiran pemerintah untuk memberikan solusi,” tambahnya. Solusi itu, misalnya, mendorong angkutan tak resmi tersebut menjadi resmi sehingga sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Karena setelah ditertibkan kita tahu jumlahnya banyak sekali. Lalu mau diapakan? Kan tidak mungkin dihilangkan. Makanya sebaiknya dibuatkan jalan keluar agar mereka jadi resmi. Dulu banyak kendaraan yang mengajukan izin tidak disetujui karena katanya load factor sudah tinggi. Tapi nyatanya banyak sekali kendaraan illegal yang beroperasi. Ini kan enggak normal. Makanya perlu penertiban untuk menormalkan kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Danlanud Balikpapan Kolonel Pnb Muhammad Mujib meminta maaf jika timbul keresahan di masyarakat. Dia menyebut tak ada niat sedikitpun untuk mengintimidasi. Melainkan hanya ingin membuat Balikpapan aman sesuai aturan. “Khususnya di bandara yang merupakan objek vital nasional. Adalah tugas kami untuk memastikan aman,” ujarnya.

Dia menyebut, terjadi benturan antara angkutan resmi dan angkutan tak resmi. Benturan ini, bahkan mulai memanas. Sehingga jika dibiarkan akan berpotensi timbul ancaman keamanan. Bisa berupa kerusuhan atau anarkis. Sebelum itu terjadi, pihaknya mengembalikan kepada aturan yang berlaku. Di mana angkutan online belum diperbolehkan beroperasi di bandara.

“Karena aturannya memang demikian. Kalau ada masalah dengan aturannya, silakan komunikasi dengan yang membuat aturan. Kecuali misalnya nanti mereka sudah diberi izin agar tidak timbul gejolak, ya monggo silakan saja. Karena kalau tak resmi tapi dibiarkan, akhirnya terjadi gesekan dengan yang resmi. Dan itu mengancam keamanan obvitnas,” tambahnya.

Menurutnya, selama ini personel TNI AU tak lelah berkali-kali memberikan teguran. Sehari, bisa sampai 500 kendaraan yang ditegur. Apa yang terjadi pada Kamis (10/5), bisa jadi karena personel di lapangan bosan mengingatkan sopir yang terus bandel. “Itu dinamika di lapangan. Ketika diminta lari atau push-up, untuk efek jera saja. Karena mau diapakan lagi. Masa mau dipidana kan enggak mungkin. Tapi saya akan koreksi itu,” imbuhnya.

Ke depan, danlanud memastikan pengawasan dan penertiban akan terus dilakukan. Hal ini, semata-mata menjaga agar bandara tetap aman. (rsh/one/k18)

 


BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 11:52

Penyebar Hoax Penculikan di Balikpapan Ditangkap, Diciduk saat Lagi Bersih-Bersih Mall

BALIKPAPAN - Inilah akibatnya jika menebar informasi palsu atau hoax.…

Senin, 12 November 2018 08:05

Harus Urus Surat Layak Sehat

BALIKPAPAN – Viral kejadian keracunan massal akibat mengonsumsi es krim…

Senin, 12 November 2018 08:02
Perwali LGBT Dipertanyakan, Wali Kota Surati Pihak Terkait

Pemkot Khawatir Langgar HAM

BALIKPAPAN – Langkah konkretPemkot Balikpapan dalam menyikapi maraknya jejaring lesbian,…

Sabtu, 10 November 2018 06:51

Beri Kepastian, Tapi Banyak Keluhan

BALIKPAPAN  –  BPJS Kesehatan sebagai operator Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia…

Sabtu, 10 November 2018 06:47

Luas Perairan, Idola Pelaku Kejahatan

BALIKPAPAN  –  Jalur perairan masih dimanfaatkan serta jadi idola pelaku…

Sabtu, 10 November 2018 06:09

Air Bersih di Baru Ilir Terjamin

BALIKPAPAN  –  Kepedulian PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan…

Sabtu, 10 November 2018 06:07

Pelni Belum Berencana Tambah Armada

BALIKPAPAN  -  Jelang arus mudik akhir tahun, PT Pelni (Persero)…

Jumat, 09 November 2018 07:58

Pemkot Tunggu Kabar Pertamina

BALIKPAPAN – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) sedang mengatur jadwal pertemuan antara…

Kamis, 08 November 2018 19:55

TEGAS..! Gara-Gara Ini, Dua Anggota Polisi Balikpapan Dipecat

BALIKPAPAN - Polisi Balikpapan terus menunjukan komitmennya dalam upaya memberantas…

Kamis, 08 November 2018 15:29

Pria yang Tewas di Telaga Sari Diduga Dibunuh, Ada Kayu Berlumur Darah di TKP

BALIKPAPAN - Kematian Achmad Mudori (65), pria yang ditemukan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .