MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 12 Mei 2018 06:32
Rupiah Lemah, Eksportir Senyum
-

PROKAL.CO, SAMARINDA  - Nilai tukar rupiah yang tertekan United States Dollar (USD) memberi pengaruh positif terhadap perekonomian Kaltim. Terutama pengusaha yang bergerak di bidang eksportir seperti batu bara. Namun, Bank Indonesia (BI) tidak mau tinggal diam untuk menjaga fluktuasi rupiah tidak tinggi.

Diketahui, saat ini rupiah mulai menguat di angka 13.943. Setelah sempat terpuruk di Rp 14.080 pada Rabu (9/5). Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim, Muhamad Nur mengatakan, menguatnya USD hingga menyentuh Rp 14 ribu masih wajar. Sebab, kenaikan tersebut dikarenakan faktor eksternal dari bank dunia. Sehingga, yang melemah bukan hanya rupiah, namun hampir seluruh mata uang negara berkembang.

“Bahkan jika dibandingkan negara lain, depresi rupiah masih lebih rendah dibandingkan mata uang lain,” tuturnya kepada Kaltim Post di kantornya Jalan Gajah Mada, Samarinda, Jumat (11/5).

Alhasil Bank Indonesia meyakini Indonesia akan berhasil melewati tekanan saat ini dengan baik. Dengan perekonomian yang tetap tumbuh berkesinambungan dan stabil. “Kaltim tentunya sangat berpengaruh dengan kenaikan dolar, karena kontribusi batu bara 46,31 persen di Kaltim. Eksportir, khususnya batu bara tentunya saat ini sedang senyum-senyum,” katanya.

Dia menjelaskan, eksportir menjual komoditas dengan dolar membuat keuntungan tersendiri karena produksi menggunakan rupiah. Sebaliknya, untuk importir saat ini yang sangat berat menjalankan bisnisnya.

“Bukan hanya importir, masyarakat juga. Terutama mereka yang memerlukan barang-barang kebutuhan impor. Dolar tinggi memiliki untung rugi tersendiri. Namun saat ini, masih di batas wajar. Kita memang belum menghitung pasti berapa dampak USD terhadap ekonomi Kaltim. Tapi yang jelas, pengusaha yang ekspor pasti diuntungkan," ujarnya.

Nur mengatakan, walaupun menguntungkan, BI terus berada di pasar untuk memastikan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar tidak terlalu tinggi. Pasalnya, nilai tukar rupiah yang fluktuatif juga berpengaruh terhadap prediksi harga yang dilakukan pengusaha.

"Kalau rupiah fluktuasinya tinggi, pengusaha akan sulit membuat prediksi bisnis. BI juga tidak akan diam walaupun pebisnis batu bara diuntungkan. Karena masih ada pengusaha yang kesulitan saat ini," tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 06:58

Bisnis Otomotif Kian Optimistis

BALIKPAPAN - Memasuki kuartal II 2018, penjualan industri otomotif di Kaltim diyakini membaik. Adanya…

Kamis, 24 Mei 2018 06:56

Jumlah Petani Jadi Atensi

SAMARINDA - Pemerintah dituntut terus berinovasi dalam meningkatkan produksi beras di Kaltim. Selain…

Kamis, 24 Mei 2018 06:53

Terancam Alami Penurunan Produksi

BALIKPAPAN - PT Pertamina (Persero) diharapkan segera melakukan investasi minyak dan gas bumi (migas)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:51

Ekonomi Syariah Jadi Prioritas

SAMARINDA - Bank Indonesia berusaha terus mengembangkan ekonomi syariah. Pasalnya, saat ini sektor bank…

Kamis, 24 Mei 2018 06:48

Kertajati Bisa untuk Pesawat Badan Lebar

JAKARTA – Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati segera dioperasikan. Rencananya, Presiden…

Kamis, 24 Mei 2018 06:46

THR untuk ASN Naik

JAKARTA - Kepastian terkait besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:45

Stok Beras Aman Sampai Lebaran

JAKARTA - Stok beras dipastikan aman hingga Lebaran, bahkan setelah arus balik. Direktur Utama Bulog…

Kamis, 24 Mei 2018 06:45

Ngaji 1 Juz, Gratis 2 Liter Pertalite

BALIKPAPAN - Memeriahkan sekaligus mensyukuri datangnya Ramadan 1439 Hijriah, PT Pertamina (Persero)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:43

Pasar Saham Menghijau

JAKARTA – Pasar saham Indonesia sukses melaju di jalur hijau hingga ditutup menguat pada perdagangan,…

Rabu, 23 Mei 2018 06:50

Penaikan Bunga Acuan Belum Efektif

SAMARINDA  – Setelah pekan lalu agak tenang setelah penaikan suku bunga oleh Bank Indonesia,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .