MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 12 Mei 2018 06:32
Rupiah Lemah, Eksportir Senyum
-

PROKAL.CO, SAMARINDA  - Nilai tukar rupiah yang tertekan United States Dollar (USD) memberi pengaruh positif terhadap perekonomian Kaltim. Terutama pengusaha yang bergerak di bidang eksportir seperti batu bara. Namun, Bank Indonesia (BI) tidak mau tinggal diam untuk menjaga fluktuasi rupiah tidak tinggi.

Diketahui, saat ini rupiah mulai menguat di angka 13.943. Setelah sempat terpuruk di Rp 14.080 pada Rabu (9/5). Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim, Muhamad Nur mengatakan, menguatnya USD hingga menyentuh Rp 14 ribu masih wajar. Sebab, kenaikan tersebut dikarenakan faktor eksternal dari bank dunia. Sehingga, yang melemah bukan hanya rupiah, namun hampir seluruh mata uang negara berkembang.

“Bahkan jika dibandingkan negara lain, depresi rupiah masih lebih rendah dibandingkan mata uang lain,” tuturnya kepada Kaltim Post di kantornya Jalan Gajah Mada, Samarinda, Jumat (11/5).

Alhasil Bank Indonesia meyakini Indonesia akan berhasil melewati tekanan saat ini dengan baik. Dengan perekonomian yang tetap tumbuh berkesinambungan dan stabil. “Kaltim tentunya sangat berpengaruh dengan kenaikan dolar, karena kontribusi batu bara 46,31 persen di Kaltim. Eksportir, khususnya batu bara tentunya saat ini sedang senyum-senyum,” katanya.

Dia menjelaskan, eksportir menjual komoditas dengan dolar membuat keuntungan tersendiri karena produksi menggunakan rupiah. Sebaliknya, untuk importir saat ini yang sangat berat menjalankan bisnisnya.

“Bukan hanya importir, masyarakat juga. Terutama mereka yang memerlukan barang-barang kebutuhan impor. Dolar tinggi memiliki untung rugi tersendiri. Namun saat ini, masih di batas wajar. Kita memang belum menghitung pasti berapa dampak USD terhadap ekonomi Kaltim. Tapi yang jelas, pengusaha yang ekspor pasti diuntungkan," ujarnya.

Nur mengatakan, walaupun menguntungkan, BI terus berada di pasar untuk memastikan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar tidak terlalu tinggi. Pasalnya, nilai tukar rupiah yang fluktuatif juga berpengaruh terhadap prediksi harga yang dilakukan pengusaha.

"Kalau rupiah fluktuasinya tinggi, pengusaha akan sulit membuat prediksi bisnis. BI juga tidak akan diam walaupun pebisnis batu bara diuntungkan. Karena masih ada pengusaha yang kesulitan saat ini," tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 06:54

Standar Euro 4 Dongkrak Harga Mobil

JAKARTA – Mulai 7 Oktober 2018, semua mobil yang dipasarkan di Indonesia wajib berstandar emisi…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:49

Defisit Transaksi Berjalan Berpotensi Melebar

JAKARTA – Kinerja neraca dagang pada September mulai menunjukkan tren positif. Setelah berkali-kali…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:47

Dorong Industri Mamin Agresif di Pasar Ekspor

SURABAYA – Industri makanan dan minuman (mamin) menjadi salah satu sektor yang memiliki prospek…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:46

REI Usulkan Harga Rumah Subsidi Naik

BALIKPAPAN - Realestat Indonesia (REI) mengusulkan adanya kenaikan harga rumah bersubsidi. Ketua Komisariat…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:37

Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha Properti

JAKARTA – Selisih kebutuhan rumah dengan kapasitas pengembang masih cukup lebar. Berdasar data…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:36

Uang Elektronik Gaet Generasi Milenial

SURABAYA – Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap metode transaksi pembayaran yang cepat mendorong…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:36

Sejak 2017, Nilai Aset Negara Naik Rp 4.190 Triliun

JAKARTA - Sebanyak 945.460 aset negara yang tersebar di berbagai kementerian dan lembaga serta instansi…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:35

Ekonomi Domestik dan Sentimen Brexit Dorong Rupiah Menguat

JAKARTA - Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diharapkan dapat kembali…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:34

Kesejahteraan Pangan Jadi Perhatian

JAKARTA – Kesejahteraan pangan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah agar memperoleh kecukupan…

Senin, 22 Oktober 2018 06:56

Daya Beli Masyarakat Patut Diwaspadai

BALIKPAPAN – Meski kondisi ekonomi Kaltim tumbuh 3,12 persen dan ekspor di Bumi Etam turut membaik,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .