MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 12 Mei 2018 06:28
BI Target Inflasi di Bawah 1 Persen

BI Gandeng Ulama Lakukan Sosialisasi

INOVASI: BI Kaltim berusaha menekan inflasi supaya tidak meningkat tajam saat Ramadan. Salah satunya dengan meminta bantuan ulama untuk mengedukasi masyarakat.

PROKAL.CO, SAMARINDA   -  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim terus berupaya mengendalikan inflasi saat Ramadan. Salah satunya dengan menggandeng para ulama.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda, Zaini Naim mengatakan, inflasi sejatinya tidak seharusnya terjadi saat Ramadan. Karena yang menggoda masyarakat itu hawa nafsu dan setan. Sedangkan setan, saat Ramadan tidak ada. Berarti hawa nafsu yang mengendalikan manusia.

“Membeli secara berlebihan hingga menyebabkan supply dan demand tidak seimbang, tentunya karena manusia tidak bisa mengendalikan hawa nafsunya,” ujarnya di sela-sela sosialisasi pengendalian inflasi di KPw-BI Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Jumat (11/5).

Dia mengatakan, supply dan demand yang tidak seimbang akan meningkatkan harga-harga bahan kebutuhan pokok. Hal itu tentunya disebabkan peningkatan permintaan atau konsumsi selama Ramadan yang membuat perselisihan jumlah supply dan demand bahan pokok.

“Nafsu ini yang membuat inflasi berlebihan. Padahal puasa siang hari menahan makan dan minum. Begitu buka, makannya banyak. Lain dari hari biasanya. Kalau masih inflasi, berarti puasanya gagal," tegas Zaini.

Zaini menuturkan, dirinya, bersama pemuka agama Islam lainnya memiliki kewajiban mengedukasi masyarakat untuk membatasi konsumsi selama Ramadan. Sehingga, hakikat Ramadan, yakni menahan hawa nafsu tetap terjaga.

"Jangan sampai puasa sia-sia, karena kita mengikuti hawa nafsu. Kalau hari biasa makan sayur bening, saat buka puasa juga harusnya begitu," tutupnya.

Sementara itu, Kepala KPw-BI Kaltim Muhamad Nur mengatakan, pada April 2018 terjadi inflasi sebesar 0,30 persen. Memasuki Ramadan diprediksi terjadi peningkatan, namun pihaknya terus berusaha menekan. Salah satunya dengan sosialisasi yang dibantu ulama.

“Maksimal saat Ramadan, inflasi meningkat menjadi 0,50 persen, tidak boleh di atas 1 persen. Kita yakin pasti tercapai,” ungkapnya.

Karena, tambahnya, secara suplai seharusnya cukup bahkan hingga tiga bulan ke depan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Disperindagkop Kaltim. Sekarang, bergantung bagaimana jumlah demand yang harus lebih terkendali. Karena jika permintaan terlalu tinggi, tentunya pedagang akan mengambil kesempatan ini.

“Sehingga, inflasi pasti terjadi peningkatan. Tinggal bagaimana kita bisa menekan akan lebih rendah,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 06:58

Bisnis Otomotif Kian Optimistis

BALIKPAPAN - Memasuki kuartal II 2018, penjualan industri otomotif di Kaltim diyakini membaik. Adanya…

Kamis, 24 Mei 2018 06:56

Jumlah Petani Jadi Atensi

SAMARINDA - Pemerintah dituntut terus berinovasi dalam meningkatkan produksi beras di Kaltim. Selain…

Kamis, 24 Mei 2018 06:53

Terancam Alami Penurunan Produksi

BALIKPAPAN - PT Pertamina (Persero) diharapkan segera melakukan investasi minyak dan gas bumi (migas)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:51

Ekonomi Syariah Jadi Prioritas

SAMARINDA - Bank Indonesia berusaha terus mengembangkan ekonomi syariah. Pasalnya, saat ini sektor bank…

Kamis, 24 Mei 2018 06:48

Kertajati Bisa untuk Pesawat Badan Lebar

JAKARTA – Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati segera dioperasikan. Rencananya, Presiden…

Kamis, 24 Mei 2018 06:46

THR untuk ASN Naik

JAKARTA - Kepastian terkait besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:45

Stok Beras Aman Sampai Lebaran

JAKARTA - Stok beras dipastikan aman hingga Lebaran, bahkan setelah arus balik. Direktur Utama Bulog…

Kamis, 24 Mei 2018 06:45

Ngaji 1 Juz, Gratis 2 Liter Pertalite

BALIKPAPAN - Memeriahkan sekaligus mensyukuri datangnya Ramadan 1439 Hijriah, PT Pertamina (Persero)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:43

Pasar Saham Menghijau

JAKARTA – Pasar saham Indonesia sukses melaju di jalur hijau hingga ditutup menguat pada perdagangan,…

Rabu, 23 Mei 2018 06:50

Penaikan Bunga Acuan Belum Efektif

SAMARINDA  – Setelah pekan lalu agak tenang setelah penaikan suku bunga oleh Bank Indonesia,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .