MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 12 Mei 2018 06:28
BI Target Inflasi di Bawah 1 Persen

BI Gandeng Ulama Lakukan Sosialisasi

INOVASI: BI Kaltim berusaha menekan inflasi supaya tidak meningkat tajam saat Ramadan. Salah satunya dengan meminta bantuan ulama untuk mengedukasi masyarakat.

PROKAL.CO, SAMARINDA   -  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim terus berupaya mengendalikan inflasi saat Ramadan. Salah satunya dengan menggandeng para ulama.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda, Zaini Naim mengatakan, inflasi sejatinya tidak seharusnya terjadi saat Ramadan. Karena yang menggoda masyarakat itu hawa nafsu dan setan. Sedangkan setan, saat Ramadan tidak ada. Berarti hawa nafsu yang mengendalikan manusia.

“Membeli secara berlebihan hingga menyebabkan supply dan demand tidak seimbang, tentunya karena manusia tidak bisa mengendalikan hawa nafsunya,” ujarnya di sela-sela sosialisasi pengendalian inflasi di KPw-BI Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Jumat (11/5).

Dia mengatakan, supply dan demand yang tidak seimbang akan meningkatkan harga-harga bahan kebutuhan pokok. Hal itu tentunya disebabkan peningkatan permintaan atau konsumsi selama Ramadan yang membuat perselisihan jumlah supply dan demand bahan pokok.

“Nafsu ini yang membuat inflasi berlebihan. Padahal puasa siang hari menahan makan dan minum. Begitu buka, makannya banyak. Lain dari hari biasanya. Kalau masih inflasi, berarti puasanya gagal," tegas Zaini.

Zaini menuturkan, dirinya, bersama pemuka agama Islam lainnya memiliki kewajiban mengedukasi masyarakat untuk membatasi konsumsi selama Ramadan. Sehingga, hakikat Ramadan, yakni menahan hawa nafsu tetap terjaga.

"Jangan sampai puasa sia-sia, karena kita mengikuti hawa nafsu. Kalau hari biasa makan sayur bening, saat buka puasa juga harusnya begitu," tutupnya.

Sementara itu, Kepala KPw-BI Kaltim Muhamad Nur mengatakan, pada April 2018 terjadi inflasi sebesar 0,30 persen. Memasuki Ramadan diprediksi terjadi peningkatan, namun pihaknya terus berusaha menekan. Salah satunya dengan sosialisasi yang dibantu ulama.

“Maksimal saat Ramadan, inflasi meningkat menjadi 0,50 persen, tidak boleh di atas 1 persen. Kita yakin pasti tercapai,” ungkapnya.

Karena, tambahnya, secara suplai seharusnya cukup bahkan hingga tiga bulan ke depan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Disperindagkop Kaltim. Sekarang, bergantung bagaimana jumlah demand yang harus lebih terkendali. Karena jika permintaan terlalu tinggi, tentunya pedagang akan mengambil kesempatan ini.

“Sehingga, inflasi pasti terjadi peningkatan. Tinggal bagaimana kita bisa menekan akan lebih rendah,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 12:02

5 Tips Diet ala Mayang

-         Kesungguhan Apapun jenis program diet yang Anda lakukan,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:18

Manjakan Konsumen lewat Semarak Kemerdekaan

BALIKPAPAN  -  Long weekend pekan ini dimanfaatkan ACE Hardware dengan menggeber penjualan.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:16

Tekan Impor Migas

JAKARTA  -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PT Pertamina (Persero) untuk mengurangi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Enggan Bergantung Komoditas

SAMARINDA  -   Perekonomian Kaltim pada triwulan II 2018 mengalami pertumbuhan sebesar…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Dua Kapal Tertunda, Logistik Masih Aman

BALIKPAPAN  -   Cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi dua pekan terakhir, membuat…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:13

Bulan Depan, Harga TBS Diprediksi Membaik

SAMARINDA  -  Tren penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kaltim kembali…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:11

Optimistis Rupiah Kukuh di Kisaran 14.000 Per USD

JAKARTA  –   Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 telah…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:08

Tahun Depan, Gaji ASN Naik 5 Persen

JAKARTA  –  Kabar baik menghampiri Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasar Rancangan Anggaran…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:06

Target Turunkan Angka Kemiskinan 8,5 Persen

JAKARTA  –   Pemerintah bertekad menurunkan angka kemiskinan di Tanah Air mencapai 8,5…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:06

Jaga Kestabilan Cadangan Devisa, Sektor Pariwisata Jadi Senjata

JAKARTA  –  Sektor pariwisata bukan sebuah keniscayaan bagi setiap negara dalam meraup…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .