MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 12 Mei 2018 06:28
BI Target Inflasi di Bawah 1 Persen

BI Gandeng Ulama Lakukan Sosialisasi

INOVASI: BI Kaltim berusaha menekan inflasi supaya tidak meningkat tajam saat Ramadan. Salah satunya dengan meminta bantuan ulama untuk mengedukasi masyarakat.

PROKAL.CO, SAMARINDA   -  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim terus berupaya mengendalikan inflasi saat Ramadan. Salah satunya dengan menggandeng para ulama.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda, Zaini Naim mengatakan, inflasi sejatinya tidak seharusnya terjadi saat Ramadan. Karena yang menggoda masyarakat itu hawa nafsu dan setan. Sedangkan setan, saat Ramadan tidak ada. Berarti hawa nafsu yang mengendalikan manusia.

“Membeli secara berlebihan hingga menyebabkan supply dan demand tidak seimbang, tentunya karena manusia tidak bisa mengendalikan hawa nafsunya,” ujarnya di sela-sela sosialisasi pengendalian inflasi di KPw-BI Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Jumat (11/5).

Dia mengatakan, supply dan demand yang tidak seimbang akan meningkatkan harga-harga bahan kebutuhan pokok. Hal itu tentunya disebabkan peningkatan permintaan atau konsumsi selama Ramadan yang membuat perselisihan jumlah supply dan demand bahan pokok.

“Nafsu ini yang membuat inflasi berlebihan. Padahal puasa siang hari menahan makan dan minum. Begitu buka, makannya banyak. Lain dari hari biasanya. Kalau masih inflasi, berarti puasanya gagal," tegas Zaini.

Zaini menuturkan, dirinya, bersama pemuka agama Islam lainnya memiliki kewajiban mengedukasi masyarakat untuk membatasi konsumsi selama Ramadan. Sehingga, hakikat Ramadan, yakni menahan hawa nafsu tetap terjaga.

"Jangan sampai puasa sia-sia, karena kita mengikuti hawa nafsu. Kalau hari biasa makan sayur bening, saat buka puasa juga harusnya begitu," tutupnya.

Sementara itu, Kepala KPw-BI Kaltim Muhamad Nur mengatakan, pada April 2018 terjadi inflasi sebesar 0,30 persen. Memasuki Ramadan diprediksi terjadi peningkatan, namun pihaknya terus berusaha menekan. Salah satunya dengan sosialisasi yang dibantu ulama.

“Maksimal saat Ramadan, inflasi meningkat menjadi 0,50 persen, tidak boleh di atas 1 persen. Kita yakin pasti tercapai,” ungkapnya.

Karena, tambahnya, secara suplai seharusnya cukup bahkan hingga tiga bulan ke depan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Disperindagkop Kaltim. Sekarang, bergantung bagaimana jumlah demand yang harus lebih terkendali. Karena jika permintaan terlalu tinggi, tentunya pedagang akan mengambil kesempatan ini.

“Sehingga, inflasi pasti terjadi peningkatan. Tinggal bagaimana kita bisa menekan akan lebih rendah,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 06:50

Pasokan Turun, Harga Sayuran Melejit

BALIKPAPAN - Ombak besar akibat cuaca buruk yang terjadi pada…

Selasa, 15 Januari 2019 06:41

IHEx Kaltim Terkontraksi Minus 4,5 Persen

SAMARINDA - Meski tidak sedalam perkiraan sebelumnya, indeks harga komoditas…

Selasa, 15 Januari 2019 06:41

Incar Kerja Sama Migas di Timur Tengah

JAKARTA – Pemerintah berupaya meningkatkan investasi subsektor minyak dan gas…

Selasa, 15 Januari 2019 06:40

Pajak e-Commerce Masih Moderat

JAKARTA – Keluarnya PMK Nomor 210/PMK.010/2018 tentang Perlakuan Perpajakan atas…

Selasa, 15 Januari 2019 06:37

Bisnis Travel Panen di Awal Tahun

SURABAYA – Awal tahun ini menjadi momen positif bagi bisnis…

Selasa, 15 Januari 2019 06:36

Berdayakan UKM Kuliner Lokal

SURABAYA - Pasar usaha kecil dan menengah (UKM) bidang kuliner…

Selasa, 15 Januari 2019 06:36

Hero Tutup 26 Gerai, Rumahkan 532 Karyawan

JAKARTA - PT Supermarket Tbk (Hero Group) memilih melakukan efisiensi…

Selasa, 15 Januari 2019 06:35

Tahap I, Pemerintah Lelang Lima Blok Migas

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana…

Selasa, 15 Januari 2019 06:35

PEP Asset 4 Lampaui Target Produksi

JAKARTA - Pertamina EP (PEP) Asset 4 membukukan kinerja positif…

Senin, 14 Januari 2019 06:42

Citilink Siapkan Skema Bagasi Berbayar

BALIKPAPAN - Setelah Lion Air dan Wings Air mulai menyosialisasikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*