MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Jumat, 11 Mei 2018 21:14
Andai Waktu Bisa Diputar, Mahathir Takkan Pecat Anwar
Mahathir mengakui, jika dia dapat memutar kembali waktu, dia tidak akan memecat Anwar Ibrahim yang menjadi wakil perdana menterinya. (EPA)

PROKAL.CO, Kuala Lumpur- Perdana Menteri Malaysia terpilih Mahathir Mohamad, 92, mengatakan, ia mungkin hanya membutuhkan dua atau tiga tahun menjabat. Seperti dilansir Malaysian Insight, Mahathir akan tetap di pucuk pimpinan selama dua tahun. Setelah itu, ia akan menyerahkan kendali pimpinan kepada Anwar Ibrahim setelah Anwar mendapatkan pengampunan kerajaan atas kasus yang menimpanya.

"Ini tidak akan memakan banyak waktu untuk mengampuni Anwar. Namun saya harus punya waktu di kantor, dua tahun, tiga tahun, karena ada hal-hal yang perlu saya lakukan," kata Mahathir saat diwawancarai The Guardian.

Mahathir mengaku, jika dia dapat memutar kembali waktu, dia tidak akan memecat Anwar Ibrahim yang menjadi wakil perdana menterinya. Dalam sebuah wawancara dengan Sin Chew Daily, Ketua Koalisi Pakatan Harapan itu mengatakan, dia membuat keputusan yang salah dalam memecat Anwar, tetapi saat itu dia tidak punya pilihan setelah polisi memberikan bukti kepadanya.

Mahathir Mohamad telah memenangkan pemilu lewat mayoritas suara di parlemen

Mahathir Mohamad telah memenangkan pemilu lewat mayoritas suara di parlemen (AP)

"Dari sudut pandang politik, saya tidak akan melakukan ini (memecat Anwar). Ketika saya menjadi perdana menteri, saya berjanji pada diri sendiri untuk tidak melakukan apa pun yang membuat orang membenci saya," katanya.

Menjelang pemilu kemarin, Anwar yang masih dipenjara oleh Pemerintah Malaysia mendesak para pemilih untuk memilih Mahathir daripada Najib Razak. "Saya mendesak Anda semua untuk bergabung dengan gerakan rakyat untuk menuntut perubahan," kata Anwar dalam sebuah pernyataan pada Senin (7/5) malam, dari sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur, tempat ia baru saja menjalani operasi bahu.

Meskipun masih menjalani hukuman penjara, Anwar telah dirawat di rumah sakit selama beberapa bulan terakhir. Dia memulai hukuman lima tahun untuk kasus sodomi pada tahun 2015.

Namun, Anwar, 70, pertama kali dipenjara setelah Mahathir memecatnya sebagai wakil perdana menteri pada 1998. "Mahathir telah membuktikan kegigihannya, menerima keterbatasan masa lalu, meminta maaf, dan mengorbankan waktu dan energinya untuk meningkatkan martabat rakyat dan negara," kata Anwar. (ina/ce1/iml/trz/JPC


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 12:15

Selalu Berinovasi dan Jaga Kreativitas

FILOSOFI nama Food Jazz Project sangatlah sederhana. Bermula sebagai proyek coba-coba yang idenya tercetus…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:40

Gara-Gara Ini, Saham Facebook Anjlok

NEW YORK – Kamis (26/7) menjadi hari terburuk buat Facebook. Untuk kali pertama sejak melantai…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:38

Tiga Bocah Meninggal karena Lapar

NEW DELHI – Kemiskinan memakan korban jiwa di India. Mansi, Sikha, dan Parul menemui ajal pada…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:37

Korut Pulangkan 55 Prajurit AS dalam Peti Mati

SEOUL – Korea Utara (Korut) memenuhi janjinya. Kemarin (27/7) pemerintahan Kim Jong-un memulangkan…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:35

Thailand Bikin Komite untuk Bocah-Bocah Gua, Ini Alasannya

BANGKOK – Pemerintah Thailand tidak main-main dengan peringatannya untuk tidak mengeksploitasi…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:33

Lawan Khan Akui Kekalahan

ISLAMABAD – Imran Khan dan Partai Pakistan Tehreek-i-Insaf (PTI) akan punya kesibukan baru. Yakni,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .