MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Jumat, 11 Mei 2018 11:41
Dampak Positif Stimulasi Musik untuk Janin
MENENANGKAN: Mendengarkan musik bersama bayi saat hamil punya segudang manfaat yang telah dibuktikan. Di antaranya, anak bisa lebih cepat berbicara, tenang, dan ibu hamil juga tak gampang stres menjalani kehamilannya.

PROKAL.CO, ALUNAN musik dapat membantu perkembangan otak dalam janin. Beberapa penelitian telah mengungkapkannya, bahkan Kementerian Kesehatan juga sudah meneliti dengan melakukan stimulasi brain booster di setiap pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) untuk ibu hamil (bumil).

"Para bumil akan mendengarkan lagu-lagu, tujuannya membuat janin lebih relaks dan menstimulasi pertumbuhan otaknya," jelas psikolog klinis Yulia Wahyu Ningrum saat diwawancarai Kamis (3/5).

Pada dasarnya, sambung dia, sejak dari kandungan anak sudah bisa distimulasi dengan musik. Asal tempo musik atau lagu yang diperdengarkan tidak terlalu cepat, misalnya musik rock.

Dengan melantunkan musik untuk janin, bisa membuat bayi memiliki rentang perhatian yang cukup panjang dibandingkan bayi yang tidak mendengarkan musik. Namun, musik yang diberikan adalah musik yang bertempo lambat, suaranya pelan, dan gelombang musiknya tidak cepat. Anda bisa menyuguhkan musik berupa piano klasik, mozart, dan musik bertempo pelan lainnya sejak janin masih 6 minggu.

"Mendengar musik membuat janin terbiasa dengan banyak kosa kata. Sehingga secara verbal, kemampuannya bagus, anak lebih cepat berbicara. Dampak positif lainnya, bayi bakal lebih tenang, karena ada kemampuan optimalisasi otak di kandungan," sebutnya.

Menstimulasi janin dengan musik membuat bayi memiliki kemampuan bahasa dan kognitif yang lebih baik dari usia 0–6 bulan. Anda bisa lebih konsisten menstimulasi bayi dengan musik mulai usia kehamilan 4 bulan sampai menjelang persalinan, agar Anda juga tenang.

Dari banyaknya manfaat tersebut, bukan berarti selalu berhasil pada setiap anak. "Tak ada jaminan anak akan sukses di kemudian hari. Bergantung lagi bagaimana cara orangtua menstimulasi dan mendidik bayinya sesuai dengan usia tahap perkembangan," tutupnya. (*/day/*/ni/k8)


BACA JUGA

Minggu, 24 Maret 2019 13:24

Lapar Palsu, Apa Itu?

Pernahkah Anda merasa lapar padahal baru saja melahap sepiring nasi…

Minggu, 24 Maret 2019 12:14

Nasi Bakar, Paduan Bumbu dan Lauk Eksotis

PADA umumnya nasi bakar adalah nasi berbumbu santan seperti nasi…

Minggu, 24 Maret 2019 12:13

Kuotie dan Swekiau, Garing dan Lembut

MERUPAKAN dua hidangan yang memiliki bahan sama namun proses masak…

Minggu, 24 Maret 2019 12:12

Sensasi Sambal Tempoyak Bikin Ketagihan

SEPERTI judulnya, bahan baku utama adalah sambal tempoyak. Olahan yang…

Minggu, 24 Maret 2019 12:08

Harus Tahu Watak Klien

MERINTIS usaha outbound training belasan tahun silam membuat Fitri Susilowati…

Minggu, 24 Maret 2019 12:06

Tak Sekadar Bisnis, Berikan Edukasi

Demi mencapai keberhasilan, pebisnis memiliki cara masing-masing. Paling penting, berani…

Minggu, 24 Maret 2019 12:04

Wajib Berikan Pengarahan pada Tim

SAAT masih awal merintis, Fitri Susilowati memiliki sepuluh orang yang…

Kamis, 21 Maret 2019 22:04

Ini Manfaat Air Rebusan Daun Serai

Serai atau lebih dikenal dengan sereh, sering digunakan sebagai bumbu…

Selasa, 19 Maret 2019 15:20

Ini Penyebab Mendadak Merinding, Jangan Khawatir....

Setiap orang memang memiliki reaksi fisik yang berbeda-beda ketika dihadapkan…

Minggu, 17 Maret 2019 10:51

Program Hamil Alami Melalui Senam Yoga

SESEGERA mungkin memiliki anak setelah menikah tentu menjadi dambaan semua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*