MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Jumat, 11 Mei 2018 11:41
Dampak Positif Stimulasi Musik untuk Janin
MENENANGKAN: Mendengarkan musik bersama bayi saat hamil punya segudang manfaat yang telah dibuktikan. Di antaranya, anak bisa lebih cepat berbicara, tenang, dan ibu hamil juga tak gampang stres menjalani kehamilannya.

PROKAL.CO, ALUNAN musik dapat membantu perkembangan otak dalam janin. Beberapa penelitian telah mengungkapkannya, bahkan Kementerian Kesehatan juga sudah meneliti dengan melakukan stimulasi brain booster di setiap pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) untuk ibu hamil (bumil).

"Para bumil akan mendengarkan lagu-lagu, tujuannya membuat janin lebih relaks dan menstimulasi pertumbuhan otaknya," jelas psikolog klinis Yulia Wahyu Ningrum saat diwawancarai Kamis (3/5).

Pada dasarnya, sambung dia, sejak dari kandungan anak sudah bisa distimulasi dengan musik. Asal tempo musik atau lagu yang diperdengarkan tidak terlalu cepat, misalnya musik rock.

Dengan melantunkan musik untuk janin, bisa membuat bayi memiliki rentang perhatian yang cukup panjang dibandingkan bayi yang tidak mendengarkan musik. Namun, musik yang diberikan adalah musik yang bertempo lambat, suaranya pelan, dan gelombang musiknya tidak cepat. Anda bisa menyuguhkan musik berupa piano klasik, mozart, dan musik bertempo pelan lainnya sejak janin masih 6 minggu.

"Mendengar musik membuat janin terbiasa dengan banyak kosa kata. Sehingga secara verbal, kemampuannya bagus, anak lebih cepat berbicara. Dampak positif lainnya, bayi bakal lebih tenang, karena ada kemampuan optimalisasi otak di kandungan," sebutnya.

Menstimulasi janin dengan musik membuat bayi memiliki kemampuan bahasa dan kognitif yang lebih baik dari usia 0–6 bulan. Anda bisa lebih konsisten menstimulasi bayi dengan musik mulai usia kehamilan 4 bulan sampai menjelang persalinan, agar Anda juga tenang.

Dari banyaknya manfaat tersebut, bukan berarti selalu berhasil pada setiap anak. "Tak ada jaminan anak akan sukses di kemudian hari. Bergantung lagi bagaimana cara orangtua menstimulasi dan mendidik bayinya sesuai dengan usia tahap perkembangan," tutupnya. (*/day/*/ni/k8)


BACA JUGA

Minggu, 09 Desember 2018 06:20

Icip-Icip Olahan Sambal Gami

SIAPA tidak kenal sambal gami? Olahan khas Bontang itu kini…

Minggu, 09 Desember 2018 06:18

Tips Olah Ayam Bakar Nikmat

SAAT ini, banyak ditemukan tempat makan yang menjual ayam bakar.…

Senin, 03 Desember 2018 10:07

Anak Ngambek, Bunda Jangan Stress, Lakukan Ini

Ketika mengajak anak ke mal atau ketika mereka menginginkan sesuatu,…

Minggu, 02 Desember 2018 10:06

Percaya Diri dengan Tubuh Mini

TIDAK sedikit dari kaum hawa harus menghadapi berbagai tekanan yang…

Minggu, 02 Desember 2018 06:26

Terinspirasi Pernikahan Sendiri

Tangan kanan Widy berhati-hati tatkala melukis di punggung tangan kliennya.…

Minggu, 02 Desember 2018 06:22

17 Jam Melayani Satu Keluarga

PENGALAMAN adalah guru terbaik, hal itu diyakini Widyasari yang sudah…

Minggu, 02 Desember 2018 06:18

Belajar dari Pengalaman untuk Menjadi Orang Besar

NYARIS seluruh daerah terpencil di Kalimantan pernah disambangi Widyasari untuk…

Minggu, 02 Desember 2018 06:16

Inovasi Kue Tradisional

BANYAK orang berlomba-lomba mengembangkan kreativitas demi menciptakan menu terbaru. Salah…

Minggu, 02 Desember 2018 06:13

Terang Bulan Cake

HENNY Chandra tertarik membuat keik dengan konsep dari terang bulan…

Selasa, 27 November 2018 11:35

Cantik dengan Tomat, Begini Caranya...

Tomat kaya akan beta-karoten, vitamin C dan lycopene, ini yang membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .