MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 11 Mei 2018 09:09
Pengelolaan Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup
Gabi: Kami Tak Berhubungan dengan Serah-Terima Aset

PROKAL.CO, KAWASAN Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) membutuhkan pengelolaan harian yang intensif. Karena selain beruang madu, ada banyak satwa lain yang perlu penanganan baik.

Ada enclosure beruang madu yang perlu perawatan intensif juga. Agar aman dan terpelihara dengan baik. Karena pulau hutan cukup luas yang disiapkan untuk beruang madu. Dengan sekitar 70 ribu pengunjung setiap tahun, dan ratusan atau ribuan pengunjung setiap weekend, perlu penanganan dan pelayanan umum yang terjaga dari sisi kebersihan. Pemeliharaan fasilitas umum, taman, dan area pendidikan lingkungan hidup.

“Kami bersyukur punya staf yang berdedikasi tinggi dan sebagian besar sudah lama kerja di KWPLH. Saya kira 95 persen adalah warga sekitar KWPLH,” terang Pembina Yayasan Pro Natura Gabriella Fredriksson.

Perempuan yang lahir di Amsterdam pada 27 Juni 1971 itu menyebut, tantangan yayasannya adalah mendapatkan dana pengelolaan untuk semuanya. Setelah Pemkot Balikpapan tidak lagi memberi anggaran sejak 2016. Sebelum 2016 pun, Pro Natura disebutnya banyak membantu terutama dengan dana pengelolaan hewan serta pembangunan prasarana dan pendidikan. Sementara itu, pemkot membantu dengan upah staf dan pakan beruang.

“Sementara untuk sisa tahun kerja sama kami belum mendapat dana yang cukup. Jadi kami berharap, jika pemkot tidak bisa membantu dengan anggaran, provinsi dan Dinas Kehutanan dapat membantu. Tetapi belum ada. CSR (corporate social responsibility) perusahaan tahun ini juga belum ada yang membantu,” bebernya.

Pro Natura dapat lebih banyak menghabiskan dana untuk pengelolaan satwa. Sedangkan untuk pelayanan publik, pengelolaan harian fasilitas, staf, perawatan pertamanan, maupun pembangunan lainnya, yang sangat dibutuhkan agar KWPLH tetap menarik. Seperti taman bermain anak dan panel-panel pendidikan baru sama sekali tak mencukupi.

“Kami berharap, KWPLH bisa eksis selamanya. Karena kebutuhan pendidikan lingkungan hidup akan meningkat di Kalimantan maupun di dunia, dan KWPLH saat ini satu-satunya pusat pendidikan lingkungan hidup di seluruh Kalimantan,” ujar perempuan yang akrab dipanggil Gabi itu.

Setahun minimal diperlukan sekitar Rp 2 miliar. Dana ini untuk staf pemandu, staf pengelolaan beruang madu dan hewan lain, staf maintenance, staf taman, staf kebersihan, dan lainnya. Bagi dia, angka ini tak cukup. Karena belum termasuk dana pembangunan baru dan perbaikan fisik yang substansial.

“Menurut kami perlu bantuan dari pihak ketiga. Karena ini adalah pekerjaan besar. Dan tempat ini dimanfaatkan dan dinikmati masyarakat luas,” sebutnya.

Sebelum 2016, Yayasan Pro Natura juga telah membantu pengelolaan KWPLH. Dari awal membantu, merancang dan mengelola KWPLH sejak 2004. Gabi menyebut angka lebih dari Rp 12 miliar yang dikeluarkan Yayasan Pro Natura.

“Karena semangat Pak Imdaad (Imdaad Hamid, wali kota Balikpapan 2001–2011) masih ada. Dia sangat peduli soal lingkungan dan pendidikan anak-anak di Balikpapan. Dia punya visi cukup maju dibanding daerah lain,” tuturnya.
Soal aset, diakuinya tak pernah disentuh rehabilitasi serius sejak dibangun pada 1996. Seperti lamin dan gedung kantor. Sekarang atap-atap sirap ulin sudah banyak bocor. Dia berharap, pemprov bisa melihat aset ini. Dan dapat membantu mengurus pendanaan untuk perbaikan fasilitas umum ini.

“Kami tak berhubungan dengan serah-terima aset. Bagi kami, yang paling penting adalah komitmen terhadap keberlanjutan keberadaan KWPLH dan pengelolaan yang konsisten dan profesional. Terlalu sering kita melihat suatu inisiatif yang berawal dengan bagus, tetapi dengan berjalannya waktu mutunya merosot,” sebutnya.

Yayasan Pro Natura punya visi pembangunan. Memperkaya bahan pergola pendidikan baru. Terutama playground yang menarik dan dapat mendidik. Teranyar, dikembangkan taman tanaman obat atau apotek hidup. Agar masyarakat dapat lebih memahami kepentingan hutan dan jasa lingkungannya yang diberi secara gratis, yang sekarang mulai hilang.

“KWPLH selama ini gratis untuk masyarakat. Dengan pemikiran bahwa sasaran pendidikan terutama adalah warga yang pendapatan kurang dan tetap bisa datang dengan seluruh keluarga untuk sehari liburan tanpa ada beban pengeluaran yang tinggi,” katanya. (tim kp)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 16:00

KEJADIAN LAGI DI KALTARA..!! Nakhoda Ngantuk, Lima Tewas

TARAKAN –Transportasi laut dan sungai di Kalimantan Utara (Kaltara) masih akrab dengan kecelakaan.…

Rabu, 23 Mei 2018 12:23

Arsenal Hindari Spekulasi

LONDON – Chief Executive Arsenal Ivan Gazidis tidak mau mempertaruhkan nama besar klubnya kepada…

Rabu, 23 Mei 2018 11:48

Naik Bus Ini ke Bandara APT Pranoto, Gratis Satu Bulan

SAMARINDA – Besok (24/5), Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda bakal mulai…

Rabu, 23 Mei 2018 09:21

Magis Kampung Pesohor Kutai

Julukan Kota Raja yang tersemat kepada Tenggarong bukan sekadar julukan. Banyak pesohor terlahir di…

Selasa, 22 Mei 2018 09:24

Sekwan Mundur karena Tekanan

BALIKPAPAN – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Balikpapan Purnomo akhirnya bersuara. Dia menyebut,…

Selasa, 22 Mei 2018 09:17

Banjir Cobaan saat Ramadan

SAMARINDA – Banjir terus menjadi momok bagi warga Samarinda. Kemarin (21/5), hujan yang mengguyur…

Selasa, 22 Mei 2018 09:11

BSB Target Layani Mudik Lebaran

SAMARINDA – Peresmian Bandara Internasional Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto tinggal menunggu…

Selasa, 22 Mei 2018 09:10

Satgas Endus Monopoli Ayam

BALIKPAPAN – Laporan utama Kaltim Post edisi Senin (21/5), terkait melambungnya harga daging ayam…

Selasa, 22 Mei 2018 09:08

Sahur di Udara, Berbuka dengan Tendon di Ginza

LAPORAN DARI TOKYO: FAROQ ZAMZAMI CUACA di Tokyo, Jepang, tahun ini agaknya bersahabat bagi umat muslim…

Senin, 21 Mei 2018 08:49

Irianto: Listrik Adalah Kebutuhan Dasar

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie terus melakukan berbagai upaya untuk percepatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .