MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 11 Mei 2018 09:09
Pengelolaan Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup
Gabi: Kami Tak Berhubungan dengan Serah-Terima Aset

PROKAL.CO, KAWASAN Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) membutuhkan pengelolaan harian yang intensif. Karena selain beruang madu, ada banyak satwa lain yang perlu penanganan baik.

Ada enclosure beruang madu yang perlu perawatan intensif juga. Agar aman dan terpelihara dengan baik. Karena pulau hutan cukup luas yang disiapkan untuk beruang madu. Dengan sekitar 70 ribu pengunjung setiap tahun, dan ratusan atau ribuan pengunjung setiap weekend, perlu penanganan dan pelayanan umum yang terjaga dari sisi kebersihan. Pemeliharaan fasilitas umum, taman, dan area pendidikan lingkungan hidup.

“Kami bersyukur punya staf yang berdedikasi tinggi dan sebagian besar sudah lama kerja di KWPLH. Saya kira 95 persen adalah warga sekitar KWPLH,” terang Pembina Yayasan Pro Natura Gabriella Fredriksson.

Perempuan yang lahir di Amsterdam pada 27 Juni 1971 itu menyebut, tantangan yayasannya adalah mendapatkan dana pengelolaan untuk semuanya. Setelah Pemkot Balikpapan tidak lagi memberi anggaran sejak 2016. Sebelum 2016 pun, Pro Natura disebutnya banyak membantu terutama dengan dana pengelolaan hewan serta pembangunan prasarana dan pendidikan. Sementara itu, pemkot membantu dengan upah staf dan pakan beruang.

“Sementara untuk sisa tahun kerja sama kami belum mendapat dana yang cukup. Jadi kami berharap, jika pemkot tidak bisa membantu dengan anggaran, provinsi dan Dinas Kehutanan dapat membantu. Tetapi belum ada. CSR (corporate social responsibility) perusahaan tahun ini juga belum ada yang membantu,” bebernya.

Pro Natura dapat lebih banyak menghabiskan dana untuk pengelolaan satwa. Sedangkan untuk pelayanan publik, pengelolaan harian fasilitas, staf, perawatan pertamanan, maupun pembangunan lainnya, yang sangat dibutuhkan agar KWPLH tetap menarik. Seperti taman bermain anak dan panel-panel pendidikan baru sama sekali tak mencukupi.

“Kami berharap, KWPLH bisa eksis selamanya. Karena kebutuhan pendidikan lingkungan hidup akan meningkat di Kalimantan maupun di dunia, dan KWPLH saat ini satu-satunya pusat pendidikan lingkungan hidup di seluruh Kalimantan,” ujar perempuan yang akrab dipanggil Gabi itu.

Setahun minimal diperlukan sekitar Rp 2 miliar. Dana ini untuk staf pemandu, staf pengelolaan beruang madu dan hewan lain, staf maintenance, staf taman, staf kebersihan, dan lainnya. Bagi dia, angka ini tak cukup. Karena belum termasuk dana pembangunan baru dan perbaikan fisik yang substansial.

“Menurut kami perlu bantuan dari pihak ketiga. Karena ini adalah pekerjaan besar. Dan tempat ini dimanfaatkan dan dinikmati masyarakat luas,” sebutnya.

Sebelum 2016, Yayasan Pro Natura juga telah membantu pengelolaan KWPLH. Dari awal membantu, merancang dan mengelola KWPLH sejak 2004. Gabi menyebut angka lebih dari Rp 12 miliar yang dikeluarkan Yayasan Pro Natura.

“Karena semangat Pak Imdaad (Imdaad Hamid, wali kota Balikpapan 2001–2011) masih ada. Dia sangat peduli soal lingkungan dan pendidikan anak-anak di Balikpapan. Dia punya visi cukup maju dibanding daerah lain,” tuturnya.
Soal aset, diakuinya tak pernah disentuh rehabilitasi serius sejak dibangun pada 1996. Seperti lamin dan gedung kantor. Sekarang atap-atap sirap ulin sudah banyak bocor. Dia berharap, pemprov bisa melihat aset ini. Dan dapat membantu mengurus pendanaan untuk perbaikan fasilitas umum ini.

“Kami tak berhubungan dengan serah-terima aset. Bagi kami, yang paling penting adalah komitmen terhadap keberlanjutan keberadaan KWPLH dan pengelolaan yang konsisten dan profesional. Terlalu sering kita melihat suatu inisiatif yang berawal dengan bagus, tetapi dengan berjalannya waktu mutunya merosot,” sebutnya.

Yayasan Pro Natura punya visi pembangunan. Memperkaya bahan pergola pendidikan baru. Terutama playground yang menarik dan dapat mendidik. Teranyar, dikembangkan taman tanaman obat atau apotek hidup. Agar masyarakat dapat lebih memahami kepentingan hutan dan jasa lingkungannya yang diberi secara gratis, yang sekarang mulai hilang.

“KWPLH selama ini gratis untuk masyarakat. Dengan pemikiran bahwa sasaran pendidikan terutama adalah warga yang pendapatan kurang dan tetap bisa datang dengan seluruh keluarga untuk sehari liburan tanpa ada beban pengeluaran yang tinggi,” katanya. (tim kp)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 01:42

AYO, BUNGKAM VIETNAM

KUALA LUMPUR  –  Timnas Indonesia U-16 memang baru menjalani satu laga di fase Grup…

Sabtu, 22 September 2018 01:41

Sembilan Caleg Dicoret

SAMARINDA  –   Sebanyak 709 calon anggota legislatif (caleg) berebut 55 kursi DPRD Kaltim…

Sabtu, 22 September 2018 01:40

Mau Nikah, Hadiri Grand Wedding Expo

EMPAT tahun sudah Kaltim Post menggelar Grand Wedding Expo secara berturut-turut. Banyak kejutan yang…

Sabtu, 22 September 2018 01:35

Tanpa Ribet, Cukup Berurusan dengan Mesin di Imigrasi

Serangkaian aksiterorisme mengguncang Amerika pada 11 September 2001. Setelah 17 tahun berlalu, bagaimana…

Sabtu, 22 September 2018 01:32

Panas-Dingin DPRD dan Pemprov

SAMARINDA  -  Tensi tinggi pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) Kaltim 2018 antara Badan Anggaran…

Jumat, 21 September 2018 09:12

41 Eks Koruptor Resmi Bertarung

JAKARTA – Sebanyak 41 mantan koruptor dipastikan bakal ikut bertarung memperebutkan kursi wakil…

Jumat, 21 September 2018 09:09

Tetap Dihukum Berat meski Berstatus Anak

BALIKPAPAN - Meski telah terungkap, namun pembunuhan pasangan suami istri (pasutri), Wanto (45) dan…

Jumat, 21 September 2018 09:06

2019 Mulai Kelola Jatah Blok Mahakam

SAMARINDA  -  Keterlibatan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) di Blok Mahakam…

Jumat, 21 September 2018 09:05

Tugas Pertama Menyambut Jamaah Haji

PENAJAM - Penajam Paser Utara (PPU) resmi memiliki bupati dan wakil bupati baru. Abdul Gafur Mas’ud…

Jumat, 21 September 2018 09:01

Omzet Perajin Berkurang, Berharap Rupiah Segera Perkasa

Tempe belakangan jadi viral. Seiring menguatnya nilai tukar dolar. Apalagi setelah ada kalimat kiasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .