MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Jumat, 11 Mei 2018 09:06
Tunggu Serah-Terima Aset
Wahyu Widhi

PROKAL.CO, KONDISI Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) Balikpapan terombang-ambing. Terutama pengelolaan aset di Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer 23, Balikpapan Utara, tersebut. Semenjak terbitnya UU Nomor 23 Tahun 2014, pengelolaan KWPLH beralih dari Pemkot Balikpapan ke Pemprov Kaltim. Lalu, apa saja yang menjadi hambatan dalam pengelolaan KWPLH? Berikut wawancara Kaltim Post dengan Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Wahyu Widhi Heranata.

Bagaimana progres pengelolaan KWPLH yang dilakukan Dinas Kehutanan Kaltim?

Dinas Kehutanan Kaltim tidak keberatan mengelola KWPLH. Semua sudah ada aturan jelas dalam UU Nomor 23 Tahun 2014. Saat ini, Kesatuan Pengelola Hutan Lindung (KPHL) Bongan menjadi kepanjangan tangan Dinas Kehutanan Kaltim yang berwenang mengelola KWPLH. Kemudian, KPHL Bongan melakukan kerja sama dengan Yayasan Pro Natura dalam pengelolaan KWPLH. Perjanjian tersebut berlaku dengan jangka waktu lima tahun, 2017–2021.

Namun, statusnya masih dalam proses pengalihan aset dari Pemkot Balikpapan ke Pemprov Kaltim. Seharusnya sudah menjadi aset Pemprov Kaltim. Begitu serah-terima aset selesai dan resmi jadi aset Pemprov Kaltim, kami segera rehabilitasi. Sebenarnya sudah ada proposal dari tim Pro Natura, tetapi baru bisa kami tindak lanjuti jika sudah resmi menjadi aset Pemprov Kaltim. 

Apa yang menjadi kendala serah terima aset hingga menghabiskan waktu dua tahun?

Kenyataannya, Balikpapan belum menyerahkan (aset). Kalau belum jadi aset Pemprov Kaltim, kita tidak bisa rehabilitasi dan tidak dapat menggunakan APBD. Kita juga tidak berani kalau sudah menggunakan dana ABPD, padahal kenyataannya belum resmi menjadi aset Pemprov Kaltim. 

Saya sudah bersurat ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sekitar dua pekan lalu, terlampir juga proposal rehabilitasi KWPLH. Terutama bangunan yang belum tersentuh perbaikan.

Jadi, semua masih menunggu proses peralihan. Aturannya bisa dianggarkan (dana) apabila serah-terima aset sudah selesai. Saya minta KPHL Bongan meneliti dan mengawal proses peralihan aset ini. 

Dari mana dana untuk rehabilitasi KWPLH?

Rencana menggunakan APBD Perubahan, dana ini khusus untuk rehabilitasi bangunan di sana. Sayang sekali kalau aset tidak dikelola dan terpelihara. Bangunan perlu direhabilitasi, selama ini belum ada perbaikan. Kasihan asetnya karena bagus dan sudah terbentuk jadi tempat wisata.

Bagaimana soal biaya untuk mengelola binatang?

Sampai saat ini, kami masih mencari sponsor dan bantuan dana untuk kegiatan pengelolaan binatang. Sudah ada gambaran untuk mengembangkan KWPLH menjadi tempat wisata dan edukasi yang lebih baik. Saat ini, ada kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan pemerintah Jerman. Kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Jerman.

Sifat kerja sama antara government to government (G to G), kedua belah pihak sudah saling setuju. Skema dan program kerja sama ada di KLHK dan Pemerintah Jerman. Ada banyak kegiatan mulai isu perubahan iklim, penguatan capacity building untuk tim KPH, sampai membahas pengelolaan KWPLH. Kami dari pemprov Kaltim hanya meneruskan dan menerapkan program kerja sama.

Bagaimana gambaran kerja sama untuk KWPLH?

Dalam tahap awal ini, kerja sama kelembagaan dulu antara KPHL Balikpapan dan Forest Management Unit Jerman. Kami juga sambil menunggu kerja sama yang akan dilakukan KPHL Bongan dengan instansi lain. 

Bagaimana saat kerja sama dengan Yayasan Pro Natura berakhir?

Tidak ada masalah, nanti kami akan lakukan evaluasi hasil kerja sama. Pemprov Kaltim berhak meninjau. Jika hasil evaluasi bagus, kerja sama bisa berlanjut dan diperpanjang lagi. (tim kp)

loading...

BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 09:19

Jalan Berliku Tekan Aborsi

Hingga kini praktik menggugurkan kandungan atau aborsi masih diperdebatkan. Bahkan, di negara maju sekalipun.…

Senin, 24 September 2018 09:09

Obat Lambung Bukan Penggugur Janin

RAGAM obat beredar luas di masyarakat. Sejauh ini, tidak ada obat khusus untuk menggugurkan kandungan.…

Senin, 24 September 2018 09:08

Ada yang Usia 14 Tahun Sudah Berhubungan Seksual

REMAJA akanmenghadapi masalah kompleks, seiring masa transisi yang dialami. Problematika yang menonjol…

Senin, 24 September 2018 09:07

Sanksi Berat Tak Bisa Ditawar

AKSI menggugurkan janin yang dilakukan tanpa ketentuan apalagi bukan kebutuhan mendesak, patut mendapat…

Senin, 24 September 2018 09:06

"Saya Miris, Ada Anak-Anak Sewa Hotel"

PULUHAN kasus kekerasan terhadap anak ditangani Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Samarinda. Mulai…

Kamis, 20 September 2018 10:12

Literasi Keuangan (Jangan) Disepelekan

Literasi keuangan belum menunjukkan angka ideal. Realita yang rawan disalahgunakan oknum jahat, yang…

Kamis, 20 September 2018 09:53

Literasi Minim, Wanprestasi Menghantui

SEMENTARA tingkat penggunaan produk keuangan publik Kaltim mencapai 74,9 persen, level pemahaman terhadap…

Senin, 17 September 2018 09:18

Buku (Bukan Lagi) Jendela Ilmu

Dahulu buku jendela dunia. Namun, perlahan-lahan sang primadona mulai hilang pamor. Era digital disebut-sebut…

Senin, 17 September 2018 09:14

Ideal Baca 6 Jam Sehari

DUA pekan lalu menjadi hari penting bagi pecinta buku. Sebab 8 September ditetapkan sebagai hari literasi…

Senin, 17 September 2018 09:06

Koleksi Perpustakaan Daerah Belum Lengkap

BERBAGAI cara dilakukan untuk berkontribusi menambah literasi dari masyarakat lokal. Sejarawan lokal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .