MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Jumat, 11 Mei 2018 09:06
Tunggu Serah-Terima Aset
Wahyu Widhi

PROKAL.CO, KONDISI Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) Balikpapan terombang-ambing. Terutama pengelolaan aset di Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer 23, Balikpapan Utara, tersebut. Semenjak terbitnya UU Nomor 23 Tahun 2014, pengelolaan KWPLH beralih dari Pemkot Balikpapan ke Pemprov Kaltim. Lalu, apa saja yang menjadi hambatan dalam pengelolaan KWPLH? Berikut wawancara Kaltim Post dengan Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Wahyu Widhi Heranata.

Bagaimana progres pengelolaan KWPLH yang dilakukan Dinas Kehutanan Kaltim?

Dinas Kehutanan Kaltim tidak keberatan mengelola KWPLH. Semua sudah ada aturan jelas dalam UU Nomor 23 Tahun 2014. Saat ini, Kesatuan Pengelola Hutan Lindung (KPHL) Bongan menjadi kepanjangan tangan Dinas Kehutanan Kaltim yang berwenang mengelola KWPLH. Kemudian, KPHL Bongan melakukan kerja sama dengan Yayasan Pro Natura dalam pengelolaan KWPLH. Perjanjian tersebut berlaku dengan jangka waktu lima tahun, 2017–2021.

Namun, statusnya masih dalam proses pengalihan aset dari Pemkot Balikpapan ke Pemprov Kaltim. Seharusnya sudah menjadi aset Pemprov Kaltim. Begitu serah-terima aset selesai dan resmi jadi aset Pemprov Kaltim, kami segera rehabilitasi. Sebenarnya sudah ada proposal dari tim Pro Natura, tetapi baru bisa kami tindak lanjuti jika sudah resmi menjadi aset Pemprov Kaltim. 

Apa yang menjadi kendala serah terima aset hingga menghabiskan waktu dua tahun?

Kenyataannya, Balikpapan belum menyerahkan (aset). Kalau belum jadi aset Pemprov Kaltim, kita tidak bisa rehabilitasi dan tidak dapat menggunakan APBD. Kita juga tidak berani kalau sudah menggunakan dana ABPD, padahal kenyataannya belum resmi menjadi aset Pemprov Kaltim. 

Saya sudah bersurat ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sekitar dua pekan lalu, terlampir juga proposal rehabilitasi KWPLH. Terutama bangunan yang belum tersentuh perbaikan.

Jadi, semua masih menunggu proses peralihan. Aturannya bisa dianggarkan (dana) apabila serah-terima aset sudah selesai. Saya minta KPHL Bongan meneliti dan mengawal proses peralihan aset ini. 

Dari mana dana untuk rehabilitasi KWPLH?

Rencana menggunakan APBD Perubahan, dana ini khusus untuk rehabilitasi bangunan di sana. Sayang sekali kalau aset tidak dikelola dan terpelihara. Bangunan perlu direhabilitasi, selama ini belum ada perbaikan. Kasihan asetnya karena bagus dan sudah terbentuk jadi tempat wisata.

Bagaimana soal biaya untuk mengelola binatang?

Sampai saat ini, kami masih mencari sponsor dan bantuan dana untuk kegiatan pengelolaan binatang. Sudah ada gambaran untuk mengembangkan KWPLH menjadi tempat wisata dan edukasi yang lebih baik. Saat ini, ada kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan pemerintah Jerman. Kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Jerman.

Sifat kerja sama antara government to government (G to G), kedua belah pihak sudah saling setuju. Skema dan program kerja sama ada di KLHK dan Pemerintah Jerman. Ada banyak kegiatan mulai isu perubahan iklim, penguatan capacity building untuk tim KPH, sampai membahas pengelolaan KWPLH. Kami dari pemprov Kaltim hanya meneruskan dan menerapkan program kerja sama.

Bagaimana gambaran kerja sama untuk KWPLH?

Dalam tahap awal ini, kerja sama kelembagaan dulu antara KPHL Balikpapan dan Forest Management Unit Jerman. Kami juga sambil menunggu kerja sama yang akan dilakukan KPHL Bongan dengan instansi lain. 

Bagaimana saat kerja sama dengan Yayasan Pro Natura berakhir?

Tidak ada masalah, nanti kami akan lakukan evaluasi hasil kerja sama. Pemprov Kaltim berhak meninjau. Jika hasil evaluasi bagus, kerja sama bisa berlanjut dan diperpanjang lagi. (tim kp)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 Mei 2018 08:51

Reduksi lewat Bank Sampah

KALTIM, di luar Mahakam Ulu, memiliki total 10 tempat pembuangan akhir (TPA). Samarinda sebagai ibu…

Rabu, 16 Mei 2018 09:13
Kejamnya Pembunuhan Ibu dan Anaknya di Muara Badak

Diungkap dalam Tiga Jam

HANYA perlu waktu tiga jam bagi tim gabungan Polsek Muara Badak dan Polres Bontang untuk mengungkap…

Rabu, 16 Mei 2018 09:08

Membunuh Akibat Uang Jajan Kurang

OLEH: RADEN RORO MIRA BUDIASIH PRIA di hadapan penulis sesekali melirik ke depan, kemudian mengarahkan…

Jumat, 11 Mei 2018 09:41
Nasib Beruang Madu di Kaltim

Lirik Jerman, Siap Go International

SEJAK UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah berlaku, Dinas Kehutanan Kaltim memegang kendali atas Kesatuan…

Jumat, 11 Mei 2018 09:10

Eksklusif namun Dilupakan

DOSEN Kehutanan Universitas Mulawarman Samarinda Rustam menyebut, sejak awal pendiriannya pada 2005,…

Jumat, 11 Mei 2018 09:03

Perlu Kolaborasi Dinas Kehutanan dan Pro Natura

OLEH: AGUSDIN(Perintis dan Pemerhati KWPLH) SEBELUM merintis KWPLH, saya bergabung dalam penyelamatan…

Jumat, 27 April 2018 13:43

Belum Ada Pasien Kanker Akibat Kopi

KOPI jadi simalakama. Mulanya tanaman tersebut mengandung antioksidan, zat yang melindungi tubuh dari…

Jumat, 27 April 2018 13:40

Bisnis Kopi, Antara Rasa dan Citra

EMPAT bulan menjelang akhir 2015, Semenjana hadir memenuhi dahaga penikmat kopi. Adalah Rifki Ramadhan…

Jumat, 27 April 2018 13:30

Kopi Itu Seksi

TIDAK hanya sekolah barista atau pembuat kopi, tempat belajar bagi mereka yang menyukai proses sangrai…

Jumat, 27 April 2018 09:25

MENGGUGAT KENIKMATAN SECANGKIR KOPI

Secangkir kopi bukan sekadar bubuk hitam dan air gula. Ini soal sensasi kegembiraan, magnet penyatu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .