MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 11 Mei 2018 08:42
Sopir Keluhkan Pungli di Pos Km 23 dan Km 51

Sosialisasi, Dirlantas Umumkan Nomor Ponsel

LAWAN PRAKTIK PUNGLI: Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Subandriya (kanan) saat memberi pengarahan tertib lalu lintas di depan para sopir angkutan barang, Kamis (10/5).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Ditlantas Polda Kaltim secara spontanitas mengumpulkan para sopir angkutan barang di atas kapal Dharma Kartika IX, Kamis (10/5) siang. Hal ini, dilakukan untuk sosialisasi tertib lalu lintas, sekaligus menyerap aspirasi khususnya soal praktik pungutan liar (pungli) di jalanan.

Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Subandriya menyampaikan, pengarahan ini dilakukan untuk menekan tingkat kecelakaan. Selain itu, dia meminta para sopir untuk tak memberikan upeti atau uang sogokan kepada petugas, maupun preman yang ada di jalanan. “Polisi sekarang sudah berubah. Kalau dulu polisi kerjaannya minta. Sekarang sudah tidak ada lagi. Karena sudah digaji, dapat tunjangan dan remon (remunerasi, Red),” ujarnya.

Namun, praktik pungutan liar masih mungkin muncul ketika ada peluang. Nah peluang itu biasanya dilakukan oleh sopir yang meminta “jalur damai”. Makanya dia meminta para sopir untuk berani melawan praktik pungli. “Kalian punya anak dan istri. Bekerjalah dengan baik. Kan kasihan pendapatan terbatas masih kena pungutan liar. Lebih baik uang itu diberikan kepada istri. Asal bukan istri gadungan ya,” ujarnya disambut tawa para sopir.

Subandriya menambahkan, pihaknya baru saja menangkap oknum-oknum preman yang menjadi dalang pungli. Makanya, dia meminta para sopir tak perlu takut. Jika ada temuan di lapangan, laporkan. Tak lupa Subandriya juga menyampaikan nomor aduan Polda Kaltim di 081528602700. Termasuk nomor pribadinya di 08126071992.

Sindu, salah satu sopir bercerita, sekitar setahun lalu dia membawa muatan 18 ton ditambah bobot kendaraan. Melewati pos polisi di Km 23 kemudian dikejar polisi, lalu ditimbang. Karena kelebihan muatan, dia ditilang. Namun, oknum polisi tersebut menawarkan “damai” dengan biaya Rp 500 ribu.

“Saya enggak mau. Saya bilang tilang aja ke pengadilan. Saya tunggu sampai beberapa bulan enggak sidang. Katanya disuruh ambil di Km 23. Akhirnya saya ambil di Pos Km 23 dan dimintai Rp 500 ribu,” kenangnya.

Sopir lainnya, Suwadi punya pengalaman lebih anyar, sekitar 3 bulan lalu. Dia sedang mengangkut telor dari Balikpapan ke Samarinda. Muatannya hanya separuh, namun tiba-tiba diberhentikan di pos polisi Km 51. Semua surat, SIM, STNK dan buku Kir dia tunjukkan dan lengkap. Namun, dia tetap diminta ke kantor.

“Saya tanya salah saya apa, tetap diminta ke kantor. Jadi sempat saya tawarkan “damai”, kalau mau minta uang saya kasih. Tapi enggak mau juga. Untung ada PM datang. Mungkin dia malu, langsung dikembalikan surat-surat saya,” kenangnya.

Menanggapi hal itu, Subandriya meminta maaf. Dia akan memperbaiki kinerja anak buahnya. “Seperti pos Km 51 itu nanti pasti akan saya setrum,” ujarnya. Namun, kesimpulannya adalah jangan sampai kejadian serupa terulang. Seperti oknum polisi yang sampai menimbang kendaraan padahal itu kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub).

“Kalau ada yang seperti itu, catat namanya lalu kirim ke saya. Nanti saya akan selidiki langsung,” tambahnya. Sanksi untuk oknum yang terbukti melakukan pungli, sesuai instruksi kapolri adalah pemecatan. (rsh/one/k18)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 10:46

Ramadan, Bidik Balapan Liar

BALIKPAPAN - Sering kali polisi menindak pelaku balapan liar di Balikpapan, namun masih saja pelakunya…

Rabu, 23 Mei 2018 10:45

Kendaraan Sipil Dilarang Pakai Rotator

BALIKPAPAN – Lampu tanda rotator biasa dijumpai pada mobil patroli polisi. Namun, seiring perkembangan…

Rabu, 23 Mei 2018 10:05

Dana Pembangunan Masjid Kurang? Ini Kata Safaruddin...

BALIKPAPAN -Calon Wakil Gubernur  Kaltim  nomor urut 4 Safaruddin termasuk yang  tidak…

Rabu, 23 Mei 2018 08:39
Lanjutan Kasus Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan

Pegawai Pertamina Batal Diperiksa

BALIKPAPAN - Penyidik Polda Kaltim batal mengambil keterangan dari tersangka tumpahan minyak di Teluk…

Rabu, 23 Mei 2018 08:37

“Telusuri Hulunya, Pemainnya Itu-Itu Saja”

PELAKSANA tugas (Plt) Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud sudah turun meninjau fenomena kenaikan…

Selasa, 22 Mei 2018 09:00

Terlalu Panjang, Pangkas Rantai Distribusi

BALIKPAPAN - Bulan Ramadan dan Lebaran permintaan konsumsi masyarakat meningkat dan harga meroket. Para…

Selasa, 22 Mei 2018 08:54

Mei, Inflasi akan Didorong Permintaan Ayam dan Sayuran

LAJU inflasi pada Mei ini diprediksikan di angka 0,40–0,60 persen. Sejauh ini, memang harga bahan…

Senin, 21 Mei 2018 08:18

Pertama Terapkan Konsep WBK dan WBBM

BALIKPAPAN – Setelah melewati satu tahun masa pembangunan, renovasi Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan…

Senin, 21 Mei 2018 08:14

Rutan Balikpapan Berharap Tambahan X-Ray

BALIKPAPAN — Jumlah tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Balikpapan hingga saat ini masih…

Senin, 21 Mei 2018 08:07

Undang Ratusan Warga, Khusus Siapkan LCT, Tugboat dan Speedboat

Ajang buka puasa bersama Plt Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Minggu (20/5), bisa jadi yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .