MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 11 Mei 2018 08:42
Sopir Keluhkan Pungli di Pos Km 23 dan Km 51

Sosialisasi, Dirlantas Umumkan Nomor Ponsel

LAWAN PRAKTIK PUNGLI: Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Subandriya (kanan) saat memberi pengarahan tertib lalu lintas di depan para sopir angkutan barang, Kamis (10/5).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Ditlantas Polda Kaltim secara spontanitas mengumpulkan para sopir angkutan barang di atas kapal Dharma Kartika IX, Kamis (10/5) siang. Hal ini, dilakukan untuk sosialisasi tertib lalu lintas, sekaligus menyerap aspirasi khususnya soal praktik pungutan liar (pungli) di jalanan.

Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Subandriya menyampaikan, pengarahan ini dilakukan untuk menekan tingkat kecelakaan. Selain itu, dia meminta para sopir untuk tak memberikan upeti atau uang sogokan kepada petugas, maupun preman yang ada di jalanan. “Polisi sekarang sudah berubah. Kalau dulu polisi kerjaannya minta. Sekarang sudah tidak ada lagi. Karena sudah digaji, dapat tunjangan dan remon (remunerasi, Red),” ujarnya.

Namun, praktik pungutan liar masih mungkin muncul ketika ada peluang. Nah peluang itu biasanya dilakukan oleh sopir yang meminta “jalur damai”. Makanya dia meminta para sopir untuk berani melawan praktik pungli. “Kalian punya anak dan istri. Bekerjalah dengan baik. Kan kasihan pendapatan terbatas masih kena pungutan liar. Lebih baik uang itu diberikan kepada istri. Asal bukan istri gadungan ya,” ujarnya disambut tawa para sopir.

Subandriya menambahkan, pihaknya baru saja menangkap oknum-oknum preman yang menjadi dalang pungli. Makanya, dia meminta para sopir tak perlu takut. Jika ada temuan di lapangan, laporkan. Tak lupa Subandriya juga menyampaikan nomor aduan Polda Kaltim di 081528602700. Termasuk nomor pribadinya di 08126071992.

Sindu, salah satu sopir bercerita, sekitar setahun lalu dia membawa muatan 18 ton ditambah bobot kendaraan. Melewati pos polisi di Km 23 kemudian dikejar polisi, lalu ditimbang. Karena kelebihan muatan, dia ditilang. Namun, oknum polisi tersebut menawarkan “damai” dengan biaya Rp 500 ribu.

“Saya enggak mau. Saya bilang tilang aja ke pengadilan. Saya tunggu sampai beberapa bulan enggak sidang. Katanya disuruh ambil di Km 23. Akhirnya saya ambil di Pos Km 23 dan dimintai Rp 500 ribu,” kenangnya.

Sopir lainnya, Suwadi punya pengalaman lebih anyar, sekitar 3 bulan lalu. Dia sedang mengangkut telor dari Balikpapan ke Samarinda. Muatannya hanya separuh, namun tiba-tiba diberhentikan di pos polisi Km 51. Semua surat, SIM, STNK dan buku Kir dia tunjukkan dan lengkap. Namun, dia tetap diminta ke kantor.

“Saya tanya salah saya apa, tetap diminta ke kantor. Jadi sempat saya tawarkan “damai”, kalau mau minta uang saya kasih. Tapi enggak mau juga. Untung ada PM datang. Mungkin dia malu, langsung dikembalikan surat-surat saya,” kenangnya.

Menanggapi hal itu, Subandriya meminta maaf. Dia akan memperbaiki kinerja anak buahnya. “Seperti pos Km 51 itu nanti pasti akan saya setrum,” ujarnya. Namun, kesimpulannya adalah jangan sampai kejadian serupa terulang. Seperti oknum polisi yang sampai menimbang kendaraan padahal itu kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub).

“Kalau ada yang seperti itu, catat namanya lalu kirim ke saya. Nanti saya akan selidiki langsung,” tambahnya. Sanksi untuk oknum yang terbukti melakukan pungli, sesuai instruksi kapolri adalah pemecatan. (rsh/one/k18)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 08:32

Dugaan Mengarah ke Orang Dalam

BALIKPAPAN – Hingga Minggu (19/8), pelaku pencurian panel genset di Stadion Batakan, Balikpapan…

Senin, 20 Agustus 2018 08:29

Kebakaran Lahan Mengintai

BALIKPAPAN - Cuaca terik yang melanda Kota Minyak beberapa hari terakhir mulai mengancam. Dalam kurun…

Senin, 20 Agustus 2018 08:26

Galang Dana Sekaligus Edukasi Sejarah

KEPEDULIAN terhadap korban gempa bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, terus ditunjukkan…

Senin, 20 Agustus 2018 08:21

Tak Perlu Khawatir meski dari Luar Daerah

DISTRIBUSI sapi ke Balikpapan jelang Iduladha mengalami peningkatan. Dalam dua bulan terakhir (Juli-Agustus),…

Minggu, 19 Agustus 2018 12:12

Tarian di Semarak Hari Kemerdekaan

REPUBLIK Indonesia baru saja merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-73 pada Jumat (17/8). Untuk memeriahkan…

Minggu, 19 Agustus 2018 08:09

ANTREE..!! Daftar Tunggu Pelanggan PDAM Capai 2.000 Orang

BALIKPAPAN – Daftar tunggu permintaan penyambungan air ke PDAM Tirta Manggar Balikpapan tak pernah…

Minggu, 19 Agustus 2018 08:06

Adu Kompak, Polri-TNI Panjat Pinang

BALIKPAPAN - Dibutuhkan kekuatan fisik dan kekompakan untuk menaklukkan pinang setinggi 10 meter. Apalagi…

Minggu, 19 Agustus 2018 07:59

Ikut Waktu Wukuf, Pilih Iduladha Selasa

BALIKPAPAN - Tahun ini, peringatan Iduladha di beberapa wilayah Indonesia cukup berwarna dan berbeda.…

Minggu, 19 Agustus 2018 07:57

Soal Banjir di Balikpapan, Tunggu Paparan Konsultan

BALIKPAPAN -  Pemkot terus mencari solusi terbaik terhadap persoalan banjir. Sebab, rencana melebarkan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:58

Denda Pajak Kendaraan Dihapus

BALIKPAPAN  –  Penunggak pajak kendaraan kini bisa bernapas lega. Pemprov Kaltim memberikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .