MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 11 Mei 2018 06:48
Rupiah Melemah, Emas Kian Diminati
KOKOH: Meski rupiah terus melemah, masyarakat tidak takut berinvestasi emas. Meningkatnya harga logam mulia ini setiap tahun menjadi salah satu alasan. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Melemahnya harga dolar Amerika Serikat (USD) tidak menyurutkan minat masyarakat melakukan investasi emas. Meski sudah menyentuh angka Rp 14.000, justru nasabah investasi emas meningkat 5-10 persen. Mengiringi harga emas yang selalu meningkat setiap tahunnya.

Kepala Pengelola Gallery Penjualan Emas Batang PT Pegadaian Samarinda Randy Januar mengatakan, saat ini sudah banyak masyarakat yang mengetahui investasi emas lebih menguntungkan daripada investasi lain. Terlihat dari jumlah nasabah yang setiap tahunnya meningkat 5-10 persen.

“Setiap tahun tren harga emas cenderung terus meningkat. Terlihat pada 2016 hanya Rp 550 ribu per gram. Sedangkan saat ini harga emas mencapai Rp 680 ribu per gram. Harga tersebut juga mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan tren harga pada 2017 yang hanya mencapai Rp 580-600 ribu per gramnya,” tutur Randy kepada Kaltim Post, Rabu (9/5).

Dia menjelaskan, banyak faktor yang menentukan kenaikan harga emas. Umumnya, ketika kurs dolar AS tinggi, harga komoditas, termasuk emas, turun. Hal tersebut dikarenakan demand untuk investasi beralih, dari komoditas ke valas.

Tapi, karena ada banyak faktor yang memengaruhi, harga dolar AS yang tahun ini tinggi (di kisaran Rp 14 ribu), tak banyak mengganggu minat investasi emas. Harga emas tetap tinggi karena permintaannya masih meningkat. “Jumlah nasabah tetap meningkat, walaupun dolar sedang tinggi. Masyarakat Samarinda cenderung menyukai jenis tabungan emas,” katanya.

Pada 2017, nasabah produk tabungan emas Pegadaian Samarinda bertambah lebih dari 125 ribu nasabah. Keseluruhannya saat ini, Pegadaian pun sudah mencapai target 16.461 rekening baru di Kaltim. Lebih tinggi dari capaian 11.703 rekening tabungan emas pada 2016.

Menurutnya, investasi emas merupakan salah satu cara masyarakat untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Selain harganya yang terus naik, emas paling likuid dibanding aset lain.

Tabungan emas sangat menarik pada 2018 dengan investasi yang sangat aman dan menjadi nilai aset untuk masa mendatang. “Harga emas yang sedikit demi sedikit merangkak naik dan bebas inflasi menjadi pertimbangan yang penting untuk memilih emas sebagai investasi,” tutupnya. (*/zaa*/ctr/ndu/k18)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 12:02

5 Tips Diet ala Mayang

-         Kesungguhan Apapun jenis program diet yang Anda lakukan,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:18

Manjakan Konsumen lewat Semarak Kemerdekaan

BALIKPAPAN  -  Long weekend pekan ini dimanfaatkan ACE Hardware dengan menggeber penjualan.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:16

Tekan Impor Migas

JAKARTA  -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PT Pertamina (Persero) untuk mengurangi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Enggan Bergantung Komoditas

SAMARINDA  -   Perekonomian Kaltim pada triwulan II 2018 mengalami pertumbuhan sebesar…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Dua Kapal Tertunda, Logistik Masih Aman

BALIKPAPAN  -   Cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi dua pekan terakhir, membuat…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:13

Bulan Depan, Harga TBS Diprediksi Membaik

SAMARINDA  -  Tren penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kaltim kembali…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:11

Optimistis Rupiah Kukuh di Kisaran 14.000 Per USD

JAKARTA  –   Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 telah…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:08

Tahun Depan, Gaji ASN Naik 5 Persen

JAKARTA  –  Kabar baik menghampiri Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasar Rancangan Anggaran…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:06

Target Turunkan Angka Kemiskinan 8,5 Persen

JAKARTA  –   Pemerintah bertekad menurunkan angka kemiskinan di Tanah Air mencapai 8,5…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:06

Jaga Kestabilan Cadangan Devisa, Sektor Pariwisata Jadi Senjata

JAKARTA  –  Sektor pariwisata bukan sebuah keniscayaan bagi setiap negara dalam meraup…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .