MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 11 Mei 2018 06:48
Rupiah Melemah, Emas Kian Diminati
KOKOH: Meski rupiah terus melemah, masyarakat tidak takut berinvestasi emas. Meningkatnya harga logam mulia ini setiap tahun menjadi salah satu alasan. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Melemahnya harga dolar Amerika Serikat (USD) tidak menyurutkan minat masyarakat melakukan investasi emas. Meski sudah menyentuh angka Rp 14.000, justru nasabah investasi emas meningkat 5-10 persen. Mengiringi harga emas yang selalu meningkat setiap tahunnya.

Kepala Pengelola Gallery Penjualan Emas Batang PT Pegadaian Samarinda Randy Januar mengatakan, saat ini sudah banyak masyarakat yang mengetahui investasi emas lebih menguntungkan daripada investasi lain. Terlihat dari jumlah nasabah yang setiap tahunnya meningkat 5-10 persen.

“Setiap tahun tren harga emas cenderung terus meningkat. Terlihat pada 2016 hanya Rp 550 ribu per gram. Sedangkan saat ini harga emas mencapai Rp 680 ribu per gram. Harga tersebut juga mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan tren harga pada 2017 yang hanya mencapai Rp 580-600 ribu per gramnya,” tutur Randy kepada Kaltim Post, Rabu (9/5).

Dia menjelaskan, banyak faktor yang menentukan kenaikan harga emas. Umumnya, ketika kurs dolar AS tinggi, harga komoditas, termasuk emas, turun. Hal tersebut dikarenakan demand untuk investasi beralih, dari komoditas ke valas.

Tapi, karena ada banyak faktor yang memengaruhi, harga dolar AS yang tahun ini tinggi (di kisaran Rp 14 ribu), tak banyak mengganggu minat investasi emas. Harga emas tetap tinggi karena permintaannya masih meningkat. “Jumlah nasabah tetap meningkat, walaupun dolar sedang tinggi. Masyarakat Samarinda cenderung menyukai jenis tabungan emas,” katanya.

Pada 2017, nasabah produk tabungan emas Pegadaian Samarinda bertambah lebih dari 125 ribu nasabah. Keseluruhannya saat ini, Pegadaian pun sudah mencapai target 16.461 rekening baru di Kaltim. Lebih tinggi dari capaian 11.703 rekening tabungan emas pada 2016.

Menurutnya, investasi emas merupakan salah satu cara masyarakat untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Selain harganya yang terus naik, emas paling likuid dibanding aset lain.

Tabungan emas sangat menarik pada 2018 dengan investasi yang sangat aman dan menjadi nilai aset untuk masa mendatang. “Harga emas yang sedikit demi sedikit merangkak naik dan bebas inflasi menjadi pertimbangan yang penting untuk memilih emas sebagai investasi,” tutupnya. (*/zaa*/ctr/ndu/k18)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 06:54

Standar Euro 4 Dongkrak Harga Mobil

JAKARTA – Mulai 7 Oktober 2018, semua mobil yang dipasarkan di Indonesia wajib berstandar emisi…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:49

Defisit Transaksi Berjalan Berpotensi Melebar

JAKARTA – Kinerja neraca dagang pada September mulai menunjukkan tren positif. Setelah berkali-kali…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:47

Dorong Industri Mamin Agresif di Pasar Ekspor

SURABAYA – Industri makanan dan minuman (mamin) menjadi salah satu sektor yang memiliki prospek…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:46

REI Usulkan Harga Rumah Subsidi Naik

BALIKPAPAN - Realestat Indonesia (REI) mengusulkan adanya kenaikan harga rumah bersubsidi. Ketua Komisariat…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:37

Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha Properti

JAKARTA – Selisih kebutuhan rumah dengan kapasitas pengembang masih cukup lebar. Berdasar data…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:36

Uang Elektronik Gaet Generasi Milenial

SURABAYA – Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap metode transaksi pembayaran yang cepat mendorong…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:36

Sejak 2017, Nilai Aset Negara Naik Rp 4.190 Triliun

JAKARTA - Sebanyak 945.460 aset negara yang tersebar di berbagai kementerian dan lembaga serta instansi…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:35

Ekonomi Domestik dan Sentimen Brexit Dorong Rupiah Menguat

JAKARTA - Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diharapkan dapat kembali…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:34

Kesejahteraan Pangan Jadi Perhatian

JAKARTA – Kesejahteraan pangan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah agar memperoleh kecukupan…

Senin, 22 Oktober 2018 06:56

Daya Beli Masyarakat Patut Diwaspadai

BALIKPAPAN – Meski kondisi ekonomi Kaltim tumbuh 3,12 persen dan ekspor di Bumi Etam turut membaik,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .