MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 11 Mei 2018 06:46
Begini Usaha Pemprov Kaltim Penuhi Kebutuhan Daging Jelang Ramadan

Disnak Keswan Kaltim Target 2 Juta Sapi

ilustrasi

PROKAL.CO, SAMARINDA – Jelang Ramadan dan Idulfitri, Pemprov Kaltim melakukan impor sapi besar-besaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Total, Dinas Peternakan dan kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kaltim menyiapkan 15.306 ekor sapi.

Untuk memutus kebiasaan impor, mereka menarget populasi 2 juta sapi dengan melibatkan peternakan rakyat dan perusahaan perkebunan agar cepat tercapai. Kepala Disnak Keswan Kaltim Dadang Sudarya mengatakan, untuk mencapai target itu, pihaknya sudah memberlakukan Upaya Khusus Sapi Wajib Bunting (Upsus Siwab). Langkah ini, merupakan integrasi antara peternak sapi dengan perkebunan kelapa sawit.

“Tak hanya itu. Perkembangan sapi di lahan bekas tambang batu bara juga sudah berjalan,” ucapnya kepada Kaltim Post, Kamis (10/5).

Menurutnya, sasaran dari Upsus Siwab di Kaltim dibebani target inseminasi buatan hingga 18.942 akseptor. Tahun ini, ada 9.927 ekor yang dicanangkan, terdiri dari sapi dan kerbau, dan semuanya betina.

“Jika kerja sama dengan perusahaan tambang batu bara dengan pola integrasi itu lancar, kami menghitung itu bisa menghasilkan 59.375 ekor per tahun,” ungkapnya.

Jumlah tersebut, lanjut Dadang, didapat dari hasil pendataan lahan tambang yang sudah lama tak berfungsi di seluruh wilayah Kaltim. Kemudian, melalui kerja sama dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit. Polanya adalah integrasi sapi-sawit. Program ini ditarget bisa menghasilkan 267.188 ekor per tahun.

“Tapi dengan catatan, pemeliharaan sapi berada pada lahan sawit yang sudah cukup umurnya. Sehingga, ternak tidak merusak lahan sawit,” tuturnya.

Dia mengatakan, sapi yang dipelihara di lahan sawit akan saling menguntungkan satu sama lain. Kotoran dan urine sapi akan menjadi pupuk sawit. Sementara limbah sawit akan menjadi makanan sapi.

Tak berhenti di situ, strategi lain juga dijalankan Pemprov Kaltim untuk mencapai target 2 juta sapi. Termasuk dengan memaksimalkan jatah dari APBN, maupun APBD provinsi dan kabupaten/kota. Ditambah stimulan pembiayaan dari perbankan melalui kredit ternak, seperti dari BPD Kaltim dan BRI.

Dinas Peternakan mencatat, 2014 lalu ada tambahan anggaran untuk menambah 100 ribu sapi. Dananya dari APBD provinsi sebanyak 2.500 ekor dari APBN menyumbang 1.250 ekor, serta 7.500 ekor dari APBD kabupaten/kota sebanyak 7.500 ekor.

Lalu, dari BPD Kaltim melalui modal program kredit ternak sejahtera, yang menghasilkan 12.500 ekor sapi. Serta pembiayaan dari BRI dengan hasil 7.500 ekor.

Dari pengembangan sapi di lahan bekas tambang dan integrasi dengan perkebunan sawit. Masing-masing menyumbang 12.500 dan 56.250 ekor.

Selanjutnya, 2015 sampai 2018, ditargetkan ada penambahan 475 ribu ekor per tahun. Sehingga, total pada akhir 2018 akan tercapai populasi sapi di Bumi Etam sebanyak 2 juta ekor. Rinciannya, setiap tahun dengan APBD, APBN, dan perbankan, akan menghasilkan jumlah sapi yang sama setiap tahunnya.

“Semoga semuanya lancar sesuai target untuk mencapai 2 juta ekor sapi pada akhir 2018 sesuai target. Tentunya jika sesuai target maka kebutuhan sapi di Kaltim akan terpenuhi. Karena populasinya akan terus bertambah," tutupnya. (*/ctr/ndu/k18)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 06:48

Kertajati Bisa untuk Pesawat Badan Lebar

JAKARTA – Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati segera dioperasikan. Rencananya, Presiden…

Kamis, 24 Mei 2018 06:46

THR untuk ASN Naik

JAKARTA - Kepastian terkait besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:45

Stok Beras Aman Sampai Lebaran

JAKARTA - Stok beras dipastikan aman hingga Lebaran, bahkan setelah arus balik. Direktur Utama Bulog…

Kamis, 24 Mei 2018 06:43

Pasar Saham Menghijau

JAKARTA – Pasar saham Indonesia sukses melaju di jalur hijau hingga ditutup menguat pada perdagangan,…

Rabu, 23 Mei 2018 06:36

Truk ODOL Jadi PR Kemenhub

JAKARTA – Kecelakaan kendaraan barang maupun orang masih menjadi pekerjaan rumah Kementerian Perhubungan.…

Rabu, 23 Mei 2018 06:35

Revisi UU, Susi Titip “Tenggelamkan

JAKARTA – Revisi UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan sedang dibahas di Komisi IV DPR. Menteri…

Rabu, 23 Mei 2018 06:34

Paser Belum Swasembada Ayam

KABUPATEN PASER belum bisa melepaskan diri dari ketergantungan daerah lain akan kebutuhan ayam broiler.…

Selasa, 22 Mei 2018 06:42

Kontribusi Pajak Manufaktur Menjanjikan

JAKARTA – Industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar dalam penerimaan pajak berdasar…

Selasa, 22 Mei 2018 06:41

Pemudik Tujuan Sulsel Mendominasi

BALIKPAPAN - Jelang mudik Idulfitri, gelombang penumpang angkatan laut maupun udara menuju Sulawesi…

Selasa, 22 Mei 2018 06:39

Indonesia Bisa Jadi Macan Ekonomi Digital

JAKARTA  – Pertumbuhan teknologi di Indonesia menujukan perubahan positif. Bahkan Indonesia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .