MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 08 Mei 2018 07:12
Triwulan Pertama, Ekonomi Kaltim Tumbuh
PALING BERPERAN: Sektor pertambangan dan penggalian memberikan andil besar pertumbuhan perekonomian Kaltim pada triwulan pertama tahun ini. Sebesar 46,33 persen atau senilai Rp 72 triliun.

PROKAL.CO, SAMARINDA -  Pertumbuhan ekonomi Kaltim triwulan I 2018 menguat tipis. Yakni 1,77 persen bila dibandingkan triwulan yang sama, tahun sebelumnya year on year (yoy) sebesar 1,61 persen.

Dijelaskan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Atqo Mardiyanto, produk domestik regional bruto (PDRB) Kaltim atas dasar harga berlaku pada triwulan I 2018 mencapai Rp 155,4 triliun. Terjadi kenaikan Rp 9,96 triliun ketimbang triwulan I 2017 yang tercatat Rp 145,44 triliun.

"Berdasarkan kenaikan PDRB ini, berarti perekonomian Kaltim di triwulan I 2018 mengalami pertumbuhan 1,77 persen ketimbang triwulan yang sama tahun 2017," ujarnya, Senin (7/5).

PDRB sebesar itu disumbang oleh 21 lapangan usaha, antara lain pertanian, kehutanan, dan perkebunan dengan nilai Rp 12,43 triliun atau tumbuh 8 persen dari total PDRB, sektor pertambangan dan penggalian senilai Rp 72 triliun atau berkontribusi 46,33 persen.

Kemudian, lapangan usaha industri pengolahan Rp 29,22 triliun atau menyumbang 18,81 persen, pengadaan listrik dan gas memberikan andil PDRB 0,06 persen atau senilai Rp 76,19 miliar, pengadaan air hanya 0,05 persen atau Rp 72,12 miliar.

Sektor konstruksi berkontribusi 8,14 persen atau senilai Rp 12,64 triliun, perdagangan besar, eceran, reparasi mobil, dan sepeda motor sebesar 5,4 persen atau senilai Rp 8,39 triliun, usaha transportasi dan pergudangan memberikan sumbangan PDRB 3,66 persen atau senilai Rp 5,68 triliun.

Berikutnya, lapangan usaha penyediaan akomodasi, makan dan minum memberikan andil 0,95 persen atau Rp 1,47 triliun, informasi dan komunikasi dengan andil 1,26 persen atau Rp 1,95 triliun, jasa keuangan dengan andil 0,21 persen atau senilai Rp 2,34 triliun.

Selanjutnya, lapangan usaha real estate berkontribusi 0,89 persen atau Rp 1,38 triliun, jasa perusahaan 0,21 persen atau Rp 324,64 miliar, administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib 1,96 persen atau Rp 3,03 triliun, jasa pendidikan 1,57 persen atau Rp 2,43 triliun.

Dari sisi produksi, katanya, pertumbuhan perekonomian Kaltim yang tertinggi secara year on year (triwulan I 2017 ke triwulan I 2018), dicapai oleh lapangan usaha pengadaan listrik dan gas yang tumbuh sebesar 12,38 persen. "Sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen net ekspor antardaerah yang mencapai 30,02 persen," ucap Atqo. (*/roe/ndu/k15)


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 06:47

Berharap Bantuan Pemprov

SAMARINDA - Pemkot Samarinda berencana memperbaiki jalur logistik yang menghubungkan Terminal Peti Kemas…

Rabu, 18 Juli 2018 06:42
Keuntungan Indonesia Jadi Tuan Rumah IMF-WBG 2018 (1)

Ukir Tinta Emas Sekarang atau Menanti 564 Tahun Lagi

Tidak mudah bagi Indonesia mendapat kepercayaan dunia menggelar Annual Meeting International Monetary…

Rabu, 18 Juli 2018 06:38

YA TUHANKU...!! Bulan Mei, Utang Indonesia Tembus Rp 5.020 T

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia tumbuh melambat pada akhir…

Rabu, 18 Juli 2018 06:37

Lindungi Industri Kelapa Sawit

JAKARTA - Industri Kelapa Sawit Indonesia dan India menyepakati pengembangan secara berkelanjutan. Itu…

Rabu, 18 Juli 2018 06:36

1 Agustus, Tindak Kendaraan Logistik Overload

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan, mulai 1 Agustus 2018 penurunan muatan…

Selasa, 17 Juli 2018 07:05

Rupiah Bisa Bertahan di Zona Hijau

JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini diperkirakan…

Selasa, 17 Juli 2018 07:03

Juni, Neraca Perdagangan Surplus USD 1,74 Miliar

JAKARTA - Kinerja perekonomian Indonesia terus menunjukkan perbaikan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat…

Selasa, 17 Juli 2018 07:02

Penduduk Miskin Turun

JAKARTA – Upaya pemerintah menekan angka kemiskinan di Tanah Air mulai menunjukkan hasil membanggakan.…

Selasa, 17 Juli 2018 07:01

Saatnya Investasi Emas

JAKARTA - Harga emas dunia mulai naik pada awal pekan ini akibat dolar Amerika Serikat (AS) yang mulai…

Selasa, 17 Juli 2018 07:00

Antisipasi Perang Dagang Amerika Serikat

JAKARTA - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berencana melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .