MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 24 April 2018 12:25
Ini Alasan Pemerintah Mudahkan Izin Tenaga Kerja Asing
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas T Lembong (Dok.JawaPos.com)

PROKAL.CO, JAKARTA- Pemerintah meyakini bahwa penerbitan aturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja (TKA) semata-mata untuk mempermudah masuknya investasi ke dalam negeri. Naiknya investasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi ke depannya.

Diberitakan JawaPos.com, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong optimistis pelonggaran kebijakan terkait Tenaga Kerja Asing akan mendorong peningkatan investasi bisa sampai 20 persen. "Jadi kalau ini benar-benar berjalan reformasi dalam payung online submission, saya kira 10-20 persen (peningkatan investasi di Indonesia) ada," ujar Lembong dalam diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) di kantor Kemenkominfo, Senin (23/4).

Adanya Perpres 20/2018 tersebut memangkas prosedur dan birokrasi perizinan investasi dari luar negeri. Lewat beleid tersebut, pemerintah juga memberi kepastian terhadap investor.

"Yang kita inginkan adalah kalau iya ya iya, kalau tidak ya tidak. Jawabannya cepat. Jangan investor itu diputar-putar selama berbulan-bulan, diping-pong sana-sini yang berujung kepada pungli atau pemerasan," terang Lembong.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), pada akhir 2015 jumlah TKA di Indonesia sebanyak 77.149 orang. Sementara pada 2016 sebanyak 80.375 orang dan pada akhir 2017 jumlah izin kerja TKA yang masih berlaku sebanyak 85.974 orang.

Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri mengatakan TKA yang boleh bekerja di Indonesia harus memiliki pendidikan tinggi. Kemudian mereka harus memiliki jabatan menengah ke atas atau setingkat manager. Mereka juga harus memiliki masa kerja tertentu, harus bayar levy dan lain-lain. "Jadi, nggak bisa seenaknya. Pekerja kasar yang dulu terlarang, sekarang juga tetap terlarang. Pengawasan di lapangan juga jalan dan terus diperkuat," jelas Hanif.

Menurut Hanif, kekhawatiran akan banjir TKA khususnya TKA China, adalah tidak beralasan. Perpres 20/2018 justru untuk menguatkan TKI. Sebab dengan kemudahan perizinan TKA, dimaksudkan untuk meningkatkan investasi yang ujungnya adalah meningkatkan lapangan kerja bagi TKI. "Kenapa harus disederhanakan? Agar investasi meningkat dan lapangan kerja meningkat. Agar daya saing kita sebagai bangsa juga meningkat, karena kita masih kalah dengan negara-negara tetangga di ASEAN," tandasnya. (uji/JPC/)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 11:14

Lama Diburu, Turis Bule Ini Ditemukan Kais Tong Sampah

Turis asal Republik Latvia, Gatis Baumanis, sudah lama diburu personil Polsek Ubud. Belakangan, turis…

Senin, 22 Oktober 2018 10:46

GREGET..!! Penghuni Telat Bayar Uang Kos, Motornya Diceburin ke Sungai oleh Warga

 Dipicu masalah tunggakan uang sewa kos yang belum dibayar, ratusan warga Tambaksawah Waru Sidoarjo,…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:23
Dugaan Pelanggaran Kampanye

Kasus Luhut – Sri Mulyani Sampai di Gakumdu

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memastikan untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran kampanye…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:12

Korban Meninggal Gempa dan Tsunami Sulteng Jadi 2.113 Orang

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis daftar terbaru jumlah korban terdampak…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:06

Tiga Jurkam Jokowi-Ma'ruf Amin Dicokok KPK, Ini Pesan Timses Capres 02

Andre Rosiade selaku Juru Bicara Prabowo-Sandiaga mengaku prihatin atas kasus penangkapan yang menimpa…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:46

KPU Makassar Terbelit Utang, Terindikasi Manipulasi Laporan Keuangan

MAKASSAR - Sekretariat KPU Makassar disorot Pusat.  Sejumlah laporan keuangannya bermasalah. KPU…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:41

WADUH..!! 1.000 Napi Sulteng Masih Kabur

JAKARTA- Sebanyak 1.000 narapidana (napi) dinyatakan belum menyerahkan diri pasca-gempa di Palu, Donggala…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:40
Tim Prabowo-Sandi Datangi KPU

Pertanyakan 31 Juta Data Pemilih Misterius

JAKARTA – Tim kampanye pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali mempersoalkan data daftar…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:19

KPK Sasar Meikarta, Ini Kata Menteri Luhut

Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan tak mempersoalkan langkah Komisi Pemberantasan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:51
Tiongkok Jual Murah Paket Wisata ke Bali, Ini Modusnya…

WELEH..!! Dengan Modal Rp 600 Ribu, Wisatawan Tiongkok Sudah Bisa ke Bali

 Bali selalu didengungkan menjadi destinasi wisata terbaik di dunia. Tidak kalah dengan yang lain.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .