MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 24 April 2018 12:25
Ini Alasan Pemerintah Mudahkan Izin Tenaga Kerja Asing
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas T Lembong (Dok.JawaPos.com)

PROKAL.CO, JAKARTA- Pemerintah meyakini bahwa penerbitan aturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja (TKA) semata-mata untuk mempermudah masuknya investasi ke dalam negeri. Naiknya investasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi ke depannya.

Diberitakan JawaPos.com, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong optimistis pelonggaran kebijakan terkait Tenaga Kerja Asing akan mendorong peningkatan investasi bisa sampai 20 persen. "Jadi kalau ini benar-benar berjalan reformasi dalam payung online submission, saya kira 10-20 persen (peningkatan investasi di Indonesia) ada," ujar Lembong dalam diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) di kantor Kemenkominfo, Senin (23/4).

Adanya Perpres 20/2018 tersebut memangkas prosedur dan birokrasi perizinan investasi dari luar negeri. Lewat beleid tersebut, pemerintah juga memberi kepastian terhadap investor.

"Yang kita inginkan adalah kalau iya ya iya, kalau tidak ya tidak. Jawabannya cepat. Jangan investor itu diputar-putar selama berbulan-bulan, diping-pong sana-sini yang berujung kepada pungli atau pemerasan," terang Lembong.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), pada akhir 2015 jumlah TKA di Indonesia sebanyak 77.149 orang. Sementara pada 2016 sebanyak 80.375 orang dan pada akhir 2017 jumlah izin kerja TKA yang masih berlaku sebanyak 85.974 orang.

Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri mengatakan TKA yang boleh bekerja di Indonesia harus memiliki pendidikan tinggi. Kemudian mereka harus memiliki jabatan menengah ke atas atau setingkat manager. Mereka juga harus memiliki masa kerja tertentu, harus bayar levy dan lain-lain. "Jadi, nggak bisa seenaknya. Pekerja kasar yang dulu terlarang, sekarang juga tetap terlarang. Pengawasan di lapangan juga jalan dan terus diperkuat," jelas Hanif.

Menurut Hanif, kekhawatiran akan banjir TKA khususnya TKA China, adalah tidak beralasan. Perpres 20/2018 justru untuk menguatkan TKI. Sebab dengan kemudahan perizinan TKA, dimaksudkan untuk meningkatkan investasi yang ujungnya adalah meningkatkan lapangan kerja bagi TKI. "Kenapa harus disederhanakan? Agar investasi meningkat dan lapangan kerja meningkat. Agar daya saing kita sebagai bangsa juga meningkat, karena kita masih kalah dengan negara-negara tetangga di ASEAN," tandasnya. (uji/JPC/)


BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 10:25
Gaji Perangkat Desa Setara PNS Golongan IIA

Jelang Pemilu, Kebijakan Populis Dikeluarkan

JAKARTA – Jelang pemilu, kebijakan populis kembali dikeluarkan pemerintah. Kali…

Selasa, 15 Januari 2019 10:12

Janjikan Transformasi di Lima Sektor Utama

JAKARTA – Isu swasembada di berbagai bidang menjadi poin utama…

Selasa, 15 Januari 2019 10:09

Kecewa Isu Perempuan Tak Masuk Debat

JAKARTA – Debat paslon presiden dan wakil presiden putaran pertama…

Minggu, 13 Januari 2019 10:29

Jaringan Prostitusi Online Mulai Diperiksa

SATU demi satu artis dalam jaringan prostitusi online dengan tersangka…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:27

Elektabilitas Stagnan, Saatnya Perkuat Penetrasi

JAKARTA – Elektabilitas dua pasangan calon presiden dan wakil presiden…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:26

Petani Minta Mafia Impor Diberangus

BLORA – Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengunjungi petani di…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:26

Bawaslu Putuskan Anies Tidak Melanggar Kampanye

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lolos dari jeratan…

Sabtu, 12 Januari 2019 12:02

Ada Guru Swasta Gajinya Rp 300 Ribu, Begini Kata Presiden

JAKARTA- Presiden Joko Widodo tak percaya masih ada guru honorer…

Jumat, 11 Januari 2019 09:14
Persiapan SMSI Road To HPN 2019

SMSI Tampilkan Kegiatan Bernuansa Digital Eyes

Guna menindaklanjuti hasil rapat pleno SMSI Senin (07/01/2019) lalu di…

Rabu, 09 Januari 2019 13:00

Cium Kening Ustaz Arifin Ilham, Air Mata Sahabat Meleleh

KH Muhammad Zaitun Rasmin tidak bisa menutupi kesedihannya usai menjenguk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*