MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Selasa, 24 April 2018 09:33
Memelihara Keanekaragaman
-

PROKAL.CO, KALTIM memiliki satwa khas, orangutan (Pongopygmaeusmorio),yang punya keunikan dibanding tempat lain. Provinsi ini ditempati tiga sub-jenis satwa lindung tersebut. Jenis yang sama dengan spesies di Sabah, Malaysia. Sama-sama pula tak bisa berenang.

“Tingkat morfologi relatif lebih kecil. Ukuran lebih kecil dan warna lebih gelap,” sebut Arif Rifqi, spesialis orangutan The Nature Conservancy.

Di Bentang Alam Wehea-Kelay, bagian barat kawasan tersebut terisi pegunungan nan tinggi. Padahal, orangutan kurang bersahabat dengan kondisi tersebut. Satwa tersebut cenderung gemar mencari buah di dataran rendah, kawasan dengan produktivitas pangan tinggi. Kriteria itu cocok dengan orangutan yang cenderung berkumpul di pohon-pohon jenis ficus berbuah. “Orangutan banyak ditemukan di tempat seperti ini. Bukan karena kegiatan kelompok, tapi karena akses terhadap sumber makanan yang cukup,” tambahnya.

Orangutan di provinsi ini memiliki karakter genetik berbeda. Banyak hasil penelitian ekologi menunjukkan tingkat survivabilitas orangutan Kaltim yang lebih tinggi. Kondisi itu disebabkan tekanan habitat lebih tinggi dengan sumber pakan yang lebih rendah.

Aktivitas produksi manusia di kawasan habitat orangutan tentu membuat keadaan kian riskan. Terlebih jika kegiatan tak dibarengi pengelolaan seimbang antara keuntungan ekosistem dan ekonomi. Hanya mengedepankan faktor ekonomi, tentu membuat orangutan kian tersisih. Jika harimau bisa lebih survive dengan kemampuan merepotkan manusia, tidak demikian dengan orangutan.

“Konflik antara orangutan dan manusia memang tak seimbang. Orangutan tak berdaya. Maka pelestarian harus dilakukan secara aktif.”

Pelestarian orangutan menjadi sangat penting pada era modern. Bukan hanya menghindarinya dari kepunahan. Keberadaan satwa tersebut begitu ditengarai berkontribusi besar menjaga kelestarian hutan, terutama areal yang telah mendapat eksplorasi. Kegiatan penanaman kembali oleh pemerintah, bisa lebih efektif jika keberadaan orangutan terjaga.

Orangutan dengan perilakunya, memiliki gizi dan kotoran yang memicu regenerasi pohon tumbuh lebih baik ketimbang hasil dari tangan manusia. Mengeluarkan banyak investasi untuk orangutan, menjadi terbayar dengan perannya terhadap ekosistem. “Untuk itu, yang diperlukan adalah kerja sama. Tak hanya mengumpulkan uang, tapi juga komitmen,” sebutnya.

Bentang Alam Wehea-Kelay memiliki keanekaragaman hayati yang masif. Bukan hanya habitat orangutan. Satwa lindung lain seperti macan dahan beberapa kali tertangkap kamera maupun ditemukan secara langsung di dalam rimba tersebut. Owa dan beruang madu salah dua yang juga menghuni kawasan ini. 

“Potensi keanekaragaman hayati di sini tinggi. Bahkan unik. Monyet beruban yang langka juga terdapat di sini. Sebaran hewan ini di Kalimantan sangat terbatas. Bahkan,didisklasifikasi sebagai jenis baru. Termasuk owa yang dianggap sama dengan jenis di Kalimantan Tengah, terus berkembang dan menjadi spesies baru.”

Kawasan Ekosistem Esensial Bentang Alam Wehea-Kelay dengan luasnya yang lebih 350 ribu hektare, 140 ribu hektare di antaranya terdeteksi sebagai habitat orangutan. Keberadaannya menjadi ancaman nyata jika degradasi habitat pembukaan lahan terus bergerak masif. Ancaman potensi konflik dengan manusia belum berhenti.

Degradasi lahan membuat orangutan kian terdesak. Kepadatan habitat begitu rentan. Aktivitas tinggi di tempat yang makin terbatas pun bikin ancaman kian lebar. Salah satu pemicu yang muncul adalah perkawinan sedarah. Potensi tersebut begitu masif jika kepadatan tak terhindarkan. Perilaku yang kemudian memicu kepunahan karena kelainan secara genetik. (timkp)


BACA JUGA

Jumat, 08 Maret 2019 09:17

”Sistem Salah Pembagian Bonus”

SUHARDI Hamka, sosok pengusaha Kota Minyak ini memiliki pengalaman yang berhubungan dengan…

Selasa, 05 Maret 2019 12:36

Fesyen Pria Metroseksual, Konsep Urban Etnik Jadi Tren

GAYA fesyen pria metroseksual yang mengusung unsur etnis, peminatnya  semakin…

Senin, 04 Maret 2019 09:48

Pria Tak Lagi Sungkan Perawatan

PRIA urban memiliki gaya hidup yang terbilang serba modern, sosialita…

Minggu, 03 Maret 2019 11:32

Pelaku Depresi karena Ketidakadilan

POLIGAMI tak hanya mendatangkan stres kepada istri dan anak. Pelaku…

Minggu, 03 Maret 2019 11:31
Tak Semua Poligami Indah

Banyak Kasus Poligami Berawal dari Selingkuh

Ada banyak alasan mengapa memilih mendua. Namun kenyataannya, banyak kasus…

Jumat, 01 Maret 2019 08:48

“Jadi Kedok untuk Bersenang-senang”

SESUNGGUHNYA poligami tidak dilarang. Ada dalam aturan secara agama dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*