MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Selasa, 24 April 2018 09:33
Memelihara Keanekaragaman
-

PROKAL.CO, KALTIM memiliki satwa khas, orangutan (Pongopygmaeusmorio),yang punya keunikan dibanding tempat lain. Provinsi ini ditempati tiga sub-jenis satwa lindung tersebut. Jenis yang sama dengan spesies di Sabah, Malaysia. Sama-sama pula tak bisa berenang.

“Tingkat morfologi relatif lebih kecil. Ukuran lebih kecil dan warna lebih gelap,” sebut Arif Rifqi, spesialis orangutan The Nature Conservancy.

Di Bentang Alam Wehea-Kelay, bagian barat kawasan tersebut terisi pegunungan nan tinggi. Padahal, orangutan kurang bersahabat dengan kondisi tersebut. Satwa tersebut cenderung gemar mencari buah di dataran rendah, kawasan dengan produktivitas pangan tinggi. Kriteria itu cocok dengan orangutan yang cenderung berkumpul di pohon-pohon jenis ficus berbuah. “Orangutan banyak ditemukan di tempat seperti ini. Bukan karena kegiatan kelompok, tapi karena akses terhadap sumber makanan yang cukup,” tambahnya.

Orangutan di provinsi ini memiliki karakter genetik berbeda. Banyak hasil penelitian ekologi menunjukkan tingkat survivabilitas orangutan Kaltim yang lebih tinggi. Kondisi itu disebabkan tekanan habitat lebih tinggi dengan sumber pakan yang lebih rendah.

Aktivitas produksi manusia di kawasan habitat orangutan tentu membuat keadaan kian riskan. Terlebih jika kegiatan tak dibarengi pengelolaan seimbang antara keuntungan ekosistem dan ekonomi. Hanya mengedepankan faktor ekonomi, tentu membuat orangutan kian tersisih. Jika harimau bisa lebih survive dengan kemampuan merepotkan manusia, tidak demikian dengan orangutan.

“Konflik antara orangutan dan manusia memang tak seimbang. Orangutan tak berdaya. Maka pelestarian harus dilakukan secara aktif.”

Pelestarian orangutan menjadi sangat penting pada era modern. Bukan hanya menghindarinya dari kepunahan. Keberadaan satwa tersebut begitu ditengarai berkontribusi besar menjaga kelestarian hutan, terutama areal yang telah mendapat eksplorasi. Kegiatan penanaman kembali oleh pemerintah, bisa lebih efektif jika keberadaan orangutan terjaga.

Orangutan dengan perilakunya, memiliki gizi dan kotoran yang memicu regenerasi pohon tumbuh lebih baik ketimbang hasil dari tangan manusia. Mengeluarkan banyak investasi untuk orangutan, menjadi terbayar dengan perannya terhadap ekosistem. “Untuk itu, yang diperlukan adalah kerja sama. Tak hanya mengumpulkan uang, tapi juga komitmen,” sebutnya.

Bentang Alam Wehea-Kelay memiliki keanekaragaman hayati yang masif. Bukan hanya habitat orangutan. Satwa lindung lain seperti macan dahan beberapa kali tertangkap kamera maupun ditemukan secara langsung di dalam rimba tersebut. Owa dan beruang madu salah dua yang juga menghuni kawasan ini. 

“Potensi keanekaragaman hayati di sini tinggi. Bahkan unik. Monyet beruban yang langka juga terdapat di sini. Sebaran hewan ini di Kalimantan sangat terbatas. Bahkan,didisklasifikasi sebagai jenis baru. Termasuk owa yang dianggap sama dengan jenis di Kalimantan Tengah, terus berkembang dan menjadi spesies baru.”

Kawasan Ekosistem Esensial Bentang Alam Wehea-Kelay dengan luasnya yang lebih 350 ribu hektare, 140 ribu hektare di antaranya terdeteksi sebagai habitat orangutan. Keberadaannya menjadi ancaman nyata jika degradasi habitat pembukaan lahan terus bergerak masif. Ancaman potensi konflik dengan manusia belum berhenti.

Degradasi lahan membuat orangutan kian terdesak. Kepadatan habitat begitu rentan. Aktivitas tinggi di tempat yang makin terbatas pun bikin ancaman kian lebar. Salah satu pemicu yang muncul adalah perkawinan sedarah. Potensi tersebut begitu masif jika kepadatan tak terhindarkan. Perilaku yang kemudian memicu kepunahan karena kelainan secara genetik. (timkp)


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 08:41

Ada Mafia Tanah di IMTN

Sindikat mafia tanah menyasar Balikpapan bagian utara. Mufakat jahat melibatkan…

Senin, 10 Desember 2018 08:34

Bisa Dibatalkan di Pengadilan

TAKTIK berbekal IMTN, Sudarman lolos mengantongi sertifikat dari BPN Balikpapan.…

Senin, 10 Desember 2018 08:19

“Pemainnya Itu-Itu Saja”

SEGEL yang merupakan dokumen dasar dalam penerbitan IMTN menjadi muara…

Senin, 10 Desember 2018 08:15

Tanah Kosong Paling Banyak Diincar

BALIKPAPAN menjadi kota dengan kasus sengketa tanah tertinggi di Kaltim. Kemajuan Kota…

Jumat, 07 Desember 2018 08:25

Sektor Swasta Lebih Akomodatif

KELUHAN penyandang difabel di Kaltim ternyata sudah lama menjadi sorotan…

Senin, 26 November 2018 08:26

Ngos-ngosan Oemar Bakri Mengejar Sejahtera

Dua puluh lima November, kemarin, diperingati sebagai Hari Guru. Jadi…

Senin, 26 November 2018 08:20

Gaji Ratusan Ribu bagi Penentu Wajah Pendidikan

NASIB guru honorer di Kaltim memerlukan perhatian pemerintah. Terutama, masalah…

Senin, 26 November 2018 08:19

Wajah Pendidikan Indonesia

INDONESIA harus kerja keras demi meningkatkan taraf pendidikan. Hingga saat…

Jumat, 16 November 2018 08:25

Ada Data di Balik Duka

Dari ribuan jenis pekerjaan di muka bumi, apa yang dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .