MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 24 April 2018 07:10
JUMLAH Konsumsi Ikan Naik Terus

Tahun 2017, 46,41 Kg per Kapita dalam Setahun

PASOKAN CUKUP: Tak hanya peningkatan konsumsi, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk mulai menekuni budi daya perikanan. (MUHAMMAD FUAD/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sektor perikanan menjadi lahan bisnis potensial di Kaltim. Itu terlihat dari jumlah konsumsi ikan di daerah ini yang terus meningkat, dan melampaui target tahunan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim, Nursigit mengatakan, Benua Etam memang penghasil ikan potensial. Sebagai contoh, Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Selili di Samarinda saja, bisa menampung tangkapan 40 ton ikan per hari.

Dinas Kelautan dan Perikanan mencatat, target konsumsi ikan selalu dinaikkan. Pada 2014, dari target 41 kilogram (kg) target per kapita per tahun, realisasinya mencapai 42 kg. Pada tahun selanjutnya, dari target 42  kg, terealisasi 46,12 kg per kapita per tahun.

“Pada 2016 dan 2017, kembali melampaui target. Masing-masing dengan target 43 dan 44 kg per kapita per tahun, terealisasi 46,41 dan 45,23 kg,” tuturnya, Senin (23/4).

Dia menjelaskan, walaupun terus melampaui target, pihaknya masih harus berupaya keras menggenjot program Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang digagas secara nasional oleh pemerintah.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim juga telah membentuk Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan). Tujuannya adalah menyosialisasikan dan menyinergikan program dari masing-masing institusi, dengan program nasional Gemarikan. 

“Promosi konsumsi ikan terus dilakukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Terutama untuk anak-anak dan balita, ibu-ibu hamil dan menyusui, bahkan kepada bapak-bapak atau ibu-ibu lanjut usia,” katanya.

Menurutnya, Kaltim masih memiliki ruang untuk menggenjot produksi maupun konsumsi ikan. Salah satunya, diupayakan lewat kerja sama dengan para sekolah-sekolah. Di Samarinda, nantinya akan ada kartu khusus untuk masuk ke PPI  Selili. Dengan menunjukkannya kepada petugas, produk perikanan di sana bisa didapat dengan harga lebih murah.

“Konsumsi ikan yang terus melampaui target tidak menjadi masalah. Produksi masih sangat cukup. Bahkan untuk memenuhi potensi ekspor, melalui program direct call,” tuturnya.

Bersama upaya meningkatkan konsumsi, Dinas Kelautan dan Perikanan memang mendorong masyarakat untuk turut berproduksi. Selain ikan tangkap, juga lewat budi daya. Bila berjalan optimal, dia meyakini, hasil dari sektor ini akan turut memperbaiki perekonomian masyarakat. Minimal, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi lauk pauk harian.

“Kami juga terus membina usaha kecil dan menengah di perdesaan. Mereka didorong mengembangkan produk turunan dari produksi ikan. Seperti amplang ataupun produk pangan olahan lainnya. Jadi, bukan konsumsi saja yang ditingkatkan. Nilai ekonomis bisnis turunannya juga ikut digalakkan,” tutupnya. (*/ctr/man2/k15)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 06:56

Mulai Pikirkan Hilirisasi

JAKARTA – Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dalam beberapa bulan terakhir…

Senin, 16 Juli 2018 06:52

Suku Bunga Naik, Kredit Diyakini Tumbuh

JAKARTA – Meski menaikkan suku bunga acuan 100 basis poin pada periode Mei–Juni 2018, Bank…

Senin, 16 Juli 2018 06:51

BEI Berharap Freeport Go Public

JAKARTA - Pemerintah telah berhasil mengambil alih 51 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui…

Senin, 16 Juli 2018 06:49

Belum Kurangi Ketimpangan Sosial

JAKARTA - Subsidi energi pada tahun depan bakal meningkat. Peningkatan itu disetujui oleh Badan Anggaran…

Minggu, 15 Juli 2018 06:16

Hunian Nyaman Berkesan Alami

KONDISI alam perbukitan membuat Balikpapan Regency menghadirkan suasana perumahan yang nyaman dan menyatu…

Minggu, 15 Juli 2018 06:13

De Royal, Rumah Investasi dan Eksklusif

BALIKPAPAN Regency memiliki 10 cluster andalan. Yakni, De Royal, Meditrania, Valencia, Castarica, Kintamani,…

Minggu, 15 Juli 2018 06:10

Rumah Impian, Investasi Masa Depan

DIHUNI lebih dari 5000 kepala keluarga (KK), Balikpapan Regency memang jadi pilihan masyarakat. Tidak…

Sabtu, 14 Juli 2018 06:25

Jaga Surplus Industri Manufaktur Berbasis SDA

JAKARTA   —  Industri pengolahan berbasis sumber daya alam masih menunjukkan kinerja…

Sabtu, 14 Juli 2018 06:23

Perjuangkan Isu Kelapa Sawit

BRUSSELS  –  Delegasi Indonesia dan Delegasi Uni Eropa melakukan perundingan putaran…

Sabtu, 14 Juli 2018 06:22

Terus Tekan Impor

PADA  sisi lain, pemerintah berupaya untuk menekan impor. Salah satu langkahnya, Kemenperin terus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .