MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 24 April 2018 07:10
JUMLAH Konsumsi Ikan Naik Terus

Tahun 2017, 46,41 Kg per Kapita dalam Setahun

PASOKAN CUKUP: Tak hanya peningkatan konsumsi, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk mulai menekuni budi daya perikanan. (MUHAMMAD FUAD/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sektor perikanan menjadi lahan bisnis potensial di Kaltim. Itu terlihat dari jumlah konsumsi ikan di daerah ini yang terus meningkat, dan melampaui target tahunan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim, Nursigit mengatakan, Benua Etam memang penghasil ikan potensial. Sebagai contoh, Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Selili di Samarinda saja, bisa menampung tangkapan 40 ton ikan per hari.

Dinas Kelautan dan Perikanan mencatat, target konsumsi ikan selalu dinaikkan. Pada 2014, dari target 41 kilogram (kg) target per kapita per tahun, realisasinya mencapai 42 kg. Pada tahun selanjutnya, dari target 42  kg, terealisasi 46,12 kg per kapita per tahun.

“Pada 2016 dan 2017, kembali melampaui target. Masing-masing dengan target 43 dan 44 kg per kapita per tahun, terealisasi 46,41 dan 45,23 kg,” tuturnya, Senin (23/4).

Dia menjelaskan, walaupun terus melampaui target, pihaknya masih harus berupaya keras menggenjot program Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang digagas secara nasional oleh pemerintah.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim juga telah membentuk Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan). Tujuannya adalah menyosialisasikan dan menyinergikan program dari masing-masing institusi, dengan program nasional Gemarikan. 

“Promosi konsumsi ikan terus dilakukan kepada seluruh lapisan masyarakat. Terutama untuk anak-anak dan balita, ibu-ibu hamil dan menyusui, bahkan kepada bapak-bapak atau ibu-ibu lanjut usia,” katanya.

Menurutnya, Kaltim masih memiliki ruang untuk menggenjot produksi maupun konsumsi ikan. Salah satunya, diupayakan lewat kerja sama dengan para sekolah-sekolah. Di Samarinda, nantinya akan ada kartu khusus untuk masuk ke PPI  Selili. Dengan menunjukkannya kepada petugas, produk perikanan di sana bisa didapat dengan harga lebih murah.

“Konsumsi ikan yang terus melampaui target tidak menjadi masalah. Produksi masih sangat cukup. Bahkan untuk memenuhi potensi ekspor, melalui program direct call,” tuturnya.

Bersama upaya meningkatkan konsumsi, Dinas Kelautan dan Perikanan memang mendorong masyarakat untuk turut berproduksi. Selain ikan tangkap, juga lewat budi daya. Bila berjalan optimal, dia meyakini, hasil dari sektor ini akan turut memperbaiki perekonomian masyarakat. Minimal, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi lauk pauk harian.

“Kami juga terus membina usaha kecil dan menengah di perdesaan. Mereka didorong mengembangkan produk turunan dari produksi ikan. Seperti amplang ataupun produk pangan olahan lainnya. Jadi, bukan konsumsi saja yang ditingkatkan. Nilai ekonomis bisnis turunannya juga ikut digalakkan,” tutupnya. (*/ctr/man2/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 00:14

2019, Ekonomi Ditarget Tumbuh 5,8 Persen

JAKARTA  –  Pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi pada 2019 mendatang mencapai…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:09

BI Terbitkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan

JAKARTA –  Bank Indonesia (BI) meluncurkan buku Kajian Stabilitas Keuangan No.30, Maret 2018.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:08

BI Terapkan Pengetatan Moneter, Era Bunga Tinggi Dimulai

JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) akhirnya menaikkan suku bunga acuan. Kamis (17/5), rapat…

Jumat, 18 Mei 2018 06:27

Asuransi Optimistis Tumbuh 20 Persen

JAKARTA – Industri asuransi tetap optimistis bisa tumbuh 20-30 persen tahun ini. Indonesia dinilai…

Jumat, 18 Mei 2018 06:23

Penambahan Subsidi Solar Belum Final

JAKARTA – Masyarakat harus bersabar. Rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)…

Jumat, 18 Mei 2018 06:23

Usaha Ritel di Surabaya Menurun 70 Persen

SURABAYA – Setelah kejadian teror bom di Surabaya dan Sidoarjo, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia…

Kamis, 17 Mei 2018 06:59

Pangkas Rantai Tata Niaga, Hindari Lonjakan Harga

SAMARINDA – Panjangnya rantai perdagangan di Kaltim serta kendala dalam proses distribusi diklaim…

Kamis, 17 Mei 2018 06:57

Indikasi Ekonomi Kaltim Terus Tumbuh

BALIKPAPAN - Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) kian optimistis…

Kamis, 17 Mei 2018 06:55

2018, Paser Optimistis 100 Persen Rasio Elektrifikasi

TANA PASER - Rasio Elektrifikasi Paser kini mencapai 82 persen. Dari 139 desa di Kabupaten Paser, hampir…

Kamis, 17 Mei 2018 06:52

Pola Konsumsi Masyarakat Membaik

BALIKPAPAN - Pola konsumsi bahan bakar minyak (BBM) masyarakat Kaltim terus membaik. Memasuki triwulan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .