MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 23 April 2018 19:48
Soal Lapangan Kerja, Ini Solusi dari Paslon Nomor 4
Warga Bontang antusias mendengarkan paparan Rusmadi.

PROKAL.CO, BONTANG - Satu di antara beberapa program unggulan pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim nomor 4, Rusmadi-Safaruddin, adalah membuka lapangan kerja bagi 100 ribu pencari kerja. Namun, program ini diragukan dan dipertanyakan oleh salah satu pemuda, Kurniawan (24), ketika bertemu Rusmadi di Desa Guntung, Kota Bontang, Minggu (22/4/2018).

Menjawab pertanyaan kritis anak muda itu,  Rusmadi malah memberi apresiasi begitulah semestinya pemuda zaman now. Harus berani dan kritis. “Saya mengapresiasi sikap kritis masyarakat. Kelak ketika menjadi Gubernur saya juga menempatkan diri pada pemimpin yang menerima kritik. Saya memerlukan kritik agar kebijakan yang kita laksanakan berjalan lebih baik,” ujar Rusmadi.

Mantan Sekdaprov itu menjelaskan, mengenai pembukaan lapangan kerja dilakukan berdasarkan potensi daerah Provinsi Kaltim yang begitu besar.

“Dari sektor Perkebunan, saya sudah programkan perluasan sawit 50 ribu hektar. Ini saja menyerap 50 ribu pekerja. Belum lagi, izin lahan Sawit yang sudah dikeluarkan pemerintah seluas 3,3 juta hektar. Saat ini yang sudah ditanam baru 1,1 juta hektar. Sehingga masih ada 2,2 juta hektar belum ditanam dan ini bakal menyerap 1 juta tenaga kerja, dengan perkiraan setiap 2,2 hektar bisa digarap 1 orang,” kata Rusmadi.

Bila diberi amanah menjabat Gubernur Kaltim, Rusmadi akan mengajak Bupati bersikap tegas agar 2,2 juta hektar yang belum ditanam, izinnya dicabut dan diberikan kepada perusahaan lain yang mau investasi Kebun Sawit.

“Izin lahan Sawit ini ada di Bupati, dan saya ketika menjabat Gubernur Kaltim akan turun evaluasi Kebun Sawit yang tak ditanam. Sesuai UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang perkebunan, izin Sawit bisa dicabut jika 3 tahun belum ada penanaman sebesar 30 persen total luas lahan,” ujar Rusmadi.

Meski demikian, Rusmadi meminta generasi muda seperti Kurniawan tidak harus mencari lowongan kerja. Tapi, harusnya membuka lapangan kerja dengan berwirausaha. “Adik kita Kurniawan ini orang cerdas,  lulusan diploma. Pasti bisa buka usaha yang membuka lapangan kerja,” kata Rusmadi, memotivasi.

Selain ditanya program 100 ribu lowongan kerja, Rusmadi juga diminta solusi dari warga Sidrap yang memiliki KTP Kota Bontang. Padahal, wilayah Sidrap masuk Kabupaten Kutai Timur. “Jika saya Gubernurnya, saya panggil Bupati dan Walikota. Harus jelas, Sidrap mau masuk Kutai Timur, ya di Kutai Timur. Kalau mau masuk Kota Bontang, harus jelas di kota Bontang. Tapi, secara pribadi saya berpendapat, layanan pemerintah yang terdekat yang paling ideal mengambilnya,” kata Rusmadi.

Lebih lanjut Rusmadi menegaskan, sebagai kepala daerah, mestinya harus bertanggung jawab atas persoalan dihadapi warganya. “Ini soal kehidupan, ketika tahun pertama saya jabat Gubernur, Insya Allah persoalan (Sidrap) selesai. Nggak boleh itu, tiap ada Pilkada baru menjadi lumbung suara,” katanya.

Rusmadi juga tak lupa akan perhatikan Kota Bontang yang memiliki potensi Perikanan. Dengan sebagian besar Nelayan di Desa Guntung, dirinya akan dorong pemerintah membantu perahu dan mesin. Selain itu, program bea siswa bagi anak-anak Nelayan di Desa Guntung akan diprioritaskan seperti anak-anak di Desa lainnya di Kaltim.

“Saya lebih perhatikan anak-anak di Desa di Kaltim untuk dapatkan beasiswa,” kata Rusmadi. (adv)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 18:26

Kebakaran Rumah Warga Sempat Macetkan Poros Samarinda-Balikpapan

SAMARINDA- Kejadian kebakaran rumah warga di  poros jalan Samarinda – Balikpapan , tepatnya…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:29

Tolak Keras LGBT di Bontang

JAKARTA - Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menolak keras kehadiran transgender (LGBT) di Kota Taman.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:28

Posisi Kepala Dinas Ini Loh yang Paling Diincar

BONTANG – Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama telah menerima puluhan berkas…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:27

Gerakan Lindungi Hak Pilih dari Bawaslu

SANGATTA - Ketua Bawaslu Kaltim Saiful Bahtiar menyatakan, hak pilih warga Kutai Timur terancam hilang…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:26

Berdalih Pinjam, MN Bawa Kabur Ponsel

BONTANG - Pemuda 18 tahun dilaporkan melakukan tindak pidana dugaan penggelapan satu ponsel. Terlapor…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:26

Segera Diverifikasi Tim Provinsi dan Pusat

TANJUNG REDEB –SMP 2 Tanjung Redeb menjadi satu-satunya sekolah yang mewakili Kabupaten Berau…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:25

Berharap Ada Armada Damkar di Talisayan

TALISAYAN - Kebakaran yang terjadi di RT 6 Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, Kamis (18/10), menghanguskan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:23

Puskesmas Gersik Batal Dibangun

PENAJAM–Pembangunan Puskesmas Gersik di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU),…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:22

Tetapkan 99 Tersangka Kasus Narkoba

TANA PASER–Kasat Reskoba Polres Paser AKP Tasimun yang baru saja melanjutkan tugas dari AKP Ahmad…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:21

Hanya Satu Pelamar CPNS Guru K-2

TANA PASER–Dari 177 orang formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang dibuka Pemkab Paser pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .