MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 23 April 2018 08:21
Redam NPL, Laba Bank Danamon Menyusut
REALISTIS: Bank Danamon harus mengurangi porsi kredit untuk segmen mikro, guna menekan risiko. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, JAKARTA – Upaya perbaikan kualitas kredit menekan laba PT Bank Danamon Indonesia Tbk awal tahun ini. Perusahaan tercatat meraup keuntungan Rp 1,04 triliun pada kuartal pertama 2017, atau turun 1 persen dari Rp 1,05 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Pada periode tersebut, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) perusahaan melandai. Yakni, dari 3,2 menjadi 3,1 persen.

Direktur Keuangan Bank Danamon Satinder Ahluwalia menyampaikan, NPL tersebut banyak disumbang segmen kredit mikro. Di segmen ini, kredit bermasalah masih menyentuh angka 6 persen pada kuartal  pertama lalu.

“Tapi kalau dilihat secara bulanan, (kredit bermasalah DSP) sebenarnya sudah turun sekitar 40 persen, dibandingkan tahun kemarin,” ujarnya di Menara Bank Danamon, Jumat (20/4).

Ahluwalia menjelaskan, upaya perbaikan NPL dilakukan dengan menggenjot penagihan pembayaran cicilan kredit (collection) kepada debitur sejak setahun terakhir. Bersamaan itu, perusahaan menutup sekitar 100 dari total 700 outlet kredit mikro pada tahun lalu.

Meski begitu, menurutnya, bank tetap menyalurkan kredit baru untuk segmen mikro. Hanya saja, akan lebih selektif.

Faktor lain yang menggerus laba perusahaan adalah pertumbuhan kredit yang terbatas. Perusahaan mencatatkan pertumbuhan kredit hanya 3 persen secara tahunan, dari Rp 126,83 triliun menjadi Rp 130,18 triliun. Walhasil, pendapatan bunga dari kredit hanya tumbuh sekitar 1 persen dari Rp 3,55 triliun menjadi Rp 3,59 triliun.

Sumbangan penyaluran kredit lebih banyak diberikan segmen usaha kecil dan menengah (UKM) yang tumbuh 12 persen menjadi Rp 29,3 triliun. Juga segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang tumbuh 40 persen menjadi Rp 6,6 triliun.

Ada pula sumbangan dari pembiayaan kendaraan bermotor yang diberikan perusahaan melalui anak usahanya, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. Pertumbuhannya mencapai 5 persen, menjadi Rp 46 triliun pada kuartal I 2018.

“Pembiayaan baru dari Adira Finance tumbuh 17 persen untuk kendaraan roda dua dan tumbuh 30 persen untuk kendaraan roda empat. Ini didorong industri otomotif yang sudah mulai pulih,” jelasnya.

Sejalan dengan aliran kredit yang tidak deras itu, biaya kredit dapat ditekan sekitar 4 persen dari Rp 831 miliar menjadi Rp 798 miliar. Meski, secara keseluruhan beban operasional bank justru meningkat sekitar 1 persen dari menjadi Rp 2,11 triliun.

Sementara, pendapatan nonbunga (fee based income) menurun sekitar 7 persen. Sedangkan pendapatan operasional turun tipis 0,15 persen.

Perusahaan juga mencatatkan penurunan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) dari 21,8 persen pada kuartal I 2017 menjadi 21,6 persen pada kuartal I 2018. Namun, jumlah aset berhasil dikerek sekitar 5 persen, dari Rp 171,14 triliun menjadi Rp 179,55 triliun.

TARGET KREDIT TAK TERCAPAI

Kendati berhasil membukukan pertumbuhan kredit hingga 3 persen pada kuartal I 2018, Danamon rupanya masih pesimistis dengan target pencapaian kredit secara keseluruhan hingga akhir tahun ini. Ahluwalia menyebut bank hanya memproyeksikan pertumbuhan kredit di kisaran 1 hingga 2 persen. Itu disebabkan turunnya portofolio untuk segmen mikro, yang sejauh ini menjadi penyerap terbesar. “Kalau di luar pertumbuhan kredit mikro mungkin bisa 8-10 persen,” pungkasnya. (int/cn/man2/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 00:14

Hypermart Mulai Geber Diskon dan Promo

BALIKPAPAN  -  Meski indeks tendensi konsumen (ITK) turun, retailer di Kota Minyak optimistis…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:13

Waspada Bibit Kelapa Sawit Ilegal

SAMARINDA  -  Para petani kembali diminta mewaspadai peredaran benih kelapa sawit ilegal.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:12
Masih Didominasi Pajak

Triwulan Pertama, PAD Kaltim Capai 16,85 Persen

SAMARINDA  -  Kinerja Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kaltim…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:11

Sering Terbentur Aturan

BALIKPAPAN  - Perusahaan di Kaltim belum maksimal dalam memanfaatkan keuntungan melantai di Bursa…

Jumat, 18 Mei 2018 06:37

Perusahaan Lokal Masih Enggan Go Public

BALIKPAPAN - Minat perusahaan lokal untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public…

Jumat, 18 Mei 2018 06:34

RDMP Berjalan, Gubernur Prioritaskan Naker Lokal

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta pembangunan kilang minyak baru milik PT Pertamina…

Jumat, 18 Mei 2018 06:32

Lampaui Target Konsumsi Nasional

TANA PASER  –  Meski terjadi kenaikan harga, masyarakat Paser tidak perlu bingung mencari…

Jumat, 18 Mei 2018 06:30

Penguatan Dolar Bisa Katrol Harga Otomotif

BALIKPAPAN - Harga jual otomotif di Kaltim diprediksi bakal terpengaruh penguatan dolar Amerika Serikat…

Jumat, 18 Mei 2018 06:26

Tren Positif Batu Bara Belum Merata

BALIKPAPAN - Meski harga batu bara menguat dan ekspor meningkat, kondisi ini tak serta-merta membuat…

Kamis, 17 Mei 2018 06:59

Indikasi Ekonomi Kaltim Terus Tumbuh

BALIKPAPAN - Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) kian optimistis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .