MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 21 April 2018 09:53
Target Empat Pengungkapan Setahun
-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Satreskrim Polresta Samarinda dengan tersangka Arif Rahman Hakim, oknum aparatur sipil negara (ASN) di UPTD Pasar Merdeka, memang baru pertama kali di lingkungan kepolisian selama 2018. Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto menarget, unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim minimal mengungkap empat perkara selama 2018.

Perwira pehobi motor trail itu menyebut, ada Unit Pelayanan Pengaduan (UPP) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang sudah dibentuk sejak lama. “Dan kasus yang kemarin, salah satunya dari tim itu,” sebut Vendra. Alumnus Akpol 1995 itu menegaskan, timnya bakal terus berjalan. Dia tak akan pandang bulu dalam penindakan tegas perkara pungli. Karena itu, dia bekerja sama dengan Pemkot Samarinda.

Vendra tak menepis, Samarinda masih sangat berpotensi pungli. Terlebih seperti penerimaan ASN, Polri, dan TNI. “Makanya, jika ada kegiatan penerimaan Polri, kami tentu melibatkan instansi pemerintah terkait,” ungkapnya.

Disinggung terkait target kepolisian, perwira Polri yang pernah bertugas di Kalbar itu mengatakan, minimal Unit Tipidkor Satreskrim Polresta Samarinda wajib mengungkap empat kasus. Vendra menegaskan, masih ada target-target lain yang wajib diselesaikan jajarannya.

Terkait kasus yang menyeret oknum ASN di UPTD Pasar Merdeka, Arif Rahman Hakim, Vendra menuturkan, jajarannya masih mengembangkan kasus tersebut. “Terkait adanya barang yang disita masih proses pemeriksaan. Apakah menyangkut hasil pungli atau tidak,” tegasnya.

Sementara itu, Almaida, kuasa hukum Arif, belum bisa bicara banyak terkait kasus yang menimpa kliennya. “Saya memang ditunjuk, tapi bagaimana duduk perkaranya belum dijelaskan, sementara masih pendampingan,” singkatnya.

Sebelumnya, Arif, koordinator Unit Pasar Merdeka, tertangkap tangan dalam OTT Rabu (18/4) siang. Di tangannya, plastik berisi uang Rp 10 juta yang baru disetorkan seorang calon penghuni lapak pasar disita. OTT itu dilakukan setelah polisi mendengar keresahan beberapa pedagang yang hendak menghuni lapak-lapak di Pasar Merdeka.

“Tarif yang dipatok beragam. Sekitar Rp 10–12 juta,” tegas Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono. Seharusnya, pedagang hanya membayar retribusi Rp 3 ribu setiap hari. Timbal baliknya, pedagang mendapatkan surat keterangan tempat untuk berdagang (SKTUB) dari UPTD Pasar Merdeka. Hingga kemarin, polisi masih menelusuri jika ada keterlibatan orang lain dalam kasus tersebut. (*/dra/dwi/k16)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 12:37

Zainal Muttaqin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua SPS Kaltim

SAMARINDA- Haji Zainal Muttaqin, akhirnya kembali terpilih sebagai ketua Serikat…

Kamis, 17 Januari 2019 12:21

Tak Ada Wawali, Wali Kota Samarinda Ngakunya Begini...

SAMARINDA - Walikota Samarinda Syaharie Jaang semenjak ditinggal almarhum Wakil…

Kamis, 17 Januari 2019 10:13

Tak Boleh Lagi Kantong Plastik, Pemkot Bagikan 2 Ribu Tas

SAMARINDA – Di tahun 2019 panitia pelaksana HUT Kota Samarinda…

Kamis, 17 Januari 2019 10:00

Hari Ini, SPS Kaltim Adakan Muscab

SAMARINDA – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim melaksanakan musyawarah cabang…

Rabu, 16 Januari 2019 13:00

Bayar Buat SIM di Polres Samarinda, Kini Bisa Pakai Go Pay

SAMARINDA - Gojek, penyedia layanan berbasis aplikasi menjalin koloborasi dengan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:43

Pengaruhi Nilai Adipura

SAMARINDA–Beralasan bila kalangan legislatif khawatir pemkot tak tegas menjalankan Peraturan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:41

All Out Lindungi SK Gubernur

PARA pemohon intervensi itu menilai, posisi kelima dewan yang mencengkeram…

Rabu, 16 Januari 2019 10:40

PTUN Beri Kejelasan Pekan Depan

SAMARINDA–Sengketa Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim tentang pemberhentian lima legislator…

Rabu, 16 Januari 2019 09:06

Bankaltimtara Klaim Kuasai 19,27% DPK se Kaltim

SAMARINDA  - Bankaltimtara mengklaim telah menguasai 19,27% total Dana Pihak…

Selasa, 15 Januari 2019 10:38

Ramai-Ramai Ajukan Intervensi

SAMARINDA–Tensi tinggi masih menaungi kisruh pergantian antarwaktu (PAW) lima anggota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*