MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 20 April 2018 10:38
Pengetap Ditangkap
-Ilustrasi.

PROKAL.CO, SENDAWAR–Pengecer bahan bakar minyak (BBM) di Kutai Barat (Kubar) terus menjamur. Ini terlihat banyaknya kios-kios di sepanjang jalan utama di Kecamatan Barong Tongkok dan Melak. Namun, disayangkan, sempat beredar isu harga BBM akan naik. Seiring itulah, beberapa pengecer BBM menaikkan harga premium.

“Saya sempat membeli premium Rp 8 ribu per liter. Padahal, biasanya dijual di pengecer hanya Rp 7.500 per liter,” kata Tono, warga Kecamatan Sekolaq Darat, kepada media ini kemarin. Pengecer yang menjual minyak di wilayah Jaras Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok. Di wilayah ini pun, solar langka. Kondisi ini turut dialami di Kecamatan Melak dan Sekolaq Darat.

“Sudah sebulan lebih Pak, tidak ada lagi solar,” kata Ijah, pengecer resmi solar di Kecamatan Sekolaq Darat. Dia menyebut, tidak lagi mendapatkan solar dari agen premium minyak dan solar (APMS). Sementara itu, Polres Kubar telah menurunkan personel untuk menjaga dan mengatur pembelian BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ngenyan Asa, Kecamatan Barong Tongkok.

“Memang kami sudah mengatur BBM di SPBU Ngenyan Asa,” kata Kapolres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan melalui Kapolsek Barong Tongkok Iptu Tri Irianto. Acok, pengecer di Kampung Sekolaq Joleq, Kecamatan Sekolaq Darat, membenarkan bahwa di SPBU Ngenyan Asa telah dijaga personel Polri. “Sudah mulai enak Pak sekarang. Beli BBM di situ sudah diatur tertib kepolisian yang dipimpin Kapolsek Barong Tongkok,” kata Acok.

Ditambahkan Kasubbag Humas Polres Kubar Kompol Sarman, hasil penjagaan BBM di SPBU Ngenyan Asa, diamankan dua orang yang diduga pengetap. “Kami telah amankan kedua pengetap,” tegas Sarman yang juga kabag Ops Polres Kubar.

Sebelumnya, BBM jenis solar mengalami kelangkaan di tingkat pengecer di kampung-kampung wilayah Kubar sejak sebulan terakhir. Kalaupun tersedia di SPBU, harus rela antre berjam-jam. Bagi warga di perkampungan, jelas sangat menyulitkan mendapatkan solar. Sebab, harus menempuh puluhan kilometer untuk ikut antre ke SPBU. Padahal, solar sangat penting untuk diesel penerangan listrik di rumah. “Memang sudah tidak ada lagi menjual solar. Sebab, tidak ada stok solarnya lagi,” kata pengecer BBM di Kampung Sumber Sari, Kecamatan Barong Tongkok.

“Kami akan siap melakukan penyelidikan dugaan pengetap yang menguasai SPBU itu,” kata Kapolres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan belum lama ini. Jika benar dan ada indikasi pelanggaran, polisi akan melakukan tindakan di lapangan. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kubar AKP Rido Doly Kristian mengatakan, banyak pengantre di SPBU. Jika para pengetap BBM ada indikasi pelanggaran, tentu ditindak tegas. “Kita akan kenakan UU migas. Pelakunya akan dilakukan tindakan hukum yang berlaku,” tegasnya. (rud/iza/k11)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 10:32

Ada yang Harus Skedul Ulang

SANGATTA - Kebijakan Pemkab Kutai Timur  (Kutim) yang menginginkan anggaran…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:30

Proyek 2015 Belum Dibayar Disdik?

SANGATTA - Surat perintah kerja (SPK) proyek di Dinas Pendidikan…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:29

Pembangunan Maratua Sangat Pesat

TANJUNG REDEB – Jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Maratua dalam…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:25

Gaji Guru Honorer dan PTT Disamakan

TANJUNG REDEB – Kabar gembira bagi guru honorer yang mengabdi…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:24

Dicabuli Ayah Tiri, Mencoba Bunuh Diri

SANGATTA – Kasus pencabulan yang dilakukan terhadap anak tiri, terjadi…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:21

Sawah Jadi Tempat Buang Tanah

KUKAR–Kekecewaan terlihat dari wajah Plt Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah.…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:20

Jalan Dua Desa Bakal Disemen

TENGGARONG–Di tengah defisit keuangan daerah, dua desa di Tenggarong Seberang,…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:17

Polri Ancang-Ancang Songsong Pemilu 2019

SENDAWAR–Seluruh personel Polres Kutai Barat (Kubar) punya tanggung jawab besar.…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:14

Perlu Evaluasi Menyeluruh

PENAJAM - Pembenahan bakal dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:12

Sepuluh Calon Tunggu Uji Kepatutan

TANA PASER – Penentuan siapa yang akan terpilih menjadi anggota…
Sitemap