MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 17 April 2018 12:38
Komunitas Bertukar Pasangan Sah di Surabaya
ASTAGA…Member Baru Beradegan Seks di Depan Banyak Orang
Para pelaku swinger saat digelandang ke Mapolda Jatim, Senin (17/4). (Dida Tenola/JawaPos.com)

PROKAL.CO, SURABAYA- Terbongkarnya komunitas tukar pasangan seks atau swinger bukan hal yang baru. Di Surabaya, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya juga pernah mengungkap kasus serupa pada 2016 lalu. Rata-rata komunitas swinger punya aturan main yang disepakati para anggotanya. Pada dasarnya, aturan tersebut dibuat bukan untuk memaksa. Namun agar para anggota sama-sama merasa nyaman.

Komunitas Sparkling yang dibekuk Polda Jatim punya satu syarat mutlak. "Mereka harus punya surat nikah," jelas Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Yudhistira Midyahwan, Selasa (17/4). Surat nikah menjadi patokan bahwa yang datang untuk bergabung pada komunitas itu benar-benar pasangan resmi. Selebihnya ada aturan yang diputuskan masing-masing anggota. Namun tidak terlalu mengikat.

Salah seorang penyidik kasus swinger yang enggan disebut namanya menceritakan kepada JawaPos.com. Aturan yang tidak mengikat misalnya penggunaan kondom. Karena tidak semua anggota nyaman memakai alat pengaman. "Biasanya yang minta member baru. Biasalah, mereka takut kena penyakit menular. Member lama biasanya menurutinya," ceritanya.

BACA JUGA 3 Pasangan Saling Tukar Pasangan Seks

Pada dasarnya, seluruh member sadar bahwa mereka rentan terkena penyakit seksual. Meskipun tidak selalu dipakai, mereka selalu sedia kondom.

Aturan selanjutnya adalah tidak boleh memaksa. Jika ada member yang menolak untuk bertukar pasangan dengan si A misalnya, maka si A tidak boleh memaksa. Biasanya untuk membuat anggota baru nyaman, komunitas tersebut berkumpul untuk menyatukan chemistry. "Bisa karaoke bareng, makan-makan. Di sana mereka ngobrol, saling bertukar cerita dulu. Biar klik," imbuhnya.

Tak jarang, anggota baru pada awalnya malu-malu untuk melakukan hubungan badang dengan pasangan anggota lain. Member yang sudah lama pun tidak ingin langsung memaksa. "Anggota baru bisa berhubungan badan dulu dengan pasangannya sendiri. Aktifitas itu dilakukan di dalam kamar yang juga berisi member-member lain," lanjut penyidik tersebut.

Artinya, mereka melakukan seks dengan dilihat orang banyak. Mereka dibiarkan bebas melakukan gaya apapun. Ibaratnya seperti show. Kalau mereka sudah menikmati dan nyaman, baru anggota lama ikut bergabung melakukan hubungan badan. Saat itulah biasanya anggota baru ditawari mau bertukar pasangan dengan siapa.

Hampir serupa dengan komunitas Sparkling yang diciduk Polda, pelaku swinger yang pernah diungkap Unit PPA Polrestabes Surabaya juga punya aturan. "Bedanya yang kami tangkap dulu pakai uang," terang Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni kepada JawaPos.com.

Pelaku yang pernah ditangkap memasang tarif. Kalau tidak cocok dengan tarif yang ditetapkan, maka tukar pasangan tidak akan terwujud. "Makanya pelaku waktu itu kami jerat dengan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Ada unsur trafficking di situ," tambah polisi asal Banyuwangi tersebut.

Ruth Yeni mengungkapkan, terkadang uang yang terkumpul juga dipakai koordinator untuk mengelola komunitas. Misalnya, uang dipakai untuk membayar hotel saat mereka berkumpul pada pertemuan selanjutnya.

Pada dasarnya, komunitas sejenis banyak beredar di media sosial. Terutama Facebook. Banyak grup-grup di Facebook yang menamakan dirinya sebagai wadah swinger. Dari media sosial itu, mereka bertukar nomor atau Pin BBM. Muaranya tetap di WhatsApp group atau BBM Group.

Seperti diberitakan sebelumnya, Unit III Subdit IV Renakta Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar komunitas tukar pasangan seks alias swinger bernama Sparkling. Ungkap kasus bermula dari penggerebekan sebuah hotel di Lawang, Malang, Senin (16/4). Tiga pasangan suami istri berhasil diamankan. Salah seorang di antaranya berinisial THD. dia ditetapkan sebagai tersangka karena menjadi admin WhatsApp group komunitas tersebut. (did/JPC)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 16:13

Inilah 8 Hal yang Dibahas saat Jokowi Bertemu Alumni 212

Ada sejumlah hal yang dibahas saat Presiden Jokowi bertemu dengan sejumlah ulama Persaudaraan Alumni…

Kamis, 26 April 2018 16:01

Dor! Sopir Taksi Online Ditembak Mati

tegas dan tak ada ampun. Tindakan itu diambil Polres Metro Jakarta Barat terhadap kawanan sopir taksi…

Kamis, 26 April 2018 13:43

WOW..!! Kata Pengamat : Kalau Prabowo Gandeng Aher, KELAR..!! Jokowi Menang 1 Putaran

JAKARTA- Pengamat politik Said Salahuddin menilai jika koalisi Gerindra – PKS mengusung Prabowo…

Kamis, 26 April 2018 13:40

MENGUAT..!! Prabowo Dipasangkan dengan Aher

JAKARTA- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Prabowo…

Rabu, 25 April 2018 19:36

Bocor ke Publik, Ulama 212 Tantang Jokowi Cari si Pembocor

JAKARTA- Pertemuan Presiden Jokowi dengan tokoh ulama 212 di Istana Bogor, Minggu (22/4/2018), lalu…

Rabu, 25 April 2018 19:33

Meski Ketemu Jokowi, Ulama 212 Tetap Ogah Dukung Jokowi

JAKARTA- Sekretaris Tim Sebelas Alumni 212 Muhammad Al Khaththath menegaskan pertemuan tokoh alumni…

Rabu, 25 April 2018 19:31

Pertemuan dengan Ulama Bocor, Ini Kata Jokowi

JAKARTA- Presiden Jokowi angkat bicara soal pertemuannya dengan tokoh ulama alumni 212, Minggu (22/4/2018),…

Rabu, 25 April 2018 19:29

Pertemuan Rahasia Jokowi dengan 11 Ulama Utusan Habib Rizieq Bocor

JAKARTA- Sebanyak 11 ulama utusan Imam Besar Front Pembela Islama (FPI) Habib Rizieq Shihab dikabarkan…

Rabu, 25 April 2018 19:27

Fakta Mengejutkan di Balik Pertemuan Rahasia Jokowi dengan 11 Ulama 212

JAKARTA – Viralnya berita pertemuan 11 ulama utusan Habib Rizieq di Istana Bogor, Minggu (22/4/2018)…

Rabu, 25 April 2018 19:03

MENDADAK..!! Sekjen KPK Dipecat

JAKARTA- Dilansir JawaPos.com, beredar kabar Raden Bimo Gunung Abdul Kadir dipecat dari jabatanya sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .