MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 17 April 2018 12:02
Pemerintah Bilang Tak Ada Investor yang Tertarik
SUDAH DIDUGA..!! Proyek Kereta Api Kaltim Batal..!!!
MIMPI: Gubernur Awang Faroek Ishak saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan rel kereta api.

PROKAL.CO, JAKARTA- Mimpi Kaltim punya kereta api agaknya mesti dikubur dalam-dalam. Ya, proyek yang katanya menghubungkan Kaltim dengan Kalteng dan Kaltara itu akhirnya dibatalkan oleh Presiden Joko Widodo. Padahal proyek itu sempat diresmikan oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Desember 2016 lalu. Di ujung sisa masa pemerintahan Jokowi-JK yang habis pada 2019, pemerintah sepakat merevisi daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Keputusan itu diambil dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin (16/4). Hasilnya, ada 14 proyek infrastruktur yang batal dibangun. Ke 14 proyek itu di antaranya kereta api Jambi-Palembang, pembangunan rel kereta api Provinsi Kalimantan Timur, dan sistem penyediaan air minum air minum regional di Sumatera Utara. Selain itu, ada juga Bendungan Pelosika di Sulawesi Tenggara, dan kawasan ekonomi khusus Merauke.

Namun di saat bersamaan, pemerintah menambah satu proyek dan satu program pada PSN tahun ini. Yakni pembangunan Universitas Islam Internasional dan program pemerataan ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, penghapusan 14 PSN itu dilakukan setelah melihat progres perkembangannya selama ini. Berdasarkan laporan menteri terkait, 14 proyek tersebut sulit untuk dimulai pembangunannya hingga akhir periode 2019 mendatang. "Suatu proyek strategis nasional akan dipertahankan kalau ada pembangunan fisik, ada konstruksi paling lambat Kuartal III 2019,” ujarnya saat konferensi pers.

Sebagaimana Peraturan Presiden (Perpres) 58 tahun 2017 tentang PSN, ada 245 proyek infrastruktur dan dua program yang dicanangkan pemerintah dalam program strategis. Di luar 14 proyek yang dibatalkan, lanjut Darmin, proyek lainnya berjalan lancar. Bahkan, ada 10 di antaranta sudah selesai. Sementara sisanya ada dalam proses konstruksi, maupun akan memulai konstruksinya hingga tahun depan.

Untuk diketahui, perubahan PSN sendiri bukan yang pertama kali. Pada kwartal I 2017, pemerintah juga melakukannya. Awalnya, lanjut Darmin, pada 2016 ada 225 proyek dan satu program yang dicanangkan dalam PSN. Dalam prosesnya, ada 20 proyek yang selesai di tahun 2016, 15 di tahun 2017, dan 15 lainnya dibatalkan.

Namun pada saat bersamaam, pemerintah menambah 55 proyek dan satu program. Totalnya 245 proyek dan dua program sebagaimana Perpres 38 tahun 2017. Nah, dengan pembatalan 14 proyek, 10 proyek selesai, dan penambahan satu proyek serta satu program tahun ini, maka total PSN tahun ini menyisakan 222 proyek dan tiga program.

Darmin mebambahkan, meski 14 proyek itu dibatalkan, bukan berarti pembatalan tersebut bersifat permanen. Suatu saat, jika kondisinya memungkinkan, pemerintah selanjutnya bisa merencanakannya kembali. “Kalau nanti di Kementerian nya atau daerahnya mempersiapkan kembali dan sudah lebih siap, Maka mereka bisa diajukan kembali,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, persoalan yang dihadapi 14 proyek yang dibatalkan sangat beragam. Bendungan Telaga Waje Bali misalnya, dibatalkan karena kondisi tata ruangnya sudah berubah. "Ternyata sudah dibikin izin waktu pak bupati yang dulu ini izin untuk hotel,” ujarnya.

Begitu juga untuk kereta api Kalimantan timur, proyek itu sengaja dibatalkan akibat tidak ada investor yang tertarik. “Tidak ada investasi yang masuk,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menambahkan. (jpk/far/JPC)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 09:13

Fokus dan Bonus

JAKARTA - Skuat Timnas Indonesia U-23 dijanjikan mendapat bonus jika mampu mengalahkan Hong Kong di…

Senin, 20 Agustus 2018 09:06

Empat Titik Keretakan di Mahakam

BALIKPAPAN - Meski dinyatakan aman, konstruksi Jembatan Mahakam, Samarinda masih sangat rawan. Sebab,…

Senin, 20 Agustus 2018 09:05

Getaran Gempa Susulan Terasa hingga Makassar

JAKARTA - Gempa susulan masih dirasakan masyarakat Lombok dan sekitarnya. Minggu (19/8), dua gempa…

Senin, 20 Agustus 2018 08:55

Cegah Korban Jiwa, Batu Diledakkan

KECELAKAAN kapal di Sungai Bahau, Long Aran, Kecamatan Pujungan, Kabupaten Malinau kerap terjadi. Untuk…

Senin, 20 Agustus 2018 08:50

Cita-Cita Menjadi Guru Berubah Gelap

Pada usia yang sangat muda, WA menanggung beban segunung. Dia diperkosa dan dihukum penjara. Keluarganya…

Minggu, 19 Agustus 2018 11:00
Duit Pemprov Pas-pasan, Berat Bayar Utang Proyek MYC

SUDAHLAH...!! Jangan Dipaksa, Sebaiknya Ditunda

SAMARINDA – Langkah Pemprov Kaltim dan DPRD Kaltim tampaknya makin berat. Upaya rasionalisasi…

Minggu, 19 Agustus 2018 08:36

Pesta Olahraga dengan Suguhan Rp 600 M

JAKARTA – Indonesia memulai Asian Games 2018 dengan sempurna. Opening ceremony yang berlangsung…

Minggu, 19 Agustus 2018 08:31

BPJN Tagih Perusahaan Bangun Fender

BALIKPAPAN - Tiang Jembatan Mahakam, Samarinda ditabrak tongkang, bukan lagi hal baru. Terakhir, Tongkang…

Minggu, 19 Agustus 2018 08:25

Rujukan Online BPJS Masih Lunak

BALIKPAPAN - Ribut-ribut sistem rujukan online di Samarinda tak sampai ke Balikpapan. Di Kota Minyak…

Minggu, 19 Agustus 2018 08:24

Pengumpulan Pajak Jangan Beratkan WP

JAKARTA – Target penerimaan dari sisi perpajakan diharapkan tidak membebani perekonomian. Dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .