MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 17 April 2018 11:55
MASSAL..!! Usai Kampanye, Calon Bupati, Kapolsek dan Ratusan Warga Keracunan

PROKAL.CO, Masyarakat Desa Garantung, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Kalimantan Tengah (Kalteng) geger. Ada warga yang terdiri atas anak-anak, remaja hingga orang dewasa harus dilarikan ke puskesmas terdekat dan rumah sakit setempat.

Mereka mengalami pusing kepala, mual, muntah hingga sering buang air besar (BAB) sejak Minggu sore (15/4) hingga Senin (16/4). Warga yang jumlahnya mencapai 242 orang itu diduga mengalami keracunan makanan. Karena sebelumnya mereka mengonsumsi nasi bungkus yang dibagikan, setelah mengikuti kampanye Pilkada Pulpis di Desa Garantung, Kecamatan Maliku.

Tidak hanya warga, kapolsek yang ikut mengamankan dan memantau kampanye tersebut sempat mengalami keracunan Karena kapolsek itu sempat mencicipi nasi bungkus dari tim sukses salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati yang berkampanye saat itu.

Informasi yang dihimpun Kalteng Pos (Jawa Pos Group) kemarin, nasi bungkus itu didapat warga saat kampanye paslon bupati dan wabup Pulpis, Idham Amur dan Ahmad Jayadikarta, Minggu sore (15/4) di Desa Garantung, Kecamatan Maliku. Diduga, usai mengonsumsi nasi bungkus tersebut, warga mengalami pusing, mual, muntah hingga merasa ingin terus buang air besar.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pulpis dr Mulyanto Budihardjo mengatakan, jumlah warga yang diduga keracunan sebanyak 242 orang yang terdata di RSUD Pulpis. Sementara yang di Puskesmas Maliku masih belum tahu jumlah pastinya. "Namun, sebagian sudah ada yang pulang dan ada juga yang rawat inap," kata Mulyanto, kemarin.

Dijelaskannya, pihaknya masih belum bisa memastikan bakteri jenis apa yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi masyarakat tersebut. Tapi pihaknya sudah mengambil beberapa sampel dari nasi bungkus itu untuk diuji di laboratorium.

"Seperti bekas muntahan, tempat memasak maupun makanannya. Sudah dikirim ke BPOM Palangka Raya. Mungkin sekitar empat sampai lima hari baru keluar hasilnya," ungkapnya.

Kapolres Pulpis AKBP Dedy Sumarsono melalui Kasatreskrim Polres Pulpis AKP Edia Sutaata mengaku, pihaknya sudah memeriksa tiga orang dalam kasus dugaan keracunan makanan tersebut. Tiga orang tersebut merupakan orang yang memasak makanan untuk dibuat nasi bungkus dan dibagikan ke warga yang ikut kampanye. "Masih penyelidikan. Kita mengedepankan asas praduga tak bersalah saja," kata Edia.

Sementara itu, Trinia, 22, warga Desa Garantung yang juga salah satu korban keracunan mengungkapkan, saat itu dia makan nasi bungkus yang didapat saat kampanye tersebut pada malam hari. Kebetulan beberapa anggota keluarganya juga memakan nasi bungkus tersebut. "Ikannya telor mas. Sama ada sayur urap," kata Trinia.

Dia menyebut, selang beberapa jam usai mengonsumsi nasi bungkus tersebut, kepalanya terasa pusing, disusul mual-mual dan perut terasa sakit. "Akhirnya saya muntah beberapa kali. Bahkan, saya juga BAB terus-menerus. Bahkan, kami di keluarga itu bergantian keluar masuk kamar kecil," akuinya.

Adit, 10, salah satu korban keracunan tersebut juga mengaku perutnya terasa sakit setelah mengonsumsi nasi bungkus tersebut. "Perutnya sakit. Mau berak terus," keluh Adit.

Dalam kampanye dialogis itu, Kapolsek Maliku Iptu Suherman juga ikut menjadi korban keracunan. Padahal, kapolsek hanya memakan sedikit telor dari nasi bungkus itu. Karena dirasa aromanya kurang enak, dia tak mau melanjutkan memakan.

Bahkan paslon bupati Pulpis nomor urut 1, H Idham juga diduga mengalami keracunan. Idham juga langsung berobat ke RSUD Pulpis. "Kami tak mau berpikir macam-macam dulu. Sekarang hanya fokus untuk penyembuhan warga yang sakit," kata Idham saat berada di RSUD Pulpis, kemarin.

Menurut Idham, untuk masakan tersebut, dirinya menyerahkan kepada masyarakat di desa setempat. Seperti biasa, usai kampanye pihaknya bersama warga menyantap hidangan yang sudah disediakan.

"Tentunya kejadian ini sangat kami sayangkan dan kami juga prihatin. Kami akan bertanggung jawab untuk pengobatan para pasien yang diduga mengalami keracunan," tegasnya. 

(bad/ce/ens)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 16:01

Dor! Sopir Taksi Online Ditembak Mati

tegas dan tak ada ampun. Tindakan itu diambil Polres Metro Jakarta Barat terhadap kawanan sopir taksi…

Rabu, 25 April 2018 19:36

Bocor ke Publik, Ulama 212 Tantang Jokowi Cari si Pembocor

JAKARTA- Pertemuan Presiden Jokowi dengan tokoh ulama 212 di Istana Bogor, Minggu (22/4/2018), lalu…

Rabu, 25 April 2018 19:33

Meski Ketemu Jokowi, Ulama 212 Tetap Ogah Dukung Jokowi

JAKARTA- Sekretaris Tim Sebelas Alumni 212 Muhammad Al Khaththath menegaskan pertemuan tokoh alumni…

Rabu, 25 April 2018 19:31

Pertemuan dengan Ulama Bocor, Ini Kata Jokowi

JAKARTA- Presiden Jokowi angkat bicara soal pertemuannya dengan tokoh ulama alumni 212, Minggu (22/4/2018),…

Rabu, 25 April 2018 19:29

Pertemuan Rahasia Jokowi dengan 11 Ulama Utusan Habib Rizieq Bocor

JAKARTA- Sebanyak 11 ulama utusan Imam Besar Front Pembela Islama (FPI) Habib Rizieq Shihab dikabarkan…

Rabu, 25 April 2018 19:27

Fakta Mengejutkan di Balik Pertemuan Rahasia Jokowi dengan 11 Ulama 212

JAKARTA – Viralnya berita pertemuan 11 ulama utusan Habib Rizieq di Istana Bogor, Minggu (22/4/2018)…

Rabu, 25 April 2018 19:03

MENDADAK..!! Sekjen KPK Dipecat

JAKARTA- Dilansir JawaPos.com, beredar kabar Raden Bimo Gunung Abdul Kadir dipecat dari jabatanya sebagai…

Rabu, 25 April 2018 16:00

Rita Salam 4 Jari saat Bersama Loyalis Rusmadi-Safaruddin

JAKARTA- Bupati non aktif Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari mengacungkan empat jarinya ketika…

Rabu, 25 April 2018 12:46

KEJUTAN..!! Jokowi Bilang Bu Susi Mau Jadi Cawapres

JAKARTA- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menunjukkan tanda-tanda mau jadi wakil…

Rabu, 25 April 2018 12:39

HAHH..!! Ada Proyek Tas Sembako dari Istana, Begini Kata Mensesneg

JAKARTA- Kritikan atas dana pengadaan kantong bantuan dari Istana, dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .