MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Selasa, 17 April 2018 11:47
Dugaan Serangan Kimia Presiden Bashar Al Assad
AS Bakal Jatuhkan Sanksi Baru untuk Rusia
Warga sipil termasuk anak-anak jadi korban Perang Syria (Reuters)

PROKAL.CO, Amerika Serikat (AS) siap menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia atas dugaan serangan kimia oleh rezim Presiden Bashar Al Assad. Pernyataan tersebut diumumkan oleh Duta besar AS untuk PBB Nikki Haley pada Minggu, (15/4), seperti dilansir dari AFP.

Diberitakan JawaPos.com, Haley mengatakan, sanksi tersebut akan diumumkan oleh Menteri Keuangan Steve Mnuchin dan menargetkan perusahaan yang memasok Damaskus dengan peralatan dan material lain yang terkait dengan senjata kimia. "Anda akan melihat bahwa sanksi Rusia akan turun," katanya.

Langkah itu menyusul serangan rudal oleh pasukan AS, Prancis dan Inggris sebagai pembalasan atas dugaan serangan senjata kimia Syria pada 7 April di Douma, kota yang dikuasai pemberontak dekat Damaskus.

AS dan sekutunya Inggris, Prancis menggempur Syria dengan rudal

AS dan sekutunya Inggris, Prancis menggempur Syria dengan rudal (Infografis: Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

Para pejabat militer AS mengatakan, serangan udara Sabtu pagi di Syria telah melumpuhkan sisa-sisa persediaan senjata kimia Syria. Serangan itu juga dilakukan untuk menghindari kontak dengan pasukan Rusia di negara itu.

Para pejabat AS menyalahkan Rusia karena gagal mengendalikan sekutunya Syria yang menyetujui perjanjian 2013 untuk tidak menggunakan senjata kimia. Kesepakatan itu terjadi dengan perantara Rusia untuk mencegah serangan balasan AS.

Sebelumnya serangan gas sarin disebut dilakukan di pinggiran Ghouta Timur yang dikuasai pemberontak di Damaskus pada 21 Agustus 2013. Serangan itu dilaporkan menewaskan lebih dari 1.400 warga sipil.

"Saya pikir semua orang tahu bahwa kami mengirim pesan yang kuat dan harapan kami adalah mereka mendengarkannya," kata Haley tentang serangan rudal pekan ini.

(iml/JPC)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 12:15

Selalu Berinovasi dan Jaga Kreativitas

FILOSOFI nama Food Jazz Project sangatlah sederhana. Bermula sebagai proyek coba-coba yang idenya tercetus…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:40

Gara-Gara Ini, Saham Facebook Anjlok

NEW YORK – Kamis (26/7) menjadi hari terburuk buat Facebook. Untuk kali pertama sejak melantai…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:38

Tiga Bocah Meninggal karena Lapar

NEW DELHI – Kemiskinan memakan korban jiwa di India. Mansi, Sikha, dan Parul menemui ajal pada…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:37

Korut Pulangkan 55 Prajurit AS dalam Peti Mati

SEOUL – Korea Utara (Korut) memenuhi janjinya. Kemarin (27/7) pemerintahan Kim Jong-un memulangkan…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:35

Thailand Bikin Komite untuk Bocah-Bocah Gua, Ini Alasannya

BANGKOK – Pemerintah Thailand tidak main-main dengan peringatannya untuk tidak mengeksploitasi…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:33

Lawan Khan Akui Kekalahan

ISLAMABAD – Imran Khan dan Partai Pakistan Tehreek-i-Insaf (PTI) akan punya kesibukan baru. Yakni,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .