MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 17 April 2018 10:03
LAGI-LAGI MANGKRAK..!! Sudah Diresmikan, Museum Itu Masih Tutup
KAPAN DIBUKA?: Museum di sekitaran Taman Samarendah belum lengkap isinya.

PROKAL.CO, Tak jauh dari Taman Samarendah, ada Museum Budaya. Nasibnya tak jauh beda dengan taman miliaran itu. Ya, museum pertama di Samarinda tersebut juga diresmikan awal tahun ini. Hebatnya, meski sudah diresmikan, museum yang menyedot anggaran Rp 9,5 miliar ini belum dibuka. Untuk diketahui, saat diresmikan, di museum tersebut hanya terpampang foto-foto tentang sejarah Samarinda.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Dadang Airlangga mengelak disalahkan. Menurut dia, pihaknya hanya instansi pelaksana pembangunan. Soal isi museum itu urusan instansi lain. “Tugasnya ada di Dinas Kebudayaan. Kami hanya membangun fisiknya,” ujarnya.

Dadang menyebut, saat ini museum masuk masa perawatan yang berakhir awal Juli. “(setelah perawatan selesai) Kemudian kami serah terimakan ke BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah), lalu diserahkan kepada Dinas Kebudayaan untuk dikelola,” jelas mantan kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) itu.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Sejarah, Dinas Kebudayaan Samarinda Slamet Diyono yang didampingi stafnya, Dani menyampaikan, pada pertengahan tahun akan ada pemasangan interior museum. Dikatakannya, desain sudah selesai, sehingga pihaknya fokus untuk membuat wadah meletakkan benda. “Sekarang masih masa perawatan dan tanggung jawab kontraktor enam bulan ke depan. Makanya kami targetkan pertengahan tahun dikerjakan. Sebenarnya kami ingin segera,” ujarnya.

Soal isi museum, Slamet mengatakan sudah dibahas. Bahkan, untuk menentukan isi museum diawali dengan seminar. “Kami ambil apa saja yang bagus ditampilkan. Terutama untuk SMP 1 dan SMA 1, sejarah sekolahnya harus dipampang, agar diketahui bahwa lokasi museum dan taman (Taman Samarendah, Red) dulunya lokasi kedua sekolah ini,” ungkap dia. “Sekarang kami menyiapkan maket sekolah. Ini sesuai permintaan alumni kedua sekolah,” terang Slamet.

Lanjut dia, pihaknya sulit membuat maket tersebut. Sebab, contoh bangunannya sudah tidak ada. “Itulah kendala kami. Sekarang masih dibicarakan. Kami akan panggil para alumnus untuk desain maketnya, terutama denah,” jelasnya. Ada dua tempat khusus untuk meletakkan maket sekolah itu. Foto alumni sekolah tersebut diupayakan terkumpul. Namun, tidak semua dipajang, ada yang disajikan dengan sistem digital. “Kami siapkan komputer sistem offline. Tinggal klik akan muncul informasi kedua sekolah dan tahun reuni akbar yang pernah terlaksana. Sekarang proses mengumpulkan data,” kata dia.

Pihaknya pun berencana meletakkan sembilan komputer. Sehingga yang tidak terpampang di museum bisa dilihat di database komputer. “Ini karena keterbatasan ruang, makanya akan diterapkan sistem digital. Sistemnya offline juga. Akan kami sediakan informasi yang dicari mengenai sejarah. Mau itu sejarah dunia, Indonesia, Kaltim maupun Samarinda, semuanya ada,” paparnya.

Selain itu, ada tampilan seni budaya seperti tradisi tenun sarung samarinda dengan pajangan mesin dan contoh coraknya. Kemudian alat musik tradisional seperti gambus banjar dan kutai, sampek, dan alat tradisional lain. “Interiornya kami siapkan. Pakaian tradisional dan khas Samarinda kami pajang, termasuk kesenian budaya lainnya. Samarinda ini beragam,” terang dia.

Soal anggaran, tahun ini pihaknya mendapatkan Rp 1 miliar. Anggaran tersebut jauh dari cukup. “Namun, untuk interior, komputer, dan perlengkapan lainnya, cukup,” terangnya. Untuk isi museum tersebut, pihaknya tak bisa memprediksi berapa dianggarkan. “Tidak mungkin tawar-menawar, bergantung pemiliknya, bahkan belum tentu dijual. Kami akan kerjakan secukupnya anggaran,” pungkasnya. (*/dq/iza/k16)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 17:51

Dikejar dan Dikepung Warga, Pencuri Tiba-Tiba Tewas Usai Minta Minum

SAMARINDA- Seorang pencuri tewas diduga terkena serangan jantung setelah terkepung oleh warga di sekitar…

Minggu, 21 Oktober 2018 10:38

ID Card Kunjungan Presiden Diurus Korem 091/ASN

SAMARINDA- Menyambut kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Samarinda, dalam rangka membuka Muktamar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:34

Sejumlah Bank Akan Luncurkan Kartu Berlogo GPN

SAMARINDA-  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur bersama puluhan bank swasta dan pemerintah…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:13

Tak Terlalu Pagi untuk Buraq

Pagi begitu dingin di Mahulu. Saya terbangun setidaknya tiga kali sebelum embun mulai tampak di atas…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:03

Wabup Lepas Rombongan Umrah

UJOH BILANG – Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs Y Juan Jenau, Kamis (18/10), melepas Rombongan…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:48
Polemik Masjid di Lapangan Kinibalu

Pemprov Menang, Tapi Warga Masih Ada Peluang

SAMARINDA- Dengan putusan Majelis Hakim PTUN Samarinda yang memerintahkan Dinas Penanaman Modal dan…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:47

160 Ribu KTP-el Belum Dicetak

SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta meninjau kembali rencana memblokir data…

Rabu, 17 Oktober 2018 12:28
BREAKING NEWS

PTUN Menangkan Pemprov Kaltim Soal IMB Masjid Lapangan Kinibalu

SAMARINDA- Majelis Hakim PTUN Samarinda memutuskan bahwa pihak tergugat yaitu Kepala Dinas Pelayanan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:12
BREAKING NEWS

Hari Ini, Sengketa IMB Lahan Lapangan Kinibalu Diputuskan

SAMARINDA- Rabu (17/10) hari ini dilaksanakan sidang ke tujuh kasus gugatan atas sengketa perizinan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:03

"Pembahasan RZWP3K Kaltim Harus Berpihak pada Nelayan Tradisional"

SAMARINDA- Pembahasan penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) di Kaltim,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .