MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 17 April 2018 10:03
LAGI-LAGI MANGKRAK..!! Sudah Diresmikan, Museum Itu Masih Tutup
KAPAN DIBUKA?: Museum di sekitaran Taman Samarendah belum lengkap isinya.

PROKAL.CO, Tak jauh dari Taman Samarendah, ada Museum Budaya. Nasibnya tak jauh beda dengan taman miliaran itu. Ya, museum pertama di Samarinda tersebut juga diresmikan awal tahun ini. Hebatnya, meski sudah diresmikan, museum yang menyedot anggaran Rp 9,5 miliar ini belum dibuka. Untuk diketahui, saat diresmikan, di museum tersebut hanya terpampang foto-foto tentang sejarah Samarinda.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Dadang Airlangga mengelak disalahkan. Menurut dia, pihaknya hanya instansi pelaksana pembangunan. Soal isi museum itu urusan instansi lain. “Tugasnya ada di Dinas Kebudayaan. Kami hanya membangun fisiknya,” ujarnya.

Dadang menyebut, saat ini museum masuk masa perawatan yang berakhir awal Juli. “(setelah perawatan selesai) Kemudian kami serah terimakan ke BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah), lalu diserahkan kepada Dinas Kebudayaan untuk dikelola,” jelas mantan kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) itu.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Sejarah, Dinas Kebudayaan Samarinda Slamet Diyono yang didampingi stafnya, Dani menyampaikan, pada pertengahan tahun akan ada pemasangan interior museum. Dikatakannya, desain sudah selesai, sehingga pihaknya fokus untuk membuat wadah meletakkan benda. “Sekarang masih masa perawatan dan tanggung jawab kontraktor enam bulan ke depan. Makanya kami targetkan pertengahan tahun dikerjakan. Sebenarnya kami ingin segera,” ujarnya.

Soal isi museum, Slamet mengatakan sudah dibahas. Bahkan, untuk menentukan isi museum diawali dengan seminar. “Kami ambil apa saja yang bagus ditampilkan. Terutama untuk SMP 1 dan SMA 1, sejarah sekolahnya harus dipampang, agar diketahui bahwa lokasi museum dan taman (Taman Samarendah, Red) dulunya lokasi kedua sekolah ini,” ungkap dia. “Sekarang kami menyiapkan maket sekolah. Ini sesuai permintaan alumni kedua sekolah,” terang Slamet.

Lanjut dia, pihaknya sulit membuat maket tersebut. Sebab, contoh bangunannya sudah tidak ada. “Itulah kendala kami. Sekarang masih dibicarakan. Kami akan panggil para alumnus untuk desain maketnya, terutama denah,” jelasnya. Ada dua tempat khusus untuk meletakkan maket sekolah itu. Foto alumni sekolah tersebut diupayakan terkumpul. Namun, tidak semua dipajang, ada yang disajikan dengan sistem digital. “Kami siapkan komputer sistem offline. Tinggal klik akan muncul informasi kedua sekolah dan tahun reuni akbar yang pernah terlaksana. Sekarang proses mengumpulkan data,” kata dia.

Pihaknya pun berencana meletakkan sembilan komputer. Sehingga yang tidak terpampang di museum bisa dilihat di database komputer. “Ini karena keterbatasan ruang, makanya akan diterapkan sistem digital. Sistemnya offline juga. Akan kami sediakan informasi yang dicari mengenai sejarah. Mau itu sejarah dunia, Indonesia, Kaltim maupun Samarinda, semuanya ada,” paparnya.

Selain itu, ada tampilan seni budaya seperti tradisi tenun sarung samarinda dengan pajangan mesin dan contoh coraknya. Kemudian alat musik tradisional seperti gambus banjar dan kutai, sampek, dan alat tradisional lain. “Interiornya kami siapkan. Pakaian tradisional dan khas Samarinda kami pajang, termasuk kesenian budaya lainnya. Samarinda ini beragam,” terang dia.

Soal anggaran, tahun ini pihaknya mendapatkan Rp 1 miliar. Anggaran tersebut jauh dari cukup. “Namun, untuk interior, komputer, dan perlengkapan lainnya, cukup,” terangnya. Untuk isi museum tersebut, pihaknya tak bisa memprediksi berapa dianggarkan. “Tidak mungkin tawar-menawar, bergantung pemiliknya, bahkan belum tentu dijual. Kami akan kerjakan secukupnya anggaran,” pungkasnya. (*/dq/iza/k16)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 14:32

WOW..!! Isran - Hadi Bertemu Rita Widyasari

JAKARTA- Bupati Kutai Kartanegara  (non-aktif) Rita Widyasari mendapat kunjungan dari pasangan…

Selasa, 24 April 2018 10:38

Momen Buktikan Kemampuan

SAMARINDA – Menjamu Madura United (27/4), Borneo FC tampil tanpa Lerby Eliandry. Dia jalani tugas…

Selasa, 24 April 2018 10:00

Tangkal Hoax dengan Jurnalisme

INTERNET sebagai new media, kini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Termasuk…

Selasa, 24 April 2018 10:00

Beroperasi sebelum Lebaran

SAMARINDA –Pemprov Kaltim merencanakan penerbangan pertama di Bandara APT Pranoto pada 24 Mei.…

Selasa, 24 April 2018 09:58

Mau Jadi Advokat, Daftar Sekarang

KABAR gembira untuk Anda yang ingin menjadi seorang advokat. Pada Sabtu (5/5), akan digelar ujian profesi,…

Selasa, 24 April 2018 09:53

Fokus Sejarah Lahirnya Pancasila dan NKRI

Upaya memperkuat integrasi bangsa dilakukan dengan sosialisasi empat pilar bernegara. Hal tersebut tercantum…

Senin, 23 April 2018 09:29

Gubernur Resmikan Gedung Joeang '45

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak meresmikan Gedung Veteran Graha Purna Yudha…

Senin, 23 April 2018 09:28

Ajak Umat Hindu Jaga Kondusivitas Daerah

BALIKPAPAN – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengajak seluruh umat Hindu di Kaltim bersama…

Senin, 23 April 2018 09:25

Jangan Terlalu Turuti Warga

SAMARINDA – Pemkot Samarinda harus menyiapkan dana sebesar Rp 34 miliar jika ingin membebaskan…

Senin, 23 April 2018 09:25

Mirasnya Satu Pintu, Ada Tamu Baru Diambil

Niat menghentikan kegiatan prostitusi rupanya jauh panggang dari api. Ya, faktanya bisnis esek-esek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .