MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 17 April 2018 10:03
LAGI-LAGI MANGKRAK..!! Sudah Diresmikan, Museum Itu Masih Tutup
KAPAN DIBUKA?: Museum di sekitaran Taman Samarendah belum lengkap isinya.

PROKAL.CO, Tak jauh dari Taman Samarendah, ada Museum Budaya. Nasibnya tak jauh beda dengan taman miliaran itu. Ya, museum pertama di Samarinda tersebut juga diresmikan awal tahun ini. Hebatnya, meski sudah diresmikan, museum yang menyedot anggaran Rp 9,5 miliar ini belum dibuka. Untuk diketahui, saat diresmikan, di museum tersebut hanya terpampang foto-foto tentang sejarah Samarinda.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Dadang Airlangga mengelak disalahkan. Menurut dia, pihaknya hanya instansi pelaksana pembangunan. Soal isi museum itu urusan instansi lain. “Tugasnya ada di Dinas Kebudayaan. Kami hanya membangun fisiknya,” ujarnya.

Dadang menyebut, saat ini museum masuk masa perawatan yang berakhir awal Juli. “(setelah perawatan selesai) Kemudian kami serah terimakan ke BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah), lalu diserahkan kepada Dinas Kebudayaan untuk dikelola,” jelas mantan kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) itu.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Sejarah, Dinas Kebudayaan Samarinda Slamet Diyono yang didampingi stafnya, Dani menyampaikan, pada pertengahan tahun akan ada pemasangan interior museum. Dikatakannya, desain sudah selesai, sehingga pihaknya fokus untuk membuat wadah meletakkan benda. “Sekarang masih masa perawatan dan tanggung jawab kontraktor enam bulan ke depan. Makanya kami targetkan pertengahan tahun dikerjakan. Sebenarnya kami ingin segera,” ujarnya.

Soal isi museum, Slamet mengatakan sudah dibahas. Bahkan, untuk menentukan isi museum diawali dengan seminar. “Kami ambil apa saja yang bagus ditampilkan. Terutama untuk SMP 1 dan SMA 1, sejarah sekolahnya harus dipampang, agar diketahui bahwa lokasi museum dan taman (Taman Samarendah, Red) dulunya lokasi kedua sekolah ini,” ungkap dia. “Sekarang kami menyiapkan maket sekolah. Ini sesuai permintaan alumni kedua sekolah,” terang Slamet.

Lanjut dia, pihaknya sulit membuat maket tersebut. Sebab, contoh bangunannya sudah tidak ada. “Itulah kendala kami. Sekarang masih dibicarakan. Kami akan panggil para alumnus untuk desain maketnya, terutama denah,” jelasnya. Ada dua tempat khusus untuk meletakkan maket sekolah itu. Foto alumni sekolah tersebut diupayakan terkumpul. Namun, tidak semua dipajang, ada yang disajikan dengan sistem digital. “Kami siapkan komputer sistem offline. Tinggal klik akan muncul informasi kedua sekolah dan tahun reuni akbar yang pernah terlaksana. Sekarang proses mengumpulkan data,” kata dia.

Pihaknya pun berencana meletakkan sembilan komputer. Sehingga yang tidak terpampang di museum bisa dilihat di database komputer. “Ini karena keterbatasan ruang, makanya akan diterapkan sistem digital. Sistemnya offline juga. Akan kami sediakan informasi yang dicari mengenai sejarah. Mau itu sejarah dunia, Indonesia, Kaltim maupun Samarinda, semuanya ada,” paparnya.

Selain itu, ada tampilan seni budaya seperti tradisi tenun sarung samarinda dengan pajangan mesin dan contoh coraknya. Kemudian alat musik tradisional seperti gambus banjar dan kutai, sampek, dan alat tradisional lain. “Interiornya kami siapkan. Pakaian tradisional dan khas Samarinda kami pajang, termasuk kesenian budaya lainnya. Samarinda ini beragam,” terang dia.

Soal anggaran, tahun ini pihaknya mendapatkan Rp 1 miliar. Anggaran tersebut jauh dari cukup. “Namun, untuk interior, komputer, dan perlengkapan lainnya, cukup,” terangnya. Untuk isi museum tersebut, pihaknya tak bisa memprediksi berapa dianggarkan. “Tidak mungkin tawar-menawar, bergantung pemiliknya, bahkan belum tentu dijual. Kami akan kerjakan secukupnya anggaran,” pungkasnya. (*/dq/iza/k16)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 09:13

MENGECEWAKAN..!! Pusat Hanya Menganggarkan Duit Segini untuk Normalisasi SKM

SAMARINDA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui…

Senin, 21 Januari 2019 11:06

Mulai Investigasi Pelaku Illegal Fishing

Memancing jadi perwujudan hobi banyak kalangan. Sebagian menjadikannya mata pencarian.…

Senin, 21 Januari 2019 11:04

Bahan Racun Terlalu Mudah Ditemukan

DAUD mengayun joran. Kail berumpan terayun menjauh dari tepian Sungai…

Senin, 21 Januari 2019 10:54

Masyarakat Ikut Mengawasi

PENGGUNAAN bahan kimia dan racun, atau setrum untuk menangkap ikan…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Gerindra Optimistis Menang di Mahulu

LONG BAGUN – Sorak serempak menghujani ruang rumah lamin Long…

Minggu, 20 Januari 2019 11:07

Oknum ASN Beli Sabu di "Kampung Bandar"

SAMARINDA - Teriakan polisi berpakaian sipil sembari mengacungkan tangan dan…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

Agendakan Konser Musik Jaz dan Klasik

Setelah mengadakan berbagai kegiatan di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, kini…

Minggu, 20 Januari 2019 11:05

Hanya Pemberhentian, Tanpa PAW

SAMARINDA–Pemprov Kaltim memberi penjelasan terkait polemik pemberhentian lima legislator di…

Minggu, 20 Januari 2019 10:19

WOW..!! Ada Samarinda Magnificent, Ini Maknanya Bagi Wali Kota

SAMARINDA - Logo komersial "Samarinda Magnificent", yang akan diluncurkan 21…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*