MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 17 April 2018 08:19
Sambil Menyelam, Lestarikan Terumbu Karang

Cara Yayasan Kemala Bhayangkari Peringati HUT Ke-38

SELAMATKAN EKOSISTEM: Ibu-ibu Bhayangkari saat melakukan penyelaman terumbu karang di perairan Teluk Balikpapan. Ini dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-38 Yayasan Kemala Bhayangkari.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kepedulian terhadap tragedi pencemaran minyak di Teluk Balikpapan menggerakkan Bhayangkari Kaltim. Terumbu karang jadi atensi. Perayaan HUT ke-38 tahun ini fokus Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) bergeser untuk pelestarian lingkungan. Sesuai arahan Ketua Umum Bhayangkari Tri Suswati Tito Karnavian. Oleh Ketua Bhayangkari Daerah Kaltim Yemmy Priyo Widyanto itu berarti memberikan perhatian pada ekosistem yang berpotensi tercemar tragedi minyak. Dia meminta dilakukannya monitoring terhadap terumbu karang terdekat dari Teluk Balikpapan.

"Atensi Yayasan Kemala Bhayangkari kini lebih peduli terhadap lingkungan hidup. Namun, kegiatan sosial lainnya tidak ditinggalkan," ucap Yemmy Priyo Widyanto, Senin (16/4).

Selain kegiatan sosial kepada kaum duafa, panti sosial, dan anak-anak berkebutuhan khusus, penyelaman dilakukan. Tanjung Jumlai, Penajam Paser Utara (PPU) jadi tujuan Bhayangkari. Ketua Cabang Balikpapan Desy Wiwin Firta, Ketua Cabang PPU Katerin Sabil dan pengurus Bhayangkari Kaltim Chici Tory jadi perwakilan. Bersama rombongan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI), Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan dan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Kaltim dan media, rombongan berangkat dari Pelabuhan Semayang Balikpapan, Sabtu (14/4). "Sambil menyelam minum air. Sambil menyelam, bisa promosi wisata Kaltim," ungkap Yemmy Priyo.

Satu jam perjalanan dari dermaga Pelabuhan Semayang, kapal Patkamla Lamaru milik Lanal Balikpapan melepas jangkar di titik penyelaman. Meski sempat khawatir terhadap kondisi terumbu karang, namun saat berada di air, ibu Bhayangkari terkesima. Takjub dengan keanekaragaman terumbu karang dan ikan. Bahkan tak puas, jadwal penyelaman selama 15 menit menjadi 36 menit. Itu pun mereka masih juga belum puas. "Ternyata kondisinya di sini luar biasa. Banyak ikan nemo (clownfish) dan dory (blue tangs)," sebut Desy Wiwin, yang mengaku baru pertama kali menyelam di laut itu.

Dengan panduan POSSI, Kemala Bhayangkari mengitari lautan terumbu karang. Berfoto dan mengabadikan gambar. Tujuannya, selain meningkatkan kepedulian terhadap terumbu karang, juga untuk tujuan ekowisata. "Kami lihat spot terumbu karang ini tak kalah dengan wilayah terkenal lainnya. Jadi, rugi kalau dilewatkan. Wisata diving tak perlu jauh-jauh. Di Kaltim banyak, termasuk di Tanjung Jumlai," sambung Desy.

Selama penyelaman, tak tampak kerusakan terumbu karang akibat minyak. Tanjung Jumlai selamat karena minyak bergerak ke utara teluk. Sementara ancaman masih datang. Khususnya dari kapal. Membuang sauh tak memerhatikan lokasi. Atau menggunakan racun atau bom ikan. "Karena itu perhatian terhadap terumbu karang harus digalakkan. Karena ini berpengaruh pada hasil tangkapan dan kelangsungan ekosistem," balas Katerin.

Tak puas menyelam di terumbu karang di gusung terluar Teluk Balikpapan. Penyelaman kembali dilakukan di gusung lainnya. Hasrat untuk mengeksplorasi bawah laut diteruskan satu jam berikutnya. Sama seperti titik pertama, di titik kedua, ikan dan karang berbagai warna menyambut. Tak hanya ikan kecil, jenis kerapu dengan ukuran 1 meter membuat adrenalin meningkat. "Pokoknya puas," kata para istri polisi itu, kompak. (*/rdh/one/k15)


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 09:56

Solusi Macet Km 5 Dikebut

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan fokus mengurai kemacetan di Jalan Soekarno-Hatta, Km 5,5, Balikpapan…

Senin, 23 April 2018 09:55
Ribuan Orang Ikuti Jalan Sehat HUT Ke-20 Kementerian BUMN

Sehat dan Maju untuk Pembangunan

BALIKPAPAN – Sekitar 2.000 orang mengikuti jalan sehat peringatan HUT ke-20 Kementerian BUMN,…

Senin, 23 April 2018 09:46

Sarapan Pagi Favorit Setiap Pagi

BALIKPAPAN – Radio KPFM 95,4 Mhz Balikpapan punya cara tersendiri menyapa pendengar setianya.…

Minggu, 22 April 2018 08:40

Duit Rp 4,5 Miliar untuk Jalan Alternatif

BALIKPAPAN – Upaya memecah kemacetan di simpang Km 5, Jalan Soekarno-Hatta tengah diseriusi Pemkot…

Minggu, 22 April 2018 08:39

28 Calon Akpol Lolos Tes Kesehatan

BALIKPAPAN – Sebanyak57peserta mengikuti tes kesehatan tahap satu proses penerimaan Polri 2018…

Minggu, 22 April 2018 08:22

Travel Wajib Daftar Ulang

BALIKPAPAN - Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan kembali mengingatkan kepada pemilik atau pengelola…

Minggu, 22 April 2018 08:21

Satu Lajur Bakal Ditutup

BALIKPAPAN – Kemacetan bakal terjadi di Jalan Marsma Iswahyudi, depan Bandara Sultan Aji Muhammad…

Minggu, 22 April 2018 08:17

Dibayar Setandan Pisang, Sehari Lakoni Empat Pekerjaan

Jadi pendamping hidup orang nomor satu di Mapolres Balikpapan, Desy Wiwin Firta harus memahami posisinya…

Sabtu, 21 April 2018 07:33

Eks Mapolda Jadi BSCC

BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapantelah memiliki konsep pemanfaatan lahan kosong bekas…

Sabtu, 21 April 2018 07:33

Dharma Pertiwi Siap Berkreasi dan Berinovasi

BALIKPAPAN  – Organisasi sosial para istri TNI, Dharma Pertiwi yang terdiri dari tiga matra…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .