MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 16 April 2018 21:10
185 Jiwa Mengungsi, Longsor Masih Mengancam
HOROR..!! 23 Unit Bangunan Ambruk
WASPADA: Permukiman penduduk di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, yang mengalami longsor, Rabu (11/4). Masih ada 30 bangunan yang terancam ambruk bila hujan dengan intensitas tinggi melanda.

PROKAL.CO, PENAJAM – Bangunan yang longsor di dua RT di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, bertambah. Hingga Minggu (15/4) sore, tercatat ada 23 bangunan di RT 06 dan RT 07, Desa Telemow, yang runtuh.

Bertambahnya jumlah tersebut setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merobohkan tiga bangunan lagi yang membahayakan bila dibiarkan. Terdiri dari dua tempat tinggal dan satu musala.

Penyebab longsor adalah hujan berintensitas tinggi pada Rabu (11/4) pagi. Hujan dari pukul 07.00–11.00 Wita itu membuat rekahan yang memanjang di tepi tebing semakin lebar. Akhirnya berdampak pada rumah di atasnya.

“Pada Sabtu sore, tiga bangunan yang rawan, kami robohkan,” kata Kepala Sub-Bidang (Kasubid) Kedaruratan di BPBD PPU Samudri, Minggu (15/4).

Jumlah bangunan yang berpotensi terkena dampak longsor pun bertambah menjadi 30 unit. Tetapi, bangunan yang terancam terdampak longsor tersebut sudah tak lagi dihuni. Musibah ini menimpa 80 kepala keluarga (KK) dan 185 jiwa.

“Para korban sudah mengungsi ke kediaman sanak famili. Mereka trauma karena hujan datang terus-menerus. Ada yang mengungsi ke Petung, Sepaku, dan Pemaluan. Jadi, tak ada yang di posko pengungsian,” ucapnya.

Lebar longsor mencapai 13 meter lebih. Dengan rekahan yang terjadi di jalan sekitar longsor yang mencapai 1,5 meter. Karena itu, BPBD selalu mengingatkan warga yang melintas untuk berhati-hati.

BPBD masih berupaya merelokasi warga agar tak lagi tinggal di sana. Ada dua opsi yang akan ditempuh. Merelokasi warga ke Trunen, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku. Di lokasi Kampung Peternakan Sapi itu, rencananya dibangunkan 200 rumah sederhana. Jika warga RT 06 dan RT 07 tak keluar dari Desa Telemow, pilihan lain menggunakan tanah PT ITCI Kartika Utama (ITCIKU) yang berstatus hak guna usaha (HGU) seluas 2 hektare. Letaknya di kilometer Desa Telemow, yang diusulkan untuk dibebaskan Pemerintah Desa Telemow. “Untuk pembebasannya antara Rp 100–150 juta. Itu cuma tanah. Kalau yang ingin ada rumahnya bisa direlokasi di Trunen,” terangnya.

Kepala Desa Telemow Wakid Santoso menyatakan belum membahas usulan relokasi dengan warga yang menjadi korban longsor. Sebab, dalam masa tanggap darurat selama 14 hari. “Setelah tanggap darurat selesai, baru kami bahas pertemuan bersama seluruh warga korban longsor,” katanya.

Kades menyebut, ada beberapa warga menyampaikan tidak ingin ke luar dari Desa Telemow. Jika relokasi memang harus dilakukan, warga meminta di wilayah yang dekat dengan Desa Telemow.

Diberitakan sebelumnya, Rabu (11/4) dini hari, bencana longsor terjadi di RT 06 dan RT 07, Kilometer 6, Desa Telemow, Kecamatan Sepaku. Ada 20 rumah yang ambruk pada hari itu. (*/kip/san/k8)

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 Juli 2018 11:15

Peringkat 3 MTQ ASEAN

TANA PASER - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Antarabangsa untuk negara ASEAN tahun ini dilaksanakan…

Sabtu, 21 Juli 2018 11:09

Sembilan Kepala Desa Maju di Pileg 2019

TANA PASER – Ternyata posisi sebagai kepala desa (kades) dapat dijadikan pintu gerbang untuk masuk…

Sabtu, 21 Juli 2018 11:00

Penambahan RS di Berau Dinilai Mendesak

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Berau Jasmine Hambali minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Sabtu, 21 Juli 2018 10:59

ASN Koleksi Senpi Rakitan

SANGATTA – Tak banyak orang yang diperbolehkan negara memiliki senjata api (senpi). Meskipun dilarang,…

Sabtu, 21 Juli 2018 10:58

Besok, Jalan Sehat Ulang Tahun Adhyaksa

BONTANG - Kegiatan Hari Bakti ke-58 Adhyaksa dan hari ulang tahun (HUT) ke-18 Ikatan Adhyaksa Dharmakarini…

Sabtu, 21 Juli 2018 10:57

Warga Kaliorang Diberi Kesempatan Lebih

SANGATTA - Tiga poin disepakati bersama dalam mediasi antara masyarakat dengan perusahaan tambang…

Sabtu, 21 Juli 2018 10:53

Posisi Kepala Bapelitbang Kini Kosong

BONTANG – Posisi Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Bontang…

Sabtu, 21 Juli 2018 10:53

Mampu Musnahkan Sampah Menjadi Abu

Tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Jalan Soekarno-Hatta, Sangatta Utara, Kutai Timur, telah melebih…

Jumat, 20 Juli 2018 12:05

Bere Ali Calon Tunggal Pj Bupati PPU

PENAJAM - Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU) tampaknya tidak akan diisi Sekretaris Kabupaten…

Jumat, 20 Juli 2018 12:04

Seluruh Fraksi Setuju Kontrak dengan Kyriad Diputus

TANA PASER – DPRD Paser masih menanti keputusan tegas Pemkab Paser terkait kerja sama pengelolaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .