MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 16 April 2018 21:10
185 Jiwa Mengungsi, Longsor Masih Mengancam
HOROR..!! 23 Unit Bangunan Ambruk
WASPADA: Permukiman penduduk di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, yang mengalami longsor, Rabu (11/4). Masih ada 30 bangunan yang terancam ambruk bila hujan dengan intensitas tinggi melanda.

PROKAL.CO, PENAJAM – Bangunan yang longsor di dua RT di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, bertambah. Hingga Minggu (15/4) sore, tercatat ada 23 bangunan di RT 06 dan RT 07, Desa Telemow, yang runtuh.

Bertambahnya jumlah tersebut setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merobohkan tiga bangunan lagi yang membahayakan bila dibiarkan. Terdiri dari dua tempat tinggal dan satu musala.

Penyebab longsor adalah hujan berintensitas tinggi pada Rabu (11/4) pagi. Hujan dari pukul 07.00–11.00 Wita itu membuat rekahan yang memanjang di tepi tebing semakin lebar. Akhirnya berdampak pada rumah di atasnya.

“Pada Sabtu sore, tiga bangunan yang rawan, kami robohkan,” kata Kepala Sub-Bidang (Kasubid) Kedaruratan di BPBD PPU Samudri, Minggu (15/4).

Jumlah bangunan yang berpotensi terkena dampak longsor pun bertambah menjadi 30 unit. Tetapi, bangunan yang terancam terdampak longsor tersebut sudah tak lagi dihuni. Musibah ini menimpa 80 kepala keluarga (KK) dan 185 jiwa.

“Para korban sudah mengungsi ke kediaman sanak famili. Mereka trauma karena hujan datang terus-menerus. Ada yang mengungsi ke Petung, Sepaku, dan Pemaluan. Jadi, tak ada yang di posko pengungsian,” ucapnya.

Lebar longsor mencapai 13 meter lebih. Dengan rekahan yang terjadi di jalan sekitar longsor yang mencapai 1,5 meter. Karena itu, BPBD selalu mengingatkan warga yang melintas untuk berhati-hati.

BPBD masih berupaya merelokasi warga agar tak lagi tinggal di sana. Ada dua opsi yang akan ditempuh. Merelokasi warga ke Trunen, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku. Di lokasi Kampung Peternakan Sapi itu, rencananya dibangunkan 200 rumah sederhana. Jika warga RT 06 dan RT 07 tak keluar dari Desa Telemow, pilihan lain menggunakan tanah PT ITCI Kartika Utama (ITCIKU) yang berstatus hak guna usaha (HGU) seluas 2 hektare. Letaknya di kilometer Desa Telemow, yang diusulkan untuk dibebaskan Pemerintah Desa Telemow. “Untuk pembebasannya antara Rp 100–150 juta. Itu cuma tanah. Kalau yang ingin ada rumahnya bisa direlokasi di Trunen,” terangnya.

Kepala Desa Telemow Wakid Santoso menyatakan belum membahas usulan relokasi dengan warga yang menjadi korban longsor. Sebab, dalam masa tanggap darurat selama 14 hari. “Setelah tanggap darurat selesai, baru kami bahas pertemuan bersama seluruh warga korban longsor,” katanya.

Kades menyebut, ada beberapa warga menyampaikan tidak ingin ke luar dari Desa Telemow. Jika relokasi memang harus dilakukan, warga meminta di wilayah yang dekat dengan Desa Telemow.

Diberitakan sebelumnya, Rabu (11/4) dini hari, bencana longsor terjadi di RT 06 dan RT 07, Kilometer 6, Desa Telemow, Kecamatan Sepaku. Ada 20 rumah yang ambruk pada hari itu. (*/kip/san/k8)

 


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 08:15

Datangkan Lima Kontainer Bibit Singkong

SENDAWAR – Pembukaan tanaman singkong mulai diwujudkan. Bibit singkong yang dikemas lima kontainer…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:14

Dua Tower Bodong Belum Ditertibkan

TENGGARONG - Lama tak terdengar kabarnya, persoalan pembangunan sejumlah tower yang disinyalir tak memiliki…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:06

Dipakai di Kutim, Pajak Lari ke Luar

SANGATTA – Hingga sekarang masih ada sebagian perusahaan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggunakan…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:56

TK2D Perlu Perda Status Huku

SANGATTA–Honorer alias tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) di Kutim belum surut permasalahannya.…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:53

Sebut Kebijakan Bupati Disalahgunakan

SANGATTA–Pemkab Kutai Timur yang telanjur terlilit utang dengan pihak ketiga, terus dikejar-kejar…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:51

Cemburu Membara, Pisau Bicara

BONTANG–Pisau dapur mendarat di perut KD. Perempuan 40 tahun itu terlibat cekcok dengan RS (45).…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:48

Minta Lelang Proyek Dievaluasi

BONTANG–Lelang proyek pembangunan rumah ibadah dinilai harus dievaluasi ulang. Pasalnya, DPRD…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:47

Pemilik Sabu 1 Kilogram Masuk DPO

TANJUNG REDEB–Pengungkapan kasus sabu-sabu seberat 1 kilogram di Jalan Bulungan, RT 4, Kampung…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:46

Musnahkan Barang Bukti 20 Tersangka

TANJUNG REDEB–Barang bukti kasus narkotika jenis sabu-sabu dimusnahkan di Mapolres Berau, kemarin.…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:43

Desa Melintang Tak Lagi “Water World”

Euforia kebahagiaan warga Desa Melintang di Kecamatan Muara Wis, Kukar, tak lagi mampu dibendung. Suka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .