MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 16 April 2018 21:10
185 Jiwa Mengungsi, Longsor Masih Mengancam
HOROR..!! 23 Unit Bangunan Ambruk
WASPADA: Permukiman penduduk di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, yang mengalami longsor, Rabu (11/4). Masih ada 30 bangunan yang terancam ambruk bila hujan dengan intensitas tinggi melanda.

PROKAL.CO, PENAJAM – Bangunan yang longsor di dua RT di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, bertambah. Hingga Minggu (15/4) sore, tercatat ada 23 bangunan di RT 06 dan RT 07, Desa Telemow, yang runtuh.

Bertambahnya jumlah tersebut setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merobohkan tiga bangunan lagi yang membahayakan bila dibiarkan. Terdiri dari dua tempat tinggal dan satu musala.

Penyebab longsor adalah hujan berintensitas tinggi pada Rabu (11/4) pagi. Hujan dari pukul 07.00–11.00 Wita itu membuat rekahan yang memanjang di tepi tebing semakin lebar. Akhirnya berdampak pada rumah di atasnya.

“Pada Sabtu sore, tiga bangunan yang rawan, kami robohkan,” kata Kepala Sub-Bidang (Kasubid) Kedaruratan di BPBD PPU Samudri, Minggu (15/4).

Jumlah bangunan yang berpotensi terkena dampak longsor pun bertambah menjadi 30 unit. Tetapi, bangunan yang terancam terdampak longsor tersebut sudah tak lagi dihuni. Musibah ini menimpa 80 kepala keluarga (KK) dan 185 jiwa.

“Para korban sudah mengungsi ke kediaman sanak famili. Mereka trauma karena hujan datang terus-menerus. Ada yang mengungsi ke Petung, Sepaku, dan Pemaluan. Jadi, tak ada yang di posko pengungsian,” ucapnya.

Lebar longsor mencapai 13 meter lebih. Dengan rekahan yang terjadi di jalan sekitar longsor yang mencapai 1,5 meter. Karena itu, BPBD selalu mengingatkan warga yang melintas untuk berhati-hati.

BPBD masih berupaya merelokasi warga agar tak lagi tinggal di sana. Ada dua opsi yang akan ditempuh. Merelokasi warga ke Trunen, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku. Di lokasi Kampung Peternakan Sapi itu, rencananya dibangunkan 200 rumah sederhana. Jika warga RT 06 dan RT 07 tak keluar dari Desa Telemow, pilihan lain menggunakan tanah PT ITCI Kartika Utama (ITCIKU) yang berstatus hak guna usaha (HGU) seluas 2 hektare. Letaknya di kilometer Desa Telemow, yang diusulkan untuk dibebaskan Pemerintah Desa Telemow. “Untuk pembebasannya antara Rp 100–150 juta. Itu cuma tanah. Kalau yang ingin ada rumahnya bisa direlokasi di Trunen,” terangnya.

Kepala Desa Telemow Wakid Santoso menyatakan belum membahas usulan relokasi dengan warga yang menjadi korban longsor. Sebab, dalam masa tanggap darurat selama 14 hari. “Setelah tanggap darurat selesai, baru kami bahas pertemuan bersama seluruh warga korban longsor,” katanya.

Kades menyebut, ada beberapa warga menyampaikan tidak ingin ke luar dari Desa Telemow. Jika relokasi memang harus dilakukan, warga meminta di wilayah yang dekat dengan Desa Telemow.

Diberitakan sebelumnya, Rabu (11/4) dini hari, bencana longsor terjadi di RT 06 dan RT 07, Kilometer 6, Desa Telemow, Kecamatan Sepaku. Ada 20 rumah yang ambruk pada hari itu. (*/kip/san/k8)

 


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 10:37

Bupati Minta Budaya Leluhur Dijaga

BENGALON–Rustam Ependy dikukuhkan sebagai Pj kepala desa Persiapan Tepian Budaya,…

Selasa, 26 Maret 2019 10:36

Kutim Peringati Hari Jilbab Sedunia

SANGATTA–Hari Jilbab Sedunia diperingati oleh segenap hijaber di Kutai Timur…

Selasa, 26 Maret 2019 10:31

Penyelesaian Sengketa Lahan Dikeluhkan

SENDAWAR–Penguasaan lahan dan hutan di Kutai Barat (Kubar) oleh perusahaan…

Selasa, 26 Maret 2019 10:30

Ceko Apresiasi Pemkab Berau

TANJUNG REDEB – Republik Ceko melalui Kementerian Luar Negeri Ceko…

Selasa, 26 Maret 2019 10:30

Tingkatkan Ekspor dan Investasi Daerah

TANJUNG REDEB - Kabupaten Berau menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi…

Selasa, 26 Maret 2019 10:27

PHK 390 Karyawan Dinilai Cacat Hukum

SANGATTA - Rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kutai…

Selasa, 26 Maret 2019 10:25

Truk Tangki Dievakuasi ke Jenebora

PENAJAM – Truk tangki yang tercebur ke laut di Pelabuhan…

Selasa, 26 Maret 2019 10:24

Honor Minim, Jadi Petugas KPPS Kurang Diminati

PENAJAM – Kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Penajam Paser…

Senin, 25 Maret 2019 11:05

Distribusi Kotak Suara jadi Atensi Polres PPU

PENAJAM-  Segala kerawanan pada pemilu tahun 2019, sudah mulai diantisipasi…

Senin, 25 Maret 2019 11:03

ALHAMDULILLAH..!! 6 Kecamatan Kembali Dapat Program PISEW 2019

TANA PASER – Sama di tahun sebelumnya, program Kementerian Pekerjaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*