MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Senin, 16 April 2018 12:23
Putin Mengutuk, Sebut AS Bikin Rakyat Suriah Menderita
Vladimir Putin (afp)

PROKAL.CO, Presiden Rusia Vladimir Putin mengutuk serangan rudal yang dipimpin koalisi AS terhadap Suriah. Ya, pasukan AS, Inggris, dan Prancis, bersama-sama menghujani Suriah dengan rudal. Suriah digempur dari segala sisi. Dilansir Sputnik pada Sabtu (14/4), menurut Putin, serangan tersebut hanya memperburuk bencana kemanusiaan.

“Serangan itu juga hanya menimbulkan penderitaan bagi penduduk sipil dan menjadi bukti bahwa negara-negara barat berkomplot dengan teroris,” katanya. Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons atau Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) tengah melakukan penyelidikan mengenai insiden serangan menggunakan senjata kimia di Douma, Suriah. Namun, , AS dan sekutunya malah melakukan tindakan militer.

Padahal, saat ini penyelidikan penggunaan senjata kimia di Douma belum selesai. Tindakan AS ini malah memperburuk situasi di Suriah. Putin menyebut, serangan AS dan sekutu terhadap Suriah sebagai tindakan agresi terhadap negara yang memerangi terorisme di tanahnya sendiri. Menurutnya, tentara Rusia membantu Pemerintah Suriah yang sah untuk melawan ancaman teroris di negara itu.

Damaskus telah menolak semua tuduhan yang dilontarkan AS dan sekutunya. Menurut OPCW, tidak ada bukti keterlibatan Damaskus dalam insiden yang menggunakan bahan kimia tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Suriah dan sekutunya telah mendapat peringatan mengenai upaya serangan AS dan sekutunya, Sabtu (14/4) dini hari. Mereka telah mengetahui upaya aksi militer AS dan sekutunya. Seperti dilansir Reuters, pejabat Suriah pendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan, tempat-tempat yang ditargetkan oleh rudal AS dan sekutunya telah dievakuasi beberapa hari lalu. Ini dilakukan untuk menyelamatkan orang-orang dari serangan mematikan tersebut.

Semua ini, ujar pejabat Suriah tersebut, berkat informasi dan peringatan dari Rusia. "Kami telah mengetahui AS dan sekutunya akan melakukan serangan itu," ujarnya. Suriah juga menangkis beberapa rudal yang masuk ke pangkalannya. Sebanyak 30 rudal ditembakkan dalam serangan itu. Sepertiga dari rudal itu telah ditembak jatuh. "Sekarang kami sedang melakukan penilaian terhadap kerusakan material," ujar pejabat itu menambahkan. Dalam Perang Suriah selama tujuh tahun terakhir, Assad telah didukung Rusia, Iran, dan kelompok Syiah lainnya. (ina/JPC/iza/k16)


BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 12:01

Pastor Amerika Diduga Jadi Mahar

KASUS hilangnya Jamal Khashoggi rupanya membawa efek samping yang lain. Salah satunya, hubungan AS dan…

Minggu, 14 Oktober 2018 12:00
Drama Khashoggi Lebih dari Pembunuhan Jurnalis

Tiga Teori Menguat

ISTANBUL - Selama sepekan, media di berbagai belahan dunia menuliskan kekhawatiran tentang Jamal Khashoggi…

Minggu, 14 Oktober 2018 11:33

Pendaki Korsel Tewas di Nepal

KATHMANDU – Delapan pendaki (termasuk pemandu) dari ekspedisi Korea Selatan (Korsel) meninggal…

Sabtu, 13 Oktober 2018 10:45

Push-up Bersama Akhiri Unjuk Rasa

ADDIS ABABA – Ketegangan menyelimuti ibu kota Ethiopia Rabu (10/10). Sebanyak 240 tentara elite…

Sabtu, 13 Oktober 2018 10:42

Mantan Pengacara Pribadi Presiden Donald Trump Nyebrang ke Demokrat

NEW YORK – Michael Cohen meninggalkan Partai Republik. Mantan pengacara pribadi Presiden Donald…

Jumat, 12 Oktober 2018 12:13

Ngeri..!! Wartawan Arab Dibunuh, Tubuhnya Dipotong-potong

ISTAMBUL- Penyidik Turki memberikan rincian tentang hari-hari menjelang pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:36

SADIS..!! Pasangan Ini Bunuh 20 Perempuan, Tubuh Dicincang Lalu Dijadikan Makanan Hewan, Tulangnya Jadi Pupuk

Polisi di Meksiko menangkap pasangan bernama Juan Carlos N dan Patricia N karena dicurigai membunuh…

Selasa, 09 Oktober 2018 09:39
Pilpres Brasil Lanjut Putaran Kedua

Bolsonaro-Haddad Siap Adu Strategi

BRASILIA – Prediksi lembaga-lembaga survei Brasil tidak meleset. Jair Bolsonaro unggul dalam pemilihan…

Selasa, 09 Oktober 2018 09:35

Duo Ekonom AS Dianugerahi Nobel

STOCKHOLM – Paul Romer sengaja membiarkan teleponnya berdering. Dua panggilan dari nomor yang…

Minggu, 07 Oktober 2018 10:50

AS Tekan Sekutunya

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) terus memberikan tekanan kepada sekutunya, agar mendukung kesepakatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .