MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Senin, 16 April 2018 09:53
Pentas Tirtonegoro II, Bawa Pesan Kejujuran
KESENIAN: Pentas Tirtonegoro II garapan Sasentis di Gedung Wadah Bahimung, Taman Budaya Samarinda, Sabtu (14/4) malam.

PROKAL.CO, Kisah berjudul Tirtonegoro II kembali dipentaskan Sanggar Seni Perintis (Sasentis), Sabtu (14/4) malam. Ini merupakan lanjutan cerita perjuangan pemuda bernama Tirtonegoro yang nekat merantau untuk mengubah kehidupan keluarga.

Alunan musik menggema di Gedung Wadah Bahimung, Taman Budaya Samarinda. Pentas Tirtonegoro II pun dimulai. Pemuda itu hidup di perantauan sejak usia 25 tahun. Bermodal uang hasil menjual sepeda ontel keluarga, dia berlayar ke Samarinda, Kaltim.

Dia kemudian bertemu dengan wartawan bernama Kus dan mengenal sosok Fitri, perempuan yang kemudian menjadi istrinya. Tirtonegoro juga sempat menjadi satpam agar dapat bertahan hidup di tanah rantau.

 

Lampu hologen kuning menyorot tubuh Novan Leany yang didapuk sebagai pemeran utama. Ratusan pasang mata memperhatikannya. Sutradara sekaligus penulis naskah Tirtonegoro II, Rahmat Azazi Rhomantoro menuturkan, cerita ini kisah nyata.

“Memang ada cerita fiksinya, tapi cerita tentang kehidupan merupakan kisah nyata,” ujarnya. Dia menceritakan, sejak awal ingin meniti karier, ibu Tirtonegoro sudah meragukan. Apalagi kepergiannya hanya bermodal uang hasil penjualan sepeda ontel yang cukup untuk membeli tiket kapal.

Namun, tekadnya begitu kuat, meski perjalanannya tidak mulus. Sehingga akhirnya dia bertemu Djayus yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS). Tirto pun diajak menjadi PNS kemudian tertarik. Dia berharap dapat menjadi kepala dinas.

Ketika menjadi pegawai, kariernya makin jelas. Dalam hidupnya, Tirto berupaya menjadi orang jujur. Kejujurannya mendapat pertentangan dari kepala dinas tempatnya bekerja. Bersama Djayus, dia berupaya menerapkan kebenaran apalagi terkait keuangan.

Singkat cerita, Tirto mengungkap kasus korupsi. Akibat kasus ini, Tirto sampai terkena santet, sehingga membuatnya sering sakit-sakitan. Bahkan Fitri, perempuan yang dinikahinya, sempat cemas karena melihat hidup suaminya tidak tenang. Namun, Tirto tetap kukuh dengan pendiriannya mengungkap korupsi.

Suatu ketika, dalam perjalanan, Tirto dan Djayus diadang sekelompok orang yang diduga suruhan atasannya. Orang-orang tersebut mengeroyok Tirto dan Djayus. Pulang dengan keadaan terluka, Tirto kaget dan histeris mendapati istrinya telah meninggal.

Kematian Fitri tak pernah disangka Tirto. Kendati demikian, kisah tersebut tidak berakhir sampai di situ. “Lanjutannya (Tirtonegoro III) akan menceritakan prosesnya menjadi kepala dinas,” kata dia.

Kisah ini menyampaikan pesan positif bahwa untuk menjadi orang jujur tidak mudah. “Tetap bersabar dan bekerja keras, berserah pada Yang Mahakuasa, serta ikhlas menghadapi kehidupan. Itu pesannya,” ungkapnya.

Cerita selanjutnya, rencananya akan dipentaskan dengan judul Tirtonegoro III. Dia sedang memikirkan cerita lanjutannya, agar alur cerita memiliki unsur motivasi untuk orang lain. “Sama seperti berdakwah, tapi dengan media berbeda,” jelasnya.

Dia pun berencana rilis tiga bulan lagi. “Jadi, garapannya setiap tiga bulan termasuk dua bulan persiapan,” pungkasnya.

Pelaksanaan pentas, Azazi melibatkan 30 orang untuk produksi teater berdurasi 70 menit ini. Sasentis merupakan sanggar teater, musik, dan tari yang berdiri sejak 2014. Mereka sudah terpilih dalam 10 penampil terbaik Lanjong Art Festival 2017. (*/dq/kri/k16)


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 11:11

Soal Calon Pendamping Jaang, Alot di Demokrat

SAMARINDA – Beberapa nama sudah mencuat sebagai calon wakil walikota, pendamping Syaharie Jaang.…

Kamis, 15 November 2018 08:00

MUI Kaltim Turut Mengecam

SAMARINDA – Perbuatan tak senonoh Teguh Effendi (58), oknum guru mengaji di lingkungan rumahnya,…

Kamis, 15 November 2018 07:59
Sekwan Pastikan Sudah Surati Wali Kota

Bulan Ini Ditargetkan Sudah Ada Wawali

SAMARINDA – DPRD Samarinda menargetkan pengisian kursi wakil wali kota (wawali) pada bulan ini.…

Kamis, 15 November 2018 07:28

Pemkab Siap Hibahkan Lahan untuk Markas Kodim

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Selasa (13/11) lalu, menerima kunjungan…

Rabu, 14 November 2018 08:46

Ada Kemungkinan Korban Lain

SAMARINDA – Ulah Teguh Effendi (58), oknum guru mengaji di Jalan Rejo Mulyo, Kelurahan Lempake,…

Rabu, 14 November 2018 08:44

Gauli Anak Sendiri, Dihukum Lima Tahun

UMUR bukan lagi penghalang ketikanafsu sudah di ubun-ubun. Anak kandung pun bisa jadi pelampiasan birahi.…

Rabu, 14 November 2018 07:22

Tumbuhkan Semangat Baru

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Senin (12/11), bertindak sebagai inspektur…

Rabu, 14 November 2018 07:21

Raperda Harus Sesuai Kondisi Masyarakat

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh mengharapkan rancangan peraturan daerah…

Selasa, 13 November 2018 08:23

BEJAT..!! Modal Rp 5 Ribu, Oknum Guru Ngaji Setubuhi Murid

SAMARINDA – Sebagai seorang tenaga pengajar, seharusnya memberikan pelajaran yang mendidik kepada…

Senin, 12 November 2018 08:20

Penerangan Jalan Minim, Ternyata Ini yang Diprioritaskan Dishub

SAMARINDA – Sampai sekarang, penerangan jalan umum (PJU) di Samarinda masih minim. Terutama di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .