MANAGED BY:
RABU
18 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 16 April 2018 08:43
Efek Kerusakan Jangka Panjang
Tri Bangun Laksono Sony

PROKAL.CO, PENCEMARAN minyak di Teluk Balikpapan mengundang reaksi. Terlepas siapa yang bersalah memutus pipa milik Pertamina, upaya pemulihan ekosistem terus dilakukan. Rabu (11/4) lalu, Kaltim Post menemui Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Kalimantan KLHK Tri Bangun Laksono Sony. Mencari tahu seberapa serius pencemaran yang terjadi sejak 31 Maret lalu itu. Berikut wawancaranya.

Sudah ada data soal kerugian akibat pencemaran minyak di Teluk Balikpapan?

Belum. Masih proses untuk memastikan apa saja yang tercemar. Potensi kerusakan apa saja. Mengingat luasnya wilayah yang tercemar.

Bagaimana KLHK menggambarkan pencemaran minyak di Teluk Balikpapan?

Ini substansi KLHK menyatakan ini bencana lingkungan. Namun, untuk menentukan tingkatan kebencanaannya masih disiapkan kriterianya.

Siapa yang bertanggung jawab?

Urusan pidana bukan ranah kami. Namun, soal penanggulangan dan pengelolaan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) ini tanggung jawab Pertamina. Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 101/2014. Itu pun sudah dilakukan.

Apa langkah KLHK?

Sejak awal sudah kami sampaikan. Kami menyiapkan langkah perdata.

Lalu bagaimana upaya dalam melakukan penanggulangan pencemaran?

Sudah diambil alih Pertamina. Namun, kami sayangkan sebagian tak dilakukan secara proporsional dan optimal. Bahkan ada yang kami lihat keliru.

Contohnya?

Penggunaan oil dispersant yang tak sesuai tempat. Dalam prosesnya, membiarkan pembersihan minyak oleh masyarakat dengan tak dilengkapi pelindung.

Bagaimana kondisinya saat ini?

Pencemaran laut belum sepenuhnya pulih. Kami gali pasir pantai masih ada minyak. Lihat di air masih ada minyak menyerupai kaca film. Masih ada endapan minyak di dasar laut.

Lalu sampai kapan Teluk Balikpapan akan pulih?

Belum diketahui. Namun, setiap bencana lingkungan memiliki kerusakan dan efek jangka panjang. Baik bagi ekosistem alam maupun masyarakatnya. (tim kp)


BACA JUGA

Jumat, 13 Juli 2018 08:36
Sengkarut PPDB Online di Kaltim

Tambah Rombel Bukan Solusi

KEPALA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Muhaimin mengatakan, pelaksanaan PPDB…

Jumat, 13 Juli 2018 08:30

Wajar Kurang karena Pertama Kali

OMBUDSMAN Republik Indonesia (ORI) perwakilan Kaltim ikut memantau pelaksanaan penerimaan siswa baru…

Rabu, 11 Juli 2018 09:15
Ongkos Pernikahan ala Milenial

Terjal Menuju Halal

Selain kelahiran dan kematian, menikah adalah momen penting, bahkan terpenting. Sebab, bisa direncanakan…

Rabu, 11 Juli 2018 09:01

Pilah-Pilih Sesuai Budget

PERNIKAHAN dipersiapkan matang-matang. Mengingat, tak hanya cinta, pernikahan juga perlu persiapan finansial.…

Rabu, 11 Juli 2018 08:33

Bukan Perkara Adu Mewah

MINGGU (8/7), pasangan Nabila Said Amin Ar Rasyidi dan Sammy Saleh Alhuraiby baru saja melangsungkan…

Rabu, 11 Juli 2018 08:29

Janji Suci Jangan Terbelenggu Materi

MENGIKAT dua insan dalam satu bahtera rumah tangga menjadi salah satu yang dianjurkan. Gunanya, agar…

Rabu, 11 Juli 2018 08:28

Tiga Kecamatan, Satu Penghulu

DI BALIK suksesnya hajatan pernikahan, ada penghulu dan imam yang berjuang melawan keterbatasan untuk…

Selasa, 10 Juli 2018 11:12

Tak Semua Eks Napi Dilarang

TEPAT pada 4 Juli lalu, pendaftaran caleg melalui masing-masing parpol dibuka. Terlihat ruangan KPU…

Selasa, 10 Juli 2018 11:11
Menutup Jalan Koruptor ke Parlemen

Nama Caleg Belum Dibeber

Tak terasa, Pemilu 2019 tinggal menghitung bulan. Parpol sedang adu cerdik meraih simpati rakyat. Lantas,…

Senin, 09 Juli 2018 13:00
Lebih Dekat dengan Isran Noor, Bakal Gubernur Kaltim

DARI SANGKULIRANG KE LAMIN ETAM

Garis tangan tak pernah bohong. Gagal merebut jabatan politik di Ibu Kota, Isran Noor—tak lama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .