MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 16 April 2018 08:33
Warga Tak Khawatir Main di Pantai
TAK TAKUT LAGI: Pantai Banua Patra dan Kilang Mandiri tetap ramai dikunjungi pasca kejadian tumpahan minyak, beberapa pekan lalu. Kini, warga tak lagi khawatir bermain di tepi pantai meski masih ada imbauan.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Sardi tak khawatir saat anak-anaknya, Angga (7) dan Zadin (5), bermain dan berenang di laut di Pantai Banua Patra, Balikpapan, Minggu (15/4) sore. Warga Gunung Sari tersebut juga tak takut ikut nyebur mendampingi kedua anaknya meski air laut Teluk Balikpapan sempat dicemari minyak, Sabtu (31/3) lalu. “Waktu itu sempat khawatir. Tapi sekarang sudah tidak,” kata Sardi.

Menurutnya, air laut di pantai Balikpapan ini sudah tak bau lagi. Dia juga tak merasakan ada kandungan minyak pada air tersebut. “Biasa saja. Seperti air laut pada umumnya. Airnya sudah tak bau lagi,” ujar Sardi.

Ada pula Aisyah. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai admin di salah satu perusahaan di Stal Kuda tersebut tengah menikmati waktu bersama anak dan suami. Dia mengaku tidak merasa takut anaknya bermain air laut di tepi pantai. Perempuan berhijab itu tak merasakan perbedaan yang begitu besar seusai kejadian. “Sama aja sih, enggak ada yang beda. Pemerintah dan Pertamina juga cepat tanggap buat mengatasi,” tutur Aisyah.

Meski begitu, imbauan untuk tidak berenang di pantai masih diberlakukan Pemerintah Kota Balikpapan. Di Pantai Kilang Mandiri, sebuah spanduk masih dipasang di tepi pantai. Isinya yaitu imbauan tidak berenang di pantai sampai pemberitahuan lebih lanjut. Selama proses pengecekan baku mutu air laut.

Dua minggu setelah tragedi tumpahan dan kebakaran minyak perairan di Teluk Balikpapan, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan Oemy Facessly mengatakan, warga yang berkunjung ke pantai kembali normal. Terutama saat akhir pekan.

“Beberapa hari setelah kejadian itu (tumpahan minyak), kunjungan ke pantai sempat berkurang. Tapi sekarang sudah kembali normal. Apalagi Pantai Benua Patra maupun Monpera jadi salah satu destinasi pantai di tengah kota yang kerap dipilih menghabiskan akhir pekan oleh warga Balikpapan,” ucap Oemy.

Sementara itu, Communication & CSR Pertamina Kalimantan Yudy Nugraha mengatakan, hingga kini Pertamina telah membuat tim gabungan yang terdiri dari perwakilan pemerintah, aparat wilayah terdampak dan Pertamina untuk menanggulangi bencana tumpahan minyak tersebut.

Dijelaskannya, tim bergerak berdasarkan pemetaan yang telah dibuat. Pemetaan tersebut yakni daerah-daerah yang terkena dampak. Tim tersebut akan memverifikasi daerah yang sudah dipetakan apakah sudah clear atau bersih dari tumpahan minyak. 

Pemetaan wilayah dibagi menjadi empat zona terdiri dari 12 Kelurahan yang terletak di Balikpapan dan 1 kelurahan di Penajam Paser Utara (PPU). 

“Tim verifikator telah bekerja sejak Selasa (10/4) melakukan penyisiran pesisir Teluk Balikpapan berdasarkan pemetaan wilayah terdampak. Dari hasil hingga Sabtu (14/4), tim verifikasi menyepakati tujuh kelurahan terverifikasi visual telah pulih 100 persen,” ujarnya.

Tujuh kelurahan tersebut yakni Klandasan Ilir, Klandasan Ulu, Karang Jati, Damai Bahagia, Sepinggan Raya, Penajam dan Damai. (lil/aji/one/k18)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 08:01

Layanan Terganggu sampai Pekan Depan

BALIKPAPAN - Jaringan distribusi air PDAM Balikpapan kembali mengalami gangguan. Bocornya pipa transmisi…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:50

Raperda Larangan LGBT di Balikpapan Belum Bisa Dibuat, Ini Penyebabnya..

BALIKPAPAN - Warga Balikpapan yang menentang adanya aktivitas lesbian, gay, biseksual dan transgender…

Senin, 15 Oktober 2018 22:24

Ramai Isu LGBT di Balikpapan, Ini Pandangan Piatur Pangaribuan dari Sisi Hukum..

BALIKPAPAN - Para pelaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) tidak bisa dihukum secara pidana.…

Minggu, 14 Oktober 2018 15:37

Posko Pengungsian Resmi Ditutup, Ada Pengungsi yang Masih Tidur di Bandara SAMS, Ini Alasannya..

PENGUNGSI BANDARA: Muzain (29) bersama kedua anaknya masih bertahan di posko pengungsian Bandara SAMS,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 13:18

Posko Pengungsian di Bandara SAMS Sepinggan Resmi Ditutup, Ini Lokasi Posko Jika Masih Mau Serahkan Bantuan..

BALIKPAPAN - Posko pengungsi korban bencana alam Sulawesi Tengah di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman…

Jumat, 12 Oktober 2018 16:10

Suruh Pacar Ketemuan sama Mantan, Eh Ternyata Ada Udang di Balik Batu, Ini yang Dilakukannya..

BALIKPAPAN- Seorang pemuda diamankan anggota Polsek Balikpapan Barat karena diduga melakukan pencurian…

Jumat, 12 Oktober 2018 15:12

Ini Kronologi Penemuan Mayat di Stadion Batakan, Benarkah Ada Gas Beracun di Stadion?

BALIKPAPAN- Kapolsek Balikpapan Timur, Kompol Dody Susantyoko memastikan kematian pria di dalam Stadion…

Jumat, 12 Oktober 2018 15:09

Penemuan Mayat di Stadion Batakan, Ditemukan Usai Persiba Balikpapan Selesai Latihan

BALIKPAPAN - Suasana istirahat tim Persiba Balikpapan usia melakukan latihan mendadak riuh. Seluruh…

Selasa, 09 Oktober 2018 08:31

Capaian Imunisasi MR Baru 47,23 Persen

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan dapat kesempatan kedua. Menggenjot capaian vaksinasi measles dan…

Selasa, 09 Oktober 2018 08:27

India Pertama, Australia Terakhir

BALIKPAPAN – Sejak kejadian gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) hampir dua pekan lalu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .