MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 16 April 2018 07:19
WOW..!! Di Kota Ini, Kredit Apartemen Menanjak, Rumah Tapak Tetap Dominan
TAK SEMUA DIHUNI: Proyekapartemen Borneo Bay garapan Agung Pomoro Land di Balikpapan. Pesatnya pertumbuhan kredit hunian vertikal di Kota Minyak, disebut lebih banyak untuk tujuan investasi. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Tren permintaan apartemen di Kota Minyak tumbuh signifikan dalam setahun terakhir. Meski begitu, untuk hunian, permintaan tertinggi masih disumbang segmen rumah tapak.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan mencatat, kredit kepemilikan apartemen (KPA) sepanjang Januari dan Februari lalu mencapai Rp 42,8 miliar. Nilai itu tumbuh 38,40 persen dibandingkan dua bulan pertama 2017.  Pada tahun sebelumnya, pertumbuhan KPA di Kota Beriman bahkan sempat mencapai 44,09 persen.

Pada saat bersamaan, kredit kepemilikan rumah (KPR) hanya tumbuh 4,62 persen. Tetapi dari keseluruhan nominal, dana yang dikucurkan mencapai Rp 4,4 triliun.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Balikpapan Edi Djuwadi mengakui adanya permintaan signifikan untuk segmen hunian vertikal seperti apartemen, dalam beberapa waktu belakangan. Namun, kata dia, segmen rumah tapak masih lebih tinggi peminatnya, karena lahan di Kota Minyak masih tersedia cukup luas.

“Di sisi lain, belum semua penduduk di Balikpapan ini punya rumah pertama. Jadi rumah tapak, dengan program seperti rumah subsidi, itu lebih dilirik. Saya saja, sampai sekarang masih mengejar pembangunan untuk lebih dari 3.000 daftar antre konsumen,” terang dia.

Sampai saat ini, menurut Edi, permintaan untuk apartemen hampir semuanya tidak riil. Dalam artian, bukan untuk memenuhi kebutuhan hunian, namun untuk lahan investasi. Dia mencontohkan, banyaknya unit apartemen yang tak ditempati, dan justru disewakan oleh pemiliknya.

Dia meyakini, pasar rumah tapak masih menjadi kebutuhan utama di Balikpapan. Bahkan di Kaltim sekalipun.

“Apalagi, lahan juga masih banyak. Walaupun harganya memang makin tinggi. Tapi saya rasa masih jauh kalau dibilang pasar sudah beralih ke apartemen. Beda halnya di kota besar yang lahanya sudah semakin sempit, seperti di Jakarta,” tuturnya.

Diwawancarai terpisah, Head of Advertising & Promotion Borneo Bay City, Tri Wijaya menuturkan, sampai saat ini penjualan apartemen mereka sudah mencapai 80 persen dari total 1.220 unit yang dibangun. Konsumen, kata dia, lebih banyak dari masyarakat Balikpapan, ketimbang luar daerah.

“Sekarang ini tren hunian apartemen memang lebih banyak dipilih masyarakat perkotaan. Dengan fasilitas yang nyaman, seperti di Borneo Bay, sangat mudah bagi mereka untuk beli. Apalagi generasi milenial yang modern. Mereka suka hunian yang minimalis, tapi lengkap,” tuturnya.

Kendati masih baru, dia meyakini, apartemen akan berkembang pesat di Balikpapan. “Yang penting jangan hanya bangun apartemen saja. Tapi, bangun juga fasilitasnya. Jadi ada daya tarik lain. Ini di Balikpapan sangat perlu,” tutupnya. (aji/man/k18)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 07:38

Syarat Pekerja Asing Tak Berubah

JAKARTA – Penyederhanaan prosedur perizinan tenaga kerja asing (TKA) diyakini bakal berdampak…

Kamis, 26 April 2018 07:38

Ekspor Ternak, Kesehatan Jadi Fokus Utama

BANTEN - Pemerintah menegaskan, tak mudah mendapat persetujuan ekspor telur tetas ayam dari negara tujuan.…

Kamis, 26 April 2018 07:37

Lonjakan Konsumsi Mamin Bisa 50 Persen

SURABAYA - Permintaan bahan makanan maupun makanan dan minuman jadi, secara nasional sepanjang momen…

Rabu, 25 April 2018 07:23

Blok Terminasi Bisa Tutupi Beban Pertamina

JAKARTA – Penugasan kepada PT Pertamina (Persero) untuk mengelola tujuh wilayah kerja (WK) atau…

Rabu, 25 April 2018 07:20

TUH..!! Tak Ada Penerbangan Malam di APT Pranoto

SAMARINDA - Beroperasinya Bandara Aji PangeranTumenggung (APT) Pranoto di Samarinda ternyata belum menyeluruh.…

Rabu, 25 April 2018 07:13

BRI Rambah Student Loan

SURABAYA - Dorongan untuk mengucur kredit bagi mahasiswa kembali direspons positif oleh perbankan. Setelah…

Rabu, 25 April 2018 07:12

Tiga Bulan, BCA Raup Laba Rp 5,5 Triliun

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA berhasil meraup laba Rp 5,5 triliun sepanjang…

Rabu, 25 April 2018 07:11

Pengusaha Keluhkan Bea Impor Tinggi di Afrika

JAKARTA - Pemerintah disebut perlu meminta negara-negara di Afrika menurunkan tarif bea masuk untuk…

Selasa, 24 April 2018 12:30

WARNING..!! Rupiah Terus Melemah, Ini yang Dilakukan BI

Nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan yang cukup dalam…

Selasa, 24 April 2018 07:18

Penjualan Daihatsu Tumbuh 10 Persen

JAKARTA – Daihatsu mencatatkan pertumbuhan penjualannya di Indonesia, sepanjang kuartal pertama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .