MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 16 April 2018 07:19
WOW..!! Di Kota Ini, Kredit Apartemen Menanjak, Rumah Tapak Tetap Dominan
TAK SEMUA DIHUNI: Proyekapartemen Borneo Bay garapan Agung Pomoro Land di Balikpapan. Pesatnya pertumbuhan kredit hunian vertikal di Kota Minyak, disebut lebih banyak untuk tujuan investasi. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Tren permintaan apartemen di Kota Minyak tumbuh signifikan dalam setahun terakhir. Meski begitu, untuk hunian, permintaan tertinggi masih disumbang segmen rumah tapak.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan mencatat, kredit kepemilikan apartemen (KPA) sepanjang Januari dan Februari lalu mencapai Rp 42,8 miliar. Nilai itu tumbuh 38,40 persen dibandingkan dua bulan pertama 2017.  Pada tahun sebelumnya, pertumbuhan KPA di Kota Beriman bahkan sempat mencapai 44,09 persen.

Pada saat bersamaan, kredit kepemilikan rumah (KPR) hanya tumbuh 4,62 persen. Tetapi dari keseluruhan nominal, dana yang dikucurkan mencapai Rp 4,4 triliun.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Balikpapan Edi Djuwadi mengakui adanya permintaan signifikan untuk segmen hunian vertikal seperti apartemen, dalam beberapa waktu belakangan. Namun, kata dia, segmen rumah tapak masih lebih tinggi peminatnya, karena lahan di Kota Minyak masih tersedia cukup luas.

“Di sisi lain, belum semua penduduk di Balikpapan ini punya rumah pertama. Jadi rumah tapak, dengan program seperti rumah subsidi, itu lebih dilirik. Saya saja, sampai sekarang masih mengejar pembangunan untuk lebih dari 3.000 daftar antre konsumen,” terang dia.

Sampai saat ini, menurut Edi, permintaan untuk apartemen hampir semuanya tidak riil. Dalam artian, bukan untuk memenuhi kebutuhan hunian, namun untuk lahan investasi. Dia mencontohkan, banyaknya unit apartemen yang tak ditempati, dan justru disewakan oleh pemiliknya.

Dia meyakini, pasar rumah tapak masih menjadi kebutuhan utama di Balikpapan. Bahkan di Kaltim sekalipun.

“Apalagi, lahan juga masih banyak. Walaupun harganya memang makin tinggi. Tapi saya rasa masih jauh kalau dibilang pasar sudah beralih ke apartemen. Beda halnya di kota besar yang lahanya sudah semakin sempit, seperti di Jakarta,” tuturnya.

Diwawancarai terpisah, Head of Advertising & Promotion Borneo Bay City, Tri Wijaya menuturkan, sampai saat ini penjualan apartemen mereka sudah mencapai 80 persen dari total 1.220 unit yang dibangun. Konsumen, kata dia, lebih banyak dari masyarakat Balikpapan, ketimbang luar daerah.

“Sekarang ini tren hunian apartemen memang lebih banyak dipilih masyarakat perkotaan. Dengan fasilitas yang nyaman, seperti di Borneo Bay, sangat mudah bagi mereka untuk beli. Apalagi generasi milenial yang modern. Mereka suka hunian yang minimalis, tapi lengkap,” tuturnya.

Kendati masih baru, dia meyakini, apartemen akan berkembang pesat di Balikpapan. “Yang penting jangan hanya bangun apartemen saja. Tapi, bangun juga fasilitasnya. Jadi ada daya tarik lain. Ini di Balikpapan sangat perlu,” tutupnya. (aji/man/k18)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 07:06

Tahun Politik, BI Jamin Temuan Uang Palsu Turun

SAMARINDA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim bertekad menekan…

Rabu, 23 Januari 2019 07:03

Pengusaha Mamin Keluhkan Masalah Gula Lokal

JAKARTA - Penggunaan gula rafinasi impor untuk industri makanan dan…

Rabu, 23 Januari 2019 07:02

Pemerintah Diminta Benahi Masalah dari Hulu

JAKARTA - Pemerintah masih terus melakukan impor untuk memenuhi kebutuhan…

Selasa, 22 Januari 2019 06:53

Kenaikan Harga Diklaim Wajar

BALIKPAPAN - Otoritas bandara berencana mengajukan perubahan tarif batas atas…

Selasa, 22 Januari 2019 06:47

Produksi Udang Windu Dituntut Meningkat

SAMARINDA - Udang windu Kaltim saat ini menjadi andalan Indonesia…

Selasa, 22 Januari 2019 06:45

Perjuangkan Bea Masuk Ekspor Perhiasan 0 Persen

JAKARTA – Industri perhiasan masih menjadi salah satu andalan untuk…

Selasa, 22 Januari 2019 06:41

Inka Ekspor Gerbong ke Bangladesh

SURABAYA – Kebutuhan sarana transportasi kereta di berbagai negara masih…

Selasa, 22 Januari 2019 06:40

2020, Target Kirim 30,3 Juta Ton Batu Bara

PALEMBANG - PT Bukit Asam (BA) Tbk terus meningkatkan pengiriman…

Selasa, 22 Januari 2019 06:39

PGN Optimistis Capai 244.043 Pelanggan

JAKARTA - Setelah resmi mengakuisisi 51 persen saham PT Pertamina…

Selasa, 22 Januari 2019 06:39

Maret, VietJet Air Buka Rute Vietnam-RI

JAKARTA - Maskapai penerbangan asal Vietnam, VietJet Air akan membuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*