MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 16 April 2018 07:12
Peran Sektor Perkebunan Kian Besar
PELAN TAPI PASTI: Andil sektor perkebunan terhadap struktur ekonomi Kaltim terus meningkat, meski belum dominan. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pemerintah kembali menegaskan peran vital sektor perkebunan sebagai masa depan perekonomian Kaltim. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013–2018, setidaknya ada lima peran strategis yang diberikan sektor ini.

Secara umum, usaha perkebunan merupakan fondasi utama pemenuhan bahan baku industri pengolahan di Kaltim. Andilnya dalam struktur ekonomi Benua Etam, diupayakan terus meningkat, meski hingga kini masih dibayangi dominasi sektor pertambangan dan penggalian.

Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rachmad mengatakan, perkebunan berperan penting terkait pelaksanaan transformasi hingga 2030 mendatang. Pasalnya, pemprov memang mengusung konsep green economic untuk visi tersebut.

“Peran perkebunan, khususnya kelapa sawit, pertama sebagai penyedia bahan baku untuk mendukung industri hilir oleochemical. Ini penting untuk meningkatkan daya saing daerah,” kata Ujang kepada Kaltim Post, Minggu (15/4) kemarin.

Sektor perkebunan, lanjut dia, juga berperan dalam pengembangan wilayah dan mengembangkan ekonomi kerakyatan. Di sisi lain, turut mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan, serta menurunkan intensitas emisi rumah kaca.

Ujang menjelaskan, sektor perkebunan dan industri crude palm oil (CPO) kian berkembang di Kaltim. “Saat ini luas lahan perkebunan telah mencapai 1,34 juta hektare. Sekitar 88 persen dari luasan itu adalah perkebunan kelapa sawit,” ungkapnya.

Tahun lalu, tambahnya, meskipun sektor pertambangan masih mendominasi struktur ekonomi dengan prosi, secara kumulatif tahunan, lapangan usaha pertanian (termasuk perkebunan, hortikultura, kehutanan) di Kaltim terus berakselerasi, dengan tumbuh 5,7 persen. Jauh lebih baik dari 2016 yang hanya tumbuh 0,5 persen.

Dalam struktur sektor pertanian, terdapat subsektor perkebunan yang ikut berkontribusi 8,53 persen. Atau setara 4,3 persen dalam struktur nilai PDRB Kaltim. Jika ditambahkan dengan industri pengolahan yang didominasi industri CPO sebesar 11,56 persen maka kontribusi perkebunan dan industri pengolahannya mencapai 15,8 persen terhadap nilai ekonomi di Benua Etam.

Perbaikan sektor pertanian juga dipengaruhi harga komoditas perkebunan yang menjadi subsektor utama. Di sisi lain, peningkatan produksi juga dipengaruhi berkurangnya dampak badai panas el nino yang terjadi pada 2015 silam.

Ujang mengatakan, kinerja perkebunan Kaltim pada triwulan I 2018 diperkirakan masih dalam tren positif. “Di samping itu, subsektor perkebunan juga melibatkan 404.325 keluarga petani, dan terbukti mampu menyerap banyak tenaga kerja, serta membuka pusat pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah,” tutupnya. (*/ctr/man/k18)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 12:11

Belum Lirik Industri Hilirisasi, Perbankan Main Aman

SAMARINDA - Perbankan di Kalimantan Timur masih enggan mengucurkan kredit…

Minggu, 16 Desember 2018 08:02

Renyah dan Lembut dari Scone

PERNAHKAH Anda mendengar kudapan bernama scone? Ya, kudapan yang satu…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:11

Tingkatkan Literasi Keuangan sejak Dini

BALIKPAPAN   -  Era ekonomi digital telah meningkatkan literasi keuangan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:09

Optimistis Daya Beli Pulih

SAMARINDA  -  Hypermart terus memanjakan pelanggan setia dengan memberikan harga…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:08

2018, Operasi Proyek Hulu Migas Turun

JAKARTA  -  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:08

Tambah Pasokan, Tekan Harga Jagung

JAKARTA  –  Pemerintah terus berusaha menjaga pasokan pakan ternak dalam…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:05

Pertahankan Sistem Penjualan Dual Brand di Kalsel

BANJARMASIN  –  PT Semen Indonesia (SI) masih mempertahankan sistem penjualan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:03

Perbesar Nasabah Prioritas

SURABAYA  –  Perbankan terus menggarap segmen nasabah prioritas dengan dana…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:02

Garap Indonesia, Yamaha Suntik Grab Rp 2 T

JAKARTA –  Yamaha Motor menginjeksi Grab Holding modal USD 150…

Jumat, 14 Desember 2018 06:49

Dolar Menguat, Bahan Pokok Stabil

BALIKPAPAN - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .