MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 16 April 2018 07:12
Peran Sektor Perkebunan Kian Besar
PELAN TAPI PASTI: Andil sektor perkebunan terhadap struktur ekonomi Kaltim terus meningkat, meski belum dominan. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pemerintah kembali menegaskan peran vital sektor perkebunan sebagai masa depan perekonomian Kaltim. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013–2018, setidaknya ada lima peran strategis yang diberikan sektor ini.

Secara umum, usaha perkebunan merupakan fondasi utama pemenuhan bahan baku industri pengolahan di Kaltim. Andilnya dalam struktur ekonomi Benua Etam, diupayakan terus meningkat, meski hingga kini masih dibayangi dominasi sektor pertambangan dan penggalian.

Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rachmad mengatakan, perkebunan berperan penting terkait pelaksanaan transformasi hingga 2030 mendatang. Pasalnya, pemprov memang mengusung konsep green economic untuk visi tersebut.

“Peran perkebunan, khususnya kelapa sawit, pertama sebagai penyedia bahan baku untuk mendukung industri hilir oleochemical. Ini penting untuk meningkatkan daya saing daerah,” kata Ujang kepada Kaltim Post, Minggu (15/4) kemarin.

Sektor perkebunan, lanjut dia, juga berperan dalam pengembangan wilayah dan mengembangkan ekonomi kerakyatan. Di sisi lain, turut mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan, serta menurunkan intensitas emisi rumah kaca.

Ujang menjelaskan, sektor perkebunan dan industri crude palm oil (CPO) kian berkembang di Kaltim. “Saat ini luas lahan perkebunan telah mencapai 1,34 juta hektare. Sekitar 88 persen dari luasan itu adalah perkebunan kelapa sawit,” ungkapnya.

Tahun lalu, tambahnya, meskipun sektor pertambangan masih mendominasi struktur ekonomi dengan prosi, secara kumulatif tahunan, lapangan usaha pertanian (termasuk perkebunan, hortikultura, kehutanan) di Kaltim terus berakselerasi, dengan tumbuh 5,7 persen. Jauh lebih baik dari 2016 yang hanya tumbuh 0,5 persen.

Dalam struktur sektor pertanian, terdapat subsektor perkebunan yang ikut berkontribusi 8,53 persen. Atau setara 4,3 persen dalam struktur nilai PDRB Kaltim. Jika ditambahkan dengan industri pengolahan yang didominasi industri CPO sebesar 11,56 persen maka kontribusi perkebunan dan industri pengolahannya mencapai 15,8 persen terhadap nilai ekonomi di Benua Etam.

Perbaikan sektor pertanian juga dipengaruhi harga komoditas perkebunan yang menjadi subsektor utama. Di sisi lain, peningkatan produksi juga dipengaruhi berkurangnya dampak badai panas el nino yang terjadi pada 2015 silam.

Ujang mengatakan, kinerja perkebunan Kaltim pada triwulan I 2018 diperkirakan masih dalam tren positif. “Di samping itu, subsektor perkebunan juga melibatkan 404.325 keluarga petani, dan terbukti mampu menyerap banyak tenaga kerja, serta membuka pusat pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah,” tutupnya. (*/ctr/man/k18)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 06:59
Permintaan Bertambah, Harga Acuan Meningkat

Batu Bara Kembali Menjadi Primadona

SAMARINDA - Kaltim bisa membantu pemerintah dalam memacu kinerja ekspor dan memperbaiki neraca perdagangan,…

Selasa, 18 September 2018 06:55

Tiongkok dan AS Jadi Tujuan Utama Ekspor

JAKARTA – Upaya pemerintah menggenjot ekspor masih belum menunjukkan hasil membanggakan. Badan…

Selasa, 18 September 2018 06:49

Wajib Pajak Tak Patuh Bakal Diperiksa

JAKARTA – Masyarakat diminta tak perlu takut menghadapi pemeriksaan pajak seiring keluarnya Surat…

Selasa, 18 September 2018 06:45

Sasar Komunitas Kaum Hawa

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (BBTN) menyasar komunitas kaum hawa sebagai nasabah tabungan dan kredit.…

Selasa, 18 September 2018 06:45

Lanjutkan Program Pengendalian Inflasi

BALIKPAPAN – Guna menekan laju inflasi di Kota Minyak, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI)…

Senin, 17 September 2018 07:11

Selamatkan Devisa lewat B20

SAMARINDA – PT Pertamina (Persero) terus mengintensifkan monitoring implementasi mandatori Biodiesel…

Senin, 17 September 2018 07:09

Asa Pariwisata Kota Minyak

BALIKPAPAN – Pemerintah tampaknya harus bekerja lebih serius dalam meningkatkan pariwisata. Minimnya…

Senin, 17 September 2018 07:05

Cocok dengan Medan Kaltim

SAMARINDA – Hadirnya produk baru, New Triton Athlete berhasil mendongkrak penjualan mobil Mitsubishi.…

Senin, 17 September 2018 07:02

Impor Barang Rp 1,1 Juta Kena Bea Masuk

JAKARTA – Pemerintah mengubah ketentuan batas nilai impor barang kiriman dengan mengenakan bea…

Senin, 17 September 2018 06:56

RI Poros Ekonomi Kreatif 2030

JAKARTA – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai salah satu poros…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .