MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 16 April 2018 07:12
Peran Sektor Perkebunan Kian Besar
PELAN TAPI PASTI: Andil sektor perkebunan terhadap struktur ekonomi Kaltim terus meningkat, meski belum dominan. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pemerintah kembali menegaskan peran vital sektor perkebunan sebagai masa depan perekonomian Kaltim. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013–2018, setidaknya ada lima peran strategis yang diberikan sektor ini.

Secara umum, usaha perkebunan merupakan fondasi utama pemenuhan bahan baku industri pengolahan di Kaltim. Andilnya dalam struktur ekonomi Benua Etam, diupayakan terus meningkat, meski hingga kini masih dibayangi dominasi sektor pertambangan dan penggalian.

Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rachmad mengatakan, perkebunan berperan penting terkait pelaksanaan transformasi hingga 2030 mendatang. Pasalnya, pemprov memang mengusung konsep green economic untuk visi tersebut.

“Peran perkebunan, khususnya kelapa sawit, pertama sebagai penyedia bahan baku untuk mendukung industri hilir oleochemical. Ini penting untuk meningkatkan daya saing daerah,” kata Ujang kepada Kaltim Post, Minggu (15/4) kemarin.

Sektor perkebunan, lanjut dia, juga berperan dalam pengembangan wilayah dan mengembangkan ekonomi kerakyatan. Di sisi lain, turut mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan, serta menurunkan intensitas emisi rumah kaca.

Ujang menjelaskan, sektor perkebunan dan industri crude palm oil (CPO) kian berkembang di Kaltim. “Saat ini luas lahan perkebunan telah mencapai 1,34 juta hektare. Sekitar 88 persen dari luasan itu adalah perkebunan kelapa sawit,” ungkapnya.

Tahun lalu, tambahnya, meskipun sektor pertambangan masih mendominasi struktur ekonomi dengan prosi, secara kumulatif tahunan, lapangan usaha pertanian (termasuk perkebunan, hortikultura, kehutanan) di Kaltim terus berakselerasi, dengan tumbuh 5,7 persen. Jauh lebih baik dari 2016 yang hanya tumbuh 0,5 persen.

Dalam struktur sektor pertanian, terdapat subsektor perkebunan yang ikut berkontribusi 8,53 persen. Atau setara 4,3 persen dalam struktur nilai PDRB Kaltim. Jika ditambahkan dengan industri pengolahan yang didominasi industri CPO sebesar 11,56 persen maka kontribusi perkebunan dan industri pengolahannya mencapai 15,8 persen terhadap nilai ekonomi di Benua Etam.

Perbaikan sektor pertanian juga dipengaruhi harga komoditas perkebunan yang menjadi subsektor utama. Di sisi lain, peningkatan produksi juga dipengaruhi berkurangnya dampak badai panas el nino yang terjadi pada 2015 silam.

Ujang mengatakan, kinerja perkebunan Kaltim pada triwulan I 2018 diperkirakan masih dalam tren positif. “Di samping itu, subsektor perkebunan juga melibatkan 404.325 keluarga petani, dan terbukti mampu menyerap banyak tenaga kerja, serta membuka pusat pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah,” tutupnya. (*/ctr/man/k18)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 06:31

Permintaan Aneh Pelanggan Menggali Kreativitas

SETELAH lulus dari Limkokwing University of Creative Technology, Malaysia pada 2014, Sherli Sukangto…

Minggu, 20 Mei 2018 06:28

Jaga Komunikasi, Kualitas, dan Kecepatan Kerja

MENGELOlA bisnis di bidang desain sejak 2014, Sherli Sukangto mengaku telah banyak menghadapi persaingan.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:14

2019, Ekonomi Ditarget Tumbuh 5,8 Persen

JAKARTA  –  Pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi pada 2019 mendatang mencapai…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:09

BI Terbitkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan

JAKARTA –  Bank Indonesia (BI) meluncurkan buku Kajian Stabilitas Keuangan No.30, Maret 2018.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:08

BI Terapkan Pengetatan Moneter, Era Bunga Tinggi Dimulai

JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) akhirnya menaikkan suku bunga acuan. Kamis (17/5), rapat…

Jumat, 18 Mei 2018 06:32

Lampaui Target Konsumsi Nasional

TANA PASER  –  Meski terjadi kenaikan harga, masyarakat Paser tidak perlu bingung mencari…

Jumat, 18 Mei 2018 06:30

Penguatan Dolar Bisa Katrol Harga Otomotif

BALIKPAPAN - Harga jual otomotif di Kaltim diprediksi bakal terpengaruh penguatan dolar Amerika Serikat…

Jumat, 18 Mei 2018 06:27

Asuransi Optimistis Tumbuh 20 Persen

JAKARTA – Industri asuransi tetap optimistis bisa tumbuh 20-30 persen tahun ini. Indonesia dinilai…

Jumat, 18 Mei 2018 06:26

Tren Positif Batu Bara Belum Merata

BALIKPAPAN - Meski harga batu bara menguat dan ekspor meningkat, kondisi ini tak serta-merta membuat…

Jumat, 18 Mei 2018 06:23

Penambahan Subsidi Solar Belum Final

JAKARTA – Masyarakat harus bersabar. Rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .