MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 16 April 2018 07:12
Peran Sektor Perkebunan Kian Besar
PELAN TAPI PASTI: Andil sektor perkebunan terhadap struktur ekonomi Kaltim terus meningkat, meski belum dominan. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pemerintah kembali menegaskan peran vital sektor perkebunan sebagai masa depan perekonomian Kaltim. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013–2018, setidaknya ada lima peran strategis yang diberikan sektor ini.

Secara umum, usaha perkebunan merupakan fondasi utama pemenuhan bahan baku industri pengolahan di Kaltim. Andilnya dalam struktur ekonomi Benua Etam, diupayakan terus meningkat, meski hingga kini masih dibayangi dominasi sektor pertambangan dan penggalian.

Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rachmad mengatakan, perkebunan berperan penting terkait pelaksanaan transformasi hingga 2030 mendatang. Pasalnya, pemprov memang mengusung konsep green economic untuk visi tersebut.

“Peran perkebunan, khususnya kelapa sawit, pertama sebagai penyedia bahan baku untuk mendukung industri hilir oleochemical. Ini penting untuk meningkatkan daya saing daerah,” kata Ujang kepada Kaltim Post, Minggu (15/4) kemarin.

Sektor perkebunan, lanjut dia, juga berperan dalam pengembangan wilayah dan mengembangkan ekonomi kerakyatan. Di sisi lain, turut mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan, serta menurunkan intensitas emisi rumah kaca.

Ujang menjelaskan, sektor perkebunan dan industri crude palm oil (CPO) kian berkembang di Kaltim. “Saat ini luas lahan perkebunan telah mencapai 1,34 juta hektare. Sekitar 88 persen dari luasan itu adalah perkebunan kelapa sawit,” ungkapnya.

Tahun lalu, tambahnya, meskipun sektor pertambangan masih mendominasi struktur ekonomi dengan prosi, secara kumulatif tahunan, lapangan usaha pertanian (termasuk perkebunan, hortikultura, kehutanan) di Kaltim terus berakselerasi, dengan tumbuh 5,7 persen. Jauh lebih baik dari 2016 yang hanya tumbuh 0,5 persen.

Dalam struktur sektor pertanian, terdapat subsektor perkebunan yang ikut berkontribusi 8,53 persen. Atau setara 4,3 persen dalam struktur nilai PDRB Kaltim. Jika ditambahkan dengan industri pengolahan yang didominasi industri CPO sebesar 11,56 persen maka kontribusi perkebunan dan industri pengolahannya mencapai 15,8 persen terhadap nilai ekonomi di Benua Etam.

Perbaikan sektor pertanian juga dipengaruhi harga komoditas perkebunan yang menjadi subsektor utama. Di sisi lain, peningkatan produksi juga dipengaruhi berkurangnya dampak badai panas el nino yang terjadi pada 2015 silam.

Ujang mengatakan, kinerja perkebunan Kaltim pada triwulan I 2018 diperkirakan masih dalam tren positif. “Di samping itu, subsektor perkebunan juga melibatkan 404.325 keluarga petani, dan terbukti mampu menyerap banyak tenaga kerja, serta membuka pusat pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah,” tutupnya. (*/ctr/man/k18)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 07:23

Blok Terminasi Bisa Tutupi Beban Pertamina

JAKARTA – Penugasan kepada PT Pertamina (Persero) untuk mengelola tujuh wilayah kerja (WK) atau…

Rabu, 25 April 2018 07:20

TUH..!! Tak Ada Penerbangan Malam di APT Pranoto

SAMARINDA - Beroperasinya Bandara Aji PangeranTumenggung (APT) Pranoto di Samarinda ternyata belum menyeluruh.…

Rabu, 25 April 2018 07:13

BRI Rambah Student Loan

SURABAYA - Dorongan untuk mengucur kredit bagi mahasiswa kembali direspons positif oleh perbankan. Setelah…

Rabu, 25 April 2018 07:12

Tiga Bulan, BCA Raup Laba Rp 5,5 Triliun

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA berhasil meraup laba Rp 5,5 triliun sepanjang…

Rabu, 25 April 2018 07:11

Pengusaha Keluhkan Bea Impor Tinggi di Afrika

JAKARTA - Pemerintah disebut perlu meminta negara-negara di Afrika menurunkan tarif bea masuk untuk…

Selasa, 24 April 2018 12:30

WARNING..!! Rupiah Terus Melemah, Ini yang Dilakukan BI

Nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan yang cukup dalam…

Selasa, 24 April 2018 07:18

Penjualan Daihatsu Tumbuh 10 Persen

JAKARTA – Daihatsu mencatatkan pertumbuhan penjualannya di Indonesia, sepanjang kuartal pertama…

Selasa, 24 April 2018 07:12

Penuhi Hasrat Pencinta Modifikasi Retro

MESKI tak sebesar segmen matik ataupun sport, pangsa pasar motor retro tetap memiliki peminat. Tak terkecuali…

Selasa, 24 April 2018 07:07

Konsumsi Alas Kaki Makin Tinggi

JAKARTA - Industri alas kaki diproyeksi menggeliat tahun ini, seiring pertumbuhan penduduk dan…

Selasa, 24 April 2018 07:07

BUMN Ditarget Raup Rp 2.200 Triliun

JAKARTA - Para direksi dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tampaknya harus bekerja lebih keras tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .