MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 15 April 2018 11:20
Pengawasan Disnaker Dinilai Masih Lemah
-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kendati sudah ditetapkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda akhir tahun lalu, belum semua perusahaan menerapkan gaji sesuai standar upah minimum kota (UMK) 2018. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) 1992, Sultan, beberapa hari lalu.

Dia menilai, mucilnya beberapa perusahaan sebagai akibat dari lemahnya pengawasan Disnaker kota maupun provinsi. Dia mencontohkan, salah satu kasus di perusahaan kayu yang berlokasi di Loa Janan Ilir. Hingga kini, perusahaan itu memberikan upah kepada karyawannya sehari Rp 75 ribu.

Jika dikalikan dalam sebulan, pendapatan buruh hanya Rp 2.250.000.  Sementara UMK Samarinda 2018 sudah mencapai Rp 2.654.894. “Ini akibat lalainya pengawasan Disnaker,” ungkapnya.

Sultan menyebut sudah mengawal puluhan kali gugatan hukum oleh karyawan kepada perusahaan karena keluhan upah di bawah standar. Hampir semua kasus pekerja sama, yakni lalainya pemenuhan hak pekerja melalui upah standar. Ada juga beberapa kasus yang sudah dia laporkan ke Disnaker kota maupun Kaltim.

Namun, tak ada tanggapan sehingga kasusnya terkatung-katung. “Mereka (Disnaker) tidak ada kerjaan. Saya laporkan beberapa kasus sejak tiga bulan, sampai sekarang tak ada progresnya,” tutur dia.

Baginya, lemahnya pengawasan pemerintah membuat penetapan UMK setiap tahun terkesan formalitas semata. Sebab, tidak diimplementasikan secara baik. Sultan menilai, besaran UMK 2018 masih jauh dari kata layak.

“Biaya hidup makin mencekik. Sementara kenaikan upah buruh dalam satu tahun hanya berkisar Rp 100-200 ribu. Sementara hasil survei lima tahun terakhir, Kota Samarinda dan Balikpapan selalu masuk 10 besar kota biaya hidup termahal,” bebernya.

“UMK sudah rendah, perusahaannya menggaji di bawah dari itu. Ya makin sulit hidup para pekerja,” ungkap Sultan. Dia melanjutkan, selain biaya hidup tinggi, Kaltim juga punya luasan wilayah yang cukup besar. Akibatnya biaya transportasi antarkota menjadi sangat mahal.

Begitu juga dengan minimnya dukungan transportasi, membuat harga kian meroket. “Jika dibandingkan dengan daerah lain seperti di Pulau Jawa yang rata-rata biaya transportasinya sangat murah dan mudah, justru memiliki UMK lebih tinggi. Misalnya, DKI Jakarta dengan UMK 2017 sebesar Rp 3,35 juta per bulan. Begitu juga dengan UMK 2017 Kota Surabaya mencapai Rp 3.296.212,50,” papar dia.

Kepala Disnaker Samarinda, Erham Yusuf menyebut sudah mengimbau pengusaha untuk menaikkan gaji karyawan sesuai standar UMK 2018. Jika tidak, karyawan bisa melakukan gugatan hukum atau dapat melapor kepada Disnaker.  Namun, berdasar pantauan di lapangan, Disnaker menemukan beberapa perusahaan belum menaikkan UMK bahkan sejak 2017. 

Hanya, Erham belum bisa membeberkan perusahaan apa saja yang menggaji karyawannya di bawah UMK. Pihaknya masih terus melakukan penelusuran. Disnaker Samarinda juga sudah memanggil perusahaan bersangkutan untuk mengklarifikasi.  “Kami sedang telusuri permasalahannya. Kenapa tidak mengikuti UMK. Apakah terancam bangkrut atau bagaimana,” pungkasnya. (*/dq/kri/k16)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 10:06

Kebakaran Kedua Ramadan, Tujuh Bangunan Ludes

SAMARINDA - Si jago merah memecah keheningan malam di Jalan Dr Soetomo, RT 40, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan…

Minggu, 20 Mei 2018 10:05

Sekkot Bakal Panggil Dewan Pengawas PDAM

SAMARINDA – Surat rekomendasi terhadap hasil evaluasi terhadap kinerja direksi PDAM Tirta Kencana…

Minggu, 20 Mei 2018 10:04

Sirkuit Dadakan di Dekat Perumahan Elite

SALAT sunah Tarawih belum usai, motor-motor sekumpulan anak muda sudah berjejer di jalan selebar sekitar…

Sabtu, 19 Mei 2018 11:36

Dua Hari Berturut-turut Api Mengamuk saat Ramadan

SAMARINDA - Sirine mobil pemadam kebakaran kembali memecah keheningan malam. Belasan mobil penjinak…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:13

Jabatan Direksi PDAM Diperpanjang?

SAMARINDA – Posisi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kencana Alimuddin…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:12

Gakkum LHK Mulai Petakan Daerah Rawan

SAMARINDA – Taman hutan raya (Tahura) kini benar-benar dalam pengawasan. Bukan hanya institusi…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:12

Guru yang Mesum dengan Siswinya Itu Serahkan Duit Rp 20 Juta di Dalam Mobil

SAMARINDA - Kasus yang menimpa Sukiman, oknum guru yang tersandung kasus cabul akhirnya dilaporkan kepada…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:11

Pembunuh Mahasiswi Dituntut 15 Tahun

Kasus pembunuhan terhadap mahasiswi Debby Auliani pada 28 Oktober 2017 silam memasuki babak baru. Jaksa…

Jumat, 18 Mei 2018 10:24

Dalang Tambang Tahura Belum Terungkap

SAMARINDA - Perjalanan panjang dari markas Balai Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum…

Jumat, 18 Mei 2018 10:20

Staf Unmul Klaim Bukan “Pengantin”

SAMARINDA – Penyerangan kelompok teroris tak bisa diketahui kapan waktunya, di mana lokasi atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .