MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Minggu, 15 April 2018 07:50
Kucuran Pusat Meningkat
Sudirman

PROKAL.CO, TAHUN ini, angin segar berembus untuk sektor pendidikan. Pertanda baik bagi sekolah yang menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK) masih menumpang di sekolah lain.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Sudirman menyebut, anggaran yang dikelola instansinya bakal berefek lebih baik terhadap dunia pendidikan meski tidak mencapai 20 persen dari total APBD Kaltim. Perlu diketahui, APBD Kaltim 2018 ini sebesar Rp 8,54 triliun. Maka, bila 20 persen dari APBD Kaltim, sejatinya anggaran pendidikan sebesar Rp 1,7 triliun.

“Kalau anggaran pendidikan kan tidak hanya di Disdikbud. Tetapi, bisa tersebar ke beberapa instansi yang juga berperan dalam memajukan pendidikan,” terang Sudirman kepada Kaltim Post kemarin.

Untuk anggaran yang dikelola dinasnya, bakal banyak dipakai untuk peningkatan kualitas pendidikan, baik dari pengajar maupun peserta didik. Sedangkan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan fisik, bakal banyak bergantung pada dana pusat.

Kasubbag Perencanaan Disdikbud Kaltim Mispoyo menambahkan, kucuran untuk pembangunan fasilitas pendidikan di Kaltim dari pusat meningkat. Pada 2017, dana alokasi khusus (DAK) untuk SMA sederajat dari pusat sebanyak Rp 29 miliar. Tahun ini, DAK fisik menjadi Rp 32 miliar. Sementara, DAK nonfisik berupa Bosnas untuk SMA sederajat, mencapai Rp 151 miliar.

Dikatakan, Disdikbud Kaltim telah mengusulkan anggaran untuk rencana program kegiatan pada APBD Kaltim 2018 sebesar Rp 256 miliar. Namun, Sudirman menyebut, tidak mengingat angka detail anggaran yang dikelola dinasnya dari APBD Kaltim.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub menyebut, porsi anggaran untuk pendidikan di Kaltim sudah ideal. Porsi yang diajukan pemerintah pun disetujui legislator Karang Paci—sebutan gedung DPRD Kaltim di Samarinda. “Dari sisi komposisi sudah memenuhi,” pungkasnya.

Di Kaltim, memperbaiki kualitas pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Tidak sekadar perbaikan sekolah serta pembangunan fisik. Cita-cita mencapai UNBK 100 persen harus didukung jaringan yang memadai.

Pemerataan jaringan ini yang juga menjadi tantangan pemerintah. Sebab, di beberapa kawasan pedalaman, akses internet masih sulit. Maka, jangan heran jika dari data Disdikbud Kaltim, secara keseluruhan, untuk SMA dan SMP sederajat, provinsi ini tahun 2018 baru 75 persen yang menggelar UNBK. Sisanya, 25 persen sekolah menggelar ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP). Angka itu lebih besar ketimbang tahun lalu, hanya 70 persen yang menggelar UNBK.

Adapun yang menggelar UNBK di Kaltim untuk SMA dan SMP sederajat sebanyak 686 sekolah. Sebanyak 520 sekolah menggelar ujian di sekolah sendiri. Sementara 166 sekolah lainnya terpaksa menumpang di sekolah lain demi bisa menggelar UNBK.

Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan Bambang Suryadi menyebut, banyaknya sekolah yang belum mampu menggelar UNBK karena berbagai faktor. Seperti kondisi geografis dan infrastruktur yang belum memadai.

Sedangkan sekolah yang menumpang ke sekolah lain, sebut dia, karena lembaga pendidikan tersebut belum memiliki fasilitas. Namun, memiliki keinginan kuat menggelar UNBK. Terlebih di sekolah terdekat yang ditumpangi memang mampu menampung. (*/nyc/rom/k11)

loading...

BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 10:19

Kaltim Tak Khawatir Dosen Asing, INI ALASANNYA....

SAMARINDA – Kebijakan pemerintah pusat membuka keran impor dosen asing memang menuai pro dan kontra.…

Senin, 23 April 2018 10:12
Dua Hari Polisi Olah TKP

Periksa Potongan Pipa Minyak yang Putus di Teluk Balikpapan

BALIKPAPAN – Seluruh potongan pipa minyak milik Pertamina yang menjadi barang bukti akhirnya berhasil…

Senin, 23 April 2018 10:05
Imigran Disarankan Tetap Tinggal di Rudenim

Penolakan Community House Menguat

BALIKPAPAN – Keinginan imigran menjadikan Balikpapan sebagai community house terus mendapat penolakan.…

Senin, 23 April 2018 10:02

Terjadi Gempa Susulan, Warga Waswas

BANJARNEGARA – Gempa-gempa susulan terus mengguncang wilayah Kecamatan Kalibening, Banjarnegara…

Senin, 23 April 2018 10:01
Nabi Tajima, Orang Tertua di Dunia yang Meninggal di Usia 117 Tahun

Diyakini Miliki 160 Keturunan, Cucunya Pun Punya Buyut

Rencana memasukkan Nabi Tajima dalam daftar The Guinness Book of World Records sebagai manusia tertua…

Minggu, 22 April 2018 09:04

Imigran Tuntut Kebebasan

BALIKPAPAN – Aksi pengungsi di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Balikpapan berlanjut. Pantauan…

Minggu, 22 April 2018 09:00

Dua Pekan Periksa Pipa Pertamina

BALIKPAPAN - Dominasi arah kebijakan pemerintah pada korporasi badan usaha milik negara (BUMN) semakin…

Minggu, 22 April 2018 08:58

214 Perempuan Menyelam, Kibarkan Bendera

SITUBONDO - Hari Kartini kemarin (21/4) menjadi momen bersejarah bagi Pramuka Saka Bahari Lantamal V.…

Minggu, 22 April 2018 08:54

Nikah Dini, Berpotensi Jomlo Lagi

BALIKPAPAN - Maraknya kasus perkawinan anak di bawah umur membuat pemerintah gelisah. Salah satu opsi…

Minggu, 22 April 2018 08:52

TERUS DISERBU ASING..!! Dosen Asing Digaji Rp 65 Juta

JAKARTA - Kabar impor dosen asing oleh pemerintah semakin heboh. Sebab, ditambah informasi bahwa dosen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .