MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Minggu, 15 April 2018 07:48
Upaya Tim Gabungan Membersihkan Tumpahan Minyak
Tujuh Kelurahan Terverifikasi Pulih 100 Persen
KERJA CEPAT: VP Corporate Social Responsibility Pertamina Agus Mashud (kanan) berbincang dengan warga terdampak di Kelurahan Kariangau.

PROKAL.CO, Tim gabungan yang terdiri dari perwakilan pemerintah, aparat wilayah terdampak, dan Pertamina terus melaksanakan verifikasi upaya pemulihan daerah terdampak tumpahan minyak.

DIMULAI sejak Selasa (10/4) lalu, sampai Sabtu (14/4), tim verifikator telah menyepakati 7 dari 13 kelurahan yang ditinjau secara visual telah pulih 100 persen. Enam kelurahan berada di Balikpapan, yakni Klandasan Ilir, Klandasan Ulu, Karang Jati, Damai Bahagia, Sepinggan Raya, Damai. Sedangkan satu kelurahan berada di Penajam Paser Utara (PPU), yakni Penajam.

Untuk kelurahan lain, hasil verifikasi menunjukkan angka persentase yang bervariasi, yakni 40-85 persen. Tim verifikator sejak Selasa (10/4) lalu telah melakukan penyisiran pesisir Teluk Balikpapan berdasarkan pemetaan wilayah terdampak. Upaya ini salah satu langkah Pertamina untuk menetralisasi daerah terdampak ceceran minyak.

Region Manager Communication & CSR Kalimantan Yudy Nugraha mengatakan, pemetaan wilayah semula dibagi menjadi empat zona terdiri dari 13 kelurahan yang terletak di Balikpapan sebanyak 12 kelurahan di Balikpapan dan 1 kelurahan di PPU.

Yudy menuturkan, dari hasil pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten PPU, pada Jumat (13/4), kelurahan yang akan diverifikasi di PPU bertambah menjadi 11 kelurahan. Kesebelas kelurahan tersebut, sembilan di antaranya berada di Kecamatan Penajam dan dua di Kecamatan Sepaku.

Pembersihan yang dapat dilakukan sampai tuntas pada saat ini adalah yang tidak berhubungan dengan mangrove. Sesuai dengan imbauan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang tertuang dalam surat dari Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Kalimantan (P3EK), Tri Bangun Laksana, No.S-93/P3E.Kal/IV/2018, kepada Wali Kota Balikpapan dan Bupati PPU yang ditembuskan kepada GM Refinery Unit V Balikpapan.

Maka pembersihan yang berhubungan dengan mangrove akan dilanjutkan kembali setelah hal seperti delineasi lahan terkontaminasi limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), proses identifikasi intensitas mangrove, proses pelingkupan, dan monitoring area terdampak serta proses pengumpulan bahan keterangan dalam rangka penegakan hukum selesai dilakukan, atau apabila ada arahan lain dari KLHK.

Dalam beberapa hari ke depan, tim akan berkonsentrasi pada proses verifikasi di PPU dan proses pembersihan yang tidak berhubungan dengan mangrove serta pemberian bantuan kepada warga terdampak.

Dia menjelaskan, sama seperti verifikasi di Balikpapan dalam melaksanakan tugasnya, tim verifikator diberi formulir untuk mendeskripsikan kondisi yang dilihat secara visual di lapangan. “Aspek yang perlu dilihat di antaranya penampakan minyak di perairan dan di darat. Kemudian, dampak minyak yang terdapat di lokasi yang dipantau. Misalnya apakah ceceran minyak masih menempel pada mangrove atau tidak,” ucapnya.

Tim verifikator juga melakukan penilaian terhadap kondisi kebersihan di area yang dipantau sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan. Kriteria ini diberi persentase dengan jangkauan 0-100 persen. Range 0-25 persen, artinya terdapat banyak minyak di perairan dan bibir pantai dan terdapat banyak sisa minyak menempel pada dinding pemecah ombak dan mangrove. Lalu, 76-100 persen artinya sudah tidak terlihat film dan sisa minyak di perairan dan bibir pantai atau bisa dikatakan sudah bersih.

TERUS BERI BANTUAN

Tak hentinya, sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah ceceran minyak Teluk Balikpapan, PT Pertamina (Persero) terus merealisasikan bantuan kepada warga terdampak. Hingga hari ini, Pertamina telah menyalurkan bantuan mencapai Rp 2,2 miliar berupa bantuan CSR, kompensasi, maupun santunan dana.

Bantuan berupa pemberian manfaat kompensasi nelayan yang terdampak sehingga tidak dapat melaut dan bantuan peralatan terus dilakukan secara bertahap. Selain itu, program bersih-bersih pantai telah dilaksanakan dengan kerja bakti dan skema padat karya agar lingkungan bisa kembali seperti sedia kala.

Yudy mengatakan, prioritas utama Pertamina adalah pemulihan lingkungan warga terdampak. Pemulihan ini dilakukan secara bertahap mulai pembersihan hingga pemberian bantuan dan manfaat agar warga terdampak bisa beraktivitas seperti sedia kala. “Bantuan yang disalurkan hasil koordinasi dari Pertamina, kelurahan, dan warga terdampak. Agar pemberian bantuan yang disalurkan efektif,” ujar Yudy.

Dia menambahkan, bantuan juga diberikan untuk kapal nelayan yang terbakar. Lalu, keramba yang rusak serta bibit kepiting yang hilang nilai ekonominya. Sedangkan sebagai wujud kepedulian dan kemanusiaan, Pertamina memberi keluarga korban yang meninggal santunan dan bantuan dalam bentuk kesempatan kerja bagi keluarga korban. Selain itu, paket bantuan CSR yang terdiri dari asuransi pendidikan dan kesehatan, serta bantuan dukungan ekonomi dalam bentuk modal kerja. (sos/aji/rom/k11)


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 10:19

Kaltim Tak Khawatir Dosen Asing, INI ALASANNYA....

SAMARINDA – Kebijakan pemerintah pusat membuka keran impor dosen asing memang menuai pro dan kontra.…

Senin, 23 April 2018 10:05
Imigran Disarankan Tetap Tinggal di Rudenim

Penolakan Community House Menguat

BALIKPAPAN – Keinginan imigran menjadikan Balikpapan sebagai community house terus mendapat penolakan.…

Senin, 23 April 2018 10:02

Terjadi Gempa Susulan, Warga Waswas

BANJARNEGARA – Gempa-gempa susulan terus mengguncang wilayah Kecamatan Kalibening, Banjarnegara…

Senin, 23 April 2018 10:01
Nabi Tajima, Orang Tertua di Dunia yang Meninggal di Usia 117 Tahun

Diyakini Miliki 160 Keturunan, Cucunya Pun Punya Buyut

Rencana memasukkan Nabi Tajima dalam daftar The Guinness Book of World Records sebagai manusia tertua…

Minggu, 22 April 2018 09:04

Imigran Tuntut Kebebasan

BALIKPAPAN – Aksi pengungsi di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Balikpapan berlanjut. Pantauan…

Minggu, 22 April 2018 09:00

Dua Pekan Periksa Pipa Pertamina

BALIKPAPAN - Dominasi arah kebijakan pemerintah pada korporasi badan usaha milik negara (BUMN) semakin…

Minggu, 22 April 2018 08:58

214 Perempuan Menyelam, Kibarkan Bendera

SITUBONDO - Hari Kartini kemarin (21/4) menjadi momen bersejarah bagi Pramuka Saka Bahari Lantamal V.…

Minggu, 22 April 2018 08:54

Nikah Dini, Berpotensi Jomlo Lagi

BALIKPAPAN - Maraknya kasus perkawinan anak di bawah umur membuat pemerintah gelisah. Salah satu opsi…

Minggu, 22 April 2018 08:52

TERUS DISERBU ASING..!! Dosen Asing Digaji Rp 65 Juta

JAKARTA - Kabar impor dosen asing oleh pemerintah semakin heboh. Sebab, ditambah informasi bahwa dosen…

Minggu, 22 April 2018 08:49

Waswas Bekerja di Perairan, Berangkat Pagi Pulang Pagi

Emansipasi perempuan bukan keniscayaan. Dua perempuan ini membuktikannya. Memimpin tim yang menangani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .