MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Minggu, 15 April 2018 06:37
Tak Pernah Takut Rugi

Farid Nurrahman

PANTANG MENYERAH: Berulang kali rugi dalam berbisnis tak membuat Farid Nurrahman patah semangat. Menurutnya, kiat agar sukses adalah terus berjuang dan selalu melakukan riset untuk usaha yang ingin dibangun. (FUAD MUHAMMAD/KP)

PROKAL.CO, Dunia bisnis bukan hal baru bagi Farid Nurrahman. Sejak di bangku kuliah, dia sudah mengecap asam manisnya bisnis. Mulai berjualan keripik hingga saat ini, memiliki usaha ruang corporate working. Dia tidak pernah jera untuk berbisnis meski kerugian pasti terus mengintai.

JIWA berbisnis dari sang ibu menurun dalam darah pria yang akrab disapa Farid itu. Ibunya yang berusaha di bidang ritel mengajarkan cukup banyak hal tentang dunia bisnis. Hingga saat dia mulai dewasa, Farid berani untuk mencoba usahanya sendiri dari uang pribadinya.

"Hasil tabungan saya pakai buat usaha. Dulu waktu kuliah, saya jualan keripik. Setelah itu, aksesori handphone (hp) dan sepeda," ungkap alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Jurusan Perancanaan Wilayah Kota itu kepada Kaltim Post, Senin (9/4).

Semasa kuliah, Farid sudah memilih untuk hidup mandiri dengan berjualan. Sedangkan uang dari orangtuanya dia tabung untuk biaya pendidikan. Setiap keuntungan yang ditabung, dia habiskan untuk modal usaha yang lebih besar lagi.

"Jadi, dulu waktu musim sepeda Fixie di Samarinda, saya coba jual sepeda tersebut. Posisinya saya di Surabaya dan hanya mendistribusikan dari sini," ujar dia.

Penjualan dari sepeda, cukup memberi untung pada saat itu. Sebab, antusiasme warga Samarinda cukup tinggi terhadap sepeda tanpa rem tersebut. Namun, keuntungan besar yang didapat tak bisa terus dirasakan. Ia kemudian mengalami kerugian yang cukup banyak, karena beberapa kerangka sepeda ada yang penyok kala sampai di Samarinda.

“Waktu itu saya rugi sekitar Rp 40 juta. Tapi enggak apa-apa, karena kerugian adalah bagian dalam bisnis," sebutnya bangga.

Belajar dari pengalaman, Farid mulai melihat pangsa pasar agar usaha sepedanya tidak rugi lagi. "Karena peminatnya mulai menurun, saya stop berjualan sepeda dan kembali fokus ke perkuliahan saja," katanya.

Meraih gelar sarjana teknik pada 2013, Farid kembali ke Samarinda dan bekerja menjadi pengurus di kantor tata pasar. "Setelah setahun kerja, saya melanjutkan pendidikan jenjang strata dua (S-2) di Inggris, lalu bekerja di perusahaan keluarga sebagai office manager,” cerita pria berkacamata itu.

Di Inggris, tepatnya di University of Greenwich, London, dia melanjutkan studi dengan mengambil jurusan Real Estate, Development, dan Investment. Terinspirasi dari kota tempatnya mengemban ilmu, Farid akhirnya membangun gedung untuk para pelaku start-up, yang disewakan sebagai tempat kerja mereka di Kota Tepian.

“Bisa juga buat para pelajar dan mahasiswa yang mau mengerjakan tugas. Untuk yang mau gelar seminar juga saya sediakan,” kata pemilik Ruangku Corporate Working Space Samarinda tersebut.

Nyaris delapan tahun berkutat dengan bisnis di berbagai bidang, Farid pun masih terus ingin belajar agar bisnisnya semakin lebih baik lagi. “Resep supaya bisa berhasil adalah riset dan tidak menyerah. Insyaallah bisnis di bidang apapun bisa lancar,” tutupnya. (*/day/*/ni/k15)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 07:03

Sistem Kliring di Balikpapan Melejit

BALIKPAPAN - Meski sempat anjlok pada Juni lalu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan sepanjang…

Selasa, 21 Agustus 2018 07:00

Makin Sexy dengan Lexi

BALIKPAPAN – Pencinta otomotif di Tanah Air antusias menyambut hadirnya Yamaha Lexi. Diluncurkan…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:57

Rupiah Bertahan di Zona Hijau

JAKARTA – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:56

APBD 2018 Diprediksi Surplus 32 Persen

SAMARINDA - Anggaran dan pendapatan belanja daerah (APBD) Kaltim diprediksi mengalami surplus 32,1 persen.…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:54

Pilih Ekspor untuk Perkuat Devisa

SAMARINDA - Pemerintah berupaya menerapkan program mandatori biodiesel 20 persen (B20) pada 1 September…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:53

Harga Tiket Pesawat Merangkak Naik

BALIKPAPAN - Momentum Hari Raya Iduladha memaksa para pemudik harus merogoh kocek lebih dalam. Sejak…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:51

Perkuat Ekspor Pasar Timur Tengah

JAKARTA – Ekonomi Indonesia sedang dalam proses transisi. Satu tahapan menuju negara berbasis…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:50

Industri Sepatu Minta Kaji PPh Impor

SURABAYA – Pengusaha alas kaki di Tanah Air meminta pemerintah mengkaji ulang pajak penghasilan…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:49

Pengusaha Lebih Banyak Dilibatkan

JAKARTA – Pemerintah punya pekerjaan rumah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 2019. Asosiasi…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:49

Pembangkit 35 Ribu MW Beroperasi 7 Persen

KEPULAUAN SANGIHE - PT PLN (Persero) terus mengejar penyelesaian proyek jumbo pembangkit listrik 35…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .