MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 15 April 2018 06:30
Terus Berinovasi dan Kreatif
GALI KREATIVITAS: Salah satu cara Farid Nurrahman untuk menarik penyewa yang datang ke Ruangku Co-Working Space adalah dengan menggelar acara yang menarik dan berkualitas untuk anak muda Samarinda.

PROKAL.CO, SEJUK, minimalis, dan punya ragam fungsi ruang, begitulah suasana dalam ruang corporate working (co-working) miliknya. Gedung empat lantai yang berada di Jalan Ahmad Yani, Samarinda itu disulap Farid Nurrahman menjadi beberapa ruangan bersekat, kemudian disewakan sebagai ruang kerja penggiat start-up di Kota Tepian. Bernama Ruangku Co-Working Space, Farid menyediakan ruangan untuk rapat, silent room, mini-auditorium, studio foto, tempat bersantai, hingga tempat untuk fotokopi dan percetakan ada di sana.

Sebelum membuka usaha tersebut, Farid melakukan riset selama tiga bulan untuk memastikan usahanya dapat berkembang atau tidak di Samarinda. Mulai pengetahuan masyarakat tentang ruang co-working, harga yang cocok di kantong, sampai meneliti hal-hal trendi yang disukai warga. Farid juga menetapkan sasaran pengguna usahanya ini kepada para pekerja dan mahasiswa. “Tetapi, siswa-siswi juga bisa datang ke sini. Enggak membatasi umur sih,” ujar dia.

Setelah riset sesuai sasaran dan tujuan, Farid mulai membangun dan renovasi gedung supaya nyaman saat digunakan nanti. “Setelah selesai, Ruangku resmi dibuka pada 1 Juli 2017 lalu,” tambahnya.

Modal awal yang dia perkirakan awalnya sekitar Rp 600 juta. Tetapi, perkiraan tersebut ternyata tiga kali lebih rendah dari yang Farid pikirkan. Untuk Ruangku, Farid menghabiskan dana sekitar Rp 250 juta. “Karena semua properti itu kami bikin sendiri dari usaha mebel saya. Jadi, sangat mengurangi biaya untuk renovasi dan perlengkapan Ruangku ini,” ungkap dia.

Awal buka Ruangku, pesimistis sempat mampir dalam pikirannya. Namun, antusiasme warga masyarakat ternyata cukup baik dan di luar ekspektasinya. Berjalan beberapa bulan, Farid merasakan kendala berupa sepinya penyewa ataupun selentingan soal tarif harga di Ruangku.

“Ya, waktu itu sempat sepi banget. Mungkin karena harga sewanya Rp 75 ribu per orang. Akhirnya, saya turunkan jadi Rp 50 ribu,” terangnya.

Dari Rp 50 ribu terus menurun hingga Rp 10 ribu untuk pelajar dan mahasiswa serta Rp 15 ribu untuk pekerja, membuat Ruangku saat ini tak pernah sepi pengunjung. Di sana, Farid juga menyediakan makanan dan minuman ringan untuk menemani bekerja atau diskusi.

Alhamdulillah sampai saat ini, belum pernah terima komplain yang parah. Paling karena internet gangguan,” sebutnya. Yang Farid sayangkan hanya belum ada start-up Samarinda yang menyewa ruangannya sebagai kantor. Namun, Farid tetap optimistis Ruangku bisa terus eksis dengan pelayanan dan tampilan ruang yang baik.

“Mungkin di Samarinda baru 1-2 working space, padahal di Jawa sudah sangat banyak usaha seperti ini. Jadi, yang berkunjung ke Ruangku adalah pekerja dari luar kota yang memang sudah tahu fungsi Ruangku,” jelasnya

Murah dan fasilitas memadai untuk bekerja atau diskusi membuat Ruangku istimewa bagi penggunanya. Nantinya, Farid akan memperluas mini-auditoriumnya agar bisa dipakai hingga 100 orang. Sekat juga akan diperbanyak supaya pengunjung bisa fokus dengan pekerjaannya. “Nanti juga bakal ada ruang khusus seperti kantor agar bisa dipakai oleh perusahaan yang baru merintis. Jadi, Ruangku bisa dijadikan kantor utama,” tambahnya.

Berjalan hampir setahun, keuntungan yang didapat nyaris mengembalikan modal awal Farid. Bersama lima karyawannya, dia terus berinovasi agar Ruangku bisa semakin jaya dan dikenal banyak orang. Setiap minggu, Farid mengevaluasi serta membuka ruang untuk karyawannya memberi ide atau solusi. Mereka juga menjadwalkan serta membuat acara-acara menarik dan berkualitas untuk anak muda Samarinda. Sebab, menurut Farid, salah satu langkah tepat agar usahanya ini tetap jalan adalah membuat kegiatan positif yang berdampak jangka panjang buat masyarakat.

“Ya, saya berharap, Ruangku bisa bermanfaat buat banyak orang. Bahkan saya juga pengin suatu saat, Samarinda bisa punya banyak co-working space. Jadi, sama-sama bisa sharing,” pungkas Farid. (*/day/*/ni/k15)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 11:02

Puaskan Dulu Karyawan, lalu Pelanggan

ASET terpenting dalam usaha adalah karyawan. Sebab, sekuat apapun tenaga pemilik, pasti tetap membutuhkan…

Minggu, 14 Oktober 2018 06:51

Tidak Dendam ketika Ditipu

TAHUN ini merupakan tahun keempat Moodzystore berdiri. Merintis bisnis dari nol hingga sekarang bukanlah…

Minggu, 07 Oktober 2018 10:35

Desain Kreatif dan Estetika

RUKO di Jalan Nahkoda Samarinda terlihat lengang. Matahari masih terik meski hari beranjak petang. Valencia…

Minggu, 07 Oktober 2018 10:33

Angkat Unsur Jawa

INSPIRASI bisa datang dari mana saja. Salah satunya keragaman budaya Indonesia. Valencia Tandy atau…

Minggu, 30 September 2018 11:54

Jogja, Aku Rindu

TIDAK salah jika Jogjakarta menjadi salah satu destinasi wisata paling memesona. Selalu ada tempat-tempat…

Minggu, 30 September 2018 11:51

Tak Mau Beri Janji Palsu

BROOKLYN Shoes Cleaning yang dibangun Sabrian Rachmawanto dan Mas Hana Wijayanto hadir dengan enam treatments,…

Minggu, 30 September 2018 06:40

Tak Mau Beri Janji Palsu

BROOKLYN Shoes Cleaning yang dibangun Sabrian Rachmawanto dan Mas Hana Wijayanto hadir dengan enam treatments,…

Minggu, 23 September 2018 07:15

Bak Film, Disney Land Jadi Saksi

2017 menjadi tahun yang panas bagi Adi Surya dan Putri Rachmadania. Dengan dana tabungan dari hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .